Finally Chap 1


Title: Finally

Cast :

–          Park Yuchun

–          Sandara Park 2ne1

Rating: PG13-NC21 / STRAIGHT

Author : Lee Eun Ri

A/N: cerita ini mungkin bisa di bilang sekuel (My Lovely Brother My Lovely Sister) khusus bagian Yuchun. Miankalo ada yang ga puas dengan cerita yang author buat.

DISCLAIMER: Author bikin dengan otak sendiri tanpa menjiplak dari cerita manapun.

Happy Reading

SANDARA POV

Sudah berjalan 4 tahun lebih sejak aku mengenal seorang namja bernama Park Yuchun di club yang terdapat banyak penari striptis yang menjadi tempat di mana aku bekerja. Sejujurnya aku tidak mau bekerja di tempat seperti ini tapi keadaanku yang serba kekurangan dan umma yang sakit-sakitan membuatku melakukan pekerjaan ini.

Aku sempat muak dan kesal dengan Yuchun yang setiap kali datang selalu saja menyebut Hyo Rin dan mengatakan kalau ia sangat mencintai yeoja itu. Tapi pikiranku mengenai namja itu berubah saat ia datang di suatu malam mengajakku ke apartemennya seperti biasa. Hanya saja yang berbeda malam itu Yuchun tak mengajakku bercumbu di atas ranjang. Ia mengajakku mengobrol dan meminta nasehatku. Meminta nasehat padaku yang hanya seorang penari striptis.

Aku tersentuh dengan kisah cintanya, Yuchun sangat setia dan sabar menerima apa yang terjadi padanya. Bisa kubayangkan jika aku menjadi Hyo Rin, aku pasti akan mengalami kebingungan memilih antara namja yang di cintainya dengan Yuchun. Tapi aku bersyukur dan berterima kasih pada Hyo Rin yang lebih memilih namja yang di cintainya. Karena sejak aku mendengar kisah Yuchun dan mengenal namja itu lebih dekat aku mulai mencintainya. Aku mencintainya sampai saat ini dan perasaan itu hanya aku yang tau. Aku tak berani mengungkapkan perasaanku padanya karena aku hanya seorang pelacur. Aku takut kalau kunyatakan perasaanku Yuchun akan pergi dan tak akan pernah datang lagi ke club.

“Dara, kau sudah siap?” Tanya temanku membuatku tersadar dari lamunanku. Aku berdiri dan merapikan diri lalu membawa map berisi surat lamaran kerja.

“Aku sudah siap sejak tadi. Ayo kita berangkat.” Jawabku. Hari ini aku dan teman kerjaku di club tengah berusaha mencari pekerjaan halal. Kami ingin keluar dari pekerjaan itu dan memulai hidup baru dengan melakukan pekerjaan yang layak. Tidak mudah keluar dari club itu jadi kami mencari pekerjaan diam-diam tanpa sepengetahuan orang-orang di club. Jika uang untuk keluar dari club sudah terkumpul aku dan temanku berencana untuk tinggal bersama agar biaya hidup bisa di tanggung oleh kami berdua.

“Hei, bagaimana kabar kekasihmu itu?” Tanya temanku Yuki. Aku tersenyum mendengarnya, senang sekali mendengarnya walaupun itu hanya pikirannya saja.

“Dia itu bukan kekasihku tapi hanya pelangganku saja. Kurasa dia baik-baik saja. Sudah dua minggu dia tidak datang ke club. Mungkin sibuk.” Jawabku.

“Memangnya apa pekerjaannya?”

“Aku tidak tau. Yang aku tau hanya nama dan apartemennya saja. Dia tidak pernah menceritakan tentang dirinya padaku kalau kami sedang berduaan.” Jawabku. Ya sampai saat ini hanya itulah yang kutau tentang dirinya. Siapa ia sebenarnya aku tak tau.

“Ah sudah sampai. Ayo masuk.” Ucap Yuki sambil menarikku ke perusahaan besar yang tengah mencari karyawan. Aku dan Yuki memang tidak mempunyai pendidikan tinggi maupun sekolah di tempat yang bagus atau pun terkenal tapi kami berdua hanya mencoba keberuntungan dengan apa yang kami tau. Walaupun aku dan Yuki hanya seorang penari striptis tapi kurasa kami berdua cukup pintar. Aku mengatakan hal itu karena keseharian kami di luar pekerjaan kami sangat suka belajar.

Aku dan Yuki duduk bersebalahan, kami berdua gugup. Kuasakan sangat lama namaku dan Yuki di panggil ke dalam untuk melakukan wawancara. Aku memejamkan mata untuk menenangkan diri agar saat wawancara nanti aku tidak gugup.

“Hei kau tau tidak? Aku dengar salah satu yang mewawancarai kita hari ini adalah pewaris perusahaan ini. Kudengar pewaris perusahaan ingin melihat dan mewawancarai langsung calon karyawannya.” Ucap seseorang di depanku pada teman di sebelahnya. Aku spontan menengok kearah Yuki.

“Sandara Park, Yuki. Kalian bisa masuk sekarang.” Ucap seorang wanita memanggil namaku dan Yuki. Aku berdiri lalu masuk kedalam ruang wawancara. Aku membungkuk sopan pada mereka lalu menatap satu persatu orang yang akan mewawancaraikku. Mataku terhenti saat melihat seorang namja yang sangat kukenal.

“Silahkan duduk, nona.”  Ucap seorang namja sedikit tua pada kami. Dengan gugup aku pun duduk di kursi untuk calon karyawan. Mereka semua membaca surat lamaran yang kami buat. Aku dengan gugup menatap Yuchun yang serius membaca surat lamaranku.

‘Yuchun. Apakah kau yang di sebut-sebut tadi? Apakah kau pewaris perusahaan ini?’ Batinku. Tak lama Yuchun menatapku, kami bertatapan cukup lama.

Yuchun mewawancaraiku dan Yuki seolah tak mengenal kami. Ia bersikap selayaknya orang asing pada kami. Aku pun menjawab semua pertanyaan yang di ajukan padaku dengan lancar.

“Untung saja tidak ada yang mengenali kita selain Yuchun ya. Aku sangat berterima kasih pada Yuchun yang tak mengatakan apapun.” ucap Yuki saat kami berjalan keluar.

 Selesai di wawancarai aku dan Yuki pun memutuskan untuk jalan-jalan sebentar untuk menyegarkan pikiran setelah wawancara tadi. Selama berjalan-jalan dengan Yuki aku terus memikirkan siapa Yuchun. Apakah ia yang di maksud pewaris tadi atau hanya karyawan biasa. Sebenarnya tak berpengaruh apapun padaku hanya saja aku penasaran mengenai dirinya.

Selesai berjalan-jalan malam harinya aku dan Yuki bekerja seperti biasa. Saat aku akan menaiki panggung untuk mulai menari striptis tiba-tiba salah seorang pelayan menahanku dan mengatakan kalau pelangganku yang biasa datang, aku pun mengangguk lalu menghampiri ruangan yang di beritahu oleh pelayan tadi. Aku hanya punya seorang pelanggan di club dan itu Yuchun. Dengan pelan kuketuk pintu ruang VVIP itu lalu masuk setelah mendengar jawaban dari dalam. Kulihat namja itu hanya seorang diri datang ke club malam ini. Kuhampiri Yuchun dan duduk di sebelahnya. Aku menunduk tak berani menatapnya.

“Apa yang kau lakukan di perusahaan tadi?”  Tanya Yuchun. Ia terdengar marah padaku membuatku terus menundukkan kepala.

“A aku hanya melamar pekerjaan. A aku be benar-benar tak tau kalau kau karyawan di sana. Selama ini kan kau hanya memberitahukan namamu saja padaku. Aku tau apartemenmu pun karena kau sering mengajakku kesana.” Jawabku jujur. Kudengar Yuchun menghela nafas.

“Kenapa kau melamar pekerjaan kantoran?” Tanyanya dengan suara sedikit lebih lembut dari sebelumnya.

“Aku ingin mengumpulkan uang agar bisa keluar dari pekerjaan ini dan bekerja halal. Kalau aku bekerja halal aku bisa bangga pada diriku sendiri yang menafkahi dan membayar obat-obatan ibuku dengan uang halal.” Jawabku dengan tetap menunduk. Aku mendongakkan kepalaku saat merasakan Yuchun mencium punca kepalaku dengan lembut.

“Tidak marah?”

“Untuk apa aku marah? Aku tak mempunyai hak untuk marah padamu. Aku hanya kaget saat melihatmu tadi. Berdoalah kau di terima di perusahaan. Pemilik perusahaan tahun ini memutuskan untuk memilih sendiri karyawan yang akan bekerja di tempatnya. Jadi yang memutuskan siapa karyawan yang akan di terima adalah pemilik perusahaan bukan aku ataupun para orang yang mewawancaraimu tadi.” Jawabnya. Aku tersenyum lalu berterima kasih. Tak lama kulihat Yuchun mulai minum. Ia memintaku menari striptis untuknya, aku pun dengan senang hati melakukannya.

Setelah cukup lama aku menari, aku menghampiri Yuchun dan menari tepat di depanya. Kubuka pakaianku satu per satu, Yuchun langsung menyambar vaginaku dan melumatnya dengan ganas. Di angkatnya satu kakiku ke atas sofa dan ia berlutut agar lebih leluasa memainkan vaginaku. Aku melenguh saat jari-jarinya dengan lincah mengocok vaginaku. Aku paling tidak bisa tahan dengan permainan jarinya.

“Ahhhh aku mau keluar enghhhhh.” Lenguhku dan tak lama cairanku keluar. Yuchun melumat habis cairanku. Setelah itu ia berdiri sambil menatapku, tak lama ia menciumku dengan ganas. Kubalas ciumannya itu sambil meremas juniornya dari luar. Kumasukan tanganku ke dalam celananya dan meremas juniornya. Sesekali kukocok junior Yuchun yang kurasakan sudah membengkak.

“Ahhhhh mppphhh.” Lenguhnya di sela-sela ciuman kami. Kulepas ciumannya lalu berlutut untuk memainkan juniornya. Kuhimpit juniornya dengan payudaraku dan kugesek pelan. Yuchun kembali melenguh menerima servis dariku.

“Ahhhh masukkan dalam mulutmu aaaahhhhh ooohhhh.” Perintahnya. Aku pun menurut dan langsung mengocok junior Yuchun di dalam mulutku. Kugerakan dengan sangat cepat juniornya hingga kurasakan junior namja itu mulai berkedut-kedut tanda kalau ia akan mencapai klimaksnya. Tangan Yuchun pun menahan kepalaku agar tak lepas dari juniornya. Aku semakin cepat mengocok junior Yuchun di dalam mulutku.

“Ahhhhhh.” Lenguhnya lega saat spermanya keluar di dalam mulutku. Kutelan habis sperma itu, sangat hangat dan aku menyukainya. Aku berdiri dan ingin memulai lagi mencumbuinya seperti biasa tapi namja itu menahanku ia menyuruhku berpakaian. Aku tak bisa melakukan apa-apa selain menuruti permintaannya.

Setelah berpakaian ia memeluk pinggangku. Ia mengecup pelan bibir serta leherku membuatku melenguh pelan.

“Maaf hari ini aku tidak bisa sampai akhir. Besok banyak sekali pekerjaan di kantor belum lagi aku harus bolak balik ke Korea. Menginap di apartemenku malam ini ya?”

AUTHOR POV

Dara membelalakan matanya saat mendengar permintaan Yuchun. Namja itu memintanya menginap di apartemennya. Ini baru pertama kali Yuchun mengajaknya menginap di apartemen, biasanya hanya melakukan seks lalu ia di suruh pulang dengan supir yang telah di siapkan namja itu.

“Menginap?” Tanyanya.

“Ya menginap. Kalau kau khawatir mengenai uang, aku akan membayarmu 5 kali lipat dari biasanya.” Jawab Yuchun. Yuchun meremas bokong Dara dengan gemas. Ia menunggu jawaban dari yeoja di depannya ini.

“Bukankah barusan kau bilang besok banyak pekerjaan di kantor?” Tanya Dara.

“Ya memang. Kau di sana hanya menemaniku saja, aku sedang tidak mau sendirian di apartemen. Bagaimana?” Jawab Yuchun. Dara pun mengangguk pelan tanda kalau ia setuju menginap di apartemen namja itu. Yuchun langsung mencium bibirnya sambil meremas bokongnya.

“Kalau begitu gantilah pakaianmu. Kutunggu di depan.” Ucap Yuchun lalu berjalan terlebih dahulu. Ia pergi menunggu Dara di depan club, ia bersandar di pintu mobilnya. Yuchun tersenyum saat melihat yeoja itu keluar dari club namun senyumannya hilang saat melihat yeoja itu di goda oleh sekelompok namja yang kebetulan lewat. Dengan cepat Yuchun pun menghampiri Dara. Di tariknya yeoja itu pergi dari kerumunan namja itu.

“Masuk.” Perintahnya setelah membuka pintu mobil. Sepertinya sekelompok namja itu tak suka kalau ia menarik Dara. Sekelompok namja itu kan menghajarnya tapi tidak bisa karena sudah di hadang oleh para bodyguard club yang baru saja datang.

“Kalian jangan macam-macam di wilayah ini apa lagi sampai mengganggu pelanggan dan pekerja kami.” Ucap salah seorang bodyguard. Yuchun tanpa banyak bicara langsung masuk kedalam mobil dan pergi dari club.

Saat sampai di apartemen miliknya ia menyuruh yeoja itu untuk mandi. Ia menaruh tasnya dan membuka pakaiannya lalu menyusul  Dara yang tengah mandi. Ia tersenyum saat melihat yeoja itu tengah asik bermain busa sabun di dalam bathtub. Ia pun memakai shower untuk mandi.

Selesai mandi Yuchun melihat Dara masih berendam. Ia memekai handuk di pinggangnya lalu menghampiri Dara. Ia mengecup pelan puncak kepala yeoja itu dengan lembut.

“Kau terlihat senang sekali.” Ucapnya.

“Habis menyenangkan sekali mandi dengan berendam seperti ini.” Jawab Dara.

“Baguslah kalau kau suka. Jangan lama-lama nanti kau sakit. Kutunggu di luar.” Ucap Yuchun lalu membelai pipi Dara.

Setelah berpakaian Yuchun mulai mencari pakaian untuk yeoja itu. Sedikit kesulitan mencari pakaian yang pas untuk Dara. Tak lama ia menemukan pakaiannya yang lama tak ia pakai, ia berpikir mungkin akan pas di tubuh yeoja itu. Di taruhnya pakaian itu di atas ranjang lalu keluar kamar.

Yuchun membuat minuman hangat dan makanan kecil untuk ia dan Dara. Setelah selesai ia menaruhnya di atas meja ruang tengah. Ia duduk di sofa sambil mengingat kejadian tadi saat Dara di goda oleh namja lain. Entah mengapa ia sangat tak suka melihat yeoja itu dengan namja lain.

“Apa aku sudah mulai menyukainya ya?” Gumam Yuchun pelan. Tak ia pungkiri kalau selama 2 tahun ini ia hanya dekat satu yeoja dan itu Dara. Mungkin ia terlalu malas melakukan pendekatan dengan yeoja lain. Satu hal yang ia sadari  saat bersama Dara, ia merasa sangat nyaman berada di samping yeoja itu. Hanya Dara yang bisa membuatnya tenang dan nyaman. Yeoja itu pun selalu menerima tingkahnya di saat ia ingin bermanja-manjaan saja.

“Kenapa melamun?” Tanya Dara membuatnya tersadar dari lamunannya. Yeoja itu sudah duduk di sampingnya.

“Apa yang kau pikirkan? Ada masalah?” Tanya yeoja itu lagi. Yuchun menggelengkan kepalanya lalu memberikan yeoja itu minuman hangat yang ia buat tadi. Ini pertama kalinya ia melihat Dara tanpa make up dan rambut yang di biarkan tergerai. Biasanya ia melihat yeoja itu berdandan layaknya para striper lainnya, saat melakukan seks di atas ranjang pun sama. Kali ini ia melihat Dara seperti yeoja-yeoja lainnya, polos, cantik, sederhana dan manis. Ia lebih suka Dara yang sekarang dan tentunya Dara saat di wawancara tadi.

Saat wawancara tadi ia hampir tidak mengenali Dara. Penampilan Dara sangat lain tadi, penampilannya sangat cantik. Ia terus menatap Dara sambil tersenyum. Tak lama ia mencium pipi yeoja itu. Ia mencium wangi yang tidak biasanya. Bukan wangi sabun miliknya tapi wangi ini seperti wangi bunga.

“Kau memakai parfum?” Tanyanya. Dara menggelengkan kepalanya.

“Memang kenapa? Kau mencium bau tubuhku ya? Ah menyebalkan, kupikir mandi dengan sabun yang banyak akan mengilangkan bau di tubuhku ini. Yuki bilang padaku kalau dia menyukai aroma tubuhku yang seperti bunga ini tapi aku membencinya. Aku terlihat aneh jadi selama ini aku selalu memakai parfum yang sangat banyak hanya di saat bekerja dan saat bersamamu..” Ucap Dara sambil memanyunkan bibirnya lucu. Yuchun tersenyum mendengarnya.

“Kalau aku bilang kalau aku menyukainya bagaimana?” Tanyanya. Dara menatapnya dengan wajah memerah.

“Kau menyukainya?” Yuchun menganggukkan kepalanya.

“Aroma di tubuhmu itu wangi bukan bau. Aku sangat menyukainya jadi apakah kau masih mau mencoba menghilangkan wangi di tubuhmu ini dan selalu memakai parfum berlebihan?” Tanya Yuchun.

“K ka kalau kau me menyukainya a aku akan berhenti melakukan itu.” Jawab Dara dengan muka memerah. Yuchun tersenyum saat sadar kalau Dara menyukainya atau mungkin lebih. Entah mengapa ia berharap kalau yeoja itu tak menyukainya tapi ia akan lebih senang kalau Dara mencintainya. Ia mencium pipi Dara yang masih memerah karena malu.

“Manisnya.” Ucapnya. Wajah Dara semakin memerah pujian dari Yuchun.

“Kau tau aku lebih menyukaimu yang seperti ini. Rambut di gerai, wajah tanpa make up, dan memakai pakaian sederhana seperti ini. Kau terlihat cantik dan manis.” Puji Yuchun. Kembali ia melihat wajah Dara yang semakin memerah.

“Jangan menggodaku terus.” Ucap Dara pura-pura kesal. Sebenarnya ia sangat senang dengan ucapan Yuchun tapi ia sangat malu sekarang ini. Ia yakin wajahnya sudah sangat memerah seperti tomat.

“Baiklah.” Ucap Yuchun lalu menyalakan TV. Tak lama ia berbaring di atas paha Dara sebagai bantal. Ia tersenyum senang saat yeoja itu mengelus kepalanya dengan lembut. Ia merasa nyaman dengan itu. Yuchun teringat lagi dengan namja yang menggoda Dara.

“Apa kau pernah tidur dengan namja lain selain aku?” Tanyanya tanpa menatap Dara. Jantung Dara berdetak sangat cepat mendengar pertanyaan Yuchun. Ia sangat takut dengan pertanyaan itu tapi mau tak mau ia harus menjawabnya.

“P pe pernah.” Jawabnya jujur.

“Berapa orang?” Tanya Yuchun lagi tanpa menatap Dara. Yuchun terus menatap layar TV.

“H ha hanya satu orang.” Jawab dara jujur.

“Siapa dia?”

“D di dia p pacarku s sebelum a aku bekerja di club, a aku ti tidur dengannya s saat dia lulus kuliah dulu. Se se setelah bekerja a aku tidur s satu kali lagi dengannya, i itu karena d dia menjadi pelangganku t tapi k kami sudah b bukan lagi sepasang kekasih saat itu. S setelah itu aku m melakukannya hanya denganmu.” Jawab Dara jujur dengan terbata-bata. Dara sangat takut kalau setelah mendengar jawabannya Yuchun akan meninggalkannya. Ia tak mau itu terjadi, kalau itu terjadi ia tak bisa lagi melihat Yuchun. Namja yang ia cintai.

Dara melihat Yuchun hanya diam setelah mendengar jawabannya. Sontak ia pun menangis melihat reaksi Yuchun. Ia tak bisa lagi menahan tangisnya.

Yuchun kaget saat merasakan air menyentuh pipinya dan mendengar isak tangis yeoja itu. ia langsung menatap Dara yang tengah menangis. Ia bangun dan mengapus air mata  yeoja itu. ia tak tau kenapa Dara menangis seperti sekarang ini.

“Kenapa kau menangis? Apa pertanyaanku menyakiti perasaanmu?” Tanya Yuchun.

“Apa kau akan meninggalkanku setelah mendengar jawabanku? Apa kau akan berhenti jadi pelangganku?” Tanya Dara sambil terus menangis. Yuchun memeluk Dara dan mengelus punggung yeoja itu dengan lembut.

“Sssssh sudah berhentilah menangis. Aku tak akan meninggalkanmu ataupun berhenti menjadi pelangganmu. Aku tadi hanya bertanya saja tak ada maksud apapun. Maaf pertanyaanku malah membuatmu menangis.” Ucap Yuchun lembut. Dara hanya bisa mengangguk lalu membalas pelukan Yuchun. Dara sangat lega sekarang karena Yuchun mengatakan tidak akan meninggalkannya atau berhenti jadi pelanggannya. Walaupun itu hanya kata-kata gombal yang tidak bisa di percaya 100% mengingat ia hanya seorang penari striptis tapi ia senang.

Setelah tenang Yuchun kembali berbaring di paha Dara. Ia meminta yeoja itu menceritakan tentang dirinya agar ia tau lebih banyak mengenai Dara.

Kini Yuchun tau kalau sebenarnya Dara merupakan orang asli Korea yang pindah ke Jepang saat masih SMP. Yuchun pun baru tau kalau kehidupan Dara sangalah keras tapi ia salut pada yeoja itu yang tidak pernah putus asa dan terus berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya terutama sang umma yang sakit-sakitan.

“Ayo tidur aku ngantuk.” Ucap Yuchun sambil menarik Dara ke kamar.

Yuchun berbaring dengan Dara berada di sebelahnya, sebelah tangannya memeluk pinggang Dara. Ia mengecup kening yeoja itu.

“Jalja.” Ucapnya dalam bahasa korea. Dara tersenyum.

Melihat Yuchun yang sudah tertidur tak membuat Dara ikut terlelap, ia terus menatap wajah tampan namja yang tidur di sebelahnya. Ia sangat beruntung bisa mengenal Yuchun. Namja tampan dan baik hati.

*** 

Yuchun bangun pagi dan melihat Dara sudah menyiapkan sarapan untuknya sebelum berangkat kerja. Ia merasa kalau kini ia benar-benar menyukai Dara. Posisi Hyo Rin di hatinya mulai di geser secara perlahan oleh yeoja itu.

“Sepertinya aku mulai menyukaimu ah tidak bahkan mungkin aku sudah jatuh cinta padamu.” Gumam Yuchun pelan.

“Ya? Kau mengatakan sesuatu?” Tanya Dara saat sedang menata meja makan. Yuchun menggelengkan kepalanya lalu menghampiri Dara.

“Tidak ada. Jangan menggunakan lagi bahasa Jepang saat bersamaku. Aku lebih nyaman menggunakan bahasa Korea. Toh kita sama-sama orang Korea kan?” Ucap menggunakan bahasa Korea. Dara mengangguk mengerti.

“Neeee. Ayo kita makan. Aku sudah membuatkan ini untukmu sebelum berangkat kerja.” Ucap Dara. Yuchun pun duduk dan mulai sarapan bersama Dara.

Selesai sarapan Yuchun mengambil tas kerjanya lalu menghampiri Dara yang masih sibuk membereskan piring kotor bekas sarapan mereka berdua tadi.

“Aku sudah menulis kode password apartemen ini di ponselmu dan sudah memesan pakaian ganti untukmu. Mungkin orang dari butik akan datang sebentar lagi, jangan memberikan uang apapun untuk mereka karena aku sudah membayarnya. Ah iya uang untukmu sudah kutransfer ke rekeningmu yang biasa. Aku berangkat dulu.” Ucap Yuchun sambil mencium kening Dara. Lalu setelah itu ia berjalan pergi.

“Password apartemen? Pakaian? Untuk apa? Pakaianku yang kemarin masih bisa di pakai.” Ucap Dara sambil mengikuti Yuchn dari belakang. Namja itu menghentikan langkahnya lalu berbalik menatap Dara.

“Password itu kuberikan agar kau mudah masuk dan pakaian itu untuk kau pakai. Aku tidak suka pakainmu yang kemarin dan  jangan memakai pakaian itu di depanku.” Ucap Yuchun. Tak lama bel apartemen berbunyi. Yuchun melihat di monitor siapa yang datang, ternyata orang dari butik membawa pakaian pesanannya. Saat ia akan membuka pintu ia mengingat Dara. Ia melihat pakaian yang yeoja itu pakai. Ia menyuruh Dara untuk masuk ke dalam kamar.

“Masu ke kamar dan jangan keluar sebelum aku perintahkan.” Ucapnya

“Wae?” Tanya Dara bingung.

“Aish sudah sana cepat.” Ucap Yuchun kesal. Dara pun dengankesal masuk ke dalam kamar.

Yuchun membuka pintu dan menyuruh orang-orang itu untuk menaruh semua yang ia pesan di ruang tengah. Setelah mereka semua pergi Yuchun ke kamar dan menyuruh Dara keluar kamar. Wajah yeoja itu terlihat kesal padanya.

“Ini pakaian untukmu. Jangan sekali-kali memakai pakaian seperti kemarin malam jika sedang bersamaku.” Ucap Yuchun.

“Ne.” Jawab Dara singkat.

“Kenapa kau menyuruhku masuk saat orang-orang itu datang?” Tanya Dara. Yuchun menariknya masuk ke dalam kamar dan berhenti di depan cermin panjang yang memantulkan seluruh tubuhnya.

“Kau lihatlah seperti apa pakaianmu sekarang. Apa kau pikir aku gila mau memperlihatkanmu dengan pakaian seperti ini di depan mereka?   Walaupun mungkin kau tidak akan risih karena kau sering menari striptis di club dengan pakaian super minim tapi ini apartemenku dan aku tak suka orang lain melihat tubuhmu. Kau ini hanya memakai kemeja kerjaku, pahamu itu terlihat kemana-mana.” Ucap Yuchun. Ia sedikit emosi karena yeoja itu tak mengerti maksdunya dan malah kesal padanya. Ia mengecup pipi Dara.

“Walaupun aku menyewamu untuk tidur denganku tapi tubuhmu ini hanya aku yang boleh melihatnya. Hanya aku yang boleh melihatmu seperti ini. Itu karena kau sedang di apartemenku dan sedang bersamaku.” Ucap Yuchun berbisik dan tersenyum nakal. Kembali ia mengecup pelan pipi Dara.

“Dasar egois.” Ucap Dara.

“Tapi kau suka kan? Buktinya kau selalu menerimaku jadi pelangganmu. Sudah, aku berangkat kerja dulu. Ingat pesanku tadi jangan berpakaian seperti semalam di depanku lagi.” Ucap yuchun memperingatkan.

“Neee tuaaaan.” Jawab Dara. Yuchun terkekeh mendengar jawaban Dara. Ia pun mengambil tasnya dan berjalan pergi.

“Ah iya berdoalah semoga kau dan temanmu itu di terima di perusahaan. Kalau kau di terima akan sangat bagus bagiku. Aku bisa bermesraan denganmu setiap saat.” Ucap Yuchun sambil tetap berjalan.

“Aish. Sudah sana pergi kau sudah terlambat.” Ucap Dara. Sambil berdiri di depan pintu masuk. Ia melihat Yuchun berdiri menunggu lift terbuka lalu tak lama menatapnya smbil tersenyum.

“Hati-hati.” Ucap Dara.

“Ne.” jawab Yuchun lalu masuk saat lift terbuka.

“Sikapnya sangat manis.” Gumam Dara pelan lalu masuk ke dalam apartemen. Ia mengunci pintu apartemen lalu melihat-lihat pakaian yang di beli Yuchun untuknya. Dara membelalakan matanya saat melihat harga yang tertera di semua pakaian dan barang-barang yang di beli Yuchun.

“Mahal sekali. Satu pakaian saja merupakan 3 jam tarifku bersama Yuchun.” Ucap Dara. Ia pun mencoba-coba pakaian itu. Setelah memakai pakaian itu Dara berpikir sesuatu yang membuatnya takut dan bingung.

“Apa sikapnya ini akan berubah kalau aku menyatakan perasaanku ya? Apa Yuchun hanya menganggapku sebagai yeoja penari striptis saja? Bagaimana kalau Yuchun jatuh cinta pada seorang yeoja dan yeoja itu bukan aku? Apa yang harus kulakukan tanpanya? Aku bertahan dengan pekerjaan hina ini hanya demi bisa melihatnya saat datang ke club.” Gumamnya pelan. Ia termenung sambil duduk di sofa ruang tengah.

“Apa yang harus kulakukan?” Gumam Dara pelan.

—- 

Yuchun seharian ini memang benar-benar sibuk di kantor. Saat makan siang pun Yuchun masih di kantor. Setelah selesai melakukan semua pekerjaannya sekertarisnya datang dan memberitahukan kalau ia di panggil oleh appa-nya. Ia pun pergi ke ruangan appa-nya.

“Appa, ada apa?” Tanyanya saat berada di ruangan Mr.Park.

Mr.Park memberikannya daftar karyawan yang di terima. Appa-nya mengatakan kalau ia harus menangani karyawan baru dan mengawasi mereka. Yuchun hanya bisa mengangguk pelan. Tak lama setelah itu ia pun pamit.

“Yuchun.” Panggil appa-nya membuat ia berhenti melangkah dan berbalik.

“Apa kau menyukai pelacur itu?” Tanya appanya. Yuchun menghela nafas saat mendengar pertanyaan itu.

“Ternyata appa sudah tau aku sering bermain dengannya.” Ucap Yuchun.

“Aku ini appamu. Tak mungkin aku tidak tau apa yang anak semata wayangku lakukan selama dua tahun ini. Jawab pertanyaan appa.” Ucap Mr.Park.

“Mungkin aku tidak hanya sekedar menyukainya, appa. Sepertinya aku mulai jatuh cinta padanya. Tapi entahlah aku pun masih tak tau.” Jawab Yuchun jujur. Ia melihat appanya menghela nafas berat.

“Kalau kau memang mencintainya suruh dia berhenti dari pekerjaan itu dan ubah dia jadi wanita baik-baik. Appa tak bisa lagi melarangmu seperti dulu, kau sudah dewasa sekarang. Lagi pula sepertinya kau sudah banyak berubah semenjak kejadian itu. Appa dengar kau berubah seperti ini karena mendengar nasihat wanita itu.” Ucap appanya. Yuchun hanya mengangguk pelan.

“Apa  appa menerimanya bekerja juga karena hal ini?” Tanya Yuchun.

“Apa kau pikir appa tipe orang akan menerimanya hanya karena wanita itu telah membuatmu berubah? Kau tau pasti kalau appa tidak pernah mencapur adukan masalah pribadi dengan pekerjaan. Appa menerimanya karena pengetahuannya cukup bagus dan hasil wawancara yang cukup memuaskan tapi perlu kau ingat jika dia tidak bekerja dengan baik appa akan langsung memecatnya.” Ucap Mr.Park tegas. Yuchun mengangguk lalu pergi. Ia kembali ke ruangannya.

Yuchun menyuruh sekertarisnya untuk mengumumkan nama-nama karyawan yang di terima di perusahaan. Setelah itu Yuchun keluar untuk makan siang. Selama makan siang ia terus memikirkan kata-kata appanya. Ia berkali-kali menghela nafas berat. Tak lama ia mendapatkan telepon dari sekertarisnya yang mengatakan kalau nama-nama karyawan yang di terima telah di umumkan. Mendengar itu Yuchun pun langsung mengirim pesan pada Dara.

—- 

Besoknya Yuchun ke kantor seperti biasa hanya saja hari ini ia dan Yunho akan menyambut karyawan baru. Ia dan Yunho berjalan menuju ruangan di mana karyawan baru menunggu. Saat masuk semua orang berdiri dari duduknya dan mengangguk sopan padanya dan Yunho. Pandangan Yuchun langsung tertuju pada Dara.

“Inilah pewaris perusahaan Park Yuchun dan Bagian perencanaan Jung Yunho.” Ucap salah seorang kryawan lama. Yuchun bisa melihat Dara menatapnya kaget tapi ia bersikap biasa saja. Ia dan Yunho mengucapkan sepatah dua patah kata untuk menyambut karyawan baru itu. setelah selesai ia dan Yunho pun pergi meninggalkan ruangan itu.

“Kau tau tadi Dara dan Yuki ada di sana?” Tanya Yunho setelah mereka keluar. Yuchun mengangguk.

“Ne, aku tau. Kau lupa kalau aku ikut ambil bagian dalam wawancara kemarin?”

“Lalu tanggapan appa-mu bagaimana? Bagaimana bisa di menerimanya?” Tanya Yunho penasaran.

“Biasa saja. Appa menerima mereka karena hasil wawancara mereka bagus. Kau terlihat senang sekali.” Ucap Yuchun. Yunho menatapnya sambil tersenyum lebar.

“Aku kan akan bekerja sama dengan Yuki jadi aku bisa sesekali bermesraan dengannya.” Jawab Yunho. Yuchun berdecak mendengar jawaban sahabatnya itu.

“Ingat jangan buat masalah. Appa-ku bilang mereka harus kerja dengan baik karena kalau tidak appa akan langsung memecat mereka.” Ucap Yuchun memberitau. Yunho mengangguk mengerti.

“Ah iya jangan macam-macam dengan Dara. Dia akan bekerja sama denganmu di bagian perencanaan.”

“Baik-baik tenang saja.” Jawab Yunho.

—- 

Selesai mandi Yuchun langsung duduk di sofa sambil menonton TV. Seharian bekerja membuatnya sangat lelah. Ia tersenyum saat mengingat apa yang telah ia lakukan untuk Dara.

“Seperti apa ya rekasinya?” Gumamnya pelan. Tak lama ia mendengar pintu apartemennya terbuka. Ia melihat Dara menghampirinya dengan nafas tersengal-sengal. Yeoja itu menatapnya tajam.

TBC

Mian klo ada yang ga suka ato ga puas. Author bikinnya di kala kesibukan kuliah. Jadi tolong hargain karya ini walaupun jelek. Next chap di protect and ending. Ini cuman 2shoot. Yang mau minta password silahkan inbox ke FB author. Nama author di blog ini bisa kalian liat di postingan read this for new reader… Inget syaratnya ya, komen. Cuman itu yang author pengen.. Bagi yang udah follow jadi temen di Twitter silahkan DM. ^_^ tapi inget minta password setelah next chap nongol ya.

NB:BAGI READER BARU AND BELOM ADD AUTHOR FF INI (LEE EUN RI) TOLONG KALIAN JUGA KIRIM PESAN/INBOX YANG MENGATAKAN KALAU KALIAN READER DI BLOG INI KARENA KALAU TIDAK TIDAK AKAN SAYA KONFIRM. TERIMA KASIH ^_^

 

 

NOTE: UNTUK MINTA PASSWORD BISA LIHAT >> DISINI << 

 

Komen yang minta password di FF tidak akan author tanggapi karena sudah ada tempatnya tersendiri. terima kasih

 

 

 

51 thoughts on “Finally Chap 1

  1. wah bru za baca chap ending. eh pas liat lagi da sequel nya uchun,jd langsung za disambung baca yg ni. tych kan bener uchun ma dara. tp appa uchun baik yach ngerestuin uchun ma dara,ga liat status dara. ga aneh ko ceritanya, malahan bgus… next chap jgn lama2 yach

  2. Apakah aku yg prtma?
    Eonnie ternyata Dara tu Sandara 2ne1, aku pikir orng Jepang asli?
    Wah, knpa Dara keliatn marah tuh pas dtang? Pnasarn deh eon, apa dy kesal ma yoochun coz yoochun ga jujur pdanya klo dy tu pewaris perusahaan?
    D tunggu lanjutannya eonnie ^^

  3. ini sequel y toh bagian yoochun y…..
    walaupun sedih ngak bisa baca part ending y krn PW y ngak bisa d buka….. untung ada ini jadi pengobat kegalauan krn ngak bisa baca……..
    yuchun suka bg sama sikap y sama dara d sini pa lg pas lg d apartement y yuchun,,,dia protec bgt k dara kyk dara cuma buat dia ja……
    seru Lanjut eonni…..

  4. leeharim berkata:

    Ahhh seneng liat chunnie jd ada semangat idup dibandingin di ff sbelumnya….di situ chunnie kliatan kyk orang putus harapan #plak.
    Sandara jg setia banget,udh 2 taun sandara nyimpen prasaan bwt chunnie dan syg terus sama chunnie…. ><

  5. vv berkata:

    wah chingu keren …
    suka deh yoochun ama dara ..mereka cocok juga ..
    kira2 dara kenapa ya ??
    lanjut chingu …jangan lama2 ya ..^^

  6. akhrnya yochun bsa mlupakan hyo rin yg suda bhagia dgn jaejoong🙂
    dan smga saja youchun jga bhagia dgn dara . . .
    Tap itu kenapa ? Ada apa ? Dgn dara ?

    Suka bgt deh sekualnya
    next part nya d tnggu bgt ya eon🙂

  7. eunchan she peef berkata:

    Assikk!!
    Ada sequel yuchun doang..😀
    ff ny ngga jelek kok unn..
    Bagus2..^^
    wahh..
    Yuchun udh punya pasangan hidup nih..
    Wkwkwk😄

    lanjutkan unn~^^

  8. Han Yeon Ri berkata:

    Wowww… Nc !
    Kkkke~
    ni sekuel apa yya ? Aq blm baca smw chingu…T.T
    aq reader bru dsni… Hikz…

    Wahh, crtanya bagus ya, aq kira appanya yoochun bakal nolak.. *bysanya di crta2 kn gt*
    trs yoochun n dara udh sama2 suka, tnggal ungkapin aja, apa susahnya ya…==
    mungkin gr2 dara malu dy cm pnari stripteast y?

    • Annyeong…gumawo dah mampir…ini sekuel dari FF dengan judul ‘my lovely brother my lovely sister’ klo mau mnt password silahkan mnt via inbox fb author masing2.nama2 author bisa diliat di postingan ‘read this for new reader’ (tinggal klik nama masing2 author u/ lngsng ke fbnya)

  9. linasuhadi berkata:

    Huaaaahh..uchun ama sandara..kynya ccok deh..xixixixix
    Uchun kudu bahagia..ga blh sedih lagi..
    Author daebak..seneng bgt ama crta ini..
    Ohya buat sekuel ttg jj nya donk thor..xiixixix..

  10. Kyaaaa eonni ak dataaaannggg. Nyempetin buat baca karna penasaran. Kekeke
    uwaaaahhh d sini cerita.a udh 2 taun kemudian yah !! Uchun sm dara saling cinta ?? Udahlah nikah ajah *eh? Salah maksud.a jadian ajah,, tp kalo nikah jg gpp *apa seh!*
    next chap d tunggu Unn..

  11. reeenny berkata:

    yeaah yoochun akhirnya dapat pasangan u/ gantiin hyo rin , alur ceritanya udah bagus dan pas , next chap smooga lbh baik lagi ^^ smoga happy end

  12. nteph berkata:

    ihihihihii rameeee! seneng de yc perlahan lupa sm hyorin.. ckckcck kayany dara marah tuh sm yc krn yc boong..dtunggu part lanjutanny..^^

  13. Akhir’a yuchun bisa jg melupakan hyorin,kasian jg klu yuchun msh aja suka ama hyorin.
    Yuchun bisa egois jg,sampe blg ke dara klu hanya dia saja yg blh melihat tubuh dara~Wkwkwkw
    Knp dengan dara,sampe ngos”an gitu ??
    Penasaran aja nih ^^
    Fighting unnie !!!

  14. Asri berkata:

    sneng uchun bsa bgkit. lupain hyo… hyo da bhagia ma jae, jd uchun jg hrz bhagia…
    Tp, aku lbh suka pribadi uchun yg mencintai hyo drpd uchun yg mncintai dara. cz imej uchun yg mncintai hyo lbh nunjukin klo uchun rela nglakuin apa aja. sdngkn klo ke dara, lbh dara yg bnyk nglakuin wat uchun. #maklum keegoisan cewenya lg kumat# hehehehe…

  15. itu kenapa thor si sandaranya? Kok jadi kyk gitu apakah dia marah? Marah kenapa?
    Waaaah😀 yoochun punya perasaan sama kyk dara nih kyknya fufufu… Udah jadi deeehh haha
    Nice Fanfic thor🙂

  16. firawangkie berkata:

    akhir.ny chunnie dapet pengganti hyo rin .. walau tetep aja kyak.ny chunnie masih cinta sama hyo rin
    tapi tetep aja seneng ngelihat dara yang banyak ngorbanin semua untuk uchun kekeke

  17. Dragon_fishy berkata:

    Kyaaaaaaaaa
    onniee………

    Bneran gak masuk komen aq kmren…
    Yaahh sutraaa lah..
    Saia komen lg aja hehe
    Mianhae.. ..

    Hmm…
    Sukaaa ma cast cew ny huhu
    finally,, sm kayak judulny chunnie akhirny ngebuka hatiny tug cew laen…
    Kalo bner chunie nerima dara apa adanya, wuihhh salutt bgt…
    Apalagi appa ny chun baeg bgt,, ubah jd wanita baik2 => aq ajaaaa #plakk

    penasaran bgt knapa dara dtg2 marah ya??
    Huaaa ktauan y kalo chun anak pmilik perusahaan??

    Onnie…
    Must happy end huhu

    sukaaa ma ni ff…
    Lanjuttt

  18. wahh,, akhrnya uchun punya tambatan hati juga nh ,,ikut senang deh ^^
    ga nyangka kalo appanya chun ngerestuin chun sm dara,, tp bagus deh paling ga nantinya mereka ga ada halangan buat bersama..

  19. TriZheey2992 berkata:

    hahaha….:D
    yoochun lama2 knyol jga ya…
    Kekeke… Jdi pnsarn jga hubx ma dara gmn akhrx….?
    Kra2 bkal merried gk ya….?

  20. puspitasoul berkata:

    annyeong….
    q reader baru di sini

    FFnya bagus kok author… fell nya dapet..
    alur ceritanya juga bagus…
    seneng deh akhirnya chunnie udah bisa ngelupain orang yang di cintainya dulu trus sekarang sma dara dan udah ada lg semangat hdp gra” nasihat dari dara…
    disini chunnie perhatian ma romantis bgt… jd ngilangin galau kalw baca.

    piingin baca next chap…
    apa yoochun jadian ma dara trus marrid???

  21. Ada lanjutannya ternyata..
    Akhirnya chun dapet pengganti hyorin juga..
    Cocok nih Chun sama Dara, chun juga udah banyak berubah jadi lebih baik karena dara..
    Appa nya chun baik banget sih ngerestuin kalo chun sama dara dan ga mempermasalahkan status pekerjaan dara🙂
    kaget tuh dara pas tau chun pewaris perusahaan haha
    ayo dong kalian ngaku kalo saling suka😄

  22. Resty berkata:

    reader belum baca seri sebelumnya,
    suka banget dengan karakter dara, pekerja keras
    tapi lebih baik kan kalau kerjaannya halal…

    FF ini dah ada yah lanjutanya?

  23. DìLA berkata:

    Wah gk nyangka appa youchun mnyetjui hbngan mreka. tp dara knpa ngosh2an gtu,? pnsaran dech. BIasanx ff xg ak bca psti appanxa nglarang,

  24. kyaaaa~~~

    annyeong~~~
    aq new reader^^
    wah seneng deh baca ff yg main castnya namjaku aka park yoochun,lol
    ceritanya keren aq suka^^
    syukur deh appanya chun nerima dara jadian ama chun hmm moga aja ga ada halangan lainna buat chundara^^
    ishhh chun pervert deh ntar aq bilangin ke junchan loh,lol
    waduh knapa dara ampe ngos2an gitu yah???!!!

  25. Annyeonghaseyo new readers d sini^^

    Ommona -___- Baru liatb cast’a aja udah excited banget!
    Chunnie sama dara gitu,<3 dapet banget feel'a
    Dan setelah baca,HOTTTT apalagi wkt dara strip depan chunnie *dies*

  26. oei4 berkata:

    WOW!!! baru pertama kali ini baca ff yang tokohnya 2NE1 di jodohin ma DBSK member….

    gak nyangka kerjaan nya si Dara di ff ini… soal nya Dara kan bener bener cewek yang tampilannya tomboy…. gimana tu kelanjutannya?

  27. desi retina berkata:

    Keren ceritanya walau w g ngerti cerita sebelumnya tapi w suka sama yuchun yg bisa bangkit lagi Dan smw karena dara
    W suka jalan ceritanya
    Minta pw nya boleh g?

  28. putrimays berkata:

    akhirnya yoochun hampir bisa ngelupain hyorin..
    itu pasti dara marah banget deh ama yoochun..
    gara gara g dikasih tau kalo dia itu pewaris tempat dara kerja,,

    nice ff eonni

  29. chunnie_man berkata:

    Eonnie dara cantik!!!hahaha jidat oppa dirimu nakal yahh.hemm seenggak oppa ga tragis.author gomawo udh ksh squelnya chun.!!

  30. lovejj berkata:

    Akhirnyaa, bahagia deh liat oppa yuchun jatuh cinta lagi…
    Jdi semua happy ending..
    Senang jg liat oppa yuchun di pairing sama dara, sama2 cakep….
    Gregetan mw baca sekuelnya…..

  31. Akhirnya Yuchun oppa dapet pengganti,,😀 tapi aku nggak seberapa suka YuRa , ntah ngapa aku sukanya YuRin T,T tapi aku juga suka Jaehyo -_-” #plinplan
    Satu hal yg aku bingung, knp harus Sandara 2NE1? Kenapa bukan dari SNSD atau Sistar lagi aja biar Cetar? Author Blackjack juga ya? #banyakbacotlu’-‘

    Sequel nya ~ My Love Brother , My Love Sister ~ daebak banget thor🙂 sama kayak FF Real nya🙂 aku suka deh,, Next ya thor …
    😉

  32. Sicachu.~ berkata:

    Muehehe, 2 taun ya brrti udah ga ktemu hyorin? Ckck.
    Eonnie, jadiin aj sandara sama ucun ya, biar klop. Hehe😀

  33. anna (niniez) berkata:

    huaaaaaaa,, ff nya chunnie,,, #senyumsetan,,, hahah senangnya,, jadi ceritanya yoochun suka sama dara yang notabennya adalah wanita g baek2,,, aahh.. g apa2 deh,, kan cuma ama yoochun aja,, hmhmh,,,,

  34. kyurang berkata:

    Kirain udah end , ternyata masih ada lanjutannya ..
    Appanya baik juga ngerestuin anaknya sama penari stripes

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s