My Handsome Girl [2]


Title : My Handsome Girl

Genre : Komedi, ff gaje

Cast : Park Min Rin, Kim Junsu, Kim Jaejoong, Jumg Yunho, Park Yoochun, Shim Changmin

Author : Mandy Lee

Chapter 2

Min Rin memandang ke arah luar jendela dari tempat duduknya sambil tersenyum senyum tak jelas. Pikirannya sedang melayang jauh ke langit ketujuh.

“nyehehehe” tawanya tiba tiba membuat seisi kelas yang dari tadi diam menjadi kaget dan gusar. Berpikir ada suatu suara dari makhluk tak dikenal. Junsu yang memperhatikan Min Rin hanya mendesah tak berdaya melihat BFFnya itu mulai berfantasi hal hal yang aneh.

Tak lama berselang bel istirahat siang pun berbunyi. It’s lunch time. Min Rin segera terbangun dari mimpi indahnya tetap dengan senyuman yang tak mau pergi dari wajahnya. “gwenchana yo Minnie ah?” tanya Junsu seadanya sambil memasukkan buku buku pelajarannya ke dalam tas.

“wae? Wae?” tanya Min Rin kaget seraya melihat kiri, kanan, depan, belakang, melihat apa ada yang salah dengan dirinya. Tidak ada apa apa, semuanya baik baik saja. Tapi sayangnya Min Rin tak bisa melihat ke dalam otaknya karena masalahnya adalah di otak.

“kenapa Su-ie apa ada yang salah?” tanya Min Rin. “ya ada. Bukan di luar tubuhmu tapi otakmu. Dari tadi kau tersenyum sendiri memikirkan hal hal aneh” Junsu memandang kesal ke arah Min Rin yang membentuk ‘0’ dengan bibir mungilnya.

“mian Su aku hanya terlalu senang. Kau lihat bagaimana para yeoja mulai memujiku sekarang. Dan para namja yang iri dengan wajah tampanku ini” Min Rin memasang pose cool meletakkan jari telunjuknya di bawah dagunya dan memainkan kedua alisnya.

“sepertinya kemarin kau stress berat dan hari ini malah makin berat” Junsu segera pergi meninggalkannya.

“hei aku ini tidak pernah stress” Min Rin segera mengejar sohibnya itu yang berjalan sambil melenggok lenggokkan duckbuttnya membuat para yeoja memandangnya tajam. Berharap bisa memiliki duckbutt montok itu, dan para namja menjadi gemas ingin mencoba meremas pantat itu (?).

“hei Su hari ini kita makan apa?” tanya Min Rin kegirangan ketika masuk kantin. Tapi hari ini ada yang aneh. Tiba tiba mata para yeoja menatap Min Rin dengan tatapan penuh nafsu, sama ketika mereka melihat para namja keren di sekolah.

“ehm Su rasanya ada yang aneh?” Min Rin menggaruk kepalanya yang sama sekali tak gatal.

“ehm sepertinya efek tampanmu sudah mulai terlihat” Junsu manggut manggut sambil meraba raba duckbuttnya eh salah dagunya.

“apa ini berarti aku jadi populer?” Min Rin berkata dengan mata yang berbinar seperti lampu 80 watt.

“bisa jadi. Tapi Min Rin apa kau tahu resikonya?” “resiko?” tanya Min Rin yang seakan tak mendengar perkataan Junsu dan berkhayal tinggi menjadi orang yang dikagumi di sekolah, seperti yang dialami Junsu dan empat namja lainnya di sekolah.

“iya ini berarti kau akan dianggap seolah olah namja oleh mereka. Dan itu berarti para namja akan menjauhimu, dan para yeoja akan mendekatimu” jelas Junsu dengan tegasnya.

Min Rin yang khayalannya sudah terbang tinggi di udara tiba tiba berhenti. Ia merasa masuk ke sebuah pintu hitam, dan ketika dibuka ia melihat para ajumma ajumma gendut mengedipkan mata ke arahnya. Dan para namja tampan yang diidolakannya yang tak lain dan tak bukan boyband TVXQ pergi bersama yeoja lain meninggalkannya sendiri yang mulai digerayangi para ajumma karena dikira namja. ‘praaaang’ lukisan khayalannya pecah.

“kyaaaaaa aku tak mau jadi gigolo. Aku ini yeoja. Yeoja kyaaaaa” ia berteriak histeris memancing semua mata melihat aneh ke arahnya.

“o o” Junsu menepuk jidatnya karena ia tahu ia telah salah bicara.

“tidak mau, aku mau jadi pacarnya TVXQ oppa. Aku tidak mau dikagumi yeoja huaaaaahh” ia makin meraung tak jelas.

“huaaahppp” Junsu membekap mulutnya dan segera menariknya pergi dari tempat itu dengan wajah merah menahan malu atas kelakuan Min Rin.

‘aku menggali nerakaku sendiri, dasar Kim Junsu pabo’ ia berteriak di dalam hatinya dan tetap menyeret Min Rin di kerumunan para siswa yang melihat aneh ke arah mereka.

“eh Min Rin, Junsu” Jaejoong berkata aneh melihat kedua sahabat itu. ‘memang pasangan komplex’ katanya dalam hati dan segera mengejar keduanya.

“Junsu ada apa?” tanya Jaejoong yang menghampiri keduanya.

“aku menggali kuburanku sendiri” jawab Junsu dengan wajah horor sambil menatap Jaejoong tanpa emosi.

Jaejoong yang bingung menggaruk garuk kepalanya. Ia menatap ke arah Min Rin. Wajahnya pucat pasi. “Junsu kalau kau tidak melepaskan tanganmu sekarang, aku jamin besok kita akan menghadiri pemakaman seorang siswi bernama Park Min Rin” kata Jaejoong sambil menunjuk ke arah Min Rin yang hampir kehabisan napas dengan wajah pucat pasi seperti mayat. Matanya melotot bak burung hantu.

“kyaaa Minnie mian” Junsu melepaskan bekapannya sambil berteriak kaget. Min Rin segera bernapas tersengal sengal. “mian Minnie ah” Junsu segera memeluknya dengan kencang dan membuat Min Rin kembali sesak napas.

“kuharap ia bisa beristirahat dalam damai” kata Jaejoong sambil menyatukan kedua tangannya ke depan dada seperti orang berdoa dan memasang wajah simpatinya.

———

“oh begitu” Jaejoong mengangguk anggukkan kepalanya tanda mengerti apa yang sedang terjadi sekarang.

“gimana ni? Hik hik TVXQ oppa bakalan ga suka lagi denganku” Min Rin berkata dengan mata berkaca kaca.

“memangnya TVXQ tahu tentang dirimu?” tanya Junsu datar.

“berharap kan boleh Su” Min Rin memandang tajam ke arah Junsu.

“hhh sudah sudah. Lagipula kau tampankan hanya ketika rambutmu pendek. Nanti begitu rambutmu panjang kau juga kembali seperti semula” Jaejoong tertawa kecil.

Min Rin memandang Jaejoong yang tertawa. Suara tawa Jaejoong seperti musik di telinganya. Ia merasa hatinya diberkati begitu mendengar tawa merdu Jaejoong. ‘dia seperti Hero TVXQ’ ia mulai menatap Jaejoong dengan tatapan penuh nafsu. Apalagi ketika Jaejoong menjilati bibirnya dengan lidahnya yang merupakan kebiasaan Jaejoong. Min Rin bagaikan melihat adegan slow motion, bagaimana lidah Jaejoong membasahi bibir merahnya. Ia menelan ludahnya dalam dalam. Bibir merah Jaejoong yang menggoda membuatnya ingin mengecup dan melumatnya tanpa ampun.

‘Park Min Rin tenang’ ia menarik napasnya dalam dalam dan menepuk nepuk dadanya sendiri.

“kau kenapa?” tanya Jaejoong yang kembali terdengar seperti suara malaikat yang sedang bernyanyi.

‘oh tidak’ Min Rin berteriak dalam hati.

“a aku pergi dulu” sergah Min Rin tiba tiba dan segera pergi meninggalkan kedua namja itu.

“mau kemana?” tanya Junsu.

“err toilet” jawabnya sembarangan dan segera berlari pergi.

Jaejoong menatap Min Rin yang menjauh dari mereka. “Junsu apa aku boleh tanya sesuatu?” tanya Jaejoong tanpa memalingkan wajahnya dari Min Rin yang berlari kecil.

“apa?”

“hubunganmu dengan Min Rin hanya temankan?” Jaejoong menatap Junsu tajam.

“iya” jawab Junsu polos.

“baguslah nih” Jaejoong memberikan lolipop cokelat pada Junsu dan segera pergi dengan senyuman.

“apa maksudnya lolipop ini?” Junsu memandang aneh ke lolipop itu.

—–

“hah hah Min Rin tenang” Min Rin tersengal sengal sambil menenangkan dirinya. Ia mnyandarkan tubuhnya ke dinding.

“Min Rin” ua mendengar seseorang memanggilnya. Min Rin mengalihkan pandangannya ke arah datangnya suara itu.

“ah Yunho shi” ia menjawab kaget melihat Yunho yang sudah berdiri di sampingnya.

“sedang apa kau disini sendirian?” tanya Yunho sambil tersenyum.

“err hanya berjalan jalan” jawabnya tanpa pikir panjang dan mengalihkan pandangannya dari tatapan Yunho.

“jalan jalan?” Yunho bertanya lagi.

“i… iya hanya jalan jalan kok hahahaha” Min Rin tertawa nervoust.

“ya sudah terserah kau saja. Kalau kau sedang jalan jalan artinya kau sedang tidak ada pekerjaan kan? Mau menemaniku latihan dance?” Yunho memandangnya penuh harap. Dengan pandangan puppy eyesnya, yeoja mana yang bisa mengatakan tidak.

Min Rin menangguk anggukkan kepalanya dengan cepat. ‘mana mungkin kulewatkan kesempatan melihat Jung Yunho menari di depanku, dan hanya untukku hohoho…’ Min Rin tertawa devil di dalam pikirannya.

“ayo” Yunho menarik tangan Min Rin mengajaknya ke tempat latihan dance.
Min Rin mulai tersenyum tak jelas seperti orang gila.

Di dalam ruangan..

Terdengar suara musik r&b yang membuat siapapun yang mendengarnya ingin menari. Tapi tidak dengan Min Rin karena ia tak bisa menari.

“oh my god” Min Rin merasa jantungnya berdetak dengan kencang seakan mau copot. Melihat Yunho meliuk liukkan tubuhnya sesuai dengan musik yang sedang dimainkan.

“ini lagu Rising Sun-nya TVXQ dan Yunho menari seperti U-Know. Oh tidak” ia menutup matanya karena terlalu silau dengan gerakan Yunho yang bagaikan U-Know leadernya TVXQ.

” oh Tuhan hukuman yang Kau berikan ini terlalu berat untukku menahan diri. Tapi aku tak masalah kok dihukum begini terus terusan. Tapi…” tanpa ia sadari karena terlalu terpana melihat Yunho yang melakukan dance dengan indahnya, dan setiap ia memandang Min Rin ia akan tersenyum, menunjukkan ketampanannya air liur Min Rin menetes.

“tidakkkkkk” teriak Min Rin tiba tiba dan membuat Yunho terjatuh karena kaget.

“ke kenapa?” tanya Yunho masih kaget.

“tidak bisa lagi. Aku pergi dulu Yunho shi” Min Rin segera berlari pergi meninggalkan Yunho yang bingung dengan tingkah laku Min Rin.

Min Rin berlari pergi menjauh dari tempat Yunho berada. Ia rerus berlari melewati semua ruangan yang ada di sekolah.

‘ting ting’ Ia mundur beberapa langkah begitu mendengar suara dentingan piano di ruangan musik. Ia melangkah mundur sampai di depan pintu ruangan musik. Perlahan tapi pasti ia membuka puntu ruangan itu dan memandang Yoochun yang sedang memainkan piano sambil memejamkan matanya.

Min Rin memandang pemandangan indah di depannya dan ikut terhanyut dalam suara dentingqn piano yang indah membuat kakinya bergerak sendiri dan memutar tubuhnya seperti seseorang yang sedang berdansa. Ia membayangkan Yoochun mengenakan tuxedo putih mengajaknya berdansa. Memeluk pinggangnya mesra sambil tersenyum hangat. Min Rin memonyongkan bibirnya bersiap mencium Yoochun yang ada di khayalannya yang juga siap menciumnya. Tapi tiba tiba…

“apa yang kau lakukan?” tanya Yoochun bingung melihat Min Rin yang masih memonyongkan bibirnya.

“hah?” Min Rin tersadar dari mimpinya dan menatap Yoochun yang tertawa kecil melihat tingkahnya. Wajahnya memerah karena malu.

“mian mengganggu. Aku permisi” Min Rin berjalan pergi sambil tertunduk malu.

“tunggu” sergah Yoochun. Min Rin menatap ke arahnya. “disini saja ya temani aku” Yoochun berkata sambik tersenyum manis membuat Min Rin langsung jatuh hati melihat sosok wangja di depannya itu.

“ok” tanpa malu malu Min Rin segera duduk di kursi piano yang untungnya cukup untuk keduanya.

“kau ini memang lucu. Oh ya apa kau bisa bermain piano?” tanya Yoochun.

“tidak. Selama aku hidup bahkan belum sekalipun aku menyentuh piano” jawab Min Rin

“chincha? Kalau aku sudah sejak masih kecil bermain piano”

“kalau aku sejak masih kecil memukul mukul panci ummaku seperti pemain drum hehehe” Min Rin tertawa malu malu.

“dasar kau ini. Sini ku ajari kau sedikit cara bermain piano” Yoochun memegang tangan Min Rin dan menuntun jemarinya memainkan tuts tuts piano. Duduk disamping seorang wangja dan ia memegang jemarimu rasanya bagaikan kejatuhan bulan yang indah dari langit malam yang indah.

“apa kau bisa bernyanyi?” tanya Yoochun lagi.

“yahhhh” jawab Min Rin ragu ragu sambil mengingat suaranya sendiri ketika bernyanyi.

“kau tahu lagu insa nya TVXQ?” Min Rin menganggukkan kepalanya dengan cepat.

“bagus kita mainkan lagu itu ya? Aku yang mainkan piano kau yang bernyanyi” tanpa menunggu lebih lama Yoochun mulai memainkan pianonya.

“barami momun gu shigen jocha
naegen nomu mojarangol
hanbone miso majimak insa
saranghamnida gudel hiks”

Min Rin mulai menangis. “lho?” Yoochun jadi bingung.

“aku membaca fanfiction dengan lagu ini latar belakangnya hiks. Menyedihkan sekali. Makanya aku jadi ingat dan membayangkan aku yeojanya dan Yoochun shi namjanya. Dan kemudian hiks Yoochun shi meninggal aku jadi sedih hiks” Yoochun jadi bingung dengan Min Rin yang terus menangis.

“huaaa aku pergi dulu ah” Min Rin segera pergi meninggalkan Yoochun yang masih kebingungan.

—————

Min Rin membasuh wajahnya dengan air di toilet setelah puas menangis tanpa sebab yang jelas. “sudah ah lebih baik ke kelas saja ah” ia membulatkan tekad kembali ke kelas.

Ia berjalan keluar sambil celingak celinguk siapa tahu salah satu dari namja tampan itu akan muncul lagi. “safe” katanya senang.

Ia segera berjalan pergi meninggalkan toilet dengan langkah santai. “oh yeah aku kan harus mengambil buku di perpustakaan” ia teringat akan buku yang ingin dipinjamnya dan segera berlari menuju perpustakaan.

“dimana ya? Kemarin ada di sini kenapa sekarang tak a- AH” ia tersentak kaget karena tersandung sesuatu dan jatuh ke lantai.

“aaahhmph” Min Rin dengan sigap menutup mulut Changmin yang berteriak kaget sekaligus kesakitan.

“sssttt ini perpustakaan tak boleh berisik” Min Rin berbisik pelan kepada Changmin.

Changmin melepaskan tangan Min Rin yang membekap mulutnya. “baiklah tapi bisakah kau berangkat? kakiku sakit sekali” Changmin memasang wajah kesakitannya.

Min Rin memandang tempatnya terjatuh, ting tepat di paha Changmin. “mi mian Changmin shi” ia segera beranjak dari pangkuan Changmin tapi “aaahmmppp” “ssstt ini perpustakaan” giliran Changmin yang membekap mulut Min Rin.

“i iya. Tapi mian kakiku sepertinya keseleo” Min Rin memegangi kakinya yang sakit. “apa?” Changmin segera memeriksa pergelangan kaki Min Rin. Min Rin yang masih terduduk di pangkuan Changmin memandang wajah namja tampan di depannya itu lekat lekat. ‘tampan sekali’ Min Rin memandangnya tanpa berkedip.

“hhh ya sudah aku akan menggendongmu ke ruangan dokter sekolah” kata Changmin seraya memandang wajah Min Rin yang sangat dekat dengannya. Keduanya terdiam dan saling menatap tajam ke dalam bola mata masing masing.

“ehm ehm” suara berdehem yang tiba tiba muncul membuyarkan lamunan keduanya. keduanya menjadi salah tingkah dan segera mengalihkan pandangan masing masing.

“kupikir tadi kau ke toilet Minnie ah”

Min Rin dan Changmin  segera mengalihkan pandangannya ke arah suara itu dan disana berdiri Junsu yang memandang keduanya dengan tatapan membunuh yang membuat siapa saja merasa ditusuk ribuan jarum kecil seperti tekhnik akupuntur yang pernah di alami MIn Rin karena tidak bisa buang air besar. (lupakan)

Apakah yang akan terjadi selanjutnya…….. Akankah Min Rin menemukan ‘pasangan cantik’ yang sesuai dengan wajah tampannya?  Tunggu chapter terakhir dari My Handsome Girl di blog kesayangan kita DBSKONEAKTF!

TBC

———-

akhirnya selesai juga chapter duanya. padahal ini konsepnya uda ad sejak bulan lalu. tapi karena keadaan, author ga bisa ngepostnya. selama sebulan ini author lagi down banget karena masalah pekerjaan. an akhirnya author mutusin keluar dari pekerjaan dan mungkin bakalan balik ke kampung halaman author di seoul (abaikan). dan buat yang baca and mau meninggalkan jejak a.k.a comment… GOMAWO… KAMSAHAMNIDA… BOW 90 DEGREE….

17 thoughts on “My Handsome Girl [2]

  1. teph berkata:

    Awalny sumpah lupa in ff yg mn…stlh dbaca br inget,ehehehe..iri sm min rin iih,slalu dkelilingi namja ganteng..ad aj yg bkin brjodoh sm mrk…mauuuu

  2. Kim Hyun Rin (nimashinki) berkata:

    pas baca ini, bayangin muka amber.. wkwkwkwk abis tomboy bgt sih😀
    min rin kalo rambutnya pendek, pasangin wik aja biar panjang biar ga dibilang ganteng.. hihihihihi
    suka bgt deh eon ff yg ini😀 aku paling suka pas jaejoong ngejilat bibirnya sama pas yoochun maen piano lagu insa..😀

  3. nyit2 berkata:

    akhirnya publish jg part 2,,,,bner2 full komedi ne FF
    penasaran bkalan ma siapa min rin entar?????habis setiap ketemu anggota TVXQ min rin pasti terpesona,,,,ampe blm kelihatan siapa y lebih dominan…
    ngakak ketawa pas bagian khayalan min rin tntg ahjumma2 pas d kantin…
    min rin hebring sendiri ne ank,,,kdng2 teriak2 d kantin habis ngayal trus pas yoochn nyanyiin lagu nanggs + alasannya itu loh #lucu bngt#
    min rin + junsu ud deh ne pasangn g bkln bsa d pisahn,,,,ud min rin km ma junsu aja…hoho
    btw kpn ada konfliknya??????berhrp ada konflik y seru…hehehe
    d tunggu lanjutannya….HWAITING!!!!!

  4. buahahahaha!ngakak aku baca FF ini…min ri-nya kocak padahal tadi dia seneng kyk cowok eh jadi takut lagi….ngakak abis…

    Si min ri ini otaknya yadong juga yah…wkwkwk

    Lanjutkan thor! takut lagi….ngakak abis…

    Si min ri ini otaknya yadong juga yah…wkwkwk

    Lanjutkan thor!

  5. -______-” bahh!
    Hahahahaah! Ini lucu abis xD
    Itu baaca pas min rin dengan khayalan2 bodohnya xD
    Gyahahahahah xD
    Ngences liat yunho nari, nangis gr2 lagu yg ada di ff, gyaaaa xD

  6. ohh tdk,,,,, jejung itu memang hero jejung dan yunho itu memang u-know yunho ,,,,, #abaikan
    =.=’ min rin itu memang cwe abagil ya!? (anak baru gila) nyahahahahaha #plakkero jejung dan yunho itu memang u-know yunho ,,,,, #abaikan
    =.=’ min rin itu memang cwe abagil ya!? (anak baru gila) nyahahahahaha #plakk

  7. Jo In-Hae berkata:

    Uwaaa. .
    Aku iriiiii. .
    Aq juga mau di hukum kyak gtuw. .
    Ikhlas aq klo hkuman.y d sukai 5 cwo gnteng. .
    Uwaaa.. .
    Epep.y kereeennn. .
    Aq jd pnas dingin bca.y. . . .
    Huahuahua. .*tereak2 gaje pake TOA*

  8. ternyata aku lum baca yg ini, hahaha lupa coz kbnykn baca ff lain d mari..
    Min Rin kocak, ngakak guling2…
    Min Rin sbnrnya km pling suka namja yg mana? ayo cepat tentukan pilihan, masa mau k5-5 nya sih..
    ayo lanjut, thor?😀

  9. firawangkie berkata:

    annyonghaseyooo authorr,,, aku reader baru disinii
    mohon bantuan.ny #bow
    wahhh min rin karakter.ny kocak bangetttt cocok sama akuuu khekhekhe
    kalo menurut aku mendingan minn rin sama junppa aja
    biar sarap-sarapan

  10. kekeke~
    klo namja cantik udh pasti jaeppa dooonggg~
    sayangnya wktu aq brubh jd cwe ganteng aq malah byk fans cwe, yg cwo malah gk ad. enak y jd min ri -_-“

  11. Resty berkata:

    jadiannya ama siapa ya?
    kalo yang dimaksud namja cantik, berarti JJ oppa donk

    arrrgghhhhh ga tau, terserah author aja deh

  12. chunnie_man berkata:

    Hahahaha min rin nyamain ke4 cwo anggota tvxq!!dan si junsu bgmana???ini ff lucu banget,,,enaknya digendong sama imin.^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s