Meet U chap 8


Title: Meet u

Cast: u can see when u read it

Genre: romance, friendship ? ga tau juga mungkin bakal nambah genrenya

Rating:  NC17/straight

Author :Eun Ri a.k.a chinatsu


 CHAP 1 CHAP 2 CHAP 3 CHAP 4 CHAP 5 CHAP 6 CHAP 7

AUTHOR POV

Hyun rin, jaejoong, junsu dan yuchun kini sedang dalam perjalanan pulang. Jaejoong melihat kearah yeoja di sampingnya yang memandang keluar jendela mobil. Pandangannya kini teralihkan saat melihat jaket yeoja itu yang masih ada bekas muntahannya tadi, ia melirik yeoja itu yang masih asik menatap keluar jendela.

sepertinya ia tak sadar jaketnya masih ia pakai’ batinnya. Tak lama ia menepuk pundak yeoja itu sontak yeoja itu menengok kearahnya. Ia langsung menunjuk kearah jaket yeoja itu, hyun rin hanya diam tak mengerti apa yang ia maksud.

jaketmu” ucapnya. Yeoja itu menatap jaketnya dan tersenyum padanya.

apa kau tak merasa bau dengan itu? cepat buka” ucapnya lagi.

mian membuat oppa mencium bau tak sedap ini tadi aku tak memikirkan harus membukanya dulu” ucapnya sambil membuka jaket yang ia pakai. Namja itu langsung  mengambilnya dan menaruhnya di bawah. Yuchun yang sejak tadi diam duduk di depan hanya tersenyum melihat kedua orang di belakangnya itu.

hyun rin-a memangnya kau memikirkan apa tadi saat hyung muntah?” ia mendengar yeoja itu berdecak.

tentu saja aku memikirkan kesehatan jaejoong oppa. bagaimana kalau nanti oppa sakit? apa lagi kulihat tadi jaejoong oppa muntahnya banyak dan wajahnya sangat pucat membuatku sangat khawatir” mendengar ucapan yeoja itu wajah jaejoong memerah tapi hatinya hangat dan senang mendengarnya. Ia menatap wajah yeoja di sampingnya ini, yuchun dan junsu saling bertatapan dan tersenyum mendengarnya. Mereka sangat yakin jika keduanya saling mencintai, hanya saja sepertinya yeoja itu belum menyadarinya.

ah apa oppa sudah baikkan sekarang?” tanyanya. Jaejoong mengangguk dan tersenyum membuat yeoja itu bernapas lega.

Tak lama yeoja itu menyandarkan bahunya dan merentangkan kedua tangannya kedepan. Perlahan tanpa sadar ia tertidur dan menyandarkan kepalanya di bahu jaejoong, namja itu tersentak dan melihat wajah yeoja di sampingnya yang sudah terlelap. Ia tersenyum melihat wajah manis hyun rin saat tertidur, perlahan tangannya membelai lembut pipi yeoja itu dan tanpa sadar ia mencium puncak kepala yeoja itu. yuchun dan junsu yang sejak tadi duduk di depan hanya diam saja, mereka bisa melihat apa yang di lakukan hyung mereka lewat kaca. Mereka berdua tersenyum melihat hyungnya sudah mulai berani menunjukkan perasaannya walaupun yeoja itu sudah tertidur. Sebenarnya mereka sudah sampai di depan apartemen sudah cukup lama hanya saja junsu dan yuchun tak mau mengganggu keduanya jadi mereka diam saja menunggu waktu yang tepat untuk memberitahukannya.

Setelah memandang hyun rin cukup lama ia merasakan jika mobil sudah berhenti. Ia menatap keluar ternyata sudah sampai di depan gedung apartemennya. Ia melihat kedepan kedua membernya seperti tertidur.

ya junsu-a, yuchun-a sudah sampai kenapa tak mengatakan padaku?” tanyanya. Keduanya berpura-pura melenguh

ah mian hyung aku ketiduran” ucap yuchun beralasan yang sebenarnya tak tidur sama sekali. hyun rin pun melenguh dan memeluk lengan kekar jaejoong, namja itu melihat yeoja yang kini terbangun. Mata yeoja itu terbuka dan menatapnya, ia sepertinya belum 100% bangun dari tidurnya hingga masih saja memeluk lengannya. Ia hanya tersenyum kecil pada yeoja itu, ia melihat hyun rin mengedarkan pandangannya lalu kembali menyandarkan kepalanya di bahunya. Tak lama ia membenamkan wajahnya di lengan kekarnya dan semakin erat memeluk lengannya.

Saat yeoja itu membenamkan wajahnya di lengan kekar jaejoong dan menggelengkan kepalanya untuk mencari posisi tidur yang enak ia tiba-tiba berhenti. Ia langsung menatap pemilik lengan kekar yang kini ia peluk dengan erat, seketika itu juga ia sadar 100% jika namja itu jaejoong. Ia membelalakan matanya dan langsung melepaskan pelukkannya dan menjauh, wajahnya memanas karena malu. Ia menunduk dan meminta maaf atas perlakuannya yang tidak sopan.

Mereka keluar dari mobil, yeoja itu membungkuk dan berterima kasih. Keduanya melangkah ke dalam lift, sejak tadi yeoja itu terus saja terdiam dan menundukkan kepalanya karena malu dan takut jika jaejoong marah padanya. saat lift terbuka keduanya keluar, yeoja itu masih menundukkan kepalanya.

kau kenapa? sakit?” tanya jaejoong. Yeoja itu menggelengkan kepalanya cepat.

a apa oppa marah padaku? Mian tadi aku tak sengaja tidur di pundak oppa sampai-sampai memeluk lengan oppa.”

tidak apa, aku tidak marah. Sudah sana masuk dan istirahat” yeoja itu mendongakkan kepalanya dan tersenyum.

gumawo ah iya gumwo juga karena oppa tadi melindungiku dari namja aneh itu. selamat malam, mimpi indah ya oppa” ucap yeoja itu kini terlihat sangat riang.

ne, selamat malam” ucapnya berusaha bersikap biasa keduanya masuk kedalam apartemen masing-masing lalu beristirahat. Jaejoong sangat senang malam ini karena yeoja itu selalu memperhatikannya dan mengkhawatirkannya. Ia pun tertidur sangat nyenyak malam itu.

( ~ˇoˇ)~   ~(ˇoˇ~ )

Hari-hari berlalu hubungan hyun rin dengan ketiga member jyj pun semakin dekat. Yuchun semakin gencar mendekati hyun rin agar jaejoong hyungnya itu dengan cepat mendekati hyun rin secara terang-terangan. Yeoja itu sama sekali tak sadar jika yuchun mendekatinya selain untuk meminta bantuan juga untuk membuat jaejoong cemburu. Apa yang yuchun lakukan berhasil karena setiap kali ia mendekati yeoja itu di depan jaejoong, namja itu merasa sangat marah dan sangat cemburu tapi lagi-lagi ia hanya diam dan memendam perasaan cintanya itu, ia merasa jika harus mundur karena ia melihat sepertinya yuchun sangat mencintai hyun rin. junsu yang melihat hyungnya hanya diam hanya menggelengkan kepalanya terkadang ia kesal melihat hyungnya.

Kini jaejoong sedang bersantai di apartemennya seharian ia hanya di dalam beristirahat setelah beberapa hari yang lalu melakukan jadwal yang sangat padat bersama dengan kedua membernya. Sesekali ia memfoto kucingnya dan mengupdatenya di twitter, tak lama ia teringat akun yeoja itu. ia pun langsung membukanya dan melihat jika yeoja itu pun sepertinya sedang online. Ia tersenyum melihat tweet yeoja itu yang sepertinya seharian ini sangat senang dengan kegiatannya bersama teman di kampusnya.

Ia kembali menonton tv dengan kucing di sebelahnya, ia mengganti-ganti channel karena tak ada acara yang bagus. Tak lama ia matikan tv dan menghela napas karena bosan, ia melirik ke arah jam ternyata sudah jam 6. Ia pun membuka akun tweetnya lagi, ia melihat akun tweet hyun rin. ia membelalakan matanya saat membaca tweet yeoja itu yang mengatakan sedang berada di bukit sepi changyeol yang tak jauh dari seoul sendirian dan tak bisa pulang karena bis yang ia tunggu tak kunjung datang sedangkan semua temannya sudah pulang.

Dengan langkah cepat ia mengambil jaket dan kunci mobilnya, selama perjalanan ia berusaha secepat mungkin untuk segera sampai. Ia sangat cemas memikirkan yeoja itu yang sendirian di bukit itu. tiba-tiba jalanan macet membuatnya tambah cemas, ia memukul pelan setirnya karena kesal. Setelah macet selama 3 jam akhirnya jalan kembali lancar dan ia bisa melanjutkan perjalanan.

Semoga kau baik-baik saja” ucapnya cemas

Tak lama ia memperlambat laju mobilnya saat sampai di bukit, ia mengedarkan pandangan mencari yeoja itu. ia menghentikan mobilnya saat melihat yeoja itu tengah berdiri sambil menggenggam tangannya yang kedinginan, ia langsung memarkirkan mobil dan berlari keluar menghampiri yeoja itu. ia langsung menarik tangan yeoja itu hingga tubuh yeoja itu kini berada di dalam pelukkannya. Ia memeluk tubuh mungil itu sangat erat, ia sangat takut terjadi sesuatu padanya. yeoja itu tersentak kaget saat jaejoong datang dan langsung memeluknya, ia bisa merasakan napas namja itu terengah-engah. Perlahan dengan ragu ia membalas pelukan namja itu.

oppa ada apa? kenapa oppa sampai ada disini? Apa oppa sedang ada jadwal?” tanyanya bingung. Namja itu pun melepaskan pelukkannya dan menatap yeoja di depannya.

apa kau baik-baik saja?” tanya jaejoong tanpa menjawab pertanyaan yeoja itu.

ne aku baik-baik saja. oppa sedang apa disini? Kenapa sampai bisa kemari?” tanyanya lagi.

aku mencemaskanmu, tadi aku melihat tweetmu dan langsung menyusulmu kemari. Aku takut terjadi sesuatu padamu.” Yeoja itu menatap jaejoong tak percaya dengan apa yang ia dengar. Namja itu tersenyum kecil melihat reaksi yeoja di depannya. tak lama ia mengajak yeoja itu pulang, yeoja itu hanya diam tak bersuara ia masih kaget dengan apa yang jaejoong katakan tadi. saat perjalanan pulang hyun rin memberanikan diri untuk bertanya.

o oppa se selama ini oppa selalu membaca tweetku ya?” tanyanya sambil menunduk

ne, memang kenapa?”

a anni hanya saja kupikir hanya junsu oppa yang selalu membaca tweetku.” Jaejoong hanya tersenyum tapi tak lama senyumannya hilang saat mengingat yuchun. lama mereka terdiam.

o oppa bagaimana hubungan yuchun oppa dengan yeon ji eonni?” mendengar pertanyaan itu jaejoong langsung menatap yeoja di sampingnya bingung.

siapa dia?” tanyanya penasaran

dia asisten dosen di kampusku juga incaran yuchun oppa. apa oppa tidak tau?” jawabnya polos.

bukannya selama ini yuchun menyukaimu?” yeoja itu membelalakan matanya kaget

heh? Yuchun oppa? menyukaiku? Tidak oppa, oppa salah yuchun oppa itu menyukai yeon ji eonni dan selama ini meminta bantuanku untuk bisa berdekatan dengannya” ucap yeoja itu mantap. Seketika itu juga jaejoong tersenyum senang karena pikirannya selama ini tentang yuchun yang mencintai hyun rin salah.

oppa kenapa senyum-senyum terus?” namja itu langsung menggelengkan kepalanya dan kembali mengemudi. Selama perjalanan namja itu tak henti-hentinya tersenyum senang.

Saat sampai di apartemen dan yeoja itu akan masuk kedalam apartemennya tangannya di tahan oleh jaejoong. Ia berbalik menatap namja itu bingung, ia memiringkan kepalanya seolah bertanya ada apa. namja itu tersenyum melihat yeoja di depannya begitu polos dan manis.

boleh minta nomor ponselmu?” yeoja itu membelalakan matanya. Ia diam cukup lama hingga akhirnya tersadar dan memberikan nomor ponselnya pada jaejoong. Namja itu tersenyum dan mengucapkan terima kasih.

untuk apa nomor ponselku oppa?” tanyanya. namja itu seketika berwajah muram

memangnya kenapa? tidak boleh ya? apa hanya yuchun saja yang boleh menyimpan nomormu?” ucapnya marah. Yeoja itu tersentak saat namja itu terlihat marah, ia bingung kenapa namja di depannya tiba-tiba marah. Dengan cepat ia menggelengkan kepalanya.

bu bukan seperti itu oppa hanya saja aku bingung karena oppa tiba-tiba meminta nomorku” ucapnya menjelaskan pada jaejoong.

JAEJOONGPOV

Kulihat ia ketakutan dan berusaha menjelaskannya, aku memang marah dan cemburu saat ia menanyakan kenapa aku meminta nomor ponselnya. Aku merasa hanya yuchun sajalah yang boleh memiliki nomor ponselnya. Ya aku sekarang memutuskan untuk secara terang-terangan mendekatinya setelah mendengar jika yuchun bukan mencintainya tapi asisten dosen di kampusnya. Ia terus saja menjelaskannya padaku, aku sangat gemas melihat wajahnya yang lucu saat sedang seperti ini.

Aku berpikiran untuk menjahilinya dan ingin tau tentang perasaannya padaku, apakah ia mencintaiku juga atau tidak. Aku masih diam tak bersuara sedikitpun, aku menatapnya yang masih berusaha menjelaskannya.

oppa mianhae jangan marah, aku hanya heran saat oppa meminta nomorku saja” ucapnya.

sudahlah tak apa. sudah sana masuk” ucapku lalu berbalik dan masuk ke dalam apartemen. Saat di dalam aku tersenyum senang dan melompat-lompat seperti orang gila, ya mungkin aku sudah gila karena seorang yeoja bernama hyun rin. aku pun tertidur dengan mimpi yang sangat indah.

Paginya aku terbangun dengan senyum sangat cerah. Saat selesai mandi kudengar seseorang memencet bel, langsung saja aku membukanya. Kulihat ada nampan berisi makanan dan kotak besar. Kuangkat lalu kubawa masuk, kutaruh di atas meja makan. Kulihat makanan ini masih panas, kubuka kotak itu dan melihat semuanya berisi origami berbentuk bangau dan bintang, ada tulisan di setiap origami itu. kubaca satu persatu tulisannya hanya berisi kata maaf. Aku tutup kembali kotak itu dan melihat makanan yang masih panas itu, kulihat ada secarik kertas. Langsung saja aku ambil dan kubaca.

Oppa mianhae, jangan marah lagi.

Mianhae jika ucapanku membuat oppa tersinggung

From: Hyun rin

Aku tersenyum membacanya, aku tak menyangka jika ia akan sampai seperti ini. tak lama aku langsung memakannya sampai habis tak bersisa. Selesai makan aku mencuci piringnya dan duduk di sofa. kuambil ponselku yang ada di atas meja, kupencet tombol dan meneleponnya.

yeoboseo” sapanya

“…” kau hanya diam

ye yeoboseo? A a apakah k ka kau orang yang menerorku waktu itu?” tanyanya terdengar takut

bukan” jawabku gugup

la lalu siapa?” tanyanya lagi. Aku terdiam lagi

aish kenapa aku jadi gugup seperti ini? padahal hanya lewat telepon saja’ batinku

kim jaejoong” jawabku cepat.

oppa???” teriaknya. Aku menjauhkan ponselku karena teriakkannya.

aish ck” ucapku kesal

ah mianhae mianhae. Oppa masih marah padaku? Mianhae oppa, aku tak sengaja menyinggungmu” ucapnya memelas membuatku tersenyum kecil.

jangan dibahas lagi, aku tidak suka. kau yang membuatkan sarapan untukku tadi?” tanyaku berusaha berusaha menutupi kegugupanku

aish kenapa nada bertanyanya seperti itu, dia pasti merasa aku masih kesal dengan nada suara ketus seperti tadi.’ batinku kesal pada diri sendiri

ba baiklah. ne itu aku yang menyiapkannya, apa oppa sudah memakannya?” tanyanya

hmm sudah. Lain kali jika mau memberinya kau jangan menaruhnya saja lalu kau pergi. kau harus memberikannya secara langsung, arraseo?”

ne, arraseo oppa” jawabnya riang. Aku tersenyum mendengar suaranya kembali riang. Tak lama kudengar suara bel apartemennya berbunyi, aku langsung saja mengintip dari monitor di dekat pintu apartemenku. Aku bernapas lega ternyata hanya seorang security apartemen yang memberikannya paket. Aku pun kembali duduk

hyun rin-a, ada apa?” tanyaku mendengarnya sejak tadi terdiam

aku mendapatkan paket oppa tadi orang security memberikannya padaku” ucapnya

ah… paket apa? pasti dari namjachingumu kan?” tanyaku

anni, aku tidak punya namjachingu oppa.” jawabnya membuatku melompat senang, kulihat kucingku hanya menatapku dengan tatapannya yang datar.

ah kau belum punya pacar, lalu paket dari siapa?” tanyaku berusaha terdengar tenang olehnya.

aku tak tau nama pengirimnya disini dari appaku di chungnam tapi aku bingung oppa. appaku kan ada di London” aku mengerutkan dahi mendengarnya, sangat aneh. Tak lama aku teringat seseorang yang menerornya.

hyun rin-a jangan di … “

kyaaaaaaaa…..” ucapanku dipotong oleh teriakkannya. Sepertinya apa yang kupikirkan benar, langsung saja aku mematikan teleponnya dan keluar menghampiri apartemennya. Aku mengetuknya dengan sangat cepat, kulihat pintu terbuka dan ia terlihat pucat. Tubuhnya kutarik kedalam pelukkanku, tubuhnya bergetar hebat. Aku semakin erat memeluknya, ia perlahan membalas pelukkanku sama erat. Ia terisak dalam pelukkanku, aku berusaha membuatnya tenang. Tak lama ia bergumam sesuatu

ular” gumamnya membuatku tak mengerti

apa maksudmu?” tanyaku bingung.

i isi paket itu u ular o oppa” jawabnya membuatku membelalakan mata. Kupelas pelukkanku, ia  menatapku sambil menangis. Dengan cepat aku tutup pintu apartemennya agar ular itu tak keluar. aku membawanya masuk ke apartemen milikku, ia terus berdiri di sampingku sambil memeluk lenganku. Ia terlihat sekali sangat ketakutan, aku menyuruhnya duduk di sofa lalu memberikannya minum agar sedikit lebih tenang. Tak lama aku mengambil ponselku.

o oppa ma mau telepon siapa?” tanyanya dengan terisak

security. Aku akan meminta mereka mengusir ular itu dari apartemenmu” ia menggelengkan kepalanya membuatku bingung.

jangan oppa yang menelepon, biar aku saja” ucapnya

memang kenapa?” tanyaku lembut

na nanti jika mereka memanggil orang untuk mengusir ular itu dan melihat oppa disini mereka pasti akan langsung memberitahukan tempat tinggal oppa pada fans-fans oppa dan hidup oppa jadi tak tenang lagi nanti karena di ganggu. Biar aku yang meneleponnya oppa” aku menatapnya tak percaya, di saat seperti ini ia masih saja memikirkan orang lain. aku tersenyum dan memberikan ponselku, ia langsung menelepon security. Setelah menelepon ia mengembalikan ponselku dan tersenyum padaku, kuhapus air mata yang mengalir di pipinya.

gumawo oppa” ucapnya

hmm. Kau sudah merasa baikkan?” ia mengangguk dan tak lama ia berdiri. Aku pun reflek ikut berdiri. Ia berjalan menuju pintu apartemenku, kuraih tangannya hingga ia menengok kebelakang.

mau kemana?” tanyaku

aku harus memberitahu orang security tentang ular itu oppa.” ucapnya

apa kau yakin?” tanyaku ragu. Ia mengangguk mantap.

aku harus melihat ular itu keluar dari apartemenku agar aku merasa tenang.” Jawabnya. Aku pun mengangguk dan mengikutinya untuk menemaninya. Ia mencegahku untuk keluar, aku menatapnya bingung.

jangan oppa, nanti ada yang melihat aku keluar dari sini, dari apartemen oppa dan itu bisa menjadi gossip dan membahayakan oppa. oppa lihat saja dari monitor ini, pintu apartemen oppa kan langsung berhadapan dengan pintu apartemenku jadi bisa langsung melihatnya” ucapnya sambil menunjuk monitor disebelah pintu. Tak lama ia menatap pintu dan menghembuskan napasnya lalu keluar. aku melihat dari monitor jika ia terus berdiri di pojok dengan wajah ketakutan. Aku merasa tak berguna dengan hanya melihatnya seperti ini.

Kini ia terlihat menjauh saat orang-orang membawa ular yang cukup besar itu keluar dari dalam apartemennya. Kudengar jika orang-orang itu mengatakan jika semua ular sudah mereka tangkap, ia pun membungkuk berterima kasih. Ia langsung berbicara pada security jika jangan pernah menerima bingkisan/paket berupa apapun itu, security itu mengangguk lalu pergi. ia kulihat langsung terduduk lemas di lantai, dengan cepat aku keluar dan kembali memeluknya. ia membalas pelukkanku, ia kembali terisak tubuhnya kurasakan sangat lemas. Tak lama aku menggendongnya membawa masuk ke dalam apartemenku. Kubaringkan di atas ranjang milikku, ia terlihat sangat pucat membuatku sangat khawatir. Aku pergi kedapur untuk mengambil minuman lagi untuknya, kuberikan minuman itu padanya.

gumawo oppa. mianhae jadi merepotkan” ucapnya. Aku membelai pipinya yang basah karena air matanya, aku tersenyum lembut padanya.

tak apa. oppa panggilkan dokter ya?” tanyaku. Ia terdiam tapi tak lama ia menggelengkan kepalanya. Ia kulihat menghembuskan napasnya berat dan terlihat sangat lelah. Aku sangat khawatir padanya tapi jika kutanya keadaannya ia hanya tersenyum dan mengatakan baik-baik saja. ia terdiam cukup lama sambil tetap menggenggam tanganku, terlihat jelas jika ia masih ketakutan.

HYUN RIN POV

Kejadian tadi membuatku benar-benar syok dan ketakutan luar biasa. Untung saja ada jaejoong oppa yang menenangkanku. Aku terus saja diam dan memikirkan tentang terror itu lagi. Perlahan kurasakan jaejoong oppa mengelus lembut pipiku lagi, aku sedikit tersentak karena sejak tadi aku melamun. Aku menatapnya yang kini juga tengah menatapku dengan lembut. Entah kenapa sejak kemarin kurasakan jaejoong oppa sangat berbeda dari biasanya, sangat perhatian dan selalu tersenyum di depanku.

Aku sangat heran saat ia menyebut dirinya sendiri dengan sebutan oppa karena biasanya dengan kata ‘aku’. Mungkin baginya itu hal biasa saja tapi aku senang karena dengan begitu aku merasa sangat dekat dengannya sama seperti junsu oppa dan yuchun oppa. tapi entah mengapa rasanya sangat berbeda jauh dengan junsu oppa dan yuchun oppa. jaejoong oppa terasa sangat special, apakah karena oppa merupakan idolaku? Ah entahlah aku bingung sekarang, terlalu banyak pikiran di kepalaku hingga membuatku pusing.

kau yakin tak apa-apa?” tanyanya lagi. Aku pun mengangguk mantap, oppa masih terlihat cemas. Tak lama aku sadar jika sejak tadi aku menggenggam tangannya, langsung saja aku lepas.

mian” ucapku.

mian untuk?” tanyanya

se sejak tadi a aku menggenggam tangan oppa” ucapku tertunduk malu. Ia mengelus rambutku lembut, lalu menyuruhku beristirahat. Aku pun kembali berbaring di ranjang, saat aku sadar ini kamarnya aku kembali bangun, ia menatapku bingung.

se sebaiknya aku pergi oppa” ucapku gugup

kenapa?”

ini kan kamar oppa” ia kembali tersenyum dan mendorong tubuhku agar kembali berbaring, ia menyelimuti tubuhku.

tidak apa, kau istirahatlah di sini. Oppa yakin jika kau kembali ke apartemen sekarang kau tak akan bisa tenang, benarkan?” ucapnya yang kujawab dengan anggukkan. Ia tersenyum puas lalu menyuruhku istirahat.

jika membutuhkan oppa, oppa ada di ruang tengah” ucapnya di depan pintu sebelum menutupnya

ne, gumawo oppa” jawabku dengan tersenyum. Aku melihat sekeliling kamarnya yang cukup besar, ada aroma yang sangat khas dari kamar ini. aku sepertinya pernah mencium aroma ini tapi entah dimana, lama aku berpikir. Saat aku ingat aku tersenyum-senyum tak jelas, aroma kamar ini sama seperti aroma tubuh jaejoong oppa. aku menyadarinya saat teringat jaejoong oppa memelukku semalam di bukit dan tadi saat aku ketakutan. Aromanya sama dan sepertinya kau mulai menyukai aroma ini yang bisa membuatku nyaman dan tenang. Tak lama aku pun tertidur karena aroma kamar ini yang bisa membuatku nyaman dan tenang.

TBC

Yah author lanjut deh ni ff cmn karena ngerasa tanggung jawab ma ff sendiri. Buat para silent reader harap tobat yeeee. Author ni bikinnya kaga pke dengkul cuy….

Ni chapter kaga di protect soalnya males buanget.

Mian buat reader setia yang always komen *nunjuk2 nimas sama dbsk5forever* klo ngerasa ni ff tambah gaje and alurnya luambaaaaaaaat bgt, jujur author juga bingung kenapa bisa kyk gini, berasa slow motion bgt yak? Akhir-akhir ini emang ga tau kenapa bikin semua ff alurnya lambat bgt.btw ni ff makin aneh apa ga sih? perasaana uthor iya deh ==’

Komen yak cos kyk biasa nanti bakalan di protect lagi ^^

34 thoughts on “Meet U chap 8

  1. Kim Hyun Rin (nimashinki) berkata:

    eon nc nya mana? kekekeke~
    yaahh akhirnya jaejoong mau mendekati secara terang2an..
    waduh knp harus dapet teror terus sih…😦
    kyknya ga enak juga nich terus ngerepotin oppa..

    waaaaaaah seneng bgt aku ma lanjutannyaaaaaaaa……. *hug kiss eonni*
    aku tunggu lanjutannya ya eon….

  2. Slow motion? Haha,enggak kok unnie..
    Junsu sm yuchun tuh bnr2 iseng bngt yak!? Sya kn jd cmbru nh mrk main jdh2in jj,wkwkwk

    Jiji eksis nh dchap 8 ? Lucu ngebyngin ekpresi jiji yg ngelyat mjikan’a yg super duper eksta anh ,hahaha *disekep jj dikamar*

  3. teph berkata:

    Ehehehe..bacany lgsg loncat nih k chap 8.. Aq lupa ud baca mpe part brp thor..maapkan..ntr saia lyat ulang de yah ud mpe mn..ntr di msg yah bwt mnta pw stlh komen tentuny..

  4. -deewookyu- berkata:

    loncat ke 8, coz yang 6_7 lum dpt PW..

    Yooowww…. sapa tuh yang usil neror ngasih uler…
    greget deh liat JJ gak agresif, kan kalo gini kapan NC ___nyaaaa…( uppsss..yadong)

  5. bagus ko eon, kasian hyun rin diteror LSM mulu, ga da puasnya mrka.. bikin Hyun rin ketakutn trs
    tp aku bingung, knp mrka bsa scpt itu tau apartemennya KHR, ia kn bru aj pindah..

  6. CassiELF115 berkata:

    karena lum dapet pw yang chapter 6-7 jadi baca yang g di protect dulu deh….^^

    agak blank ma cerita awal (karena 2 part sblm’y lum baca), jd hyun rin skrg pindah ke dpan apartement jj? wah tambah enak aja, bisa deketan.
    q juga ngiri ni ma hyun rin, seolah dy pnya bodyguard (jj) yg siap sedia tiap kali dy dalam bhya. 2 kali jj lngsung cabut wktu baca tweet hyun rin yg lg tersesat dan g bs pulang^^ (what a lucky girl:D)

    eh, thor, mau tanya nih, yg deketin hyun rin buat minta tolong dan manasin jj bukannya junsu ya??
    seingatku yg deketin hyun rin si junsu. (apa aku yg salah inget ya)——

    • bukan pindah ke apartemen jj tp 1 gedung apartemen and di lantai yg sama.imajinasiin yg dbsk wkt ngenalin dormnya klo ga slh namanya dbsk dorm tour *klo g slh loh* pas kita keluar lift yg ada cmn 2 pintu apartemen nah itu yg author bayangin.
      bukan tp yuchun yg mau manas2in jj

  7. CassiELF115 berkata:

    waktu upload comment ini, nengok page fb. 1 notification, eh ternyata message dr author yg ngasih pw chapter 6-7.
    mau baca dlu ah, sblm lanjut ke part 9.
    gomawo thor……^^

  8. baca part ini malah senyum senyum ngebayangin bahagianya jae pas tau yuchun ternyata gak deketin si hyun rin hahaha

    itu soo man kenapa deh?? Gila yak ngirimin uler dikira apartement nya hyun rin tempat penampungan hewan apa ahahaha lanjut ahh

  9. linasuhadi berkata:

    Baru baca part 1 – 2..part 3 susah d buka cz d hape ga bs krna tllu bsar KB nyaMMhiks..jadi loncat ke part 8 deh..‎​Hiks:'(..ga nyambuung crtanya..tp ak suka bgt ma crta ff ini..

  10. akhrnya jae oppa mau mengungkapkan prasaan.a scra trang2an….
    so sweeet…jae oppa prhatian bgt jd ngri…hehehe

    kasian bgt hyun rin msi ska di tetor…jaht bgt si tu orang…
    untung ada jae oppa yg slalu mlindungi…

  11. jj dah mulai ketularan yoochun,sifat jahilnya itu yg bikin hyun rin merasa berslh .
    Akhirnya jj mau jg terang2an am hyun rin,mungkin takut ada yg duluin jd terang2 deh .kapn y jj nyatain cintanya ama hyun rin ??
    Makin penasaran aja..

  12. senengnya pas jaejoong oppa nya mulai ngdketin hyu rin secara langsung , jd iktan senyum senyum aku ge . .
    tap kasian hyu rin hrus d teror lg , pdahl kn uda pndah rumah , ,

  13. Jae bnr2 baikkkkk orgx,aduh sy cmbru sm hyun rin,bsa dkat dgn jae smpe d perhatiin total jga,bkin iri aja….. crtax ga mmbosankan koq,mlh mkin pnsrn…

  14. irma berkata:

    ayo jaeppa fighting…
    gregetan bgt ma jaeppa yg lmbt brtndak.a, untg skrg udh mulai trbuka..

    itu kok ms neror aja? apa jgn2 krn wkt malem2 ktm ma homin ya, mka.a jd criga lg m hyun rin#mikir2

    tryt yuchun sk ma asdos toh

  15. Kim eun mi berkata:

    Yesss,,jae ÜϑªЋ ª∂ª kemajuan, sedikit demi sedikit ÜϑªЋ bisa nunjukin perasaannya,,, Ga sabar nunggu jae nembak hyunrin,, kapan ni eun ri??

    Lanjuuuuutttt,,,,

  16. lovejj berkata:

    Akhirnya ketauan yuchun oppa ga cinta ma hyun rin..
    Ayo jj oppa, harus semangat donk ngejar hyun rinnya, kan ga mungkin ada yoeja yg nolak jj oppa..
    Kira2 setelah ini apa lagi ya, yg dikirim buat teror hyun rin, jahat bgt sih…
    Tpi buat gregetan bacaya..

  17. Waahhhh thor siapa sih yg neror hyun rin?? Wal lama2 aku bikin sambel juga tu orang… Habis kesellll ah saya penasaran thor ijin lanjut baca ya… Hehehhe trimakasi author ffnya bagus…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s