Romeo vs Juliet (Chapter 5: Are You Really My Juliet??)


Title:                 ROMEO vs JULIET (Chapter 5: Are You Really My Juliet??)

Author:           Kei Evilkei

Genre :             Straight, Yaoi, Romance

Length:           5/?

Rating :           Tebak sendiri

Cast:

Kim Jaejoong

Jung Euncha / Choi Euncha a.k.a Kei Evilkei


Minor Cast:

Lee Hyunmi a.k.a Jaehyunmi

PROLOG

CHAPTER 1

CHAPTER 2

CHAPTER 3

CHAPTER 4

Warning:

Mungkin judul nggak sesuai dengan cerita & ceritanya makin ancur serta terdapat salah pengetikan. Harap maklum, kei lagi males ngedit.

^ Are You Realy My Juliet?? ^

You’ve got one message

Aku segera membuka pesan yang terkirim ke handphone-ku. Pasti dari Kyungie oppa, pikirku. Dan benar saja. Pesan itu dari Kyungie oppa yang berisikan nomer handphone namja yang sangat ku benci, yaitu Kim Jaejoong. Huh! Mengingatnya saja membuatku kesal. Mana mungkin aku mau bertemu dengannya lagi. Tapiii…. Kenapa kalungku bisa ada padanya? Seingatku, aku tidak bertemu dengannya malam itu. Aku pun memutar kembali memoriku saat pesta itu.

Omooona.. Jangan-jangan dia adalah pria yang berdansa denganku malam itu? Huwaaa.. Bagaimana ini? Dia pasti tidak akan percaya kalau aku adalah penilik kalung itu.

Calm down Euncha. Jangan panik. Kalau panik masalah tak akan selesei. Kuhirup nafasku dalam-dalam dan menghembuskannya. Kuulangi beberapa kali hingga aku sedikit merasa tenang.

Berpikir Euncha. Ayo gunakan otakmu untuk berpikir.


Setelah satu jam berlalu, akhirnya aku menemukan cara bagaimana aku bisa mengambil kembali dari namja menyebalkan itu. Tapi, siapa yang akan mau membantuku ya?

TING *ceritanya muncul ide cemerlang*

Aku menekan nomer handphone seseorang yang sudah sangat ku hafal. Aku yakin dia pasti akan membantuku.

“Yeoboseyo” jawabnya.

“Chagiyaaa….”

“Mwo? Kau gila Choi Euncha… Aku bukan Cho Kyuhyun..”

“Kau ada dimana sekarang? Aku ingin minta bantuanmu?”

“Aku masih di kampus. Aku ada kuliah sampai jam 2 siang nanti”

“Bagaimana kalau kita ketemu di kafe biasa jam 4. Aku akan mentraktirmu makan”

“Baiklah. See you later”

“Love you chagi”

Aku mengulas sebuah senyum. Rencanaku pasti berhasil. Aku akan mendapatkan kembali kalungku.

*********

@ DBSK Cafe

“Mwooo?? Kau benar-benar gila Jung Euncha..”

“Aku tidak gila. Aku hanya ingin mengambil kalungku kembali”

“Tapi nggak dengan cara kek gini”

“Kau taukan bagaimana pertemuan pertama kami. Kalau aku memakai cara biasa, ia tidak akan memberikan kalungku”

“Dia kan tidak tahu siapa dirimu sebenarnya Euncha-ya. Pasti dia akan mau mengembalikan kalungmu”

“Justru karena ia tak tahu siapa aku, dia tak akan mau mengembalikannya padaku. Ia tak akan percaya padaku kalau aku diundang ke pesta itu”

“Kalau begitu,, katakan saja siapa kau sebenarnya. Bereskan??”

“Ia malah tidak akan mau menyerahkan kalungku kalau aku mengatakan bahwa aku adalah anak dari musuh keluarganya yang berarti aku juga adalah musuhnya”

“…..”

“Ayolah chagiyaaa~  Hanya kau yang bisa membantuku”

“Aishhh… Kau memanggilku seperti itu hanya bila ada maunya saja…”

“Chagiya~  Kau tahukan kalau kalung itu sangat berharga bagiku”

“…..”

“Chagiya~”

“Haaaahhh… Baiklah. Akan ku bantu”

“Kyaaaa~ Kamsahamnida chagiya…”

*********

~Malam harinya~

Euncha mulai menjalankan rencananya yang telah ia susun tadi malam. Euncha mengirim pesan pada Jaejoong.

From:   Me

To:       Namja Babo

Annyeong~

Jaejoong-shi..

Kyungie oppa mengatakan padaku, kalau kau menemukan sebuah kalung. Kebetulan kalungku hilang di pestanya. Kalungku berwarna silver dengan huruf  ‘J’ tergantung di rantainya dan bi balik huruf itu ada tulisan ‘Juliet’. Apa kalung seperti itu yang kau temukan?

^Juliet^

“Hahahaha….”

“Kenapa kau tertawa Euncha?”

“Hanya lucu saja. Juliet… Hahaha”

You’ve got one message

“He? Cepat sekali balasannya”

Euncha segera membaca pesan yang masuk ke handphone-nya. Ternyata memang Jaejoong-lah yang mengiriminya pesan. Namun tawa Euncha semakin heboh setelah mendapatkan balasan sms dari Jaejoong.

“Huahahahaha”

“Omo… Euncha… Kau gila, huh? Perlu aku panggilkan dokter jiwa”

“Hahahaha”

Euncha masih saja tertawa. Namun ia menyerahkan handphone-nya.

From:   Namja Babo

To:       Me

Ne. Kalung seperti itu yang ku temukan. Kapan kau bisa mengambilnya, Juliet??

^Your Romeo^

“Tidak ada yang lucu. Kenapa kau tertawa sampai seperti itu?”

“Baca kata-kata terakhirnya”

“Your Romeo?”

“Ne.. Dia pikir dia setampan Leonardo Dicaprio hingga menyebut dirinya sendiri Romeo?”

“Dia memang tampan. Banyak gadis yang menyukainya. Bahkan aku dengar banyak yeoja dari kalangan sepertimu yang mengejar-ngejar Jaejoong”

“Ne. Terserah kau sajalah… Aku mau mandi dulu”

“Eh? Kau tidak membalas pesannya..”

“Nanti saja setelah aku selesai mandi”

“Aishhh… Anak itu… Selalu seenaknya sendiri”

Euncha yang memang suka mandi lama, akhirnya baru membalas pesan Jaejoong setengah jam kemudian.

From:   Me

To:       Namja Babo

Temui aku di taman xxxx jam 4 sore besok. Aku akan memakai topeng yang kupakai saat pesta agar kau mudah menemukanku.

^Juliet^

Yap! Tahap pertama selesai. Tinggal tunggu besok. Huwaaaa.. Kalungku. Besok aku akan mendapatkanmu kembali.

*********

From:   Me

To:       Namja Babo

Jaejoong-shi.. Aku sudah sampai di tempat kita janjian. Aku menunggumu di bangku di dekat air mancur.

^Juliet^

Pesan itu telah ku kirim sepuluh menit yang lalu. Namun aku tak juga melihatnya. Apa ia hanya membohongiku saja ya. Aishhh. Bagaimana nasib kalungku? Kalung yang sebenarnya bukanlah milikku.

~Flashback~

Di sebuah taman yang sepi. Terlihat 3 orang anak berusia sekitar 9 tahun mengelilingi seorang anak kecil lainnya.

“Kau pasti seorang perempuan”

“Aku laki-laki”

“Tapi wajahmu sangat cantik seperti perempuan. Sudah pasti kalau kau ini perempuan.”

“Jangan sebut aku cantik! Aku tidak cantik dan aku laki-laki bukan perempuan!”

“Kalau begitu, buktikan kalau kau laki-laki bukan perempuan”

“Bagaimana caranya agar kalian yakin aku ini laki-laki?”

“Buka pakaianmu!!”

“He?!! Aku tidak mau!”

“Ayo buka bajumu!!”

“Tidak!”

“Buka!”

“Tidak!!”

“Apa yang kalian lakukan? Aku tidak mau!! Jangan buka bajuku!”

“Yak!! Kalian ini berisik sekali”

Keempat bocah itu pun menghentikan kegiatan mereka. Saat mereka membalikkan badan, terlihat seorang bocah bertopi yang memakan permen karet.

“Kalian sudah menganggu waktu tidurku.”

“Siapa kau?”

“Aku hanyalah orang yang merasa terganggu dengan suara kalian yang berisik!”

“Kalau kau merasa terganggu, kau bisa pergi. Kami tidak punya waktu untuk meladenimu.”

“Ayo! Buka bajunya!”

Mereka masih saja memaksa berusaha untuk membuka baju si bocah cantik. Tiba-tiba sebuah tangan menahan tangan salah satu dari 3 bocah-bocah nakal itu. Sang bocah nakal menoleh dan melihat bahwa yang menahan tangannya adalah si bocah bertopi.

“Apa yang kau lakukan?”

“Dia tidak mau membuka bajunya,, kenapa kalian masih saja memaksanya”

“Itu bukan urusanmu!”

“Itu jadi urusanku karena kalian tadi telah mengganggu tidurku!”

“Kau berani melawan kami, huh?” sang bocah nakal menghempaskan tangannya sehingga pegangan tangan si bocah bertopi terlepas dari tangannya.

“Memangnya kenapa aku harus takut pada kalian? Kita kan sama-sama manusia. Tidak ada yang perlu kutakutkan pada kalian.”

“Berani juga kau bocah!”

Salah seorang bocah nakal melayangkan sebuah tinju kearah bocah bertopi. Tepat sebelum tangan sang bocah nakal menyentuh wajah bocah bertopi, bocah bertopi menggeser badannya ke samping. Sehingga pukulan dari sang bocah nakal tidak sempat bersarang di wajahnya yang mulus. Tanpa di duga, sang bocah bertopi malah menahan  lengan sang bocah nakal. Dan menariknya kearah depan hingga mengakibatkan bocah nakal ikut terdorong ke depan.

“Aaaaaa…”

Brukk

Sang bocah nakal terjungkal ke depan dengan wajah menyentuh tanah terlebih dahulu.

“Awww….” Terdengar rintihan dari sang bocah nakal.

“Hyuunngg….” Teriak 2 bocah nakal lainnya.

Perkelahian terjadi antara ketiga bocah nakal melawan bocah bertopi yang berakhir dengan kemenangan untuk si bocah bertopi. Ketiga bocah yang mengganggu bocah cantik pun lari menjauhi bocah bertopi keluar dari taman. Bocah bertopi menepukkan tangannya, lalu berjalan mendekati si bocah cantik.

“Kau tidak apa-apakan?”

Si bocah cantik tak menjawab. Ia hanya memandangi bocah bertopi dengan tatapan kagum. Sampai si bocah bertopi selesai mengancingkan kancing kemejanya, ia tak juga menjawab pertanyaan bocah bertopi. Bocah bertopi menatapnya sambil mengerutkan keningnya.

“Apa kau terluka?” bocah bertopi kembali bertanya pada si bocah cantik

“Hei…” kali ini si bocah bertopi menlambai-lambaikan di depan bocah berwajah cantik.

“A..Aa.. Ahh…” tergugup si bocah cantik. Ia bingung igin menjawab pertanyaan bocah bertopi karena sejak tadi ia sudah terpesona denga wajah bocah bertopi. Pipinya pun seketika memerah seperti buah tomat.

“Kau tidak apa-apa?”

“A a aku tidak apa-apa?”

“Benarkah? Tapi wajahmu merah?” bocah bertopi yang heran melihat wajah bocah cantik memerah mengayunkan tangannya kearah wajah pria bertopi. Ia memegang pipi dan dahi bocah bertopi. Wajah bocah cantik semakin memerah.

“A aa aku tidak apa-apa. A aku harus segera pulang ke rumah”. Bocah bertopi berlari menjauhi bocah bertopi.

“Aneh!!”

Bocah cantik secara tiba-tiba berhenti. Bocah bertopi menaikkan sebelah alisnya. ‘Kenapa dia berhenti?’ batinnya.

Bocah cantik membalikkan tubuhnya ke arah bocah bertopi dan berteriak “Gomawoyooo hyunggg” lalu membungkukkan badannya 90 derajat, berbalik arah dan kembali berlari menjauhi taman.

Sang bocah bertopi mengerutkan keningnya dan bergumam “Hyung??”. Terdiam beberapa saat, lalu tiba-tiba tersenyum. Senyum penuh arti.

“Bocah aneh!! Dia mengira kalau aku ini seorang namja”

Ia pun segera beranjak meninggalkan taman. Namun baru satu langkah, ia berhenti. Ia merasa telah menginjak sesuatu. Ia menggeser kaki kannanya ke arah kanan dan menunduk untuk melihat apa yang telah ia injak. Sebuah kalung dengan bandul berinisial sebuah huruf berwarna silver tergeletak di tanah. Ia membungkuk untuk mengambil kalung tersebut dan kemudian berdiri kembali.

“J”

“Apa mungkin ini kalung milik bocah aneh tadi”

Ia mendongakkan kepalanya, matanya mengarah ke tempat terakhir ia melihat si bocah  cantik berlari. Tapi ia tak menemukan siapapun di sana. Bocah cantik itu sudah tak terlihat lagi. Bocah bertopi kembali menunduk, memandang kalung berbandul huruf  J yang di tangan kanannya. Menggenggam kalung silver dan meletakkan kalung tersebut di saku celana jeans panjangnya. Ia kembali melanjutkan langkahnya untuk meninggalkan taman sambil tersenyum. ‘Aku harap kita akan bertemu lagi suatu saat nanti bocah aneh’ batinnya.

~Flashback End~

Aku jadi teringat dengan bocah aneh itu? Setelah pertemuan pertama kami di taman waktu itu.. Tak sekalipun aku bertemu lagi dengannya. Hampir stiap hari selama sebulan aku menunggunya di taman tempat kami bertemu. Namun tak sekalipun aku menemukannya kembali. Padahal aku ingin mengembalikan kalung miliknya.

“Hosh hosh hosh.. mian.. aku telat..”

Akhirnya…. Namja babo bernama Jaejoong ini datang juga.

“Gwenchana. Aku juga belum lama Jaejoong-shi”

Huffh.. Haahhh…

Dia terlihat menarik nafas dan menghembuskannya. Kebiasaan yang sama seperti yang kulakukan saat aku merasa gugup dan ingin menenangkan diriku. Ternyata ia benar-benar menepati janjinya untuk datang ke sisni.

“Boleh aku minta kalungku sekarang?”

“Aniya. Bagaimana bila kalung itu bukan milikmu? Dan kau hanya mengaku-ngaku saja” dia mengungkapkan keraguannya.

“Tidak mungkin aku tahu ada tulisan ‘Juliet’ dibalik huruf J jika aku bukanlah pemiliknya. Dan… Hanya aku yang memiliki topeng seperti ini, karena Chulie eonnie yang membuatnya khusus untukku. Kau bisa bertanya padanya kalau kau tak percaya padaku, Jaejoong-shi”.

“Baiklah, aku percaya”

“Jadi… Bisa aku memperoleh kembali kalungku?”

“Aniya”

“Eh?”

“Kau harus membuka topengmu terlebih dahulu dan memperkenalkan dirimu padaku”

“Ah, ne. Mian, aku lupa”

********

Dia membuka topengnya. Dan omona.. Dia cantik sekali. Dia mengulurkan tangannya padaku. Dan menyebutkan namanya.

“Lee Hyunmi imnida” ucapnya.

“Kau tidak perlu memperkenalkan dirimu Jaejoong-shi. Aku sudah mengetahui tentang dirimu”

“Jaejoong”

“Eh?”

“Panggil Jaejoong saja”

“Ne”

Suasana hening tercipta diantara mereka. Namun keheningan itu tak bertahan lama karena Euncha yang sudah tidak sabar ingin segera memperoleh kembali kalungnya menelpon Hyunmi.

“Jaejoong… Boleh aku minta kalungku sekarang? Aku harus segera pergi karena aku masih  ada urusan lain” ucap Hyunmi setelah ia mengakhiri pembicaraannya dengan Euncha.

“Ah.. Ini” Jaejoong menyerahkan kalung pada Hyunmi.

“Kamsahamnida Jaejoong. Aku pergi dulu”. Setelah mendapatkan kalun Euncha, Hyunmi segera beranjak meninggalkan Jaejoong untuk menemui Euncha.

*********

“Chagiya~ gomawo” ucap Euncha saat menerima kalungnya kembali dan memeluk Hyunmi.

“Sudah ku bilang jangan panggil aku chagiya”

“Hehehe”

“Jangan kau jatuhkan lagi. Aku tidak akan membantumu lagi bila kalungmu hilang kembali”

“Ne. Aku mengerti chagiya~”

“Yak!! Jung Euncha”

“Hahahaha”

*********

Kenapa seperti ada yang mengganjal ya… Aku sudah berhasil menemui Juliet-ku. Tapi kenapa hatiku menolaknya. Hatiku mengatakan kalau dia bukanlah Juliet-ku yang ku temui malam itu. Jantungku juga tak berdetak sekencang saat malam itu. Apa dia berbohong padaku?

Hyunmi.

Are you really my Juliet??

^ The End ^

Next –––––––> ROMEO vs JULIET (Chapter 6: She’s Not)

Kemungkinan judul chap 6 akan berubah sesuai dengan cerita dan keinginan kei.

24 thoughts on “Romeo vs Juliet (Chapter 5: Are You Really My Juliet??)

    • kei evilkei berkata:

      kan karna takut kalungnya gak dibalikin kalo euncha yg muncul, makanya nyuruh si hyunmi..
      tadinya pengen dibuat jae nya nggak sadar kalo hyunmi itu bukan julietnya, tapi takutnya ni ff malah kepanjangan gal..
      ini aja tadinya kei cuma mou buat 5chap aja.. tapi setelah ditulis, malah jadi panjang gini..
      kapan tamatnya sih ni ff.. udah gak sabar ni mou buat ff baru..

  1. Huaaaaaa…….jj d tipu euncha…….sudah ku duga(?) da yg aneh ma prtemuan mrka

    ky.a thu anak cantik yg d tolong euncha adalah jj, benerkan….benerkan….benerkan
    brarti mrka bdua dah d takdirin dr kcl donk, ommo….so sweet

    kei….lanjut….
    Next chap hrs da nanhee ma c yeobo kyu *maksa*

    • kei evilkei berkata:

      kyu udah pasti muncul di chap depan eon… tapi kalo nanhee… kei pikir-pikir dulu deh eon..
      tokoh utama euncha & jeje..
      jadi otomatis yang banyak muncul euncha & jeje, eon..

  2. vikoss berkata:

    pasti namja cantik itu jeje, iya kan iya kan iya kan???? *toel2 telinga ke*
    aduh pnasaran bgt neh…. *ngacak2 ranbut, pnasaran nc nya euncha sm sapaaaaaaa

    • kei evilkei berkata:

      kalo nc-nya udah pasti ma jeje donk eon..
      tapi ada rencana mo buat nc bareng kyu juga eon…
      huwaaaa.. *kabur sebelum digorok vha eon*

  3. Jjessie72 berkata:

    Aaduhh..
    Bocah..bocah pd brantem..
    Ckckck
    emak.a pd kmn tuh?

    Namja cantik itu syp?
    Trz bocah yg pke topi b.arti yeoja dundz..
    Kya.a tuh inisial j emng bwt jaejoong deh..
    #Hhahaha mau

    aq kn stia mnunggu chapt brikut.a kei unn \^o^/

    • kei evilkei berkata:

      sapa ya bagusnya..
      *mikir bareng jeje*
      silahkan tebak sendiri deh saeng..

      gomawo saeng
      jadi semangat nih ngerjain chap selanjutnya..

  4. Yaaahhhh….kenapa euncha malah nyuruh hyunmi, ga benar ni *geleng2 kepala brg hae* untung jj pintar, menyadari klo hyunmi bkn juliet

    ayo lanjut, makin penasaran ma euncha dan jj gimana ketemu nya

  5. Queen_Bee berkata:

    kasian tuch bOcah cantik, hampir dianiaya karena kecantikannya,,, *eLus2 punggung JJ*

    JJ feeLingnya kuat, taw ajah itu bukan JuLietnya,,

  6. inaztcengengzcassie berkata:

    berarti jaejoong itu peka ya??
    haha..
    aq kira yang dipanggil cagiya sama euncha itu cowok.. hehe

    emmp aq bingung coz dari chap 2 langsung 5.. hehe

    LANJUTKAN !!

    • kei evilkei berkata:

      jiahhh ni anak..
      napa langsung baca ke chap 5 saeng?
      minta aja pw chap 3 & 4 ke fb unn..
      tenang, gak ada nc nya kok saeng ^^

  7. Ehh?? Qu kra ujung2’a euncha jg yg ambil kalung i2 ,t”nyta bnr hyun mi..
    Jgn2 kalung i2 sbnr’a mLk jj lg!! BocAh cntk ??? Euncha kn t0mboy ,jd bocAh cntk i2 jj? Qlo bnr tp kok ga inget kalung mLk dy sndri ==
    B9ian yg pas bocAh cntk dgang9uin truz bocAh b”topi lg tdr ‘n sampe b9ian boCah b”topi n0l0n9in bocAh cntk ,, ke inget sm x 1 ad3gan dSKKS ^^
    Oh ya unNie mian ,ga tau knp c0ment qu dchap 4 ga t”krm2 mpe be2rP x truz dchap k-3 jg udh dkrm 3x tp yg qlwr tlsn’a cm sdkt ,, mianhae kei unN😦

  8. Ehh?? Qu kra ujung2’a euncha jg yg ambil kalung i2 ,t”nyta bnr hyun mi..
    Jgn2 kalung i2 sbnr’a mLk jj lg!! BocAh cntk ??? Euncha kn t0mboy ,jd bocAh cntk i2 jj? Qlo bnr tp kok ga inget kalung mLk dy sndri ==
    B9ian yg pas bocAh cntk dgang9uin truz bocAh b”topi lg tdr ‘n sampe b9ian boCah b”topi n0l0n9in bocAh cntk ,, ke inget sm x 1 ad3gan dSKKS ^^
    Oh ya unNie mian ,ga tau knp c0ment qu dchap 4 ga t”krm2 mpe be2rP x truz dchap k-3 jg udh dkrm 3x tp yg qlwr tlsn’a cm sdkt ,, mianhae kei unN😦 ..

  9. Huaaaa onnie >_<
    Mian baru coment, aduuuhhh aku jadi cast di ff onnie..
    hhhe, gomawo onnie ^^
    ff nya keren eon, aku suka..
    jalan cerita seru, bikin penasaran🙂
    Lanjut eon…

  10. -deewookyu- berkata:

    masih ngambang diotakku, biiiizzzz cahp 2 – 3 blm baca, diproteks minta PW blm di beri…. please give me…

  11. pantesan jj oppa ga trkjut/ alias ga mengenali euncha stlh dbuka topngnya, pdhal kn mreka dc brtemu sblmnya n smpat brklhi gtuw….. trnyta dgantiin ma hyunmi……….hahah bsa z nei idenya euncha… ga sbar bca chapt slnjtnya…

  12. waa…
    mrk dah pernah ktmu ya wktu msg kecil…
    hahaha…
    emf jodoh gk kmn..
    hmm…
    kira2 jj oppa gmn y reaksiny klu tw itu bkn ‘juliet’nya dy..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s