Happiness chap 8


Title : Happiness

Cast : dbsk member

Genre :romantic

Rating :  NC17 /Straight

Author : Lee eun ri

 

 

AUTHOR POV

 

Setelah eun cha tertidur jaejoong pun kembali duduk di samping ranjang yeoja itu. Ia masih berpikir tentang kecelakaan itu, ia ingin memastikan tapi tak tau harus menghubungi siapa. Ia memandang temannya itu dengan wajah sendu, ia tak mengira jika sahabatnya ini akan mengalami hal seperti sekarang ini.

 

Tak lama ia keluar untuk membeli beberapa minuman. Ia memilih minuman untuk eun cha. Saat ia sedang berjalan untuk kembali ke kamar. Ia melihat beberapa orang seperti sedang bingung. Ia pun menegur orang itu.

 

“permisi, apa anda perlu bantuan?” tanyanya sambil menepuk pundak orang itu. Orang itu pun menoleh padanya dan saat ia melihat siapa orang-orang itu ia membelalakan matanya.

 

“yu yunho?” ucapnya tak percaya

 

“ne, ini aku. Aku, yuchun dan changmin baru saja pulang dari jepang tadi. Aku langsung ke toko tapi orang disana bilang eun cha sedang sakit jadi aku cepat-cepat kemari. Dongsaeng-ku sakit apa?” tanya yunho khawatir

 

“bu bukankah kau meninggal karena kecelakaan pesawat? Aku dan eun cha baru saja melihat beritanya di tv. Ada namamu tertera sebagai korban kecelakaan yang meninggal. Eun cha sangat histeris tadi saat melihatnya.” ucap jaejoong membuat ketiga namja di depannya ini kaget.

 

“kami baik-baik saja. Mungkin itu hanya kebetulan saja namanya sama denganku. Dongsaeng-ku sakit apa?” tanya yunho lagi

 

“ah syukurlah kurasa eun cha bisa tenang nanti jika bangun. Eun cha hanya lelah dan terlalu banyak berpikir. Dia juga kurang makan. Dokter bilang dia harus banyak istirahat dan tidak memikirkan hal yang berat-berat. Sekarang dia sedang tidur. Ayo masuk ke kamarnya” ucap jaejoong. Ketiga namja itu pun mengikutinya.

 

Yunho menatap dongsaeng-nya itu dengan tatapan sendu. Ia tak tega melihat wajah pucat eun cha. Ia mengelus rambut yeoja itu dengan lembut.

 

“sejak kapan eun cha berada di rumah sakit?” tanya yunho

 

“seminggu yang lalu. Aku sudah berusaha meminta nomor ponsel-mu tapi dia tak memberikannya. Dia bilang tak mau membuatmu khawatir padahal aku yakin eun cha sangat ingin mengetahui keadaanmu karena setelah kau pergi dongsaeng-mu itu selalu khawatir karena memikirkan keadaanmu” jawab jaejoong

 

mendengar penjelasan jaejoong, yunho mencium pipi dongsaeng kesayangannya itu. Ia tak menyangka jika eun cha sakit karena memikirkannya.

 

“bagaimana kondisinya sekarang? Apa membaik?” tanya yuchun

 

“sebelum mendengar berita itu dia baik-baik saja tapi makannya cukup sulit.” jawab jaejoong.

 

Hati yuchun teriris melihat yeoja yang ia cintai berada di rumah sakit. Ia menatap wajah pucat eun cha, pipi yeoja itu tengah di belai lembut oleh yunho. Ia juga bisa melihat wajah sahabatnya itu yang terlihat sangat khawatir.

 

Changmin melihat eun cha, ia ingin sekali menukar posisi yeoja itu sekarang. Ia tak mau melihat eun cha seperti sekarang ini.

 

‘lebih baik aku yang sakit dari pada melihatnya seperti ini’ batin changmin. Ia melihat yunho yang duduk di sebelahnya dengan terus menatap eun cha. Tak lama ia melirik yuchun yang ada di depannya yang juga sedang menatap eun cha. Ia tak suka melihat namja itu berada di samping yeoja yang ia cintai. Ia sangat cemburu.

 

Jaejoong tak sengaja melihat tatapan changmin pada yuchun yang berdiri di sebelahnya. Ia merasa jika namja itu tak menyukai yuchun berada dekat dengan eun cha dan menatap yeoja itu dengan lembut.

 

“Aku rasa kalian bertiga pulang dulu untuk beristirahat. Kalian terlihat sangat lelah.” ucap jaejoong.

 

“aku tak mau meninggalkan dongsaeng-ku lagi. Aku ingin tetap di sini” ucap yunho

 

“tapi paling tidak kau bersihkan dulu dirimu. Kurasa eun cha akan lebih khawatir jika melihat keadaanmu seperti sekarang. Biar aku merawat eun cha selama kau pulang.” ucap jaejoong membujuk yunho. Ia melihat wajah namja itu sangat lelah.

 

“baiklah aku akan pulang dulu, aku akan segera kembali. Aku titip dongsaeng-ku sebentar ya. Ayo yuchun, changmin kita pulang dulu” yunho pun mencium kening eun cha dengan lembut dan pergi. Yuchun mengelus rambut yeoja itu lalu mengikuti yunho. Changmin yang melihat itu hatinya langsung panas. Ia melihat namja itu melewatinya lalu mengikuti yunho. Ia menatap eun cha lalu mencium pipi yeoja itu. Setelah itu ia pun pergi menyusul yunho dan yuchun.

 

Jaejoong menghela napas lega. Ia menatap eun cha dengan senyuman. Ia duduk di samping ranjang sambil membaca majalah.

 

Saat sedang asik membaca ia melihat yeoja itu terbangun, ia pun langsung mendekati yeoja itu. Eun cha menatap jaejoong yang setia di sampingnya. Ia tersenyum pilu menatap namja itu tapi tak lama ia kembali menangis. Namja itu langsung menghapus air matanya.

 

Jaejoong kini duduk di tepi ranjangnya sambil terus menenangkannya. Ia menggenggam tangan namja itu dengan sangat erat.

 

“oppa-mu tak meninggal eun cha-a. Dia masih hidup jadi kau tak usah sedih lagi” ucap namja itu padanya. Ucapan itu baginya hanyalah untuk menenangkannya semata.

 

“jangan berusaha menghiburku lagi.” ucap eun cha datar.

 

“aku bukan sedang menghiburmu eun cha-a. Aku…” ucapannya dipotong oleh yeoja itu.

 

“peluk aku, kumohon sekali ini. Aku butuh seseorang sekarang” pinta yeoja itu padanya dengan wajah sedih. Ia pun mau tak mau memeluk eun cha, yeoja itu memeluknya dengan sangat erat dan enggan melepaskan pelukan itu. Ia merasakan dadanya basah, yeoja itu kembali menangis dan menyebut nama yunho.

 

Yunho datang ke rumah sakit setelah mandi dan berganti pakaian, begitu pun dengan changmin dan yuchun. Ketiganya bertemu di rumah sakit. Yunho membuka pintu kamar dongsaeng-nya itu dengan perlahan, ia tak mau mengganggu istirahat eun cha. Saat ia membuka pintu ia melihat dongsaeng-nya tengah memeluk jaejoong. Perlahan ia masuk mendekati keduanya.

 

Changmin dan yuchun kaget melihat yeoja yang mereka cintai memeluk namja lain. Hati keduanya cemburu melihat pemandangan itu.

 

Jaejoong yang sadar melihat kedatangan yunho dan yang lain perlahan melepaskan pelukan eun cha. Yeoja itu menunduk, ia menghapus air mata yeoja itu.

 

“lihat siapa yang datang eun cha-a” ucap jaejoong pelan sambil menunjuk yunho. Yeoja itu membelalakan matanya melihat yunho oppa-nya. Ia kembali menatap jaejoong bingung.

 

“siapa dia? Kau menyewa orang yang mirip oppa-ku agar aku tak sedih lagi? Suruh dia dan temannya pergi. Kalian pergi!!” teriak eun cha. Yeoja itu berpikir jika namja itu hanyalah namja yang mirip dengan oppa-nya yang ia pikir sudah meninggal. Ia kembali menangis dan melempar bantal dan barang-barang yang ada di dekatnya.

 

Hati Yunho sakit melihat dongsaeng-nya seperti itu karenanya. Ia berusaha mendekati eun cha namun yang ia dapatkan dongsaeng-nya itu malah semakin menjerit dan terus menangis.

 

“eun cha-a ini oppa” ucapnya lembut

 

“bohong” bentak eun cha. Yeoja itu semakin tak terkendali, jaejoong kembali dengan paksa memeluk yeoja itu dan menenangkannya. Yeoja itu memeluknya dengan erat sambil terus menangis. Ia mendengar yeoja itu bergumam sesuatu.

 

“jaejoong-a, oppa-ku sudah tiada. Aku sendiri lagi. Aku ingin oppa kembali” ucap yeoja itu padanya. Yunho masih bisa mendengar ucapan eun cha, begitu pun dengan yuchun dan changmin.

 

“hei, kau jangan berkata seperti itu. Oppa-mu belum meninggal, yang datang ini benar-benar oppa-mu” ucap jaejoong lembut lalu perlahan melepas pelukan eun cha. Ia menatap yeoja itu lembut lalu tersenyum.

 

“apa selama ini aku pernah berbohong padamu? Lihatlah baik-baik apa dia benar oppa-mu atau bukan. Kau pasti tau perbedaannya antara oppa-mu yang asli dengan bukan kan?” yeoja itu mengangguk lalu menatap yunho yang tengah menangis menatapnya.

 

Lama eun cha berpikir sambil menatap namja di depannya ini. Ia melihat namja itu menatapnya dengan pilu dan terus menangis. Ia menatap ke dalam mata namja itu. Seketika itu juga ia kembali menangis dan memanggil oppa-nya itu. Ia melebarkan tangannya meminta oppa-nya itu memeluknya. Melihat itu yunho menghampiri eun cha lalu memeluk dongsaeng-nya itu dengan erat.

 

“oppa” panggil eun cha

 

“ne oppa disini. Oppa tak akan lagi membuatmu sedih sampai seperti ini, mianhae” ucap yunho. Yeoja itu semakin mempererat pelukkannya. Melihat pemandangan itu jaejoong tersenyum senang.

 

Eun cha melepaskan pelukkannya dan menatap oppa-nya itu. Ia memegang pipi yunho dengan tersenyum.

 

“oppa baik-baik saja kan? Tak ada yang terluka?” yunho langsung menggelengkan kepalanya membuat yeoja itu tersenyum lega. Ia melihat yuchun dan changmin berdiri menatapnya.

 

Ia meminta kedua namja itu untuk mendekatinya. Ia melihat keduanya terlihat sehat.

 

“Kalian sehat-sehat saja kan?” tanya eun cha. Changmin mengangguk menjawab pertanyaannya.

 

“ne, aku baik-baik saja” jawab yuchun. Eun cha tersenyum lega. Yunho membelai rambut dongsaeng-nya itu dengan lembut. Tak lama perawat datang membawa makanan untuk eun cha. Reflek jaejoong pun langsung mengambilnya dan memberikannya pada eun cha.

 

Eun cha menatap jaejoong, yang kini sedang mengupas buah untuknya. Yunho, yuchun dan changmin melihat yeoja itu menatap jaejoong.

 

“kau menyukainya ya?” bisik yunho menggoda dongsaeng-nya itu. Yuchun dan changmin masih bisa mendengar ucapan yunho, mereka penasaran dengan jawaban yeoja itu. Sejak tadi hati kedua namja itu terbakar api cemburu melihat kedekatan eun cha dengan jaejoong ditambah kini yeoja itu menatap namja yang tengah mengupas buah itu. Mendengar itu eun cha berdecak

 

“tentu saja tidak. Oppa jangan macam-macam ah” jawab eun cha lalu melanjutkan makannya dengan malas. Jujur jika tidak ada yunho, ia sangat enggan memakan makanan dari rumah sakit.

 

Melihat eun cha telah selesai makan jaejoong langsung memberikan obat dan buah yang ia kupas tadi pada eun cha. Yeoja itu seperti biasa menatapnya dengan kesal.

 

“makan lalu minum obatnya. Aku tak perlu lagi memaksamu kan?” ucap jaejoong sambil melirik yunho. Yeoja itu memandangnya kesal. Ia tau jika ada yunho, yeoja itu akan selalu patuh. Melihat yeoja itu meminum obat dan memakan buahnya ia pun tersenyum penuh kemenangan. Selama ini yeoja itu sangat sulit makan dan minum obat.

 

Selesai makan buah eun cha melihat wajah jaejoong sangat lelah. Ia tak tega melihatnya. Ia menyuruh namja itu duduk di samping ranjangnya. Namja itu menurut. Ia langsung memeluk namja itu dengan erat. Ia merasa beruntung memiliki teman seperti jaejoong.

 

Jaejoong tersentak kaget dengan pelukkan eun cha. Ia menatap yunho yang terlihat sama kaget sepertinya. Ia juga melihat tatapan tak mengenakan dari yuchun dan changmin.

 

“kau kenapa?” tanya jaejoong

 

“gumawo jaejoong-a, selama aku sakit kau terus menjagaku.” ucap eun cha membuat jaejoong tersenyum dan membalas pelukan yeoja itu. Tak lama yeoja itu melepaskan pelukannya.

 

“pulanglah, kau pasti lelah kan? Istirahat dan sekali lagi gumawo.”

 

“baiklah. Kau sudah ada yunho oppa-mu yang menjaga jadi aku pulang.” ucap jaejoong lalu mengambil jaketnya. Ia melangkah pergi tapi langkahnya terhenti saat ia mengingat sesuatu.

 

“ah iya yunho. Aku hanya ingin memberitahukanmu jika selama ini dongsaeng-mu itu sulit sekali makan. Jika makan hanya 5 suap tidak lebih. Minum obat pun sangat susah, eun cha selalu tidak mau meminum obat dan terkadang menyembunyikan obatnya” ucap jaejoong. Mendengar itu yunho langsung menatap dongsaeng-nya. Eun cha merutuk jaejoong karena memberitahukan hal itu. Ia menatap yunho dengan wajah tanpa dosa.

 

“jaejoong biar kuantar sampai depan. Yuchun changmin tolong jaga eun cha sebentar” kedua namja itu mengangguk.

 

Melihat yunho sudah pergi yuchun langsung duduk di tepi ranjang yeoja itu. Changmin pun melakukan hal yang sama. Kini keduanya menatap yeoja yang mereka cintai dengan lembut.

 

Melihat tatapan kedua namja itu membuat eun cha salah tingkah. Ia tak tau harus memulai bicara apa karena sejak jaejoong dan yunho pergi ketiganya tak ada yang membuka suara. Kedua namja itu terus menatapnya. Melihat remote tv ia langsung mengambilnya dan menyalakan tv. Ia berusaha mencari acara yang menarik dan berusaha untuk mengabaikan tatapan kedua namja itu tapi sangat sulit.

 

“bisa tidak kalian tidak menatapku seperti itu?” pintanya

 

“mianhae mianhae” ucap yuchun.

 

“bagaimana urusan di jepang?” tanya eun cha saat ingat bisnis oppa-nya.

 

“lancar” jawab changmin

 

“walaupun awalnya sangat sulit tp beruntung kita bertiga tidak menyerah dan terus membujuk orang itu” ucap yuchun menambahkan. Eun cha menghela napas lega.

 

Tak lama ponsel yuchun berbunyi, ia mengangkatnya. Yunho meneleponnya dan menyuruhnya ke halaman depan rumah sakit untuk menemaninya ke swalayan. Ia pun mengiyakannya lalu menutup teleponnya.

 

“aku keluar sebentar dengan oppa-mu. Kami akan ke swalayan terdekat.” ucap yuchun lembut. Eun cha mengangguk dan tersenyum.

 

Melihat yuchun sudah pergi changmin menatap eun cha. Ia cemburu yeoja itu begitu lembut pada yuchun. Ia memegang dagu yeoja itu agar menatapnya. Yeoja itu menatapnya. Ia tersenyum melihat eun cha kini hanya menatapnya tanpa gangguan yuchun. Ia membelai lembut pipi yeoja itu.

 

“kau tampak kurus. Apa kau di sana baik-baik saja? Ah iya apa oppa-ku makan dengan teratur?” tanya yeoja itu padanya.

 

“aku baik-baik saja. Oppa-mu sedikit kurang teratur makannya tapi aku dan yuchun selalu menyuruhnya makan jika dia lupa” jawab changmin

 

yeoja itu menghela napas lega. Perlahan ia mendekatkan wajahnya pada eun cha lalu mencium bibir mungil itu dengan lembut.

 

Eun cha sedikit tersentak saat namja di depannya ini menciumnya. Tapi namja itu menciumnya dengan lembut membuatnya terhanyut dan membalas ciuman itu. Tak lama namja itu melepaskan ciumannya dan menatap eun cha dengan tersenyum. Ia mencium pipi yeoja itu.

 

“kau harus banyak istirahat dan jangan terlalu berpikir yang berat-berat.” yeoja itu mengangguk pelan.

 

“kau tau selama aku di jepang, aku selalu merindukanmu, aku ingin meneleponmu dan menemuimu tapi urusan di sana sangat menyita waktu.” ucap changmin

 

“bohong. Kau mulai pandai merayuku ya” ucap eun cha sambil memainkan jari tangan changmin.

 

“aku tidak sedang merayumu. Kata-kataku tadi benar-benar dari hatiku” ucapan changmin tak di tanggapi oleh eun cha. Yeoja itu terus menatap changmin sambil memainkan jari tangan namja itu.

 

Tak lama yunho dan yuchun datang sambil membawa apa yang tadi mereka beli di swalayan terdekat. Eun cha langsung menyambut kedatangan kedua namja itu dengan senyuman.

 

Yunho menaruh bawaannya di atas meja di samping ranjang eun cha. Begitu pun yuchun, ia menaruhnya di atas meja.

 

“apa yang kalian beli?”tanya yeoja itu penasaran. Yuchun langsung mengeluarkan sesuatu yang ia beli.

 

“aku mau.” pinta eun cha manja

 

“aish tidak tidak. Kau masih sakit masa mau makan ice cream? Yang lain saja. Kau juga yuchun kenapa membeli itu.” yeoja itu memanyunkan bibirnya dan langsung diam seribu bahasa. Yunho memberikannya makanan lain tapi dongsaeng-nya itu hanya diam tak menggubrisnya. Ia menghela napasnya, ia menyerah jika eun cha sudah seperti ini.

 

Melihat sahabatnya itu menghela napas, yuchun langsung memberikan ice cream yang ia beli sengaja untuk eun cha. Yunho memandang kesal sahabatnya.

 

Yunho mengambil ice cream dari tangan yuchun lalu memberikannya pada eun cha. Yeoja itu mengambilnya dengan penuh senyum. Dongsaeng-nya juga mencium pipinya.

 

“gumawo oppa” ucap eun cha padanya.

 

“dasar” yunho mengacak-acak rambut dongsaeng-nya itu.

 

***

 

dua hari setelah kedatangan yunho kini eun cha perlahan membaik dan hari ini yeoja itu sudah di perbolehkan pulang. Yunho membereskan barang-barang dongsaeng-nya.

 

Tak lama yuchun datang menjenguk eun cha. Ia tersenyum menatap eun cha. Ia menghampiri yunho dan ikut membantunya.

 

Selesai membereskan barang ke dua namja itu kini duduk di sofa. Eun cha yang merasa bosan pun perlahan turun. Yunho langsung membantu dongsaeng-nya untuk turun.

 

“hyung mobil sudah siap” ucap changmin saat datang.

 

“ne. Ayo”

 

eun cha kini berada di dalam mobil. Ia duduk di belakang bersama yunho. Changmin menyetir dan yuchun duduk di depan.

 

“sampai di rumah kau harus istirahat dan jangan melakukan pekerjaan yang berat-berat, mengerti?” ucap yunho memperingatkan

 

“tapi aku kan sudah sehat.” yunho tak menjawabnya. Eun cha hanya diam, ia tau jika yunho tak membalas ucapannya berarti ucapan oppa-nya itu tak mau dibantah dan harus di turuti. Ia menghela napas lalu memeluk lengan kekar oppa-nya itu.

 

“mianhae” ucapnya. Yunho membelai rambut dongsaeng-nya lalu mencium puncak kepala eun cha.

 

“hmm” ucap yunho singkat.

 

Sampai di apartemen yunho membawa eun cha naik ke apartemen. Changmin dan yuchun membantu membawa barang-barang eun cha.

 

Kedua namja itu menaruh barang-barang eun cha di atas meja. Mereka menatap punggung eun cha yang sedang berjalan ke kamarnya dengan yunho berada di samping yeoja itu. Tak lama keduanya saling bertatapan.

 

“setelah ini kita harus bicara” ucap changmin sambil menatap yuchun tajam.

 

“bicarakan apa? Kurasa tak perlu ada yang kita bicarakan” jawab yuchun berusaha santai.

 

“jangan berpura-pura tidak tau. Kita harus membicarakan tentang eun cha. Yeoja yang sama-sama kita cintai” ucap changmin sambil mengatur emosinya. Ia ingin sekali memukul yuchun yang terlihat santai. Ia sudah tak bisa bersabar lagi menunggu keputusan eun cha memilih diantara keduanya.

 

“baiklah jika itu maumu. Kita bicarakan di luar setelah ini” jawab yuchun. Sebenarnya ia malas berurusan dengan changmin apa lagi setelah mengetahui jika namja di depannya ini mencintai yeoja yang sama seperti dirinya. Ia mau tak mau menurutinya karena ini membicarakan tentang eun cha. Ia ingin tau apa yang akan dibicarakan changmin.

 

Tak lama yunho datang menghampiri yuchun dan changmin. Keduanya pun langsung berpamitan pergi.

 

Kedua namja itu kini berada di cafe yang hari itu terlihat tak terlalu banyak pengunjung. Pelayan datang membawa minuman yang mereka pesan.

 

“apa yang mau kau bicarakan?” tanya yuchun sambil meminum minuman yang ia pesan tadi. Ia mengaduk-aduk minuman itu tanpa menatap changmin. Ia terlalu malas untuk menatap namja itu.

 

TBC

 

NOTE: UNTUK MINTA PASSWORD BISA LIHAT >> DISINI << 

Komen yang minta password di FF tidak akan author tanggapi karena sudah ada tempatnya tersendiri. terima kasih

 

26 thoughts on “Happiness chap 8

  1. sintaa88 berkata:

    Ok disini cemburu bgt sama eun cha direbutin 2 cowo -_- punya oppa kaya yunho sama dirawat sama jae oppa ahh god kepengen bgt ckckc
    Lanjutannya thor jgn lama2 hehe

  2. kei berkata:

    hehe
    seneng dah banyak moment jaecha..
    ada moment mincha juga..

    huwaa..
    pengen punya oppa kek yun..
    kei gak punya oppa sih..
    huhu

    kalo diliat-liat,, keknya nih ff bakal panjang ya gal?
    alna eun cha nya aja belom tau cintanya ama sapa..
    tapi gak papa..
    bakal ditungguin lanjutannya..
    *ya iyalah,, kan kei yang request*

  3. teph berkata:

    Ga bosaaann ko chingu bner de..ini ff rame bnget malah..cm berharap aj biar yuchun yg akhrny dipilih euncha,ehehehe..*ngarep*
    Aarrgh itu bnran ga suka baca part changmin nyium euncha! Ga rela! Euncha cm pny yuchun ajah..trs2 gmn kbr yeoja pcr-ny jae? Kayany ud ga prnh dceritain lg percintaanny jj..junsu jg ud ga kluar ya chingu?

  4. kok aku ngerasa euncha lebih dominan k jj oppa, kyk y suka n ngebutuhin jj tapi euncha y ngak sadar. . . .
    Aku jd ikutan bingung ma sikap y euncha, ngak tau knp aku mau y euncha sama jj oppa. . . .
    n kyk y bakal perang nih MinChun hawa panas y mpe terasa *lebay* k sini he he he he. . . .
    Lanjut. . .

  5. Eh,,ternyata yang mati itu bukan yunho toch!? Syukurlah kalo gitu..
    Jae oppa ,aku juga mau dipeluk dong kaya euncha,kekeke..
    Cailah,,duel antara changmin dan yuchun nih,hha..
    Tau ga unn,aku sempet kebalik loch sama ff yang meet u,pantesan aja aku sempet ga ngerti gitu #plak
    Jangan lupa oleh2 buat aku ya unn🙂 ..
    Hase unn : siapa lo coba??😛

  6. asri berkata:

    Aduh… sumpah ngiri bgt ma euncha,….

    bis di part kmarn ma chunn di lift, skrag ma min n jae (walopun cuma skilas n pelukan doank) ttp aja bkin jelous…..

    pa lg, min ma chun mu trang2n battle, uft….. sumpah pngen jd euncha…..

  7. "deewookyu" berkata:

    enak banget jadi euncha…

    tapi kayaknya euncha bisa suka deh sama JJ

    dari pada pusing milih Changmin _ Yoochun…

    Yunho nya gak punya pacar ya, chingu..

  8. Ternyta yg meninggal tu bkn yunpa, baguslah kalo gtu… ^^
    Eun cha beruntung bgt sih, d cintai namja2 tampan…
    Euncha drpda bingung milih chunpa and minpa,
    Mending pilih JJ oppa aja…
    D tunggu lanjutannya, eon

  9. soomin berkata:

    yeyyyy rupanya bkn yunho yg meninggal, sedih bgt kalo bener u,u pas awal2 mengharukan bgt deh, tp jadi seruuuuu..
    Siapa yg bakal dipilih euncha? Aku setujunya sih sama yuchun aja kali ya?

  10. niita minnizer berkata:

    aaaahhh
    syukurlah mereka b.3 masii hidup
    kasian eun cha,,

    hyaaa,,changmin ga ad dewasa2.x
    sdikit2 cemburu
    nda kya chunnie tenang..toh eun cha yg ntar memilih antara mereka b.2,,chunnie jg nda maksa,,tuu hak.x eun cha..
    Huweee..chunnie rela.x ya klo nanti eun cha nda milih dy,,andweee
    huhu

  11. OMONAAAA! seru bgt :33 author makan apa sih bisa bikin ff seru kyk ginih?? -_- ganyangka aja + bikin deg2an untung ae yunho masih hidup *padahal aku pikir bakalan mati si yunhonya*

    penasaran apa yang bakal dibicarain sama yuchun !!

    ._.

  12. shaakimchi berkata:

    iih..kaget waktu jaejoong liat bang uno..
    Syukurlah kalo ternyata salah orang..
    Chap ini lebih pendek ya ?dan kurang adegan yg menegangkan..tp gapapa..aku maklum ko kalo ngtik dari hape..
    Waah..ga kerasa dlm 1 hari aku uda baca 3 chap..eh,apa 4 ya ?intinya aku cukup interest ama ff ini..
    Next chap aku tunggu..
    Author fighting !🙂

  13. onniee mianhae *bow*🙂

    ah untung aja salah org jadi ternyata yunho yuchun changmin gak masuk daftar list yg meninggal (amit2 jabang bayi jangan sampe ya allah jauh2 pahit2) heehh seneng aku ngeliat euncha sama yunho, enak banget jadi euncha punya oppa kayak yunho aku juga mau dah tuh hahahaha😄

    hehe segitu aja comment dari aku abisan gaktau alias bingung mau comment apa lagi ini hahahaha, sekali lagi mian onnie *bow*

  14. haajeyong berkata:

    Huuuh lega uno gag jdi mati…omo jeje oppa prhatian skali…ya ampun jdi tmbh penasran spa eang dplh euncha,apalagi stlh euncha memblas kisseu minnie…wah mrka be2 mau ngomongn pa ya ?

  15. Novia_Cutecassieast "Vie_yunhotic" berkata:

    Alhamdulillah~
    ternyata yunho, yoochun and changminnya gak kecelakaan and bisnis mereka juga lancar. .

    Eun chan emang gak punya perasaan yah ama Jae..
    Huaa nich yoochun & changmin makin gencar aza dekatin eun chan
    jd bingung siapa yang akn d pilih,,

    go to next chap. .eka juga lancar. .

    Eun chan emang gak punya perasaan yah ama Jae..
    Huaa nich yoochun & changmin makin gencar aza dekatin eun chan
    jd bingung siapa yang akn d pilih,,

    go to next chap. .

  16. putrimays berkata:

    kirain beneran si yunho yang meninggal..
    ternyata cuman salah orang toh..

    jadi eun-cha enak banget ya diperhatiin sama yunho, yoochun dan jaejoong..
    *envy banget aku

    NICE FF ONNIE

  17. ih, si euncha gmn sih? bimbang sih bimbang, tp jgn mau aja dicium sama 2 namja itu dong. *padahal aq klo gtu mgkn gk bs nolak kali ya, kekeke~😄

    alhamdulillah, sujud sukur deh oppaku gk jadi mati. hehe~
    penasaramn sama yg pengen diomongin minnie nih.
    lanjut ke next chapt yaaa ^^

  18. lovejj berkata:

    Waduh, mw omongin apaan tuh…
    Asal jgn berantem aja yuchun n changminnya..
    Tpi kira2 sapa yg nantinya jdi namjachingu nya eun chan ya…
    Asik bgt jdi eun chan, dicium 2 namja ganteng…

    Gimana klo ternyata endingnya eun chan jadian ma jj oppa,
    Nangis darah yg ada yuchun n changminnya…
    Kasiannnn…
    Kan jdinya patah hati,,m

  19. christie berkata:

    Baru pertama ini tergoda membeca ff, sangat menghibur teman pelepas lelah disela sela menikmati istirahat. Pertama mengenal DBSK setelah nonton dating on eart…salam kenal ya semuanya, buat autornya semangat terus semoga sukses!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s