Revenge Or Love Chap 2


Cast :

–          Kim junsu / junsu

–          Park yoochun / yoochun

–          Kim lee sha / L

Another cast :

–          Park Yoohwan (Junsu’s past memory)

–          Shim Changmin

Yoochun pov

JUNSU. Kenapa nama itu selalu terngiang-ngiang di pikiranmu. Seperti sebuah melodi yang mengalun indah membuai perasaanku ini. Perasaan apa ini? Mengapa aku begitu nyaman saat aku berada di dekat namja imut itu. Menurutku tidak ada yang special dari dia. Wajahnya standar  ya walau bisa di bilang nampak menawan dengan aura imut yang terpancar dari wajahnya. Sedangkan badannya bisa di bilang terlihat agak mungil, apalagi dengan pantatnya yang seksi seperti pantat bebek ckckckckck.

Tokk tokk tokk

Tiba-tiba bunyi ketukan pintu menyadarkanku dari lamunan.

“ Masuk ” jawabku.

“ Maaf tuan, ada seorang perempuan yang mengaku sebagai kekasih anda ingin bertemu.” Kata bawahanku.

“ Kekasih? Suruh masuk. ” kataku dengan tatapan berpikir.

“ Baik tuan. ” lalu keluar dari ruanganku.

“ Oppaaaaa, aku sangat merindukanmu. Apa kau tidak merindukanku? ” tanya Lee sha bergelayut manja di lenganku.

“ Untuk apa kau kemari? ” kataku dingin. Entah dia perempuan ke berapa yang menyebut dirinya sebagai kekasihku.

“ Oppa, ada apa denganmu? Apa oppa ada masalah? Aku bisa membantumu. ” katanya polos.

“ Membantu? Tentu, kau dapat membantuku. ” kataku tersenyum licik sambil melepaskan pelukannya.

“ Jinja oppa? Kalau begitu apa oppa?” katanya sangat antusias.

“ Bisakah kau tidak menampakkan wajahmu lagi di hadapanku? Aku sudah muak melihat wajahmu itu.” Kataku sambil beranjak dari kursi dan menuju ke jendela.

“ Oppaa, apa yang kau katakan? Mengapa kau berbicara seperti itu? Aku sangat mencintaimu oppa?” katanya dengan nada bergetar.

“ Kau tidak tuli kan? Dengarkan aku baik-baik. Jangan pernah lagi kau menemuiku atau menghubungiku. Aku sama sekali tidak menyukaimu.” Kataku dengan nada yang serius sambil menyalakan rokokku.

“ Kenapa? Kenapa oppa jadi begitu kejam kepadaku? Padahal dulu oppa sangat menyayangiku?” tanyanya sambil mulai terisak.

“ Kau ini benar-benar gadis yang bodoh. Mana mungkin aku menyukai gadis manja dan usil sepertimu. Kau hanya pantas menjadi mainanku bukan menjadi kekasihku.” Kataku sambil memberikan tatapan sengit kepadanya.

“ Mainan? Tega sekali oppa berkata seperti itu terhadapku. Baiklah kalau itu mau mu, aku tidak akan mengganggumu lagi. Tapi ingat oppa, aku akan membuatmu mengingatku seumur hidupmu.” Jawabnya dengan air mata yang sudah membasahi pipinya.

“ Fine, then i’ll be waiting.” Kataku tanpa peduli kepadanya.

Kemudian Lee sha meninggalkan ruanganku dengan bercucuran air mata.

 

Lee sha pov

“ Kejam, kau kejam Park Yoochun. Aku membencimu.” Tangisku mulai pecah seiring dengan kilasan memori-memori indah saat aku bersama dengannya.

Dengan pria yang telah mengambil kesucianku yang seharusnya kuberikan kepada suamiku kelak. Sakit. Itu yang aku rasakan saat ini.

“ Nona apa anda ingin mendengar ceritaku?” suara chang min tiba-tiba membuatku sadar bahwa sedari tadi ada changmin yang sedang fokus pada jalan di depannya.

“ Aa…apaa maksudmu?” tanyaku tersendat.

“ Ya ceritaku. Apa nona ingin mendengarnya?” tanyanya sambil melempar senyuman termanis kepadaku. Tunggu. Manis? Sejak kapan changmin terlihat sangat manis saat tersenyum? Apa aku yang tidak menyadarinya ya?

“ Ne, katakan.” Kataku seraya menghapus tangisku.

“ Nona, apakah nona pernah jatuh cinta kepada 2 orang laki-laki sekaligus?” tanyanya dengan wajah yang serius.

“ Kenapa kau menanyakan hal itu kepadaku? Ya, kau lupa kalau aku ini majikanmu?” tanyaku kesal mendengar pertanyaan konyolnya.

“ tentu aku tidak lupa nona, aku kan hanya bertanya kepada anda.” Katanya sambil tetap memandang lurus ke arah jalan.

“ pernah. Memang kenapa?” tanyaku berubah ketus.

“ Nona, pernahkah anda berpikir bahwa mungkin itu karma.”

“ Ya kau ini benar-benar menyebalkan changmin, aku baru saja mendapat makian dari Yoochun dan sekarang kamu malah menyebutnya karma?” kataku dengan nada emosi.

“ Tunggu dulu nona, dengarkan aku sampai selesai.”

“ Aishh sireo!!” aku menutup kedua telingaku dengan tangan sambil memejamkan mataku. Tiba-tiba saja changmin meminggirkan mobil.

“ Nona, lihat aku.”

“ Sireooo!!”

“ Nona tolong, aku tidak akan berkata hal yang tidak ingin anda dengar. Tapi tolong, lihatlah mataku.” Katanya sambil menurunkan kedua tanganku. Aku pun membuka mataku.

“ Nona L, anda sungguh cantik mengapa air mata anda harus jatuh hanya untuk laki-laki tak tahu diri seperti Park Yoochun?” tanyanya sambil menghapus air mata yang jatuh dari mataku.

“ Mwoo? Aku mencintainya changmin”

“ Cinta? Anda yakin nona? Kalau benar kenapa anda masih sering bermesraan dengan laki-laki lain nona?” tanyanya tersenyum jahil.

“ Ii,,i,,tu karena aku bosan.” Jawabku sekenanya.

“ Na, nona sendiri bilang bosan. Nona kalau anda jatuh hati kepada 2 orang laki-laki secara bersamaan aku sarankan lebih baik nona memilih yang kedua.” Katanya serius.

“ Mwoo? Waeyo?”

“ Aish nona ini cantik-cantik tapi agak sedikit ,,sedikit…”

“ Sedikit apa? Bodoh maksudmu?” tanyaku geram.

“ Bukan aku loh yang bilang nona.”

“ ya changminnn!!” kataku sambil mencubit lengannya.

“ Aduchh,,apooo ampun nona. Na begitu kan cantik kalau nona tersenyum. Kajja kita pulang. Pasti tuan muda su-ie telah menunggu kita. Hapus air matamu nona, nona tidak inginkan melihat tuan muda menguliti Park Yoochun mu itu kan nona?” tanyanya sambil menyalakan mesin mobil.

“ Ya changminnnn,,jangan menggodaku.” Kataku sambil mengerucutkan bibirku.

“ Ne nona L.” Katanya sambil memberikan senyuman yang entah mengapa terasa sangat hangat.

“ Ayo kita pulang.” Kataku tanpa melihatnya takut changmin melihat pipiku yang merona karena melihat senyumannya tadi.

 

Junsu pov

Kupandangi fotoku bersama dengan kekasihku tercinta.

“ Jagiyaa,,bagaimana kabarmu hari ini? Aku sangat merindukanmu. Jagi, mianhe. Aku harus berpura-pura mencintai namja brengsek yang telah mempermainkan adikku.” Kataku menguasap foto Yoohwan.

“ Jagi aku tidak ingin melihat adikku merana. Untuk itu aku berniat akan memberikan sedikit pelajaran kepada namja itu. Jagi, entah mengapa aku merasa ada yang aneh dengan namja yang bernama Park Yoochun. Dia mirip sekali denganmu jagi. Walaupun aku tahu kalian memiliki marga yang sama tapi setahuku kau kan hanya tinggal dengan appamu.” Kataku tertawa getir.

“ Jagi aku tidak tahu mengapa aku merasa sangat nyaman ketika bersama namja itu. Bahkan aku menikmati saat-saat aku menciumnya. Jagii ada apa denganku ini? Aku tidak berniat untuk menyukainya. Aku hanya ingin membuat namja brengsek itu tahu apa itu sakit hati. Jadi, jagii kamu jangan marah ya.” Kataku sambil mengecup foto yang sedari tadi ku pegang.

Clekk

“ Ada apa paman?” tanyaku sambil meletakkan foto ke atas meja.

“ Tuan ini semua informasi yang anda minta mengenai manajer I.D.S club.”

“ Taruh di atas meja, nanti aku akan membacanya.” Jawabku sambil meneguk green tea yang ada di hadapanku.

“ Baik tuan saya permisi dulu.”

“ terima kasih paman.”

Setelah meletakkan cangkir itu di meja aku mulai membaca informasi yang di dapatkan oleh bawahanku.

“ Nama Park Yoochun, usia 26 tahun, mahir berbahasa inggris pernah tinggal di US 4 tahun. Hehm, dia terlihat sangat mengagumkan. Pantas saja banyak yeoja yang tergila-gila kepadanya. Dasar namja murahan. Tapi sejujurnya kau amat menarik Park Yoochun, sayang kau harus menjadi mainanku.” Kataku sambil mengetik pesan yang aku tujukan kepada Yoochun.

 

Yoochun pov

Hey! don’t bring me down
Geujeo geureon namjaro mandeuljima
Saranghaneun beobeul aneun namjaramyeon
Eonjena meomchwo itjji anheun gireul seontaek hae

Langsung kusambar ponsel yang berada tak jauh dari tempat tidurku.

1 pesan di terima

From : +62441215

To : +62446002

Hey Chunnie ^.^

Eh? Nomor siapa ini? Aku tidak mengenalnya.

Segera aku melanjutkan menonton tv yang menayangkan pertandingan bola antara MU vs Chelsea. Tiba-tiba aku teringat dengan Yoohwan. Dia sangat senang menonton acara pertandingan bola.

Hey! don’t bring me down
Geujeo geureon namjaro mandeuljima
Saranghaneun beobeul aneun namjaramyeon
Eonjena meomchwo itjji anheun gireul seontaek hae

From : +62441215

To :+62446002

1 pesan di terima

Chunnie kau melupakanku ya T.T.

Kau tidak membalas smsku?

What the hell, siapa orang yang malam-malam begini mengganggu waktu istirahatku. Mau cari mati rupanya.

From : +62446002

To : +62441215

Yak!!! siapaKau ingin mati?

Malam-malam begini berani mengganguku?

Lagi pula aku bukan chunnie tapi namaku Park Yoochun.

Arra!!!

Kuletakkan ponselku dan kembali berkonsentrasi pada pertandingan bola.

Hey! don’t bring me down
Geujeo geureon namjaro mandeuljima
Saranghaneun beobeul aneun namjaramyeon
Eonjena meomchwo itjji anheun gireul seontaek hae

From : +62441215

To : +62446002

Chunnie kamu benar-benar telah melupakanku ya??

Padahal aku sangat merindukanmu..

Semudah itukah kau melupakanku chunnie??

Melupakan ciuman pertama kita di I.D.S club??

Mianhe chunnie aku telah mengganggumu T,T

Bye …

Ku baca pesan itu baik-baik dan tiba-tiba jantungku berdetak sangat kencang. Terlintas satu nama di benakku. JUNSU. Ya junsu? Apakah orang ini junsu?

Oh tidak Park Yoochun,,baboooo..

Bagaimana kalau sampai junsu marah padamu? Benar-benar idiot.

From : +62446002

To : +62441215

JUNSU??

Apa ini junsu??

Detik berlalu sangat lama saat aku menunggu balasan dari Junsu, namja imut yang sukses membuat hatiku gusar.

15menit berlalu tak kunjung ada balasan darinya. Ya Tuhan, bagaimana ini? Aku tidak mau kehilangan namja imut yang satu ini. Aku rela kehilangan semua yeoja-yeoja mainanku asal kembalikan Junsu.

Tiba-tiba terdengar nada dering dari ponselku, buru-buru aku baca pesan itu.

Hey! don’t bring me down
Geujeo geureon namjaro mandeuljima
Saranghaneun beobeul aneun namjaramyeon
Eonjena meomchwo itjji anheun gireul seontaek hae

From :+62441215

To : +62446002

Ne!! Wae??memang kenapa kalau aku Junsu??

Memangnya ada orang lain lagi yang kau cium akhir-akhir ini chunnie??

Kau kejam chunnie,, aku membencimu..

Badanku serasa menegang saat aku membaca sms balasan dari Junsu. Ya benar, ini Junsu. Buru-buru aku membalas sms darinya dengan tangan bergetar.

From : +62446002

To : +62441215

Junsu,,mianhe..

Jongmal mianhe,,aku tidak tahu kalau itu kau..

Aku berpikir kalau ada yeoja iseng yang ingin menggangguku..

Dan mana mungkin aku melupakanmu,,melupakan ciuman kita..

Jongmal mianhe Junsu..

Hey! don’t bring me down
Geujeo geureon namjaro mandeuljima
Saranghaneun beobeul aneun namjaramyeon
Eonjena meomchwo itjji anheun gireul seontaek hae

From : +62441215

To : +62446002

Anii ^^

Gwenchanayo chunnie,,tapi tidak semudah itu untuk memaafkanmu..

Aku ingin kau menemuiku di taman pelangi besok malam jam 7 tepat..

Jangan sampai telat chunnie,,karna kalau kau telat aku akan lompat dari Bianglala..

Arraseo chunnie ^^

Saranghae uri chunnie!!

Mwooo??besok jam 7?? Apa Junsu sudah gila?? Bunuh diri??loncat dari Bianglala??

From: +62446002

To : +62441215

Mwoo?? Su-ie jangan bertindak yang tidak-tidak..

Kita baru saja berkencan,,masak kau sudah mau bunuh diri??

Ne ne,,arraseo..aku akan datang tepat waktu..

Tunggu aku di sana!!

Saranghae..

Entah mengapa aku merasa amat sangat senang dengan sikap manja junsu kepadaku. Ada apa denganku? Apa aku benar-benar telah jatuh cinta kepadanya? Jatuh cinta? Ah Yoochun mana mungkin kau jatuh cinta? Yoohwan a, apakah mungkin hyungmu ini jatuh cinta seperti yang kau harapkan dari dulu?

Hey! don’t bring me down
Geujeo geureon namjaro mandeuljima
Saranghaneun beobeul aneun namjaramyeon
Eonjena meomchwo itjji anheun gireul seontaek hae

From : Uri Su-ie

To : Me

Ne ^^

Aku akan menunggumu chunnie….

Senang skali kau memanggilku dengan sebutan su-ie,,aku menyukainya..

TBC

8 thoughts on “Revenge Or Love Chap 2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s