Happiness chap 6


Title: Happiness

Cast: kim jaejoong, shim changmin, jung yunho, kim junsu, park yuchun

Genre: tentuin sendiri deh

Rating:  masih dipikirin tp chap ini ga ada nc21-nya / straight

Author :Eun Ri a.k.a chinatsu

CHAP 1    CHAP 2    CHAP 3    CHAP 4    CHAP 5

AUTHOR POV

Jaejoong menghampiri eun cha dan yuchun, ia mengangguk memberi salam pada yuchun. namja itu melihat eun cha tersenyum lembut pada jaejoong, senyuman yang belum pernah ia dapatkan sampai saat ini. ia merasakan hatinya sangat panas karena marah atau lebih tepatnya ia cemburu pada namja yang kini tengah mengobrol dengan yeoja di sebelahnya. Ia melihat namja itu langsung membawakan belanjaan eun cha dan ia sedikit kaget karena eun cha tak menolaknya seperti saat ia akan membawakan belanjaan yeoja itu. yeoja itu dan jaejoong pun pergi, ia tetap berdiri diam menatap yeoja itu yang seakan lupa akan kehadirannya. Tak lama ia melihat yeoja itu berhenti dan menengok kearahnya, yeoja itu menghampirinya dan menarik tangannya agar ia tak diam saja.

kau ini kenapa diam saja? mau kutinggal?” tanyanya. Yuchun tersenyum kecil, hatinya hangat saat yeoja di depannya menggenggam tangannya. Yeoja itu berhenti dan menatapnya.

kau kenapa? diam saja, mau kutinggal?” ia tersenyum kecil mendengar omelan dari eun cha.

anni” jawabnya singkat. Yeoja itu melepaskan genggamannya dan kembali menghampiri jaejoong, ia mengambil belanjaannya yang tadi di bawa namja itu. tak lama yuchun membuka pintu mobil belakang agar semua belanjaan eun cha di taruh di belakang. Ia membantu menaruhnya. saat ia membantu eun cha, ia tak sadar jika yeoja itu menatapnya dari samping.

Yeoja itu terus menatap yuchun, ia merasa jika namja di sampingnya ini tulus dan baik tak seperti yang ia pikirkan selama ini. ia merasa sedikit bersalah pada yuchun, setelah namja itu selesai membantunya menaruh semua belanjaan namja itu menatapnya. Ia membalas tatapan itu dengan sebuah senyuman tulus.

DEG

Jantung yuchun langsung berdetak sangat cepat saat yeoja dihadapannya tiba-tiba tersenyum lembut padanya. ia diam tak mengeluarkan kata-kata, ia hanya menikmati pemandangan yang ada di depannya, senyuman lembut yang selama ini ia harapkan. Tak lama yeoja itu ia lihat akan masuk kedalam mobil, dengan cepat ia membukakan pintu untuk eun cha. Selama perjalanan yuchun selalu tersenyum tipis mengingat senyuman yang eun cha berikan. Saat sampai di depan gedung apartemen yeoja itu yuchun berdiri di samping mobilnya.

gumawo” ucap yeoja itu.

tak usah sungkan. Aku akan selalu siap kapan pun kau butuhkan, kau tinggal meneleponku saja. cepat masuk sudah malam dan udara pun sangat dingin” ucap yuchun sambil melepaskan syal yang ia pakai. Ia menghampiri eun cha dan memakaikan syal yang ia pakai tadi pada yeoja itu. perlakuan yuchun itu membuat eun cha sedikit merasakan hangat di hatinya.

cuaca dingin seperti ini mudah membuatmu sakit. nanti aku dan oppa-mu akan sedih jika itu terjadi” namja itu mengelus lembut rambut eun cha. Yeoja itu terdiam, ia tak tau harus berkata apa. hatinya semakin hangat saat namja di depannya mengelus lembut rambutnya. Namja itu membalikkan tubuhnya dan mendorong kecil agar ia cepat masuk.

sana cepat masuk, nanti kau sakit” ucapnya. Yeoja itu menengok kebelakang, ia melihat yuchun tersenyum dan menyuruhnya lagi agar segera masuk. Ia pun segera masuk kedalam dan memencet tombol lift. Ia masih bingung dengan hatinya yang tiba-tiba merasa hangat dengan perlakuan yuchun.

Sampai di apartemen ia langung menaruh belanjaannya di dapur dan segera berganti pakaian. selesai berganti pakaian eun cha kembali kedapur dan mulai memasak makanan yang di sukai oppanya. tak butuh waktu lama akhirnya ia selesai masak dan pada waktu itu juga bel apartemen berbunyi, dengan langkah cepat ia membuka pintu. Ia tersenyum saat melihat yang datang orang yang ia tunggu-tunggu, ia langsung menyuruh oppanya masuk dan segera berganti pakaian.

Yunho sedikit bingung dengan tingkah dongsaengnya itu, dengan langkah ragu ia ke kamarnya dan berganti pakaian. setelah selesai ia langsung keluar dan menghampiri eun cha. Ia sedikit tersentak saat tiba-tiba dongsaengnya itu memeluknya dengan erat, ia membalas pelukannya.

ada apa? tumben kau memeluk oppa seperti ini” ucapnya lembut

tidak ada apa-apa aku hanya sedang rindu dengan oppa. aku beruntung mempunyai oppa sepertimu oppa. saranghae. Oppa selalu melindungiku sejak aku kecil sampai sekarang. Aku benar-benar menyayangimu oppa” yunho tersenyum mendengar perkataan eun cha. Ia memeluk dongsaengnya itu semakin erat.

oppa juga sangat menyayangimu.” Lama mereka berpelukkan, eun cha sangat menyukai pelukan dari oppanya itu, terasa hangat dan nyaman sama seperti waktu ia kecil. tak lama ia melepas pelukkannya dan memperlihatkan hasil masakannya yang sudah ia taruh di atas meja makan. Yunho menata eun cha tak percaya melihat masakan yang di masak dongsaengnya ini. yeoja itu langsung menyuruh yunho untuk duduk.

ini kau masak semua sendiri?” yeoja itu mengangguk mantap dan memberikan semangkuk nasi pada oppanya. yunho tersenyum senang melihat perhatian yang di berikan dongsaengnya itu.

gumawo.” Yeoja itu membalasnya dengan senyuman. Mereka makan malam bersama sambil mengobrol tentang masa kecil mereka.

Selesai makan yunho membantu eun cha mencuci piring. Setelah itu mereka berdua menonton acara tv favorit mereka. yunho tersenyum saat eun cha memeluk lengan kekarnya dan menyandarkan kepalanya di bahu miliknya. Saat ia sudah merasa mengantuk ia melirik dongsaengnya, ia tersenyum karena yeoja itu sudah tertidur. Dengan pelan  ia menggendong dongsaengnya ke kamar, ia membaringkan pelan ke atas ranjang lalu menyelimutinya. Ia membelai lembut rambut eun cha dan menatapnya yang tengah tertidur.

kau sudah menjadi yeoja dewasa dan cantik sekarang, sampai-sampai 2 namja mendekatimu sekarang. Berusaha merebut hatimu dengan cara mereka masing-masing.” gumamnya pelan

oppa hanya berharap kau bisa bahagia dengan pilihanmu nanti. Kau jangan lupa jika kau membutuhkan oppa, oppa akan selalu ada di sampingmu untuk melindungimu. Selamat malam peri oppa yang cantik” ia mencium puncak kepala eun cha dan keluar kamar.

***  

Paginya eun cha bangun dengan semangat, ia mandi lalu sarapan dengan oppanya. hari ini ia bekerja seperti biasa hanya saja ia berencana untuk pulang di saat siang hari karena ia ingin jalan-jalan. Selesai makan ia kembali memeluk oppanya seperti semalam, yunho tersenyum dan membalas pelukkan dongsaengnya itu. tak lama eun cha melepaskan pelukkannya dan mencium pipi yunho oppanya.

oppa, aku pergi dulu ya. oppa nanti hati-hati dijalan jangan ngebut, ok? Jangan lupa juga untuk makan siang yang benar.” Ucapnya

ne, baik dongsaeng oppa tersayang. Sudah sana pergi ke toko.” Yunho kening adiknya. Eun cha pun pergi, selama perjalanan ia terus saja tersenyum mengingat yunho oppanya.

Sampai di toko ia melihat junsu tengah berdiri di depan pintu, ia melangkahkan kakinya pelan. Ia mendengar namja itu bergumam tak jelas seperti sedang kesal, yeoja itu mengerutkan dahinya. Ia sejak tadi diam memperhatikan tingkah junsu yang terkadang membuatnya ingin tertawa. Tak lama ia melihat jaejoong pun baru datang dan berdiri di sampingnya sambil melihat junsu. Mereka berdua menggelengkan kepalanya melihat tingkah junsu yang aneh.

kau ini kenapa junsu-a sejak tadi bertingkah aneh seperti itu” ucap eun cha. Namja yang di panggil itu sontak meloncat kaget dan berbalik kebelakang menatap eun cha dan jaejoong yang tengah menahan tawa. Ia tersenyum malu, yeoja itu langsung menyuruhnya masuk dan bertanya ada apa. tapi junsu hanya diam tak menjawabnya, jaejoong dan yeoja itu tetap menunggu jawabannya.

aku putus dengan pacarku semalam setelah kulihat dia bersama namja lain” jawabnya dengan wajah sedih.

siapa nama yeojanya?” tanya eun cha yang memang tak tau namanya

sung rin. padahal dia yeoja yang sangat kucintai tapi dia malah selingkuh dariku.” Yeoja itu menatap iba junsu. Keduanya, jaejoong dan eun cha menghibur junsu agar tak lagi sedih. Junsu pun tersenyum, ia berpikir jika ia masih beruntung karena memiliki sahabat seperti mereka berdua. Tak lama ia dan jaejoong pun mulai bekerja sedangkan eun cha ke ruangannya.

Ia melakukan pekerjaannya tak begitu banyak hari ini hingga ia memutuskan untuk membuat resep kue terbaru yang ia miliki. Ia melangkahkan kakinya keluar ruangan menuju dapur, ia langsung dengan cekatan membuat kue di bantu dengan jaejoong dan junsu sedangkan pekerja yang lain melakukan tugas mereka.

Ia tersenyum puas saat melihat hasil kue buatannya selesai dan tak lama salah seorang pelayan mengatakan padanya ada seorang tamu ingin menemuinya. Ia pun langsung keluar dan melihat changmin yang datang, ia menyambutnya dengan senyuman dan menyuruhnya untuk duduk. Ia mengatakan pada junsu untuk memberikan kue yang ia buat pada changmin.

Mereka mengobrol di salah satu meja, ia merasa jikka namja di hadapannya ini cukup baik. tak lama kue yang ia buat tadi datang berserta minumannya, ia memberikannya pada changmin untuk mencicipinya. Changmin pun mencobanya.

bagaimana? Itu resep terbaruku dan baru saja aku buat” ucapnya. Changmin tersenyum lembut

jadi aku yang pertama kali mncicipi kue yang kau buat ini?” yeoja itu mengangguk lalu kembali menanyakan bagaimana rasanya.

sangat lezat” ucapnya membuat yeoja di depannya tersenyum senang. Lama mereka mengobrol membuat tanpa sadar eun cha dan changmin mengetahui sifat dan kebiasaan masing-masing. Tak lama changmin mengajak eun cha untuk pergi bersamanya jika tidak sibuk. Yeoja itu pun mengangguk mengiyakan, ia mengambil tas kecilnya di ruangan atas lalu mengatakan pada jaejoong dan junsu jika ia pulang terlebih dahulu. Changmin mempersilahkannya untuk masuk dengan membuka pintu mobil.

Selama perjalanan mereka kembali mengobrol untuk mengusir rasa bosan. Saat sampai di tempat tujuan keduanya keluar, namja itu menatap eun cha yang terlihat menyukai tempat ini. ia menghampiri yeoja itu dan menanyakan apakah menyukai tempat ini, yeoja itu mengangguk cepat. Changmin tersenyum saat melihatnya, ia membawa yeoja yang ia cintai itu ke padang rumput hijau yang sejuk. Mereka duduk di rerumputan dan bersandar di bawah pohon yang cukup besar sambil sesekali tertawa senang.

 Saat sedang terdiam menikmati pemandangan di depannya yeoja itu merasakan tangannya di genggam oleh changmin. ia tak berani menatap namja itu tapi juga tak menolaknya karena saat namja itu menyentuh tangannya hatinya merasa hangat. Changmin tersenyum kecil saat yeoja di sampingnya tak menolak saat ia menggenggam tangannya. Ia sudah sangat ingin menjadikan yeoja ini menjadi kekasihnya tapi ia harus bersabar dan terus melakukan pendekatan agar mereka berdua saling mengenal.

Tak lama ia berdiri saat melihat ada beberapa bunga yang di tanam sedang bermekaran. Ia memetik beberapa bunga dan ia rangkai menjadi satu, ia juga membuat mahkota kecil yang terbuat dari bunga untuk eun cha. Setelah selesai ia kembali menghampii yeoja itu dan memberikan bunga serta mahkota kecil itu di kepalanya. Ia bisa melihat yeoja itu terkejut dan senang mendapatkannya.

gumawo, ini indah sekali” ucapnya

apapun untukmu’ batinnya tersenyum menatap eun cha yang tengah menatap bunga pemberiannya.

apa kau sudah mulai mencintaiku?” tanyanya. Yeoja itu menatapnya dengan bingung, ia tersenyum.

aku masih bingung dan tak tau changmin-a. kalian berdua selalu memberikan perhatian lebih padaku dan perlahan hatiku yang sejak dulu aku tutup rapat kubuka untuk kalian berdua. Aku masih belum bisa menjawabnya, mianhae membuatmu kecewa” ucapnya lalu berdiri hendak pergi tapi changmin menghentikannya, ia menggenggam tangan eun cha hingga yeoja itu berbalik menatapnya.

maksudmu kalian itu aku dan yuchun hyung?” yeoja itu mengangguk pelan. Ia menghembuskan napasnya pelan, sekarang ia sudah sangat yakin jika selama ini tingkah aneh yuchun karena mendekati yeoja yang sama seperti dirinya.

mianhae, aku belum bisa menjawabnya. Aku pasti membuatmu kecewa kan?” ia melihat yeoja itu tampak merasa bersalah. Ia memegang kedua pipi yeoja itu agar menghadapnya, menatap matanya. Ia bisa melihat jelas dari mata eun cha jika yeoja itu pun kebingungan karena dua namja mendekatinya, ia memeluk yeoja itu dengan erat berharap kebingungan yang dialami eun cha hilang. Yeoja itu sedikit tersentak saat changmin memeluknya tapi tak lama ia membalas pelukkan changmin. lama mereka berdua terdiam saling berpelukkan.

Changmin melepaskan pelukkannya dan kembali menatap yeoja yang ia cintai. Ia tersenyum lembut dan mencium kening yeoja itu.

aku akan selalu menunggu jawabanmu dan kuharap kau masih mau jalan-jalan denganku lain waktu agar kita saling mengenal lebih dekat” yeoja itu tersenyum padanya dan mengangguk.

kita pulang sekarang?” dengan cepat yeoja itu menggelengkan kepalanya membuatnya bingung.

aku ingin disini lebih lama, boleh ya?” ia mengangguk dan mereka berdua kembali duduk di bawah pohon. Yeoja itu duduk dan terdiam sambil menyandarkan kepalanya di bahu changmin. ia merasa sangat bersalah pada changmin dan yuchun, ia merasa seperti tengah mempermainkan perasaan keduanya. Ia sendiri belum bisa menentukan kemana hatinya nanti akan berlabuh. Ia sangat ingin semua ini berakhir secepatnya, hal ini membuat kepalanya pusing.

Kemarin selama beberapa hari yuchun selalu mendekatinya, dan semalam ia merasakan jika hatinya terasa hangat mendapatkan perhatian lembut dari yuchun. sedangkan hari ini ia bersama changmin yang perhatiannya kurang lebih sama seperti yuchun beberapa hari yang lalu.

Tak lama ia mengajak namja itu untuk pergi, namja itu mengangguk dan kembali menggenggam tangannya masuk kedalam mobil. Tangannya yang satu memegang bunga yang di berikan changmin tadi. di tengah-tengah perjalanan namja itu bertanya padanya lapar atau tidak, ia menjawabnya dengan anggukkan. Melihat jawabannya ia melihat namja itu memarkirkan mobilnya di sebuah café. Ia turun dan kembali changmin menggenggam tangannya masuk ke dalam. Mereka berdua kini tengah melihat-lihat menu yang tersedia, setelah melihat ia memesan makanan dan minuman yang ia suka begitupun namja di depannya.

Beberapa menit menunggu akhirnya makanan yang mereka pesan datang dan mereka pun mulai makan siang. Saat sedang makan tiba-tiba saja changmin menyentuh bibir eun cha dengan tangannya membuatnya tersentak kaget dengan perlakuan namja itu. namja itu tetap menyentuh bibirnya dan ia pun langsung menyadari jika ada noda makanan di bibirnya. Ia mengangguk berterima kasih.

kau suka makanan di sini?” ucap namja itu. ia hanya bisa mengangguk. Siang itu mereka makan bersama dalam diam.

***  

Kini changmin tengah menatap eun cha pergi masuk kedalam apartemen, ia memandang punggung itu yang perlahan menghilang dari hadapannya. ia berharap jika yeoja itu memilihnya karena ia sangat mencintai eun cha. Ia menghembuskan napasnya dan tak lama ia tersenyum kecil saat kembali mengingat selama seharian ini ia pergi jalan-jalan bersama yeoja itu. saat ia akan masuk kedalam mobil ia melihat sepertinya eun cha kembali menghampirinya, ia pertegas penglihatannya dan benar saja saat yeoja itu semakin mendekat ternyata memang eun cha.

ada apa?” tanyanya

ada yang ketinggalan. Bolehkah aku membawa bunga itu?” ucap eun cha sambil menunjuk bunga yang ia petik tadi siang. Ia tersenyum lalu mengambilnya dan memberikannya pada yeoja di hadapannya.

gumawo hari ini aku sangat senang.” Ucap eun cha. Ia mengangguk lalu kembali melihat yeoja itu pergi.

Eun cha kembali ke apartemen, ia langsung mandi dan membuat minuman hangat di dapur. Saat ia akan duduk setelah membuat minuman ada orang yang memencet bel. Ia pun melangkahkan kakinya menuju pintu lalu membukanya. Ia melihat yuchun datang dengan wajah khawatir, namja itu langsung memeluknya dengan erat. Ia tersentak dan merasakan napas namja itu memburu dan tubuhnya penuh dengan keringat. Tak lama yuchun melepaskan pelukkannya dan memegang pipinya dengan wajah khawatir.

kau tidak apa-apa kan? kemana saja kau seharian ini hah? Aku mencarimu kemana-mana, orang café bilang kau keluar. kupikir ada di apartemen tapi ternyata tidak ada, di telepon pun tak bisa. Kau membuatku cemas seharian ini. aku mencari kesemua tempat tapi nihil.” Ucap namja itu. hatinya langsung mencelos tak tega dan tak menyangka jika namja di hadapannya akan sangat khawatir seperti ini.

aku tidak apa-apa. ponselku tadi mati. Aku tadi hanya jalan-jalan saja. kau berkeringat seperti ini kenapa?”

ah syukurlah kau baik-baik saja. aku berkeringat karena terlalu lelah, tadi aku mencarimu dengan berlari. Mobil ku tinggal di taman dekat tokomu.” ucapnya.

kau jika ingin jalan-jalan kenapa tak meneleponku biar kuantar.” Ucapnya lagi. Yeoja itu sedikit ragu-ragu menjawabnya

aku tadi diajak changmin pergi” ucapnya membuat namja itu terdiam menatapnya.

changmin?” yeoja itu mengangguk.

ada apa dia mencarimu? Boleh kutau?”

dia hanya ingin mengajakku jalan dan menanyakan perasaanku padanya apakah sudah mulai mencintainya apa belum” ucapnya pelan. Yuchun membelalakan matanya tak percaya, selama ini ia pikir jika yang mendekati eun cha hanyalah dirinya tapi ternyata salah.

lalu jawabanmu?” tanyanya penasaran

aku bilang tak tau.” Jawabnya jujur. Hati yuchun sedikit senang karena yeoja di hadapannya belum menjawab dengan pasti. Tak lama ia meringis kesakitan saat yeoja itu menggenggam tangannya.

ini kenapa?” tanyanya sambil melihat luka di tangan kanan yuchun.

ah ini tadi aku terluka saat tengah mencarimu” jawabnya santai. Eun cha menatap yuchun yang tersenyum padanya, ia merasa sangat bersalah membuat namja ini seharian sibuk mencarinya sampai terluka seperti ini.

ah sudah ya ini sudah malam dan aku sekarang bisa bernapas lega setelah melihatmu baik-baik saja. sampai besok” ucapnya dan mengelus rambut yeoja di depannya lalu pergi tapi langkahnya tertahan karena tangannya masih di genggam oleh eun cha membuatnya menatap yeoja itu.

obati dulu” gumamnya pelan tapi masih bisa di dengar yuchun ia tersenyum lembut.

tidak usah nanti saja. kau istirahatlah, aku akan kembali ke butik sepertinya oppamu butuh bantuan dan jika tidak membantunya aku akan kena omelannya nanti” yeoja itu tak kunjung melepaskan tangan yuchun.

obati dulu” ucapnya lagi sambil menahan tangis. Yuchun tersenyum lalu mengangguk, yeoja itu menarik tangannya masuk kedalam apartemen. Yeoja itu mengobati tangannya yang terluka dan memberikanya baju yunho agar bisa ia ganti karena baju yang ia pakai penuh dengan keringat. Ia pun ke kamar mandi dan setelah selesai ia melihat yeoja itu mempersiapkan makanan. Ia menghampirinya dan menatap yeoja itu yang terus menunduk.

makanlah dulu” ucap eun cha menunduk.

kau kenapa? sakit? kita ke dokter ya?” tanya yuchun khawatir. Yeoja itu menggelengkan kepalanya. Ia kini menatap yuchun, ia melihat namja itu khawatir padanya membuatnya perlahan mengeluarkan air matanya.

hei kenapa? sakit? ayo ke dokter” yuchun menarik tangannya tapi ia langsung menahannya membuat namja itu berbalik menatapnya.

mianhae” ucapnya sambil memangis. Yuchun menatap eun cha dan menghapus air mata yang mengalir di pipinya.

memangnya kau salah apa sampai meminta maaf seperti itu?” tanyanya lembut.

tanganmu terluka gara-gara mencariku dan dulu aku selalu menghindarimu. Aku terkadang mengerjaimu karena aku kesal. Tapi kau malah seperti ini terus saja bersikap baik padaku. Aku merasa telah banyak menyakitimu, mianhae yuchun-sshi mianhae” ucapnya. Kini ia menangis sangat kencang, yuchun tersenyum lembut dan memeluk eun cha dengan erat.

aku melakukannya karena aku mencintaimu. Kau tidak sekalipun menyakitiku, tenanglah.” Ucap yuchun menenangkan tangis yeoja itu.

Eun cha menangis dalam pelukan yuchun, ia tak menyangka jika namja yang selama ini ia hindari begitu mencintainya sampai rela terluka seperti ini. ia membalas pelukkan yuchun dan membenamkan kepalanya di dada bidang milik yuchun. namja itu mengelus rambutnya dengan lembut membuatnya merasa sedikit nyaman.

aku akan sabar menunggu jawabanmu. Dan kuharap kau tak lagi menghindariku untuk mendekatimu” ucapnya membuat yeoja itu semakin menangis di dadanya.

Yeoja itu semakin merasa bersalah dan kini ia sangat bingung harus memilih siapa, hatinya merasa belum yakin dan belum ada tanda-tanda ia mencintai salah satu diantara keduanya. Perlahan ia berusaha mengontrol tangisnya, ia menghembuskan napasnya pelan. Tak lama ia melepaskan pelukkan yuchun, namja itu menghapus air matanya dengan tangannya. Ia melihat baju namja itu basah akibat tangisnya tadi, ia mengusap-usap baju yang basah itu.

mianhae” ucapnya. Yuchun hanya tersenyum dan mengelus rambutnya dengan lembut.

tak apa. mau menemaniku makan?” tanyanya. Yeoja itu mengangguk kecil, yuchun tersenyum senang. Ia makan makanan yang di buat eun cha dengan lahap, yeoja itu menatapnya dengan menggelengkan kepalanya.

kenapa?” tanyanya

kau rakus. Makanlah pelan-pelan nanti tersedak” eun cha mengingatkan. Yuchun langsung menurutinya dan makan dengan pelan. Saat ia akan berbicara ia tersedak dan langsung mengambil minuman yang ada di dekatnya. Yeoja itu mendekatinya dan menepuk-nepuk punggungnya agar lebih baik.

baru saja kuperingatkan, sudah lebih baik?” ucap yeoja itu. yuchun mengangguk, hatinya senang karena eun cha perhatian padanya seperti ini. ia rela terluka di sekujur tubuhnya jika eun cha memperhatikannya seperti sekarang.

Selesai makan eun cha mencuci piring dan selalu menanyakan tentang luka yuchun. yuchun menjawabnya jika ia tak apa-apa, ia duduk menatap eun cha yang kini tengah mencuci piring.

aku merasa seperti sudah menjadi suami istri. Sang istri yang sangat memperhatikan keadaan suaminya’ batinnya sambil tersenyum.

Setelah eun cha merasa sudah yakin jika ia baik-baik saja, ia pun pergi ke butik karena tadi yunho sudah meneleponnya lagi. Saat yunho kembali meneleponnya, sahabatnya itu langsung meminta teleponnya di berikan pada eun cha. Ia pun memberikannya, yeoja itu mengambilnya dan langsung mendapat omelan panjang dari yunho karena seharian tak  memberi kabar. Ia pun di suruh untuk menunggu yunho oppanya di apartemen, ia yakin jika oppanya pasti akan mengomelinya lagi. Ia hanya mengiyakan dengan lemas, yuchun terkekeh melihat yeoja di depannya mengangguk lemas mengiyakan perintah sahabatnya itu. tak lama yeoja itu memberikan ponselnya dan mengangguk berterima kasih.

oppamu seharian juga sangat khawatir padamu. Rayu saja oppamu agar kau tak lagi mendapatkan omelan, kau pasti bisa merayunya kan?” yeoja itu mengangguk cepat dan tersenyum. Ia senang akhirnya yeoja yang ia cintai kini kembali tersenyum, ia pun pergi. selama perjalanan ia merasa jika eun cha sudah sedikit bisa menerimanya dan hal itu membuatnya senang tapi ia langsung memikirkan satu nama, changmin. ia tak mau mengalah demi changmin, ia akan menunggu sampai yeoja itu memutuskan akan memilih siapa di antara mereka berdua.

TBC

Makin aneh aja rasanya =__=’

Tapi kira-kira eun cha akan melabuhkan hatinya pada siapa ya? Ayo reader maunya eun cha sama siapa? Min apa uchun?

komen ya…inget komen di all chap biar gampang dpt pw…klo ga maaf2 aja ya ga bakalan dpt…

27 thoughts on “Happiness chap 6

  1. Asri berkata:

    Hemm….. vote…. 1 suara tuk chunnie….. hwaiting chunnie…,*biar minnie ma aku*

    hohohoho….*evil smile*

  2. Unn,bleh ksi kritik ga? Ini kritik pertama aku,hhe..
    Qu sdkt bingung sm chap ini soal pov’a terutama yg dbgian perckpan changmin euncha jg yuchun euncha.. Qu aga bingung ini yg lg ngmng itu syp,changmin,euncha ato yuchun,gtu unn.. ^^v

    Wkwkwk,junsu ksian bngt sh dptsin pcr’a *ksian tp ktwa*
    Qu kra euncha bklan jdian sm jj,tp ky’a ga ada tnda2 tuh..

  3. teph berkata:

    Vote utk yoochun thor..ah, YC romantis~ makin cinta gw..ama YC aj yah,yah..CM dkasi yeoja baru aja jgn sm euncha..*maksa* yunho jg kasi yeoja thor,kasian dy ga pny yeoja pdhl ganteng n baik ky gt..

  4. -deewookyu- berkata:

    Bingung…neeeh jadinya….
    aku suka Chunnie__tapi juga suka Minnie…

    aaahhh“`/// aku vote sapa yah…

    kayknya ChunnIe lebih berpeluang dapetin EunCHa..

    If U wanna HOT, Choose CHUNNIE … Yeeeaeaaaahhh !!!

  5. euncha gmn ngak d sukai bnyk cwo sifat y welcom2 ja. . .
    Perasaan euncha masih gamang nih, kpn d perjelas x nih author? Tp aku kok pgn y euncha sama jj oppa….

  6. H_n berkata:

    ukh…bneran ga jd y sm jae oppa?
    Tz ma cpa?chun oppa tw min oppa?
    T cew yg mtusin su oppa gla y?klo ga mw su oppa buat q ja.haha…..XD
    #PLAK#*d damprat reader laen*

  7. EonnI, trnyata aku blom bca part ini. Mian, maklum lupa2 ingat.. ¤emangnya kuburan band¤
    Slh ternyata, yg dtng itu bkn changmin oppa.. tp JJ oppa. Aku mau nya Eun Cha ma Yoochun oppa aja deh…perhatian bgt ma Euncha
    Eonnie, setidaknya yg koment dah lbh dri 5 orng.. jd lanjutin ya, nah klo yg komen krng dri 5 baru….
    Ag jg suka mls lanjutin ff ku klo yg komen cma segitu, serasa ga da yg ngasi aku semangat buat nulis lagi T_T ¤eh malah curhat¤

  8. eonn eun cha ama uchun aja ya hahaha, uchun baik deh hehe, mau dah jadi eun cha wkwkwk

    di tunggu eonn chap 7 nya, huahh udah sekian lama aku gak mampir ke wp ini, kangen juga, efek dari ganti hp terus nih jadi gak pernah buka buka wp ckck

    oke pokonya di tunggu chap 7 nya🙂

  9. soomin berkata:

    makin seruuuuu >.< oke, jelas keliatan jae ga suka euncha, tp knp waktu itu kok aku sangka gitu ya? –a eh, atau malah suka ya??
    Siapakah yg dipilih euncha*jeng jeng-.-*??

  10. kei berkata:

    MWO??
    napa reader pada dukung kei ma chun…
    andwae… *nyekik leher author pake tali*
    kei maunya ma jaemin… *tarik jaemin*

    keknya ampe chap ini belum ada konflik ya gal…
    alna kei gak ngerasa datar2 aja.. *ditimpuk gal pake panci* #udah syukur dibuatin,, masih juga protes#

  11. shaakimchi berkata:

    chap sblumnya nangis.yg skarang iriiiii ! >,<
    Ya ampuun..beruntung bgt ya eun cha-ssi..kalo aku jadi dia aku juga bakal bingung pilih yg mana.. *ngayal!
    duaduanya romantis,duaduanya baikk..uwah!scene romantis td sempat mengiris hatikuh..mereka bdua kan bias aku..
    Yah,apa boleh buat..terserah admin yg penting ceritanya rame..
    Semangat admiiin..🙂

  12. linasuhadi berkata:

    Aigo..iri..sumpah iri. Bgt ama euncha….ga kbyg deh ada cowok sgtu relanya….mauuuuu…mauuu bgt

  13. haajeyong berkata:

    Krain cwo eang manggil itu minnie trnyta jeje hehe. Omo omo enak bgt jdi euncha dperhtiin 2 cwo skaligus…aku lbh ska yuchun euncha ma uchun ja..hehehe

  14. haajeyong berkata:

    Kirain minnie eang manggil trnyata jeje hehehe… Omo omo enak bgt jdi euncha dperhatiin ma 2 cwo…aku lbh suka uchun…euncha ma uchun aja ya eon …hehehe

  15. Novia_Cutecassieast "Vie_yunhotic" berkata:

    Ayo eun chan akan memilih siapa, jgn sampe entr nyesel yah. .
    Nice epep eon. .
    Next

  16. putrimays berkata:

    gak ada yang aneh kok..

    masih dalam batas yang wajar.
    hahaha…

    aduh yoochun baik banget sih..
    iri aku..

    NICE FF ONNIE

  17. wah~ klo jd euncha aq sih bingung milih yg mana.
    gk bisa mutusin onn, abis 2 namja itu biasku semua. *lho? jaeppa gmn?
    abisnya di dbsk smwnya biasku. kekeke~ *maruk amat y? -_-”

    konflik hatinya euncha makin seru nih. chunnie so sweet bgt udh nyari2 euncha ampe kyk gtu. kyknya euncha milih chunnie y?

  18. lovejj berkata:

    Awalnya bingung, kok ceritanya agak beda sama ending chap sebelumnya…

    Ternyata aku yg salah thor, kirain yg manggil mereka pas belanja tu cew dri masa lalu yuchun oppa, ternyata jj oppa ya…
    -_____-
    Salah baca tdi min -_-v
    Aku pilih yuchun oppa thor,krena dy yg duluan ketemu sama eun chan..

  19. hannysally berkata:

    Enak nya, punya kakak laki” yang seperti yunho..🙂
    Semoga aja yang dipilih eun cha, yoochun.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s