Doushite Kimi wo Suki ni Natte Shimattandarou


cast :

  • Choi Sung Yeon
  • Shim changmin

Genre : Romance

Rating : NC-17

Author: Yoshi

—— Sung Yeon PoV——-

Siapapun yg tak mengenal sosoknya seksama pasti mengira namja itu kekanak2an dan banyak maunya, tapi tidak denganku. Walau hanya bisa menatapnya dari jauh, tapi dengan detail aku bisa menerka bagiamana sikap sesungguhnya seorang Shim changmin. Karna tiap waktu dan detik mataku selalu mengamati apa yg ia lakukan.dan megaggumi apapun dari dirinya.

“hyung aku lapar…..” suaranya yg terengah sambil mengelap tetesan kringat di keningnya masih sanggup ku dengar dan kulihat dari sini, nampak para hyungnya hanya bisa mlongo mendengar keluhanya.

“kau kan baru makan” sahut jaejoong salah satu dari k-4 hyungnya.

“iya…tapi sekarang lapar lagi gara2 main basket”

“kita baru main 5 menit, kemana larinya makan2 itu” Yunho menyahut.

“tapi aku lapaaaar hyung” rengeknya lagi,

Yoochun yg geram langsung mendekat kearah 3 orang itu dan memberikan kartu berbentuk persegi panjang warna emasnya.

“pergilah dan beli makanan sesukamu, kupingku rasanya panas mendengar kau tiap kali mengeluh lapar”

“HEY” suara teriakan keras menaggetkaku yg sedang asyik mengamati mereka.

“aissshh… kau mengagetkanku bodoh” dengan gaya tanpa bersalahnya gadis disampingku ini tertawa puas.

“Yeonie~ kuperhatikan dari tadi matamu tak berkedip sama sekali, apa yg kau lihat??” matanya ikut mengamati kearah yg kulihat tadi. Secepat kilat aku menghalangi tatapan matanya kearah lapangan basket.

“eeemmm……Jin Young ada beberapa materi kuliah yg belum aku pahami, kajja kita pergi dari sini” kutarik paksa tangan jin Young pergi meninggalkan tempat duduk kami, gadis itu nampak kebingungan dengan sikapku.

+++

—–Author PoV——

“aa??” changmin nampak heran melihat ada kotak di lokernya, berbau sangat sedap menggugah cacing2 dalam perutnya.

“selalu saja… apa wajahku ini terlampau tampan?? sampai ada yg menerorku dengan makanan seperti ini, setiap hari ” banyolnya sambil perlahan membuka sekotak bulgogi daging sapi itu.

oppa…. I hope U like this \(^o^)/

Kata yg tertera di Secarik kertas .

“bodoh…tentu saja aku suka, ini seperti masakan restoran”.

“aaaaaaaaaa….. masista” junsu tiba2 datang dan mencomot makanan changmin, dan pria itu nampak tak suka jatahnya terenggut paksa.

“hyung, tidak sopan!!” junsu tanpa rasa bersalah pergi meninggalkan changmin yg masih dongkol. Dan bergegas menghabiskan semua nasi dikotak itu sebelum hyungnya yg lain juga ikut merampas haknya.

Sementara itu sepasang mata nampak tersenyum puas mengamati changmin yg sedang lahap dengan makananya. Hal yg setiap hari dia lakukan.

+++

“changmin~aa jangan terlalu banyak makan, kau mau perutmu itu tidak jadi sixpack” kata jaejoong pakar perut sixpack.

“justru itu hyung~ makanan ini bisa membantu membentuk perut six pack-ku”

“apa hubunganya?? bodoh” Yoochun angkat bicara.

“aisshh.. aku benci kau selalu mengataiku bodoh hyung, kau tak tahu perut sixpack, jadi diamlah” mendengar itu, yoochun langsung naik darah.

“kau sudah pakai berapa won uangku, kembalikan semua!!” ancam Yoochun, dan dengan santainya Changmin memberikan credit card warna emas milik Yoochun.

“aku tak menggunakanya sepeserpun” sepontan semua terbengong kearah Changmin apalagi Junsu yg juga ikut menikamti segala makanan changmin.

“tidak usah shock begitu hyungideul~ kau tau kan… aku ini terlahir dengan wajah malaikat yg tampan, jadi ya maklum…. banyak fans, hihiihi”

“jadi kau dapat makanan sebanyak itu… dari fans misterius itu lagi??” Yunho tampak tak percaya, sampai sebegitu dalamnya stalker itu setiap hari tanpa bosan dia memberi semua makanan, dan berbagai macam benda untuk changmin.

“yeaahh begitulah…i’m okey….i’m okey” *maknae narsssiis*

+++

“yeon-ssi… aku jarang melihatmu pulang ke rumah ini”

“itu karna aku bosan dan keseepian tinggal dirumah sebesar ini sendirian” gadis itu menuangkan air mineral dan meneguknya.

Jin young mengangguk2kan kepalanya paham, sambil matanya tak henti mengamati rumah semegah ini. Tangga rumah yg menjulang panjang bak tangga langit sap 7, cendela di sekelilingnya berukuran besar yg tertutup dengan gorden, dan segala macam benda2 mahal yg menghiasi isi rumah itu, yg mungkin menghabiskan uang milyaran won, tapi aneh rumah semegah ini Jin Young tak merasakan hawa kehangatan dr sebuah keluarga Sung Yeon.

“kau punya pelayan kan?keluargamu?” tanya Jin Young, mendenagr itu nampak raut wajah sung Yeon berubah masam, namun tetap mencoba tersenyum.

“aku anak tunggal, di sini ada sekitar 10 orang pelayan tapi mereka akan pergi saat aku datang di rumah ini, karna aku suka ketenangan….. oh, appa dan umma ku, mereka senang menjelajah negara orang mengembangkan bisnisnya demi lembaran2 won” gadis itu nampak memaksakan senyum.

“tapi kau tak nampak seperti kurang perhatian…. bahkan kau terlihat punya banyak perhatian dan kasih sayang Yeon-ssi”

“ha, ha . itulah kelebihanku… aku punya kebahagian tersendiri”

“iya kau memang sering berperilaku aneh… oh ya sesekali rubah lah penampilanmu, dandananmu ini sama sekali tak menunjukkan kau anak orang kaya” kata Jin Young sambil memperhatikan gaya berpakaian Sung yeon yg terkesan Tomboy dan cuek *bayangin Go Minam yak*

“untuk apa?aku nyaman seperti ini… kekayaan ini bukan milikku, jadi untuk apa aku pamer”

“terserah, oh ya Yeon-ssi rumah ke2 yg kau maksut itu dimana?boleh aku melihatnya??”

Raut wajah sung Yeon berubah.

“Ru-rumah itu sama sekali tak pernah ku tempati jad-i keadaanya kacau, kapan2 saja aku akan mengajakmu kesana”

“curiga” guman jin Young lirih,

“mwo??”

“aku curiga…. kau selalu memakai alasan yang sama!! hey…padahal aku selalu melihatmu pulang kerumah bergaya kayu itu”

“jadi kau sudah tau dimana tempatnya??” Sung Yeon terkejut, dengan mantap jung Young mengangguk.

“bahkan aku mengamati gelagat anehmu saat memasuki rumah itu, hey….. apa kau teroris??” Jin young menatap tajam Yeon.

“aaa- aniyo”

“lalu?”

“itu rahasiaku Youngie……”

“baiklah.. akan ku bobol rumah itu”

“kau serius??” raut cemas Yeon.

“tentu… pilih mana, kau ketahuan dan malu nanti atau sekarang juga kau beri tahu aku apa yg kau sembunyikan??” kata Young sambil mengigit kasar apelnya.

“huffft….. aku minta waktu dan tidak sekarang” yeon memelas.

“aku semakin penasaran, apa yg kau sembunyikan didalam rumah itu, akan kuselidiki sendiri”

“sudah kubilang minta waktu… aku malu kau tahu sekarang”

“hahaha~ tidak bisa, aku tak mau mati penasaran, bagaimana??” tawar jin Young.

“hufffft……………….” yeon menggembungkan pipinya.

Yeon mengetuk-ketukan kukunya dimeja, perasaan kwatir menyergah hatinya, semua yg dia simpan rapi berpuluh-puluh tahun akan terungkap seketika. Rahasia dirinya sejak SMA, selama ini Yeon memang tak pernah terbuka apapun masalah kehidupan pribadinya, gadis ini lebih memilih menyimpanya sendiri.

Jin Young sampai disebuah Rumah didaerah Gyeonggi , rumah bergaya country dengan dinding berbahan kayu, dan ada cerobong asap di atapnya.

“sungguh kau tak akan menertawakanku?” tanya Yeon sebelum membuka kunci pintu, jin Young menggeleng cepat dan mengacungkan jarinya V.

“tidak mengejekku?”

Young menggeleng lagi.

“tidak ilfeel padaku?”

Menggeleng lagi.

“kau tak bicara pada oranga lain?”

“arggh~Grrrrrrr…. tidak…tidak dan tidak…. cukup. Ayo masuk” Jin Young geram, dan dengan ragu Yeon membuka pintunya.

Mata Young terperangah dengan Keadaan rumah yg jauh dari khyalanya, Rumah yg rapi, sofa yg mewah, foto2 Yeon yg mengihiasi tiap dinding, didekat pemanas api unggunya itu terdapat semcam bed floor dengan bulu2 tebal terkesan hangat, dan mungkin sebagai tempat favorit Yeon.

“hanya ini yg kau sembunyikan dariku??” Young tak puas.

“bukan..nanti kau jga tahu….” yeon mendesah paksa.

“itu ruangan apa?kamarmu??” belum sempat Yeon mencegahnya Jin Young sudah menuju kearah ruangan itu.

“omonaaaaaaaa~~~~ apa ini??” keringat dingin mengucur dari kening Young melihat isi kamar itu. Yeon hanya melenguh lemah dgn gontai dia menghampiri sahabtnya itu.

“sudah ku bilangkan, kau yg memaksa” Yeon memunguti album2 foto yg berserakan dilantai.

“kau sehat kan?kau waras kan??” Young menyentuh kening Yeon, terlihat gadis itu mengerucutkan bibirnya.

“hahhaa.. mainhe, jadi selama ini?kenapa kau terlalu fanatik denganya?”

“sejak SMA tepatnya….!! mollayo, aku merasa seperti orang gila”

“anni…. jangan begitu aku tahu apa yg kau rasakan, bodoh!! Kenapa tak jujur padaku?aku bisa membantumu mendapatkanya”

“jinnja??? Aisshh… aku minder Youngie, dia populer, sudah cukup aku hanya mengagguminya saja”

“anni…anni…. kau punya sesuatu yg istimewa dalam dirimu sendiri , tapi kau tak mau mencarinya”

“apa itu?”

“ketulusan”

+++

Bunga2 menghias indah setiap sudut ruangan pesta ini, para tamu yg hadir menggunakan gaun dan pakaian terindah mereka. Yah… hari ini pesta ulang tahun Jin Young. Suara tawa orang menggelegar dimana2, para tamu itu begitu menikmati pesta ini, tapi tidak untuk Sung Yeon, gadis berpakaian Mini dress warna ungu tua tanpa lengan itu tengah terduduk lesu sambil memegani minumanya. Maklum gadis ini memang tak menyukai keramaiaan seperti ini, kalau tidak demi Jin young rasanya sudah dari beberapa jam lalu dia pergi dari ruangan ini.

“hhaa.. gadis tomboy disulap jadi bidadari cantik,aku yakin tak ada yg mengenalimu, kau sexy juga yeonie” goda Jin Young.

“huhh.. kau tau aku seperti orang diperkosa para penata riasmu itu, entahlah berapa senti tebalnya bedak ini, dan lipstick ini… aissh aku tak bisa menutup bibirku, aku jadi susah makan dan minum” mendengar keluhan itu Young malah terkekeh.

“lau highheels itu??”

“bukan masalah…. aku biasa memakainya, ehmm Youngie… orang tuamu tidak datang?”

“sibuk di jerman…. makanya aku memintamu menemaniku, aissh pangeranmu belum datang ya??padahal aku sudah mengundangnya” mata Jin Young menatap kearah pintu masuk.

Dan tak lama kemudian 5 namja tampan bersamaan masuk, gaya berpakaian yg elegan, dengan jass yg rapi, uhhh benar2 wajah angel. Dan salah satu dari mereka datang mengahampiri Jin Young. Dan diasambut senyuman manis Jin Young, membuat sung yeon heran.

“saengil Chuka hamnnida chagiya….” pria itu memeluk Jin Young mesra.

“gomawo oppa… sudah berapa kali kau mengucapkanya??” Jin Young memukul ringan dada pria itu.

‘chagiya?oppa? ada hubungan apa mereka?’ guman Yeon dalam hati.

“oh ya oppa…. kenalkan ini shabatku choi sung Yeon”

“anyeong….. jung Yunho imnnida” pria itu menjulurkan tanganya, dan disambut oleh sung Yeon.

“oppa… mana changmin??” tanya Jin Young sambil melirik kearah Sung Yeon.

“mwoe?ada bersama jae disana, kenapa kau mencarinya??”

“ada urusan…. chakman kau tunggu disini oppa, Yeon kajja” Young menyeret lengan Yeon, dan sedikit pemberontakan dari Sung Yeon.

“jangan meyeretku, aku bisa jalan sendiri” Jin young melepaskan tanganya.

“tetap dibelakangku okey….” Young berjalan lebih dulu dari sung Yeon.

“changmin~aa”

“noona…saengil chuka” kata changmin.

“tidak perlu… aku mau mengenalkanmu pada…….” kata Young terpotong saat menyadari Yeon menghilang dari sisinya. Matanya sudah berpencar kesana-kemari tapi Yeon tak ada disana.

“mengenalkan pada siapa noona??”

“aissshh… dia menghilang lagi, chakman nanti ku bawa dia kesini”

“tapi noona…katanya kau mau memberitahuku yg tempo lalu kau ceritakan” changmin lagi2 harus mendengus lemas saat Young benar tak mendengar kata2nya dan malah menjauh.

—– Changmin PoV—–

Aisshh… aku tidak suka pesta seperti ini, bayangkan saja…. Jae Hyung bersama Yuri, Yoochun Hyung bersama Mihi, Yunho hyung bersama Jin Young, dan pria lumba2 itu dengan HyeJin. Lalu aku?? Makanan… yah, cintaku makanan.

“yang mana ini… aku mau semuanya”

Braaakkkk ……

“aigooo” keluhku saat tiba2 seorang wanita dengan dandanan menornya menabrakku dan membuat kuah makanan tertumpah di jass putihku.

“mianhe.. aku tak sengaja”

“taruh matamu dengan ben……. jessica??”

“changmin~”katanya tak kalah terkejut sambil ikut membersihkan jasku.

“jangan sentuh aku pergilah…..” mendengar kataku gadis itu langsung pergi.

“butuh ini??” tangan putih mulus mengulurkan sapu tangan putihnya.

“gomawo……” mataku terperngah saat menatap wajahnya, cantik… dan senyumnya, seketika membuat otot persendianku melemah.

“biar kubantu” tangan nya mengusap lembut jassku, mataku seakan tak bisa berkedip sejenak saja, tak rela melewatkan tiap jengkal kecantikanya. Dan entah dorongan apa yg membuatku berani mengenggam tanganya. . .halus, seprti tangan bidadari, bahkan tangan jae Hyung saja tak selembut ini. Gadis itu terhentak menatapku.

“gomawoyo” ucapku pelan dan terlihat gadis itu menunduk merona.

“cheonmaneyo….” tangannya menarik paksa dari genggamanku.

“shim changmin imnnida,,, kau?” gadis itu menyambut tanganku.

“cheom boepgesseumnida”

“tidak perlu terlalu formal begitu nona, oh ya, kau sendiri?aku sedang butuh teman ngobrol”

Kamipun duduk berdampingan disofa itu sambil mataku tak henti2nya memandangi tiap ujung wajah dan tubuhnya, bibirnya,mtanya, dan lekuk bodinya juga mendukung, apalgi wajahnya. Senyumnya yg begitu manis.

“jadi kau saudara Jin Young nuna??siapa namamu apa aku harus memanggilmu cinderela”

“haha…. kenapa memangnya?”

“aku akan menyimpan sapu tangan ini dan mencari siapa nama pemiliknya, bukankah ini seperti cerita cinderela”

Lagi2 dia tertawa dengan kata2ku, tawanya begitu merdu, dan ingin sekali mendengarnya setiap hari.

“lalu jika kau tahu siapa namaku, kau mau apa??”

“persis seperti cerita cinderela… pangeran akan mempersunting putri” kataku mendramatisir.

“kalau begitu aku akan mengikuti alur cerita ini…. ditengah2 pesta aku akan menghilang” candanya lagi. Benar2 sosok yg hangat tapi entahlah, perempuan ini tak mau memberitahu namanya. Apa mungkin ini wanita yg diceritkan Jin Young noona, wanita yg selalu meletakakn makanan di lockerku, yg selalu mengirimiku kata2 semangat, mungkinkah dia?aaahh mana mungkin, kata Jin Young wanita itu pemalu tapi dia tidak, bahkan terlihat akrab padahal kami baru bertemu.

“changmin aa~” suara Yunho hyung memanggilku. Aku tersenyum kearah cinderla ini dan memintanya menunggu, bergegas aku menghampiri Yunho hyung.

“wae??”

“bawa mobilku pulang… aku tidur di apartemen Jin Young”

“omo??mau apalagi kalian?kebobolan baru tahu rasa….!!”

“smoga saja tidak” katanya menepuk bahuku, apa maksutnya, awas saja , dasar!!

Dan saat aku kembali ketempatku, yg benar saja, cinderela itu menepati leluconya tadi. Dia tak ada di sini.

+++

——Author PoV——

Hujan mengguyur daerah sekitar Gyeonggi. Changmin menendang kasar kearah ban mobil Hyundai itu.

“sialan….kenapa kempes, aku tak bawa ban serep” hujan sudah membuat tubuhnya basah kuyup. Ditengah terpaan hujan matanya menerawang ada 1 rumah disana, mungkin tak maslah kalau dia menginap satu malam saja.

Dengan pelan dia mengetuk pintu rumah itu, tapi tak ada suara,dan pintu juga tak dikunci,.

“anyeong…. excusme… anybody here??” changmin clingukan. Tetap tak ada jawaban.

“rumah sebagus ini kenapa tak ada penghuninya” gumanya pelan dan saat itu juga muncul seoarang wanita dengan cangkir teh di tanganya, sama seperti cahngmin wanita itu nampak terkejut.

“cinderela”kata cahngmin tertawa seolah tak percaya.

“cahngmin…k-kau disini??bagaimana bisa?”

“aaa~ tuhan yg mengaturnya… tadi mobilku kempes dan aku tak membawa ban serep, kulihat hanya ada rumah ini karna tak dikunci jadi aku masuk”

“omona~ aku lupa menguncinya”

“untung saja aku yg masuk..coba yg lain, gadis secantik kau mana mungkin selamat, kau tinggal disini cinderela, aisshh aku tak perlu susah payah mencarimu, Tuhan sudah mengaturnya”

“bajumu basah…keringkan dikamar mandi”

“oh ya… cinderela apa aku boleh menginap disini malam ini saja, janji tak akan macam2”

“keringkan dulu pakaianmu”

Changmin bergegas masuk kamar mandi dan mengeringkan pakainya, utung singletnya tak begitu basah. Saat akan keluar dari kamar mandi mata changmin tertuju pada sebuah ruangan yg terbuka sedikit pintunya, dengan ragu dilangkahkan kakinya, dan alngkah terkejutnya dia saat tahu apa yg ada didalamnya.

“ap-pa ini” segala bentuk fotonya sendiri terpampang rapi didinding ruangan itu yg tepatnya adalah ruang tidur. Foto albumnya dan bahkan segala sesuatu yg berhubungan denganya ada dikamar ini. Kertas panjang yg berisi jadwal makanan yg dia sukai.

“jadi dia yg selama ini”

Mata changmin tertuju Di meja cerrmin riasnya bertumpuk tumpuk buku diary. Dibukanya satu persatu….

“Sung Yeon..” panggil changmin lirih,berdiri dibelakangnya.

“kau sudah tahu bukan?? Memang aku…. aku yang…..” katanya terputus saat cahngmin mencengkram lengan gadis itu dan ikut duduk didekatnya.

Changmin melumat bibirnya kuat dan menahan lumatanya cukup lama tak dilepaskan.

“kau membuatku penasaran bertahun-tahun… dan sejak saat itu aku sudah bertekat, akan mencintaimu, walau aku belum mengenalmu…. Saranghae Yeon-ie” changmin membelai lembut rambut panjang Yeon.

“ aku takut kau menolakku ….”

“aku lebih takut lagi…seumur hidup tak bisa menemukan orang yg tulus sepertimu, sarangahae…” changmin mengecup kening Yeon, melumat bibirnya, dan menjilat leher jenjang Yeon, hingga keduanya ambruk di bed berbulu itu,

“apa aku bermimpi??” tanya yeon sambil memainkan jari-jemarinya meliuk-liuk didada changmin yg berada didekat tubuhnya.

“rasakan sekali lagi” cahngmin melumat lagi bibi yeon, sebelah tanganya menopang letak kepalanya sendiri dan tangan yg satunya menggrayahi paha Yeon.

“tidak nyata” Yeon memancing, changminpun mengarahkan tanganya kearah payudara Yeon dan meremasnya pelan.

“sssshhh…tetap ini seperti mimpi” changmin menindih tubuh Yeon.

“akan ku berikan kau kenyataan” tangan changmin membelai jajaran poni Yeon dan langsung melumat bibir yeon intens, respon serupa dari Yeon.

Tanda bercak merah chagmin menodai leher Yeon yg putih mulus, dan bibirnya bermain meraup-raup gundukan Yeon yg masih terbungkus piyama berkain tipis.

“aaasssshhh” tangan Yeon meremas kuat rambut changmin dan membuat pria itu makin terbakar birahi. Dengan bringas disobeknya piyama milik Yeon yg memperlihatkan montoknya payudaranya. Changmin mengguman takjub, ukuran payudara yg membuat kejantanannya bangkit dan betah berlama2 menjilatinya. Dengan ganas lidah changmin memutar diputing Yeon dan menyedotnya pelan, dan sukses membuat wanita itu terpejam nikmat mersakan sensasinya. Tanganya menekan lebih dalam kepala changmin, seolah menyuruhnya lebih dalam menghisap dan memainkan putingnya.

Tangan changmin tak hentinya menggoda dan bergriliya meraba-raba paha Yeon, dan bertaut di gundukan V nya, membelai lembut barang berharga milik Yeon. Begitu juga Yeon, tanganya aktif membelai junior changmin yg masih terbungkus rapi celana boxernya, juniornya sudah tegak rupanya.

“aakkh”

Changmin langsung bergegas melepaskan celana dalam Yeon dan juga celananya sendiri, hingga Mr. P nya terlihat jelas berdiri tegak meminta servic. Changmin menyodorkan juniornya kearah yeon Dan menyuruh Yeon memberikan pemansan. Yeon menurut diraihnya junior changmin dan dilumatnya hati2, ini baru petrama kali gadis itu melakukanya tapi menurut changmin usahanya lebih dari kata lihai, mulut yeon menelan ½ dari junior changmin, pria itu semakin menjadi-jadi memejamkan matanya menahan nikmat. Melihat ekspresi kepuasan changmin, yeon malah makin memperkeras lumatanya, memaju mundurkan mulutnya menelan junior changmin. Changmin mersakan juniornya diremas2 bibir yeon, dan ini baru bibir, bagaimana dengan ‘itunya’, guman changmin dalam hati.

“engggghhhhhh……” lenguh changmin dan lnagsung melepaskan juniornya dari mulut yeon yg sudah penuh dengan cairan cristalnya. Dilumatnya bibir yeon dan membagi cairan miliknya itu kedalam mulutnya, jari2 changmin terus memainkan klitoris Yeon dan mengoyak isinya. Membuat gadis itu menjerit keenakan. Dan melenguh saat cairanya juga ikut keluar, dengan sigap bibir changmin menyapu bersih tumpahan cairan Yeon dengan lidahnya.

“ini pertama untukku, bisakah kau bermain pelan?”

“untukku juga bebh….” changmin mulai memasukan juniornya yg sudah terlumuri pelumas itu, baru kepala batanganya saja yg masuk tapi gadis itu sudah menjerit kesakitan.

“ta-han-laaah bebh………”

“saaaaaaaaakiiiiitt aaah” melihat raut wajah yeon yg merah padam menahan sakit dan air matanya yg mulai menetes. Cahngmin menghentikan aksinya menerobos dinding Yeon.

“kita hentikan saja” kata changmin pelan.

“anni… kita sudah terlanjur, aku akan menahanya” Yeon malah merapatkan tanganya memeluk changmin.

“kau yakin bebh?” changmin ragu dan dengan mantap Yeon mengangguk.

“aku sepenuhnya milikmu malam ini” dan dengan semangat 45 changmin kembali menekan juniornya kedalam lubang yeon, gadis itu terdengar menjerit dan meremas kuat punggungung changmin, melihat itu changmin langsung menjilat lagi payudaranya, sedikit memberi rangsangan lagi pada Yeon, dan mendiamkan juniornya yg baru masuk ½ nya kedalam lubang yeon. Setelah sedikit tenang, changmin kembali memasukan juniornya hingga tandas seluruhnya menancap dilubang Yeon.

”aakkkhhh…..” Desah Yeon saat menyadari lubangnya tertanam batang besar dan memenuhi tubuhnya sesak, cahngmin lagi2 mendiamkan junornya bersarang di V Yeon memberi sedikit nafas pada gadis itu menerima benda saing miliknya.

“kita lanjutkan??” tanya changmin dan dijawab anggukan mantap dari Yeon, perlahan changmin memaju mundurkan juniornya sambil bibirnya melumat bibir Yeon.

Sekian lama mencabut-memasukan juniornya kedalam V yeon, jeritan dan isakan tangis sudah tak terdengar lagi yang ada malah desahan dan erangan nakal yg membuat changmin makin bernafsu.

“akkhh…ap-a yg kau fikirkan sa-at ini bebh….??” tanya changmin.

“ini mimpi… aku bermimipi akhhh~” erang Yeon saat cahngmin menhentakan lagi juniornya lebih dalam.

“yah kau di mimpi denganku…sarangahaeyo” changmin makin mempercepat menyodokan juniornya.

“engggg…so faster…faster…..enggh” cercah Yeon, membangkitkan semangat changmin menggenjotnya(?)

“aaakkhh.. nik-maaaat bebh…” cahngmin lebih dalam memompa.

“ak—ku dat—tang oppa….enggggghhh……aaahhh” Yeon sudah mencapai klimaksnya dahulu. Changmin memelankan hentakanya dan terasa vagina Yeon yg tadinya mereams kuat kini terasa mengendur.

“aku belum bebh…. 1 kali lagi ya??” bisiknya ditelinga Yeon, Yeon terenyum simpul dan cahngmin langsung menggendong Yeon tanpa mencabut juniornya kaedalam kamar dan menghempaskan tubuh Yeon diranjang.

“kau mau memakai caraku bebh??”tawar changmin , nampak Yeon mengerutkan dahinya.

Yeon duduk bersandar di kapala ranjang tanganya mencengkram kuat jeruji-jeruji bed, dengan membuka selangkangnya lebar, changmin merangkak kearahnya penuh nafsu, dan langsung meraih tubuh Yeon dipangkunya, perlahan juniornya dituntun masuk kedalam lubang V yeon lagi, kali ini berbeda dengan beberapa saat yg lalu, Yeon sudah tak merasakan sakit lagi, rasa nikmat, itulah yg mereka rasakan saat ini.

TubuYeon memeluk changmin, dan mulai mengangkat tubuhnya naik turun mengehentak junior changmin, posisi duduk sangat efektif untuk mereka. Bibir changmin mengecup dan melumat payudara Yeon yg ada dihadapanya.

“aaaakhh oppa….”

“lebih bebh….. akhhh ~sebentar lagi…” Yeon makin mempercepat naik turun memompa junior changmin, membuat pria itu makin terpuruk dalam nafsu yg meuaskanya, detik2 pun berlalu denga dercak dan nafas yg memburu dari mereka.

“ak—aku sam—-pai bebh… akkkkkkkhhhh” changmin terhempas lemah di ranjang dan disusul Yeon yg ikut terkulai lemah besnadar didada changmin.

“gomapta cahgiya….. sarangahae”

“na do oppa……”

“apa setelah ini kau masih tetap akan mengirimi makanan di lockerku, bebh??”

“tentu oppa….”

“kenapa kau menyukaiku??kau sejak SMA memendam rasa ini?”

“mollaso….. aku jatuh cinta padamu dan jangan tanya mengapa, karna sampai saat ini aku juga tak menemukan jawabanya oppa”

“aaa~ beruntungnya aku…..saranghae….sarngahae…..chagiyaaa”

“na do~”

=THE END=

10 thoughts on “Doushite Kimi wo Suki ni Natte Shimattandarou

  1. kata Jin Young sambil memperhatikan gaya berpakaian Sung yeon yg terkesan Tomboy dan cuek *bayangin Go Minam yak* ngapain bayangin gi minam? mending bayangin diri sendiri yg maen di ff ini wkwkwkwk

    gilaaaaa baru pertama kali jadian aja dah nc ckckckck min napsuan yaaaa

    segini nc17 gmn klo vie bikin nc21? pasti lebih hot dr ini ya?

    baru beres nc masa yg ditanya min makanan sih ==’
    dasar king of food

  2. Jaehyunmi berkata:

    Onnie ini aku Annisa fitri (jaehyunmi), aku lagi gk log-in di wordpress soalnya baca lewat hp..
    Mian baru coment eon, soalnya ini juga baru baca..

    Oh my god, nc nya hot bgt. >o<
    Changmin oppa di sini terkesan kekanak-kanakan tp pas udh ngelakuin 'itu'… Bener2 beda *bingung mau ngomong apa*

    Aku paling suka pas minpa ketemu si sungyeon di pesta dan pas mereka ngobrol. Hahaha😀
    Nice ff ^^

  3. Changmin ru knl lngsng ncan,hha..
    Nc’a selalu HOT chingu ,, weiss bnr2 krenz..
    Changmin ternyata udh komitmen kalo ktm cwe i2 bkal djdiin cwe’a bnrn .. Brntng bngt jd yeoja itu..

  4. maxJJ berkata:

    lg2 aq dbkin iri sm karakter cwe d ff ni
    mauu jg dong bgtuan ma changmin
    #plak
    haha
    nc mantap hmpr nyerempet nc21 kykny
    btw,gomawo dah ngasih pw k aq
    mian k komenku krg bkenan
    hehe
    v^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s