Hopes of a fan


Title: Hopes of a fan
Author: Kim Hyun Rin a.k.a CASSIOPEIAY
Genre: Romance
Rating: Staight/PG 13

Pada suatu hari ada seorang gadis yang sedang duduk di kelas 3 SMA, dia bernama Jessica. Dia mempunyai sahabat yang bernama Grace. Dia bertempat tinggal di Jakarta. Dia sangat menyukai DBSK. Dia berharap dapat bertemu DBSK, terutama Hero Jaejoong. Tapi dia menganggap itu tidaklah mungkin. Lagipula dia bukan gadis yang kaya. Tapi juga bukan gadis yang miskin. Dia juga suka sedikit menggunakan bahasa korea-nya pada teman-temannya, walaupun dia hanya bisa kata-kata yang mudah dihafal.

Pada saat di sekolah, Grace melihat Jessica sedang duduk di kantin pada saat istirahat. Tapi Grace bingung, sedang apa dia disitu dan mengapa tidak memesan makanan.

“Kamu ngapain disini?” Tanya Grace sambil duduk di samping Jessica. Jessica sama sekali tidak menjawab pertanyaan Grace. Karena Jessica sedang senyum-senyum sendiri.

“Hey! Sampai kapan kamu akan terus seperti ini? Kamu bisa gila. Kamu itu LEBAY!!! Kamu tau, semenjak kamu lebay dengan DBSK terutama Hero Jaejoong, aku jadi agak tidak suka dengan DBSK.” Jessica kaget dengan perkataan Grace tadi. Lalu Grace melanjutkan kata-katanya.

“Kita ini tidak akan mungkin bertemu DBSK.. Kau harus tau itu.” Kekagetan Jessica mereda.

“Aku tau itu.” Kata Jessica lemah.

“Lalu kenapa kamu setiap hari lebay? Kamu selalu cerita-cerita dengan lebay-nya sama aku dan temen-temen setelah kamu nonton video DBSK di youtube.” Grace kembali membuat Jessica kaget.

“Mianhae” Kata Jessica lirih.

“Dalam suasana seperti ini kamu bisa-bisanya lebay!” Jessica kembali kaget..

“Maksud kamu?” Kata Jessica semakin tak mengerti.

“Barusan apa yang kamu katakan itu?! Hah?!” Grace menjelaskannya dengan sedikit kasar.

“Iya, iya. Aku ngerti.” Kata Jessica. Lalu grace meninggalkannya.

***

Sesaat dirumah, dia sedang memakan mie dengan menggunakan sumpit. Dia memang seperti itu. Tiba-tiba ia berfikir tentang kata-kata Grace tadi.

Flash back

“Hey! Sampai kapan kamu akan terus seperti ini? Kamu bisa gila. Kamu itu LEBAY!!! Kamu tau, semenjak kamu lebay dengan DBSK terutama Hero Jaejoong, aku jadi agak tidak suka dengan DBSK.” Jessica kaget dengan perkataan Grace tadi. Lalu Grace melanjutkan kata-katanya.

“Kita ini tidak akan mungkin bertemu DBSK.. Kau harus tau itu.” Kekagetan Jessica mereda.

“Aku tau itu.” Kata Jessica lemah.

“Lalu kenapa kamu setiap hari lebay? Kamu selalu cerita-cerita dengan lebay-nya sama aku dan temen-temen setelah kamu nonton video DBSK di youtube?” Grace kembali membuat Jessica kaget.

“Mianhae” Kata Jessica lirih.

“Dalam suasana seperti ini kamu bisa-bisanya lebay!” Jessica kembali kaget..

“Maksud kamu?” Kata Jessica semakin tak mengerti.

“Barusan apa yang kamu katakan itu?! Hah?!” Grace menjelaskannya dengan sedikit kasar.

Flash back end

Setelah Jessica selesai berfikir, dia langsung membuang sumpitnya dan mengambil sendok serta garpu. Apa yang terjadi?

“Aku nggak pengen kalo aku dianggap Lebay.. Aku nggak mau!!” Jessica teriak dan seketika langsung memakan mie-nya. Tanpa sadar apa yang dia lakukan, ibunya datang menegurnya.

“Jessica kenapa kamu teriak-teriak seperti itu?”

“Mianhae eomma” Seketika Jessica meutup mulutnya. Dan menggantinya dengan kata-kata kain.

“Maaf ibu.” Kata Jessica memperbaiki kata-katanya. Ya, memang setiap harinya Jessica memanggil ibunya eomma. Karena dia menggunakan bahasa koreanya itu. Eomma berarti adalah ibu. Dia juga memanggil ayahnya dengan sebutan appa, dan memanggil kakak laki-lakinya oppa serta kakak perempuannya eonnie. Dia adalah anak ke 3 dari 3 bersaudara.

“Ada apa ini?” Tiba-tiba onnie-nya datang.

“Tidak apa-apa Mira onnie” Lagi-lagi dia menutup mulutnya dengan cepat.

“Tidak apa-apa Kak Mira.”

Ibu dan kakaknya kaget melihatnya berubah seperti itu. Dan juga mereka kaget mengapa dia makan mie dengan sendok dan garpu. Tak biasanya.

***

Saat sampai di sekolah, Jessica melihat Grace dan ia langsung berlari mengampirinya.

“Grace!! Grace, kamu nggak marah lagi sama aku kan?”

“Nggak kok, Itu nggak penting. Yang penting kamu harus tau ini.”

“Apa??” Jessica bingung dengan sahabatnya ini.

“Aku baru mendengar beritanya. DBSK 3 hari lagi akan konser di Indonesia. Tepatnya di Sentul.”

“Oh begitu ya..” Dia bersikap biasa walaupun di hatinya ingin sekali berteriak.

“Kenapa kamu begitu? Nggak biasanya.” Grace heran melihat sikap Jessica yang berbeda dari yang biasanya.

“Aku pasti nggak bakal bisa nonton. Kamu tau kan, pasti tiketnya mahal banget.” Kata Jessica dengan tubuh yang lemas.

‘nggak biasanya dia seperti ini. waktu konser rain dulu aja dia berteriak dan pengen bangeti nonton, padahal bukan idolanya sendiri. yah, tapi sayang dia nggak punya duit buat nonton. Eh tapi kenapa waktu aku bilang DBSK mau konser 3 hari lagi nggak lebih kayak pas waktu rain dulu?’ pikir Grace dalam hati.

“Lupain aja Grace.” Jessica kali ini benar-benar behenti dari sikap lebay-nya. Ini memang tekadnya yang ia pikirkan tadi malam. Jessica pergi dan meninggalkan Grace.

“Jessica!! Hey!” Grace memanggil-manggil Jessica, tapi Jessica tidak mau berhenti dari jalannya.

***

Sepulang sekolah Jessica melihat 5 pria yang sedang memakai masker dengan menggunakan mobil menuju ke arahnya. Lalu salah satu dari pria itu bertanya pada Jessica dengan menggunakan bahasa inggris.

“Do you know where the location of Grand Hotel?” Kata pria itu. (Maaf karna aku nggak tau hotel di Jakarta, terpaksa aku ngarang)

“Yes, I know” Jessica langsung menunjukkan arah Grand Hotel.

“Thank you” kata pria itu.

“You’re welcome” kata jessica lembut.

‘siapa sih orang itu? kenapa dia pake masker ya? apa dia lagi flu? kenapa bisa kompak, semuanya flu. aneh!’ pikir jessica dalam hati. Ternyata Jessica sangat penasaran dengan mereka. Dengan jalan kaki, Jessica mengikuti mobil itu. Karna dia sudah tau letak Grand Hotel, dia tidak perlu mengikuti hingga terlihat mobilnya.(ngerti kan maksudku. hihihi)

Dia sampai tepat di depan hotel mewah itu. Kelima pria itu sudah masuk ke dalam dan dia mencoba masuk ke dalam.

“Ada yang bisa saya bantu?” Kata receptionis.

“Tidak, terima kasih. Aku hanya melihat-lihat saja. Suatu saat aku akan menginap disini.” Kata Jessica berbohong. Padahal dia hanya ingin mencari kelima pria itu.

‘Ah,, dimana keliama pria itu?’ pikir Jessica dalam hati. Jessica memutuskan untuk pulang saja.

***

“Ah handphone-ku ketinggalan di mobil.” Kata pria yang menanyakan hotel itu kepada Jessica dengan menggunakan bahasa korea. (maaf, anggep sja dia menggunakan bahasa korea, bukan bahasa indonesia)

“Aku harus mengambilnya” Kata pria itu sambil berlari. Tak sadar dia menabrak Jessica yang tengah ingin pulang.

“Mianhae” Tak sadarkah pria itu sedang menggunakan bahasa korea?

“You??” Jessica kaget, dia jatuh, sekaligus dia kaget dengan menggunakan bahasa korea. Tapi karna dia sudah menghilangkan sifat lebay-nya, jadi dia tidak berfikir yang macam-macam dan menebak-nebak.

“Bukannya kamu yang tadi?” Kata Jessica (dia menggunakan bahasa inggris)

“Ya, aku yang tadi. Maafkan aku sudah menabrakmu. Namaku…” Pria itu terdiam sejenak dan sedang berfikir.

“Hmm, namaku Jay (baca:Jey)” Kata pria itu sambil mengulurkan tangannya.

“Aku Jessica” Jessica membalas perkenalannya.

“Maaf aku harus buru-buru,aku harus mengambil hanphone-ku di mobil.”

“Iya, kalau begitu aku pulang dulu.” Kata Jessica sambil membalikkan badannya dan menuju ke arah rumahnya.

***

Sesampainya di rumah, Jessica masih memikirkan pria tinggi dan sixpack di hadapannya tadi.

“Siapa sih dia? Aneh banget. Kayaknya dia bukan orang Indonesia. Tapi dia… dia tadi menggunakan bahasa korea. Ah apa dia fans DBSK yang ingin melihatnya konser di Indonesia. Wah, pengorbanannya besar sekali.” Lagi-lagi pkirannya sangat sempit. Dia tak menyadarinya bahwa pria itu adalah Hero Jaejoong (eh cerita gue khayal banget yaah.. hihihi.. namanya juga cerita.)

***

Saat berangkat sekolah, tidak tau kenapa dia ingin sekali melewati Grand Hotel. Tapi jika dia melewatinya, dia akan telat. Karena jarak jalan itu dengan yang biasa dilewatinya jauh berbeda. Karena jika melewari Grand Hotel dulu, akan sangat jauh.

***

(pake bahasa korea nih. hiihi anggep aja pake bahasa korea.)

“Hyung, kau mau kemana?”Tanya pria yang ada di dekat Hero Jaejoong, ya dia adalah Changmin.

“Aku ingin membeli sesuatu di toko” Kata Jaejoong sambil mengambil kuncinya.

“Hyung, jangan lupa memakai masker.” Kata Yunho mengingatkannya.

“Pasti aku tidak akan lupa” Kata Jaejoong lagi smbil memakai maskernya.

Jaejoong melihat gadis yang ia lihat kemarin sedang berjalan sendirian. Ya, dia Jessica. Dia mengamati di sekitar Hotel itu. Tiba-tiba dari belakang muncul sebuah mobil yang ia lihat kemarin. Jessica kaget, ternyata dia adalah Jay. Lagi-lagi Jessica tidak mengenali rambut pria itu, setidaknya walaupun maskernya ditutup, dia juga harus tau rambut dan postur tubuh pria itu. JJ berhenti dan membuka kaca mobilnya sebelah kiri. Karena memang Jessica berjalah di sebelah kiri jalan dan setir mobilnya pun berada di sebelah kiri.

(pake bahasa inggris nih ya.. hihihi)

“Kau sedang ingin berangkat ke sekolah?” Tanya Jaejoong

“Ya.” Jawab Jessica sambil tersenyum.

“Bagaimana kalau aku antar.” Kata Jaejoong menawari Jessica.

“Ah, tidak usah.” Sayang sekali, mengapa Jessica menolaknya.

“Bukankah kemarin itu adalah sekolahmu. Dari jalan yang kau tunjukkan kemarin, sepertinya sekolahmu sangat jauh dari sini. Sudah biar aku mengantarmu. Anggap saja ini terima kasihku karena kemarin kau sudah menunjukan jalan padaku dan teman-temanku.” Jaejoong terus mengajakknya.

“Baiklah.”

Sepanjang perjalanan mereka mengobrol dan Jessica bertanya-tanya kepada Jaejoong.

“Jay, apa kau ini adalah fans DBSK? Apa kau dari korea?  Aku salut denganmu, karena kau rela berkorban datang ke Indonesia hanya untuk melihat mereka konser di Indonesia.” Hati Jaejoong berdeguk kencang, kaget mendengar apa yang dikatakan Jessica tadi. Tapi ternyata yang dikatakan Jessica berbeda dari apa yang ada dipikirkannya.

“Iya.” Kata Jaejoong sambil mengangguk mengiyakan.

“Ah sudah sampai.” Kata Jaejoong manis.

“Emm, oppa, gomawo.” Kata Jessica menggunakan bahasa korea. Karena ia tau bahwa Jay berasal dari Korea.

JJ hanya tersenyum dan langsung pergi. Grace melihat semua itu, dan Grace menanyakannya.

“Siapa itu Jess, keliatannya dia kaya. Tapi kenapa pake masker ya??”

“Dia fans DBSK, dia dari korea, dia pengen liat konser DBSK disini. Aku salut banget ama pengorbanannya. Ah iya.. Aku lupa nanya dia, kenapa dia pake masker ya? Temen-temennya juga pake masker. Aku ketemu dia kemaren dan dan 4 temennya nanya jalan Grand Hotel sama aku. Aku liat mereka pake masker semua. Aku bingung banget. Kenapa mereka bisa flu kompakan ya?”

Grace hanya tersenyum kecil dan mereka masuk ke dalam sekolah.

***

Dimalam yang dingin itu kebingungan Jessica semakin menjadi- jadi. Jessica tak ingin lebay, dia langsung tidur.

***

(pake bahasa korea)

“Hyung, apa kau bertemu gadis yang kemarin itu?” tanya Junsu mendekati JJ

“Ya, aku betemu dengannya. Tadi aku mengantarkannya pergi ke sekolah.”

“Hyung, apa yang kau lakukan? Kenapa begitu?” Yoochun kaget. Ada apa dengan hyungnya. Yoochun takut jika gadis itu tau yang sebenarnya.

“Ini sebagai rasa terima kasihku karena dia telah menunjukkan jalan kepada kita kemarin.”

“Siapa namanya? Apa dia Cassiopeia?”

‘Dia Jessica, dan entahlah aku tidak tau apakah dia seorang Cassiopeia atau bukan.”

Saking lelahnya, Jaejoong dan ke empat member lainnya tidur.

***

Pagi itu hari yang sangat aneh di diri JJ, dia lupa memakai maskernya. Dia langsung pergi menuju mobil, dan dia melihat gadis itu lagi berjalan di depan Grand Hotel. Dia menghampiri gadis itu niatnya untuk mengantarnya ke sekolah, lagi. Spertinya langkah kaki Jessica tidak menuju ke jalan itu. Jessica kaget kenapa dia bisa melewati jalan ini lagi. Dan sepertinya Jessica telah melupakan DBSK-nya itu. Dan pastinya dia sudah tidak lebay lagi, dia tidak begitu mengidolakan DBSK. Dia memang masih mengidolakan, tapi tidak berlebihan. Caranya berhasil.. Pria itu sudah tepat di samping Jessica dan membuka kaca mobilnya.

(pake bahasa inggris)

“Kau???” Jessica kaget melihat sesosok pria itu. Pria dengan mobil yang sama seperti kemarin, tapi berbeda. Ia tidak menggunakan masker. Jelas saja Jessica sangat mengenali wajah itu.

“Aku??? Cepat masuk ke dalam. Aku akan mengantarmu lagi.” JJ bingung dan dia teringat bahwa ia sedang tidak memakai masker.

“Kim Jaejoong!!!!” Jessica berteriak seketika. JJ langsung menempelkan jari telunjuknya ke bibirnya sendiri.

“Sssstttt…….. Aku baru menyadarinya bahwa aku tidak memakai masker. Cepatlah masuk ke dalam, sebelum orang-orang tau.” Dengan perasaan agak kesal, Jessica pun masuk ke dalam mobil. Kenapa Jessica malah kesal? Bukannya senang? Karena Jessica merasa dibohongi oleh JJ.

“Kenapa begini? Kenapa kau membohongiku? Padahal aku sudah percaya padamu. Kenapa tidak terfikir olehku bahwa kau adalah jj oppa. Kenapa kau datang setelah aku sedikit melupakan DBSK? Ah, apalagi kenapa aku sama sekali tidak mengenali rambut dan postur tubuhmu? Babo sekali aku ini!!” Jessica meluapkan amarahnya. Tapi JJ diam saja.

“Hey, kenapa kau diam saja?!” Tanya Jessica kesal.

“Kau tidak boleh memberitahukannya kepada siapapun tentang hal ini. Mungkin hanya sahabatmu yang dapat kau percaya saja yang boleh kau beritahu. Dan benarkah kau mengidolakan DBSK?”

“Sekarang tidak!” Jessica membantah keras.

“Wae??” JJ kaget dengan apa yang dikatakan Jessica.

“Joongie oppa, aku tidak terima telah dibohongi olehmu.” Jessica menjelaskannya.

“Sudah sampai, cepat kau masuk.”

***

“Ah cowok itu lagi..” Kata Grace mengagetkan Jessica.

“Ah kamu ngagetin aku aja.”

“Kenapa cowok itu lagi?”

“Grace, kamu harus tau tentang hal ini, dan kamu nggak  boleh ngomong tentang ini sama siapapun.” Jessica kemudian menarik lengan Grace dan membawanya ke tempat yang sepi.

“Emangnya apa sih yang mau kamu kasih tau ke aku? Kayaknya penting banget.”

“Ya, ini penting banget.. Ternyata cowok yang tadi itu bukan fans DBSK”

‘Trus?” tanya Grace dan langsung meneguk minuman yang ia beli dari kantin.

“Dia Joongie oppa.” Grace kaget sekali dan tiba tiba ia batuk.

“Uhuk.. uhukk.. kamu bercanda ya?”

“Aku nggak bercanda. Kamu nggak percaya? Aku juga nggak percaya tentang hal ini. Tadi waktu aku lewat depan Grand Hotel, tiba-tiba mobil cowok yang kemaren nyamperin aku. Dia ngebuka kacanya trus bilang kalo dia mau nganterin aku. Bodohnya dia sampe nggak pake masker. Aku kaget banget. Dia nyuruh aku masuk ke dalem mobil dan dia juga bilang kalo aku ga boleh ngasih tau hal ini ke siapa-siapa kecuali sahabatku yang bisa ku percaya. Yaitu kamu. Dan sekarang aku tau sebabnya kenapa dia pake masker.”

“Kayaknya aku percaya deh sama kamu. Dan baru kali ini aku percaya sama kamu.”

“Okey, nanti setelah pulang sekolah, aku ajak kamu ke Grand Hotel.”

***

(pake bahasa korea)

“Apa??!! Dia sudah tau?” Kata Yunho kaget mendengar cerita Jaejoong.

“Ya, tapi aku sudah menyuruhnya untuk tidak mengatakan kepada siapapun kecuali pada sahabatnya yang dia percaya.”

“Aduh hyung, kalau sampe dia ngebongkar gimana hyung?” Changmin mulai angkat bicara.

“Tidak, kau tau kan besok kita sudah akan konser. Jadi tenang saja. Kau tau kan maksudku?

***

Sepertinya Jessica malas sekali pergi ke Grand Hotel.

“Ayo!” Ajak Grace.

“Kemana?’

“Janjimu..”

“Ah iya, tapi aku males banget kesana.”

“Kenapa?”

“Aku masih benci banget sama joongie oppa.”

“Jangan pikirin bencimu. Sekarang aku pengen tau.”

“Ya udah.”

Mereka jadi pergi ke Grand Hotel walaupun Jessica malas sekali. Dan akhirnya mereka sampai di Grand Hotel

“Ada yang bisa saya bantu?” Kata receptionist itu ramah.

“Aku ingin tau dimana karmar DBSK?”

“Maaf, saya tidak dapat memberitahukannya.”

“Ayolah, kami ini temannya.”

“Benarkah? Sebentar ya..” Sepertinya receptionist itu sedang menelepon DBSK.

“Maaf, siapa nama anda?”

“Jessica.” Jessica menunggu receptionist itu menelepon, dan selesai.

“Mereka ada dikamar 261”

“Baiklah, terima kasih”

“Bener kan apa yang aku bilang. Aku nggak bo’ong.” Kata Jessica.

“Iya, aku kan udah bilang tadi kalo aku percaya sama kamu.” Jawab Grace melemah.

Jessica mengetuk pintu kamar mereka lalu Junsu membukanya dan….

Jantung Jessica tiba-tiba berdeguk kencang, dadanya terasa sesak sekali. Apa yang dirasakannya? Ternyata JJ sedang berdua bersama seorang wanita di satu sofa yang sama. Mengapa perasaannya seperti itu? Bukankah dia telah sedikit dapat melupakan DBSK dan Jaejoong? Grace pun kaget melihat tatapan Jessica yang terlihat kaget.

“Hey kamu kenapa?” Tanya Grace heran.

“Wah, yang kamu bilang bener Jess.” Grace melanjutkan kata-katanya karena Jessica tidak menjawab pertanyaannya yang pertama. Grace masih melihat Jessica terdiam.

“Lebih baik kita pulang aja.” Kata Jessica sambil menoleh ke arah Grace.

“Kenapa? Kenapa?” Grace masih heran dengan sikap sahabatnya ini.

(pake bahasa korea)

“Kenapa dia pergi?” Junsu bingung, karena tidak tau apa yang Jessica dan Grace katakan.

“Hyung, ada apa sebenarnya?” Tanya Junsu kepada JJ

“Mana aku tau.” Jawab JJ. Tapi JJ berkata dalam hati seperti ini…

‘Kenapa kau pergi? Padahal aku sangat mengharapkanmu datang kesini.’

Wanita itu, Soo Hyun. Dia hanya teman DBSK saja dan tidak lebih. Dia menatap wajah Jaejoong. Dan bertanya,

“Ada apa denganmu? Apa kau menyukainya?”

“Ah kau ini.” Jawab Jaejoong dengan tersenyum.

Sepertinya Jaejoong benar-benar menyukai ataupun mencintai Jessica. Kalau tidak, kenapa tadi pagi dia masih ingin mengantar Jessica ke sekolah. Dan setelah mengantar sekolah Jessica, ia terus memikirkan Jessica. Dan itu artinya.. Jaejoong terbengong lagi sama seperti setelah ia mengantar Jessica tadi.

“Jaejoong hyung, ingat besok malam kita akan Konser! Ayo siapkan untuk latihan sekarang, dan jangan lupa maskernya!” Kata Yoochun sedikit membentak.

“Iya-iya. Aku tahu.”

***

“Ah babo banget sih aku! Aku nggak mungkin suka sama joongie oppa. Aku cuma ngefans sama dia. Nggak lebih.. Ah dasar babo!!!” Tak bisa ditahan, tiba-tiba air matanya keluar, entah kenapa.

“Hey dasar babo! Kenapa air matamu keluar!!” Dia menyalahkan dirinya sendiri. Ayahnya datang ketika ayahnya mendengan Jessica berteriak teriak di ruang tamu yang dekat dengan kamar ayahnya.

“Kamu kenapa sih?”

“Nggak papa Appa, eh ayah..” Lalu ayahnya kembali ke kamarnya.

Ia tidak bisa menahan tangisannya itu.. Lalu ia tertidur di ruang tamu. Dan Kakaknya pun datang dan menggendongnya ke dalam kamar. Kakaknya bingung, kenapa matanya bengak seperti ini. Kakaknya pun pergi dari kamarnya dan tak mau mencampuri urusan adiknya itu.

***

Pagi pun mejelang, Jaejoong segera keluar dari Hotel dengan menggunakan masker. Dia menunggu Jessica. Tapi Jessica tidak muncul juga. Memang, Jessica sengaja tidak lewat depan hotel itu lagi, dia tidak ingin rasa sedihnya bertambah. Lalu jaejoong memutuskan untuk ke sekolah jessica. Tepat Grace berada di depan gerbang.

“Kau temannya Jessica kan?”

“Ya benar, namaku Grace.”

“Apa kau bersama Jessica?”

“Tidak. Dia belum datang.” Ketika Grace mengatakan iitu, wajah JJ memucat, padahal ia ingin mengatakan sesuatu yang sangat penting pada Jessica.

“Ah, kalau begitu berikan ini pada Jessica. Dan ini nomor ponselku. Kau dapat menghubungiku jika ada sesuatu.”

“Baiklah.”

Bel sudah berbunyi, Jessica juga belum datang. Dimana dia? Padahal dia tadi sudah pamit berangkat ke sekolah. Grace menelepon rumah Jessica. Tak ada yang mengangkat, berarti seperti biasa. Tidak ada orang di rumahnya. Dan itu artinya Jessica pun juga tidak ada. Tiba-tiba Grace teringat suatu tempat dan mencoba akan mengunjungi tempat itu setelah dia pulang sekolah nanti.

***

Jessica ternyata sedang berada di taman. Dia terpaku melihat penghijauan yang ada di sana. Hatinya terasa sedih. Ia ingin sekali menahan rasa sedihnya itu, tapi tidak bisa.

***

Bel pulang sekolah pun berbunyi. Grace bergegas menuju taman. Dia melihat seorang wanita duduk dengan lemas. Dia adalah Jessica. Grace menghampirinya.

“Tadi jaejoong oppa ke sekolah.”

“Buat apa apa?”

“Ini…” Grace langsung memberikan apa yang disampaikan jj tadi.

“Buang aja. Ini nggak penting.”

“Kamu tau, orang lain susah payah buat ngedapetin ini. Kenapa kamu yang dikasih gratisan nggak mau?” Ternyata yang diberikan adalah tiket konser DBSK. Disitu tertera acara akan mulai jam 19.00.

“Mungkin ini cuma bikin aku sakit.”

“Kamu cinta sama joongie oppa????”

“Cuma khayalan.”

“Maksudmu?”

“Ya kalau benar aku cinta sama dia, itu juga nggak bakalan penting buat dia. Udah ah, lupain aja!”

Jessica langsung meninggalkan tempat itu. Setelah agak jauh, Grace meneriakkan sesuatu padanya.

“Jessica, temuin aku di taman ini nanti sore. Kalo kamu nggak dateng, kamu bukan sahabatku!!!” Teriak Grace dari kejauhan. Jessica tak menggubris, dia langsung pergi begitu saja.

***

Sore harinya Grace benar-benar menunggu Jessica. Jessica belum juga datang.

***

‘Apa Grace bener-bener nunggu aku?’

***

“Mana sih Jessica? Udah berjam-jam aku nungguin dia nggak dateng-dateng.” Jessica melihat jamnya sudah jam 18.00.

“Aduh udah jam 6 lagi. Ah, takut telat nih..” Tiba-tiba ia melihat wanita beridiri di hadapannya. Dia yang semula menunduk lalu mengangkat kepalanya.

“Jessica?? Akhirnya kamu dateng juga. Ayo kita pergi.”

“Aku nggak yakin.”

“Udah ayo! Ntar kita telat.” Dengan semangatnya, dia menarik tangan sahabatnya itu.

***

Mereka sudah sampai ke tempat tujuan. Ramai sekali tempatnya. Karena itu digedung jadi mereka dapat duduk. Dilihat tiketnya, mereka mendapatkan tempat duduk paling depan. Beruntung sekali mereka. Pembawa acara itu membuka acara itu dan sampai puncaknya. Pembawa acara itu memanggil DBSK.

“Ini dia DBSK.” Lalu DBSK itupun bernyanyi. JJ melihat ke arah penonton, ia melihat Jessica yang sedang duduk di depan. Dia senang akhirnya dia datang. Dia senyum kepada Jessica, tapi Jessica tidak membalasnya. Dia tidak berkonsentrasi sama sekali sepanjang konser. Penggemar berteriak histeris di setiap apapun yang dilakukkan DBSK. Lalu acara itu mencapai penutupan. Tiba-tiba JJ berbicara di mic dan sepertinya ingin mengatakan sesuatu.

(pake bahasa korea)

“JJ hyung! Semangat!” Kata ke empat member serempak menyemangati JJ.

(pake bahasa inggris)

“Sebelumnya tujuanku kesini karna konser ini, sepenuhnya untuk konser ini. Tapi setelah aku bertemu gadis itu, semuanya berubah. Selain untuk konser di Indonesia, tujuanku yang lain adalah mengejar cintaku. Yah, mungkin cinta ini bertepuk sebelah tangan. Itu mungkin. Tapi belum bisa dikatakan seperti itu. Karena aku juga belum tau perasaannya pada diriku.”

Semua cassie terkaget-kaget melihat pernyataan jj.

‘siapa dia?’

‘siapa yang dimaksud jaejoong oppa?’

Itulah salah satu yang sedang dipikirkan semua cassie pada saat itu.

“Sekarang aku ingin mengajaknya ke atas panggung”

‘ha? Dia ada disini?’ kata beberapa cassie kaget.

Jaejoong menarik tangan gadis yang dimaksudnya, ya Jessica orangnya. Jessica kaget, tapi Jessica tak kuasa untuk melepas genggaman jj.

“Jessica, saranghae” Semua cassie terkaget-kaget melihatnya. Jessica masih tak menyangka ini semua terjadi. Sahabatnya itu pun tersenyum melihat mereka dan berkata dalam hati.

‘Jessica, mianhae. Ternyata apa yang aku pikirkan dan apa yang aku bilang dulu salah. Semua itu sekarang terjadi. Dulu aku bilang kalo kamu nggak mungkin ketemu DBSK ataupun Hero Jaejoong. Tapi dugaanku salah. Sekarang kamu berada di atas panggung dan ditembak sama Jaejoong. Sekali lagi mianhae.’

“Maafkan aku atas kejadian kemarin, aku benar-benar minta maaf. Apa kau mau menaafkanku?” Jaejoong meminta maaf pada Jessica.

“Baiklah, aku memaafkanmu.” Ucapnya.

“Gomawo, emmm… apa kau mau jadi pacarku?” Kata JJ pelan. Awalnya Jessica kaget, lalu ia mengangguk mengiyakan. Kemudian mereka berdua pun tersenyum.

“Lalu kenapa tadi kau tidak membalas senyumanku?

“Aku pikir kau takkan seperti ini.”

“Oh.. oh ya, setelah ini, apa kau mau mengajariku berbahasa Indonesia, chagiya?”

“Baiklah, aku akan mengajarimu.”

Kini wajah jj semakin dekat dengan Jessica, semakin dekat dan

..cup..

Semua cassie terkejut dan mengatakan seperti ini

‘so sweet’

THE END

Ini ff pertama aku yang tersimpan lama di ms word, jd jelek banget.. jgn lupa commetnya ya… gomawo

12 thoughts on “Hopes of a fan

  1. T.T
    Aku bnci kata2 sentul T.T

    Btw nimas yg awal2 pengalaman pribadi ya? Ekekkeke

    Ff nya bagus nimas, cuman krg poles dikit😉
    hal2 kecil c kyk, wktu ke hotel kn nya ma receptionist, dmn kmr dbsk, biasanya receptionist g bkl lngsng blg klo dbsk emank nginep dsna krn cassie pasti dah ngepung kekekke
    *mian ya bukannya sok tahu ini menurut ku aja*

    Overall nice ff! Impian km bgd ff ini, coba jgn pake jessica, pake nimas aja🙂 pasti lbh kerasa /plak

  2. Kim Hyun Rin (nimashinki) berkata:

    @dika eonni: itu soal’y pertama kali aku bikin ff. Ini pas awal2 lg suka dbsk. Apalg aku ga bgtu tau tntg hotel, cz ga pernah masuk hotel gde sih. Hahahaha
    mksh ya eon udh ingetin, ini bs bkin aku lbh baik lg (mudah2n).

  3. Kim Hyun Rin (nimashinki) berkata:

    [lanjutan]
    @dika eonni:
    Wah, aku ga suka ama nama Nimas, panggilan’y ga enk bgt. Ngerti kan? Kekeke~

  4. ama_chan berkata:

    kyaaaa…kyaaa…kaya share pngalaman pribadi..^^
    mewakili cassie yang pengen ketemu ma dbsk..^^v
    stuju ma dika…coba aj kasi detil2…tp ffnya ud daebak koq…smangad smangad

  5. aduh udah lama banget gak mampir ke dbskoneaktf ckck
    langsung aja deh coment hehe

    wahahaha keren banget ini jalan ceritanya aku suka saeng haha khayalan nya tinggi banget ckck iya saeng bener kata coment yg di atas kurang greget hehe, tapi seluruhnya bagus kok (y)

  6. shaakimchi berkata:

    itu mereka kissing dimanaaa ?diatas panggung ?
    uwaaa…kalo aku jadi pnontonnya aku gamau liat..
    brokenheart..ugh!!!
    hmm..kurang detail kayanya..dan kurang tegang…
    but,ff ini tetep keren kooo…
    good job author…🙂

  7. I hate sentul T.T
    Say,kmu polos bgt si,klo kmu ke hotel ditanya security mu ngapain trus kmu blg cuma lyat2 udh pasti diusir disngka org mncurigakan apalgi dtg ke hotel berbintang :3
    Overall ni ff bgus, ssuai jdul hrpan fans hehe
    Tpi bgian prtama tuh sprtinya pngalaman pribadi ya hehehe
    Aqu jga mao dinyatain cinta sama jj diatas panggung wlpun psti plgnya abis dikepung cassie XP
    Critanya mnarik🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s