CAUSE THEY CALLED “TVXQ” chap 2


Ayeeeeey…part 2 siap*psssst dr sdut yoochun* ..^^ reviewna…heeemph… tentang awal debut..^^ mian kalo rada gaje…soalnya si ide datang ma pergi tiba2…>,< mian jg kalo pend… happy reading..^^v


CAUSE THEY CALLED “TVXQ”


Cast : jaejoong , yunho, yoochun, junsu, changmin *plus yonhwa> adekna yoochun
Genre : blom tau ni..>< tp kayanya family..^^
Rate : All-Ages


Author: ama chan

Par t 2


Day 89 year 1

Yoochun pov


Hyaaaa… besok awal debut kami sebagai boyband baru. Jujur saja aku rada deg degan… bermacam pikiran silih berganti. Aku takut jika debut kami tidak disambut baik…aku takut jika aku membuat kesalahan yang bisa membuat usaha hyung dan saeng menjadi sia-sia.


Tring tring toong… tring tring toong…


Aku terkejut…handphoneku berbunyi..sejenak ku lihat..eeeh..?? nomor amerika? Dengan segera ku angkat telepon itu.


“yobboseo”


“hyuuuuuung…”


“yon-ah…apa itu kau?” kataku dengan sedikit bergetar. Sudah 2 bulan aku meninggalkannya bersama umma. Sejenak aku pun terdiam


“hyuuung…hyung…hyuuuuung…kau masih disana? Jawab aku hyung…nanti kalau terlalu lama telepon, aku bisa dimarahi umma karena interlokal itu sangat mahal…” ujar suara diseberang


“ya yon-ah…hyung disini…hyung sangaaat merindukanmu… bagaimana kabar mu dan umma disana?”


“sangat baik hyung…hyung aku juga sangat merindukanmu…eh ngomong ngomong..kenapa nada hyung lemas begitu?”


“ehm..sebenarnya begini…” aku pun menceritakan semua ketakutanku pada yonhwa. Entah mengapa dari dulu aku selalu menceritakan semua yang kualami padanya. Aku merasa, dengan bercerita padanya sedikit banyak telah membantuku untuk menjadi kuat dalam menghadapi masalah.


“hyuuung…mana hyung ku yang selalu bersemangat…mana hyung ku yang berjanji akan melindungi ku dan umma…mana hyung ku yang berkata tidak akan kembali ke amerika sebelum sukses?? Ingat hyung…kita sudah melalui banyak hal…hyung pasti bisa… jangan khawatir tentang debutmu hyung… aku dan umma akan selalu mendukung dan mendoakan hyung..”
Mendengar kata katanya, tanpa sadar aku pun menitikkan air mata. Gomawo saeng…


“gomawo sa….*peeet*” eeeh?? Kenapa hp nya mati?? Aiiih…babo…aku lupa mengechargenya…><


“krieeeeet” pintu kamar terbuka


“eh?? Yoochun hyung ada apa? Kenapa matamu sembab?” Tanya junsu


“aku tidak apa apa junsu-ah” jawabku dengan tersenyum


Sejujurnya, aku terkejut karena ia yang biasanya sedikit mengacuhkanku tiba – tiba mengajakku bicara.


“hyung..aku ingin minta maaf padamu. Mianhae karena aku bersikap dingin padamu. Aku masih sedikit kesal dengan waktu trainingmu. Tapi setelah aku melihat hyung bermain piano dan mendengar hyung nge-rap, sepertinya keputusan presdir memang benar. Mianhae hyung…jeongmal mianhae.” Ucap junsu


“aku mengerti junsu-ah. Mungkin kalau aku jadi kau, aku pun akan merasa sedikit kesal. Sudahlah, mulai sekarang, aku akan menjadi hyung mu, jadi jangan merasa bersalah begitu” ujar ku padanya


“gomawo hyung..^^ aung kyang kyang” ujar junsu


“eeeh..?? suara apa tadi?? Seperti lumba-lumba” kataku dengan sedikit heran


“ahehehehehehe…mian hyung..kalau aku sedang senang..aku selalu begitu..^^”


Braaaaaaaak…


Tiba tiba terdengar suara pintu dibanting. Aku dan junsu pun akhirnya keluar kamar untuk melihat keadaan.


“jae..??”


Kudengar suara yunho hyung memanggil jaejoong hyung.


“apa yang terjadi?” Tanyaku pada changmin yang duduk disamping yunho hyung


“begini hyung, tadi aku dan jaejoong hyung sedang membicarakan kegugupan kami untuk debut besok. Sepertinya jaejoong hyung sedikit merasa tertekan lalu yunho hyung datang dan berkata…kita pasti bisa membuat ‘ledakan’ di seluruh dunia dan tiba tiba jaejoong hyung pergi begitu saja dan membanting pintu.


“kenapa sih moodna selalu berubah-ubah?” ujar yunho hyung yang kemudian pergi untuk melihat keadaan jaejoong hyung. Sedangkan aku, junsu dan changmin beranjak pergi ke ruang makan untuk ngemil karena perut changmin sudah bersuara dengan merdunya.


Yoochun pov end.


——————————–yunjaemin’s room———————————–


Yunho pov


“jae…boleh masuk?” Tanyaku perlahan


Siiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiing…hening dan sepi….


Akhirnya kuberanikan diriku untuk masuk. Ku lihat jae sedang menatap jendela kamar. Sepertinya ia sedang memikirkan sesuatu yang sangaaaat berat karena dahinya berkerut kerut.


“jae?” panggilku lagi dengan melambaikan tanganku di depan mukanya. Ia terkejut dan berusaha meninggalkanku. Secara reflek, aku pun menggapai tangannya.


“kau kenapa? Ada masalah? Ceritakanlah padaku dan dengan begitu bebanmu akan sedikit berkurang. Kalau kau tidak cerita, kujamin 2 minggu lagi wajahmu akan banyak kerutan” gurauku.


“hmph..bagaimana ini…jujur, aku sangat gugup untuk menghadapi besok. Aku tidak yakin dengan semua kemampuanku. Bagaimana jika besok tidak seperti yang kita harapkan. Bagaimana kalau besok dan seterusnya hanya ada antis? Aku takut dan tidak siap menghadapi ini semua” ujarnya padaku.


“Boojae babo…hanya itu? Kita harus yakin kalau kita bisa.. apa artinya training kita yang berat selama ini? Apa artinya kau meninggalkan keluargamu dan berusaha keras untuk bisa menggapai mimpimu? semua pengorbananmu selama ini kau anggap apa? Masalah besok, sukses atau tidaknya memang tergantung kita. Tapi kita sudah berusaha semampu yang kita bisa. Setiap masalah pasti ada jalan keluarnya. Ayolaaah semangat.” Kataku panjang lebar.


Kulihat ia sedikit tersenyum dan berkata


“tak kusangka, kata kata seperti itu keluar dari mulutmu yunho-ah. Kau memang pantas menjadi leader kami. Tapi kenapa memanggilku boojae?”


Eh?? Tadi aku memanggilnya apa?? Boojae?? Eh eh??


“karena…uhm..karena…nama jaejoong begitu panjang untuk dikatakan…dan memanggilmu ‘jae’ terlalu singkat sehingga kau belum tentu mendengar” kataku asal


“hyuuuuuuuuuuuuung…ayo makaaaaan” teriak changmin


“iya Minnie..” jawabku.


“ayo jae.. jangan merasa susah begitu…kau benar benar bisa keriputan lho”


“huh…aku tidak akan pernah berkeriput.kulitku kan bagus. Tidak seperti kulitmu” ujarnya sewot


Yunho pov end


Yoochun pov


Akhirnya kulihat jaejoong hyung kembali tersenyum bersama yunho hyung. Setelah mengambil nasi dan lauk, kami makan sambil berbicara ringan.


“Minnie-ah, makannya pelan pelan dong. Kau seperti orang yang tidak makan 3 hari” ujar junsu
Kulihat changmin yang makan dengan cepat dan lahap seolah olah mangkuk nasinya pun ingin dimakan. Dasar magnae perut karet. Aku pun tertawa melihatnya.


“hahisha ifi efaaah *habisnya ini enak* ujar changmin


Kami semua tertawa lepas melihatnya. Seolah beban yang ada sudah berkurang dengan tertawa..:)


“eh iya, aku membuat sesuatu” ujar junsu sambil membawa sebuah gulungan kertas karton


Hanna…dul…set…jreng jreng…


‘DONGBANGSHINKI hwaiting…DONGBANGSHINKI success…’


“aku membuat ini semalaman. Kupikir ini bisa menjadi motivasi” ujar junsu lagi


“Phuahahahahahahahahaha”


“eh kenapa kau tertawa Minnie??” tanyaku


“habisnya, tulisan junsu hyung…kayak ceker anak ayam” kata changmin


“eeeh?? Kau menghina tulisanku” sebal junsu


Plaaak… sebuah pukulan kecil bersarang dikepala changmin


“ jae hyuuuung…kenapa memukulku?” Tanya changmin


“kau itu…magnae harus menghormati hyungnya..setidaknya kau harus menghargai usaha hyungmu dong” ujar jaejoong hyung


“kau dengar itu magnae…magnae kecil he he he” kata junsu dengan puas


“aku tidak keciiiiiiil…lihat saja junsu hyung, aku akan tumbuh besar dan tinggi melebihi dirimu weeeeeek” ujar changmin


Aku hanya bisa terkekeh bersama yunho hyung. Dan aku hanya bisa berharap semoga debut kami lancar besok sehingga momen seperti ini akan terus ada..


TBC

Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaah….mian lamaaaa..>< abisnya…banyak godaan ^^ he he he…thank’s for read and…always keep their faith..^^

6 thoughts on “CAUSE THEY CALLED “TVXQ” chap 2

  1. Kim Hyun Rin (nimashinki) berkata:

    Wkwkwk lucu.. Itu changmin msh kecil pasti udh tinggi bgt. Eh gmn ya kalo jeje keriput? Wkwkwk
    oh ya adik yoochun bukannya yoohwan? Kok yonhwa. Tp aku gapeduli. Yg penting DBSKnya. Hahaha
    lanjut ya eon…

  2. ama-chan berkata:

    hwaduuuh..mian .. wkt ngetik kpikiran ma cn blue..jd ktuker dah..
    T.T
    bow..minta pngampunan..
    *digetok uchun*
    uchun : author sarap..sjak kpn adk gw brubh nama..
    ama : salahin yonhwa..knp dia dtg pas q lg buat ff
    yonhwa : chun hyung..gbuk author yuuk
    ama:andwae..iy iy ngaku salah *puppy eyes*

  3. Kenapa ya, koment ku ga masuk stelah aku baca chap 1? Mungkin coz via HP kali ya? Mudah2an yg ini masuk deh amin
    Chunpa babo ah, Yoohwan Lg kangen mlh ponsel nya ga d charger dulu?!
    Dasar JJ oppa mang narsis, pke bandingin kulitnya ma kulit Yunpa..
    Minpa ga usah gtu, dikau yg paling tinggi diantra semuanya koq..

    Oke thor, lanjuut kan ^^

  4. teph berkata:

    Ngbayangin perjuangan mrk dr dl yg msh ber5 itu emank bkin nyesek yah… Tp in FF ajib sumpah, gw jd ky baca buku diary mereka aj gt..gw mnganggap in FF ky beneran..ehehehe..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s