Fanfiction for my idol


Judul: fanfiction for my idol
Author: Kim Hyun Rin a.k.a CASSIOPEIAY
Rating: PG13/straight
Genre: romance
Cast: Kim Jaejoong dll

Namaku Kim Shin Hye. Aku adalah seorang siswi di salah satu sekolah di Korea. Sekarang aku kelas 1 SMA lebih tepatnya sekarang umurku 16 tahun. Aku sangat suka menulis sebuah fanfiction. Apalagi jika menulis FF NC. Kim Jaejoong, orang yang ku jadikan pemeran di fanfiction NC ku. Di blog ku, banya sekali yang berkomentar menyukai fanfiction buatanku. Hari sabtu ini TVXQ akan konser, aku akan datang di konser itu. Semoga setelah ini aku mendapatkan inspirasi untuk fanfictionku selanjutnya. Dan sekarang aku sedang bersantai-santai di rumah bersama temanku Lee Shin Young untuk menunggu malam tiba. Lee Shin Young dari dulu memang tinggal bersamaku jadi aku mempunyai teman untuk bersenang, apalagi dengan adanya dia disini bisa menemaniku untuk menonton konser TVXQ. Sekarang aku duduk di sofa dekat kamarku.

“Shin Hye, kau jadi menonton konser kan?” tanya Shin Young.
“Ya, aku pasti menonton. Aku tidak mungkin melewatkan moment indah ini.”
“Apa setelah menonton, kau akan menulis fanfiction NC itu?” dia menanyakan kebiasaanku itu.
“Jelas lah aku akan menulisnya.”
“Apa kau tidak merasa risih dengan hal-hal yang seperti itu?”
“Untuk apa risih? Itu kan hanya sebuah cerita. Lagipula aku juga juga tidak akan mau jika cerita itu benar-benar terjadi. Apalagi aku yang mengalaminya. Aku tidak mau seperti itu. Lebih baik aku hanya membuat cerita saja.” kataku sambil berjalan menuju kamar.
“Ah itu benar, jangan sampai terjadi ya!”
“Kau tenang saja.”

Malam pun sudah tiba, aku dan Shin Young segera bersiap-siap menuju ke tempat konser. Setelah sampai aku dan Shin Young melihat banyak sekali Cassiopeia yang menonton TVXQ. Aku dan Shin Young berdiri dibarisan paling depan, betapa senangnya aku. Kulihat MC sudah datang dan mulai membuka acara. Semua Cassiopeia meneriakan nama TVXQ, aku dan Shin Young pun juga begitu. Tapi saat di tengah-tengah acara, saat TVXQ menyanyikan lagu Crazy Love, aku hanya melamun dan tersenyum seperti orang gila. Pandanganku hanya menuju pada Jaejoong.

‘Ya ampun, kenapa dia harus tampan? Kau jahat Kim Jaejoong, kau bisa buat aku gila’ kataku dalam hati.

“Hey, kau ini. Jangan tersenyum terus? Apa kau sudah gila?” tanya Shin Young yang membuyarkan lamunanku.
“Aishhh, kau ini tidak bisa melihat orang sedang senang saja. Ya, aku sudah gila. Kau mau apa?”
“Setelah ini kuharap kau segera sadar. Aku tidak ingin punya teman yang gila sepertimu.”
“Aish kau ini. Sudah, kita lanjutkan saja menontonnya.”

Setelah kata-kataku yang terakhir, Shin Young tidak menjawab dan kami pun melanjutkan menonton, karena kami tidak ingin ketinggalan.

Akhirnya selesai juga konsernya. Aku sangat lelah. Tapi setelah ini aku harus menulis fanfiction. Semoga saja aku kuat malam ini.

“Ayo!” ajak Shin Young
“Ok!” jawabku riang. Tapi seseorang yang membawa sebuah kertas memanggilku dari belakang. Kurasa kertas itu adalah sebuah foto.
“Apa anda yang bernama Kim Shin Hye?” tanyanya dengan nafas tesengal-sengal.
“Benar. Ada apa ya?”
“Mohon ikut aku sebentar.”
“Shin Young, kau duluan saja ya. Tidak apa-apa kan?” tanyaku.
“Tidak apa-apa kok. Ya sudah sana.” kata Shin Young sambil tersenyum dan kemudian pergi.

Aku semakin bingung degan pria yang memanggilku tadi. Aku terus mengikutinya dan setelah itu kami sampai di suatu tempat, kulihat ada sebuah mobil Bentley Continental GTC Series 51. Aku sepertinya pernah mengenal mobil itu, tapi dimana ya? Pria itu membukakan pintu mobil itu. Kulihat di dalamnya ada seorang pria, tapi wajahnya tidak terlihat, yang terlihat hanya bagian tubuhnya. Pria yang sedari tadi di dalam mobil tiba-tiba menarik tangaku ke dalam mobilnya.

DEG

Betapa kagetnya aku setelah melihat wajahnya. Dia adalah Jaejoong. Mataku terbelalak melihatnya. Rasanya aku ingin menjerit sekuat tenaga. Tapi tidak bisa. Lalu Jaejoong menjalankan mobilnya. Aku bingung, sebenarnya dia mau membawaku kemana. Perasaanku masih sangat shock. Aku rasa ini hal yang mustahil. Di dalam mobil, aku terus mencubit kulitku serta mengucek-ngucek mataku. Aku masih tidak percaya hal ini.

Kemudian kami sampai di sebuah apartement. WHAAAATTT???? Apartement???? Untuk apa Jaejoong oppa mengajakku kesini??? Dadaku berdetak kencang, aku bingung apa maksud Jaejoong oppa membawaku kesini. Dari tadi Jaejoong oppa tidak mengucapkan sepatah katapun padaku. Apa Jaejoong oppa  marah padaku??? Atas dasar apa Jaejoong oppa marah padaku? Apa aku pernah berbuat salah padanya?

“Jaejoong oppa, ada apa ya aku dibawa kesini?” aku mulai membuka pembicaraan.
“Nanti kau juga akan tau.” jawab jaejoong oppa santai.

Sedari tadi aku hanya melihat-lihat seisi ruangan yang indah ini.

Jaejoong oppa mengambil laptopnya. Sepertinya dia akan mengabaikanku. Jangan-jangan dia lupa padaku. Tidak mungkin dia melupakanku. Lalu kenapa dia malah membuka laptopnya?

“Kemarilah…” kata jaejoong oppa padaku. Aku tersentak kaget.
“Eh? Aku?” tanyaku masih tak percaya.
“Kalau bukan kau siapa lagi? Hantu? Hah?”
“Ah iya iya. Ada apa?”
“Ini blog mu kan?” kata-kata Jaejoong oppa kali ini membuatku sangat kaget. Apa jangan-jangan dia marah karna aku membiat FF NC tentang dirinya? Aku takut sekali.

‘Oh Tuhan, jangan biarkan aku mati disini.’ batinku

“Kau tau darimana oppa blog ku itu?”
“Apa kau ini bodoh? Jelas saja aku tau dari Google. Saat aku melihat fotomu ada disini, aku langsung ingin mencarimu.
“Aku mohon oppa, jangan marah padaku. Aku hanya bercanda saja membuat itu. Semua kan juga tau kalau itu tidak sungguhan opp…” aku belum selesai melanjutkan pembicaraanku, tiba-tiba Jaejoong oppa sudah menciumku. Aku kaget seketika. Aku segera melepaskan ciumannya. Tapi semakin aku mendorongnya, ciuman itu semakin panas. Dia menghempaskan nafas, dan kemudian menciumku lagi lalu membawaku ke kamar. Aku sangat sulit bernafas. Dia melumat bibirku dan sedikit menggigitnya hingga berdarah. Kemudian ciumannya turun ke leherku hingga menimbulkan tanda merah di sekitar leherku. Dia melepaskan ciumannya.

“Ayo kita lakukan seperti apa yang kau tulis di blog mu. Aku sangat menginginkannya.” aku kaget mendengar ucapan Jaejoong oppa. Ini tidak mungkin terjadi, sangat tidak mungkin. Dia menciumku kembali. Aku merasakan hangat tubuhnya. Dia perlahan-lahan membuka bajuku. Dan……….

Ya, aku melakukan sesuatu yang tidak mungkin kulakukan. Tapi ini benar-benar terjadi.

$$$

Aku terbangun dari tidurku. Kemudian aku bangun dari sebuah dada bidang itu yang menjadi alas tidurku itu.

“Jaejoong oppa bangun!” Kataku sambil menggoyang-goyangkan tubuhnya.
“Ah, sudah pagi rupanya.” jawabnya dengan mengucek-ngucek matanya.
“Oppa dengarkan aku.”
“Iya aku dengarkan. kau mau bicara apa?”
“Oppa bagaimana dengan kita selanjutnya? Aku takut.”
“Ya, nanti aku akan bertanggung jawab atas semuanya, kau tenang saja.”

$$$

“Kenapa jam segini Shin Hye belum pulang juga.” kata Shin Young kebingungan.

Sedari tadi Shin Young hanya memandangi jam tangannya dan duduk didepan teras rumah.

$$$

Shin Hye terdiam dan berfikir.

“Lalu bagaimana karir oppa nanti? Bagaimana tanggapan Cassiopeia. Dan bagaimana aku? Aku masih sekolah, oppa.”
“Aku juga bingung harus bagaimana. Nanti kalau waktunya sudah tepat, aku akan temui ibumu atau ayahmu.”
“Ibuku saja.”
“Ayahmu bagaimana?”
“Kau tidak akan bisa bertemu dengannya. Dia sedang berada disurga.”
“Ah, maafkan aku. Ya kalau waktunya sudah tepat aku akan menemui ibumu. Sekarang kau cepat siap-siap. Kau harus segera pulang. Ibumu dan temanmu pasti sangat khawatir. Aku akan mengantarkanmu.”
“Baiklah oppa.” kataku kemudian menuju kamar mandi untuk mandi.

$$$

Sesampainya di rumah…

“Aku pulang!” kataku. Shin Young yang sedari tadi sepertinya menungguku di teras langsung datang menghampiriku.
“Shin Hye! Kau sudah pulang? Tadi itu siapa?”
‘Bagaimana ini? Aku harus jawab apa pada Shin Young?’ kataku dalam hati.
“Bukan siapa-siapa. Ibu mana?”
“Ada di dalam. Kami mengkhawatirkanmu karna kau belum pulang kemarin.”
“Trimakasih sudah mengkhawatirkanku.”

$$$

4 minggu kemudian, aku masih bersekolah seperti biasa. Melewati hari-hari indah bersama teman-temanku termasuk dengan Shin Young. Serkarang aku merebahkan tubuhku di kasur kesayanganku. Hah… Ternyata sangat lelah seharian mengerjakan tugas terus di sekolah.

“Huweeekkk,,, huweeekk”
‘Kenapa rasanya aku ingin muntah? Ada apa ini? Apa mungkin karna aku terlalu lelah?’
“Shin Hye? Kau kenapa?” eommaku ternyata sedang mendengarku muntah-muntah.
“Nan gwaenchanayo eomma. Mungkin aku hanya masuk angin saja.”
“Kau harus ke rumah sakit Shin Hye. Siapa tau ada sesuatu.”
“Tidak usah eomma, mana Shin Young?” aku berusaha mengalihkan pembicaraanku.
“Dia sedang belajar kelompok. Ayo kita ke dokter sekarang! Eomma tidak ingin terjadi apa-apa padamu!”
“Tapi eomma….” ibu langsung menarikku dan kami pun ke rumah sakit.

Aku teringat sesuatu yang aku lakukan 4 minggu lalu. Aku takut jika ibu tau. Aku takut jika aku benar-benar hamil. Aku pun diperiksa oleh dokter. Kemudian dokter menjelaskan tentang penyakitku. Aku dan ibu duduk didepan dokter.

“Bagaimana dokter kondisi putri saya?” kata eomma sedikit cemas.
“Berapa usia Shin Hye?” dokter itu membuatku kaget. Bagaimana ini??
“Umur Shin Hye 16 tahun dokter.”
“Ibu, Shin Hye tengah hamil dari 3 minggu yang lalu.”

DEG

‘Bagaimana ini??? Eotteokajyo???’

$$$

Sesampainya di rumah aku dimarahi habis-habisan oleh ibuku. Aku ditampar. Aku dimintai penjelasan. Akhirnya aku menjelaskan semuanya. Aku juga diminta untuk menelefon Jaejoong oppa.

“Yeoboseyo?”
“Oppa, bisakah kau ke rumahku sekarang. Eommaku sudah tau semuanya.”
“Ya, aku akan kesana secepatnya.”

$$$

Akhirnya Jaejoong oppa datang juga. Jaejoong oppa menghampiriku dan ibu yang berada di ruang tamu. Jaejoong oppa menyapa ibuku. Tapi ibuku langsung menyambar seperti petir dan tidak menghiraukan sapaan Jaejoong oppa.

“Annyeong ajumma.”
“Apa yang kau lakukan pada anakku hah???!!! Kau tega sekali!!!! Kau itu seorang artis! Kau tidak takut nama baikmu tercoreng akibat kelakuanmu sendiri… Hah!!”
“Maafkan aku ajumma. Aku tidak sengaja. Aku akan bertanggung jawab. Pasti aku akan menikahinya, tapi tidak sekarang, karena tahun ini aku banyak tour ke beberapa negara.”
“Setelah kau melakukan ini, kau masih berani minta maaf! Dan kau lebih memilih konsermu dari pada hal yang kau perbuat ini.”
“ajumma, jika aku berjanji, aku pasti menepatinya.”
“Kau pergi sana! Kami tidak butuh kau!”
“Maafkan aku ajumma.”

Aku tidak bisa berbuat apa-apa atas perlakuan eomma padanya. Eomma mengusir Jaejoong oppa. Dan akhirnya Jaejoong oppa pergi. Aku kasian dengan Jaejoong oppa. Tapi harus bagaimana lagi.

$$$

“Shin Hye, kau gila???!!! Benarkah JJ oppa melakukan itu?” ya, aku menceritakan semuanya pada Shin Young di ruang tamu. Ibu juga ada disitu.
“Hey Shin Young. Jaejoong sudah mengakuinya, jadi kau harus percaya.” eommaku tiba-tiba mulai berbicara.
“Jadi bagaimana sekarang? Apa sekarang FF nya yang kau rencanakan itu belum jadi?”
“Hey kau ini! Kau masih ingat saja tentang itu. Aku sekarang sudah kapok menulis FF. Aku tidak ingin lagi semenjak kejadian itu.”
“Hmmm jadi kata-katamu sebelum konser itu jadi kenyataan.”
“Hehhh!!! Kenapa kau masih ingat semuanya sih!” kataku sambil memukulnya dengan bantal sofa. Dan kami pun saling pukul-pukulan dengan bantal sofa.

$$$

Sekarang, aku tidak lagi bersekolah. Tidak mungkin jika aku sekolah dengan keadaan perut membesar. Ibuku bilang, aku akan sekolah lagi kalau anakku nanti sudah berumur 2 tahun.

$$$

9 bulan kemudian. Sampai saat ini pun semua Cassiopeia tidak tau masalah ini. Jaejoong oppa pun tidak pernah kesini lagi. Tapi kadang-kadang jika ada waktu, Jaejoong oppa selalu menyempatkan untuk menelefon aku.

“Ahhhhhhhhhhhhhh!!!!!! Sakitttttttt….. Ehhhh…!!!” rasanya sakit sekali di bagian perutku. Aduh, bagaimana ini?
“Shin Hye kau kenapa?” Shin Young mengetahui jika perutku sedangg sakit dan menghampiriku
“Perutku sakit Shin Young. Ahhhhhhh”
“Ajumma!!!!!! Shin Hye ajumma….!!!!” Shin Young berteriak memanggil ibuku.
“Shin Hye…. Kau kenapa?” ibuku langsung datang menghampiriku
“Ahhhh perutku sakit sekali eomma,,”
“Ayo kalau begitu kita ke rumah sakit sekarang.”

$$$

Sesampainya di rumah sakit….

“Shin Hye, mana hp mu?” tanya Shin Young.
“Ini, kau mau apa?” jawabku bingung.
“Aku ingin menelefon Jaejoong.”

$$$

“Hyung, bagaimana? Aku tampan tidak?” tanya junsu pada Jaejoong.
“Kau tampan kok. Sudahlah, jangan terus melihat-lihat style rambutmu. Nanti malah rusak lagi, nanti kita tidak jadi perform.”

DRRRTT DRRRRTT

“Yeoboseyo”
“Jaejoong, Shin Hye akan sefera melahirkan. Kau harus menunggunya disini.”
“Benarkah? Ya aku akan kesana sekarang.”

“Hyung, kau mau kemana?”
“Mian, aku harus pergi.”
“Kemana?”
“Nanti akan aku jelaskan.”
“Hyung sebentar lagi kita akan tampil.”
“Jaejoong, kau mau kemana?”
“Mian Yunho, aku harus pergi.”
“Hey sebentar lagi kita tampil.”
“Aku tidak bisa, nanti aku ceritakan semuanya.”

$$$

Sesampainya di rumah sakit…

“Dimana dia?” tanya Jaejoong pada Shin Young.
“Disana.” Jaejoong berlari ke arah yang ditunjukkan Shin Young
“Kenapa kau disini???”
“Ajumma, aku ingin menunggu Shin Hye.”
“Kau tidak berhak.”
“Aku berhak ajumma, aku ayah dari bayi yang dikandung Shin Hye. Tolong maafkan aku ajumma dan biarkan aku menemani Shin Hye. Aku janji akan menikahinya 1 minggu lagi.”
“Baiklah kau aku maafkan. Sudah, sana masuk.”

$$$

“Jaejoong oppa…”
“Shin Hye, aku rindu padamu.”
“Oppa sakit….”
“Kau tenang ya…”
“Bisa dimulai sekarang?” tanya seorang dokter yang membantu proses kelahiranku. Akhirnya semuanya dimulai.

“Eeeee……hhhhhh” aku terus berteriak menahan rasa sakit.
“Eeeeee….. huh huh huh… Eeeeeee”
“Tenang Shin Hye. Sebentar lagi ya.” kata Jaejoong oppa.
“Eeeeeeeeee… huh huh huh huh huh eeeeeee..” setelah lama aku mengeluarkan tenaga dan akhirnya…..

“Oek oek oek oek…” terdengar suara tangisan bayi di hadapanku. Air mataku pun jatuh karena senang telah melihat bayiku lahir ke dunia ini.
‘Terimakasih Tuhan, aku pasti akan menjaganya dan membahagiakannya selamanya.’

“Selamat, bayi anda laki-laki. Silahkan anda bisa menggendongnya.” kata seorang dokter yang membantu proses kelahiranku.

Lalu aku menggendongnya. Betapa senangnya aku. Jaejoong oppa juga begitu. Dia sangat senang sekali.
“Shin Hye, akhirnya anak kita lahir juga. Aku sangat menantikannya. Bahkan aku pun rela meninggalkan konserku hari ini hanya untuk mendampingimu dan menyaksikan anak kita lahir ke dunia ini.” kata Jaejoong oppa sambil memeluk aku yang sedang menggendong.
“Gomawo oppa.” aku tersenyum melihatnya.
“Tidak, seharusnya aku yan berterimakasih padamu. Karna kau telah memberikanku seorang bayi yang tampan.” Jaejoong oppa tersenyum. Lalu Jaejoong oppa mengambil ponselnya dan menelefon sesorang.

“Yeoboseyo…”
“Jaejoong, kau dimana sekarang?”
“Aku sedang di rumah sakit, Yunho. Bisa kau kesini sekarang? Ajak yang lainnya juga ya. Konsernya sudah selesai kan?”
“Sudah, baiklah aku akan segera kesana dengan yang lainnya.”

“Sedang  menelefon Yunho oppa ya?”
“Ah iya, aku menyuruhnya kesini bersama yang lainnnya.”

‘Ah, bagaimana tanggapan mereka jika tau tentang hal ini.’

15 menit kemudian kulihat 4 orang datang ke arahku dan Jaejoong oppa. Mereka adalah Yunho, Yoochun, Junsu dan Changmin. Dan satu lagi bersama seorang manager.

“Jaejoong, apa-apaan kau ini?! Ha?! Meninggalkan konser hanya demi menemani temanmu yang sedang melahirkan!” manager marah-marah pada Jaejoong oppa.
“Hyung, dengarkan aku. Aku tidak mungkin melewatkan moment kelahiran anakku.”
“MWOOOO!!!!” mata mereka terbelalak mendengar ucapan Jaejoong oppa.
“Hyung apa kau bilang?? Anakmu???” Yoochun tak percaya dengan hal ini.
“Ya, anakku.”
“Hyung, kau harus ceritakan apa yang terjadi padamu.” Changmin pun meminta penjelasan dari Jaejoong oppa.

Kemudian Jaejoong oppa menceritakan semua apa yang terjadi. Kejadian 9 bulan yang lalu.

“Jaejoong, kau tidak bercanda kan?” tanya manager.
“Buat apa aku beranda?? Hah?!”
“Hyung, lalu bagaimana dengan Cassiopeia nanti kalau tau tentang hal ini?” tanya Yoochun.
“Kita harus memberitahu mereka. Aku yakin mereka pasti akan mengerti. Dan aku punya rencana akan menikahinya 1 minggu lagi.”
“Apa tidak terlalu cepat?”
“Junsu, tidak enak kan jika aku tidak segera menikahinya.”

$$$

Jaejoong oppa mengatakan padaku jika 1 minggu lagi dia akan menikahiku. Dia yang akan mengurus semuanya. Aku menurut dengan kata-katanya.

$$$

Berita sudah muncul di media masa jika Jaejoong oppa telah mempunyai anak. Beberapa Cassiopeia sedikit kecewa, tapi lama-lama mereka mengerti dengan semua ini dan dapat menerima ini dengan ikhlas.

$$$

1 minggu kemudian. Pernikahan yang sangat mewah. Semua orang terkejut dengan pernikahan yang mewah ini. Banyak Cassiopeia perwakilan dari beberapa negara datang untuk melihat pernikahan kami. Keempat member dan manager serta teman-teman Jaejoong oppa datang ke pernikahan kami. Kami saling mengucap janji. Kami sangat senang. Kami bahagia karena adanya pernikahan ini. Akhirnya kepercayaan Jaejoong oppa untuk menikah dengan seorang fansnya dan mempunyai 2 orang anak perempuan dan 1 anak laki laki terjadi juga. Ya, kali ini memang masih laki-laki. Tapi siapa tau beberapa tahun lagi kami akan mempunyai 2 orang anak perempuan yang kembar. :D

THE END

Gomawo enggal eonni udh mau jadiin aku author..
ffku jelek kan?
jangan lupa comment ya..

36 thoughts on “Fanfiction for my idol

  1. Jjessie72 berkata:

    WHHAAATTTT…
    Jaeeppaaa..
    Apa yg kau lakukan dgn Shinhye??
    Dn xn??
    TIIDAAAAKKK😥

    pg13 yg hampir menjerumus ke nc21..
    Cckckck

  2. SaTu kata bwt FF ini : CEMBURU!! Huweeeee~ *nan9is dipelukan minNie*
    Ga rela jj nkh sm sh¡nhye,ga rela,ga rela,ga rela !!
    OpPa,, sm qu aja yukzz *bawa jj kaBur*

    • nimashinki berkata:

      itukan tulisannya cassiopeia dah ikhlas, jd ikutin ceritanya aja eon.. hehehehe

      gomawo eonni udah baca n comment🙂

  3. inaztcengengzcassie berkata:

    huaaaaaaaaaa!!!
    aq cemburu aq cemburu!!!
    nanti jeje nikah sama sapa ya?
    cassie negara manakah?

    aq suka banget ff nya saeng…
    lanjutkan!!

  4. Hahaha……shinhye hebat, dah bikin smua cassie cemburu, terutama bini2nya jaeppa hebat…hebat…hebat…

    Yeobo……aku jg sering buat ff nc ttng kmu(?)

    • nimashinki berkata:

      shinhye gitu loh.. hehehe
      yeobo nya unnie nungguin di kamar noh.. hahaha

      gomawo ya unn dah baca ffku n comment..🙂

  5. annyeong saia reader baru..hehe^^
    jeje ternyata tokcer ya..baru bikin langsung jadi#apasech..
    untung bukan changmin ya ngajak k apartement,,bisa mati bunuh diri saia..haha
    keren..

  6. heebumnachulie berkata:

    annyeong reader baru un.. temanya unik un keren!! tapi bikin cemburrruuu beeerrrraaattt !! gpp msih ad yunpa😀

  7. kei evilkei berkata:

    berasa ada yg kurang..
    apa ya?? *mikir sambil ngelus2 pipi minie*

    saeng, ini kan shinye pov..
    coba buat yg jae pov..
    pasti seru ^^

  8. Queen_Bee berkata:

    0M0oo,,
    Shin hye,, dinikahi abang JJ,,,
    Andai bneran, cassie seLuruh dunia bakaL ngamuk2,,nangis guLing2,, *termasuk saya*

  9. Huaaa… onnie T^T
    Bagaimana mungkin bisa seperti ini??? Hueee.. aku gak rela Jaepa nikah sama shin hye T^T

    Onnie.. ff nya bagus..🙂
    Hhmm.. tapi aku setuju sama kei onnie, entah kenapa aku ngerasa ada yg kurang >.<
    Onnie, alur nya kecepetan ya? Coba alur ceritanya dijabarkan secara agak mendetail, pasti makin seru lagi ^^
    Hhhee, tapi ini udah bagus kok eon. Tapi masih gak rela jaepa nikah sama shin hye /PLAK T_T

    • nimashinki Kim Hyun Rin berkata:

      apanya yg dijabarkan saeng? nc nya? hehehe.. makannya ini eonni kan udah bilang, ga jago bikin ff.. haaahahaha

      • bukan eon, maksudnya alur ceritanya.
        jadi alur ceritanya dibuat agak mendetail, biar lebih seru dan asik😀
        haha, gpp eon. aku juga gak jago bikin ff kok ^^

  10. Pitri berkata:

    Astagfirullah alazim
    itu kan jj awalnya ga tau shin hye kok bisa ??
    Tiba2 bawa ke apartemen trus ngelkui NC lagi …
    Ga ada permulaan langsung nusuk aja tuh jj hahaha keren thooorrr

    • Kim Hyun Rin (nimashinki) berkata:

      kan jeje ceritanya suka baca ff trus di blog nya ada foto tu cewek ya udh deh… hahahaha gaje bgt ya ceritanya

  11. shaakimchi berkata:

    hmm…sepertinya kurang mendetail dan kurang menegangkan ya author..
    but,ffnya keren ide ceritanya..dari bikin ff bisa jadi beneran..
    haha..
    good job author!😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s