I Want To Be Forgiven


Tittle : I Want To Be Forgiven

Cast : Hero Jaejoong

Genre : General

Summarry : I want to be forgiven for all things you had through. It was my fault. I am sorry, i shouldn’t leave you two behind.

A.N : Ada yang masih ingat dengan fanfic,
‘I am the leader of TVXQ’? Yang ini mungkin bisa dikatakan sebagai lanjutan drablenya dari sudut pandang Jaejoong yang ingin minta maaf kepada Yunho karena banyaknya cassie yang menyalahkannya karena keputusannya menetap di SM, padahal yang meninggalkan SM adalah JYJ tapi yang paling banyak disalahkan adalah Yunho. So, enjoy it.


…………..

Jae pov

Setiap hari. Setiap jam, setiap menit, setiap detik. Setiap saat Yunho ah. Apa kau tahu kau lah yang selalu ada di hatiku? Apa kau tahu melihat senyummu, tawamu itul adalah hal yang membuatku paling bahagia.

Apa kau tahu saat kita semua terpisah dalam dua stage yang berbeda rasa sakit menyergapku begitu dalam. Tapi setiap keputusan yang kuambil aku tahu akan resikonya. Aku tahu aku adalah orang yang akan menerima semua cacian dan hinaan itu untuk pertama kalinya. Aku tahu aku adalah orang pertama yang akan disalahkan. Alasannya mudah karena aku adalah yang paling tua diantara semuanya. Dan sebagai Hyung memang akulah yang harus menerima rasa sakit untuk melindungi dongsaengku. Aku sudah siap.

Tapi… Tapi semua tak seperti yang kupikirkan. Aku memang menerima kemarahan itu, tapi.. Ya aku benar benar tak menyangka kau adalah orang yang paling banyak menerima kemarahan mereka. Rasa marah, rasa kesal mereka. Bukan karena aku membawa pergi Junsu dan Yoochun. Tapi karena ketidakberdayaanmu mempertahankan kami. Ketikberdayaanmu melindungi anggotamu. Ketidakberdayaanmu untuk melawan mereka.

Wae? Kenapa mereka memarahimuu seperti itu? Kenapa mereka menyalahkanmu atas semuanya? Tidak. Tidak itu bukan salahmu. Ini salahku. Akulah yang harus disalahkan kenapa mereka malah menyalahkanmu? Kenapa kau yang harus menanggung kekecewaan mereka? Kenapa harus dirimu?

Yunho ah aku tak tahu kenapa semuanya jadi begini. Kenapa kita harus berpisah disaat terakhir?Tidak. Kenapa aku bertanya begini padamu? Aku tahu alasanmu.

Tapi Yunho ah, mian. Mianhaeyo. Aku tak seharusnya meninggalkanmu dan Changmin di sana. Tak seharusnya aku pergi. Tak seharusnya aku meninggalkanmu dan terjatuh seorang diri. Aku seharusnya berada disisimu. Memelukmu dan membantumu berdiri kembali. Seharusnya aku ada di sana Yunho ah.

Yunho mian. Mian. Aku membuatmu menerima semua rasa sakit itu. Rasa sakit yang seharusnya tak pernah kau rasakan. Mian Yunho aku tidak bisa melakukan apa apa. Aku sama sekali tak berguna. Aku tak bisa menahan mereka.

Aku mencoba Yunho. Aku mencoba agar mereka mengerti ini semua bukanlah salahmu. Kau punya alasanmu sendiri kenapa kau berdiri di sana dan kami bertiga berdiri di sini. Yunho aku mencoba. Aku mencobanya.

Tapi kemudian aku mengerti Yunho ah. Aku mengerti. Mereka tidak membencimu. Mereka tidak pernah membencimu. Mereka selalu menyayangimu. Mereka mencintaimu dan Changmin sama seperti mereka mencintai ku, Junsu dan Yoochun. Mereka bukan membencimu tapi hanya marah. Apa kau mengerti Yunho mereka hanya marah. Mereka hanya tidak mengerti tapi di dalam hati mereka, bagi mereka tidak ada yang bisa menggantikanmu sebagai leadershi mereka. Tidak ada siapapun yang akan mereka hormati seperti mereka menghormatimu. Tidak ada siapapun yang bisa menggantikan posisi U-Know Yunho sebagai leader TVXQ. Sama sekali tidak ada Yunho yang lain. Bahkan akupun tidak bisa Yunho ah.

Aku mengerti Yunho mereka menyayangimu karena itulah mereka marah.Bukan karena membencimu tapi karena mereka ingin melindungimu seperti mereka melindungi kami bertiga. Mereka hanya ingin kalian berdua berjalan bersama kami. Mereka hanya ingin kita berjalan dalam langkah yang sama. Mereka ingin leadershi mereka lah yang memimpin.

Aku merasa ada beban di hatiku sedikit terangkat ketika aku juga mengerti tindakan mereka. Walaupun tidak semuanya terangkat. Masih ada tersisa beban itu dihatiku Yunho ah. Bagaimanapun juga semuanya karena aku mereka sampai memarahimu. Aku benar benar merasa bersalah. Kau tidak seharusnya menerima rasa sakit itu Yunho. Seharusnya itu aku. Beban itu masih ada disana Yunho.

Aku ingin bertemu denganmu Yunho dan berkata padamu ‘Aku minta maaf’. Aku menulis ‘accuse no man’, tapi di dalam hatiku aku menyalahkan diriku sendiri karena aku tak sanggup melindungimu. Mian, mian Yunho.

Berapa banyak pun kata maaf meluncur dari mulutku, tetap aku tak bisa melepaskan beban dihatiku sebelum aku benar benar minta maaf padamu.

Mataku kembali menerawangi foto itu Yunho. Di sana di atas panggung yang sama, TVXQ beranggotakan lima orang berdiri sambil tersenyum. Itu kita berlima Yunho. Dan di sana para malaikat kita menebarkan lautan merah yang indah. Lautan merah simbol kekuatan kita Yunho. Itu mereka Cassiopeia Yunho.

Air mataku mengalir tanpa kusadari. Cassiopeia maafkan aku membuat kalian bersedih. Maafkan aku membuat kalian semua terluka. Seharusnya aku mengatakannya bukan hanya diam.

Tapi tidak. Sekarang bukan saat yang tepat. Aku tidak bisa mengatakan apa apa sekarang Cassiopeia.

Aku tahu kalian mengerti. Aku tahu. Kalian tidak pernah memaksa kami untuk mengatakan apapun. Kalian tetap menunggu. Menunggu sampai saat itu tiba. Kalian tetap percaya kami akan kembali. Sejauh apapun itu. Sesakit apapun itu kalian tetap menunggu. Terimakasih Cassiopeia. Terimakasih.

Tapi tetap aku ingin meminta maaf pada kalian dan juga dirimu Yunho. Maafkanlah aku karena aku adalah orang yang paling bertanggung jawab atas semuanya. Aku ingin dimaafkan.

Tapi. Ya tapi aku tahu tak perlu aku meminta maaf. Tak perlu kata itu meluncur dari mulutku. Itu sama sekali tidak perlu bagi kalian. Karena aku tahu dari senyum kalian, kalian telah memaafkanku. Bahkan aku tahu kalian tidak pernah menyalahkanku.

Gomawo, gomawo Yunho ah. Gomawo Cassie. Ketika saatnya tiba aku pasti akan meminta maaf secara langsung kepada kalian. Pasti. Terimakasih Yunho. Aku selalu tahu dirimu Yunho ah. There would not be me if not for you my other half Yunho. I love You. And i always know you. Please Always Keep the Faith for us Cassiopeia. Forever, eternally we are a family.

—–

Inspired of FF VII AC from Cloud’s words ‘I want to be forgiven’. Apa ada yang tahu film itu? Animasi keluaran Square Enix tahun 2005 untuk menebus rasa bersalah Cloud karena tak mampu melindungi orang orang yang disayanginya. Walaupun ia adalah the Chosen One, Gaia’s Savior yang menyelamatkan planet dari kehancuran.Tapi ia tidak bisa melindungi ibunya dari Sephiroth yang menghancurkan kampung hlamannya, Zack yang melindunginya dan kemudian meninggal karena para tentara Shinra dan Aerith yang dibunuh Sephiroth di depan matanya. Di Final Fantasy VII Advent Children akhirnya Cloud bisa mengerti kalau semua itu bukanlah salahnya dan Aerith maupun Zack tak pernah menyalahkannya. Ia hanya menyalahkan dirinya sendiri. Oh love the sweet smile from Cloud’s lips at the end. He is so beautiful. How could Sephiroth wanted to kill him with his angelic face and the innocence blue eyes? Ah sorry penjelasannya panjang lebar…. Hohoho because i love that film so much… ^.^

[Are sins ever forgiven? Never tried. But when u try, u will know if sins can be forgiven or not. Everyone deserved redemption right?]

Ini juga permintaan maaf author buat kumi eon karena lama baru udet lagi. mian ya kumi eon.

6 thoughts on “I Want To Be Forgiven

  1. tampaknya aku yg komen prtma *lirik kanan lirik kiri*
    coz ini drabble aku ga pe nangis, iya donk aku prcya klo mrka br5 psti punya alasan sndri d balik keputusan yg mrka ambil..
    jd eon suka final fantasy jg ya? aku jg suka trutma kurado a.k.a cloud soalnya dy agak mirip JJ menurtku ^^ *hadeuh diriku mlh nympah, mian eonnie abiz aku bingung mo komen apa lg*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s