Romeo vs Juliet (Chapter 4: Juliet is …..)


Title:   ROMEO vs JULIET (Chapter 4: Juliet is …..)

Author:   Kei

Genre :   Straight, Yaoi, Romance

Length:   4/?

Rating :   Tebak sendiri

Cast: Kim Jaejoong  &  Jung Euncha / Choi Euncha a.k.a Kei

Minor Cast: Cho Kyuhun, Lee Hyunmi a.k.a  Jae Hyunmi, Han Kyungie a.k.a Hankyung

PROLOG

CHAPTER 1

CHAPTER 2

CHAPTER 3

Ya ampun… Judulnya apaan nih… Nggak dapet ide sama sekali tentang judulnya… Yang terpikir cuma ini… ^ Juliet is ….. ^ Huwaaaa…… Aku senang sekali malam ini. Benar-benar malam yang indah. Tak sia-sia aku mengikuti perkataan Chulie eonnie, memakai gaun dan high heels yang sangat ku benci, serta datang ke pestanya Kyungie oppa. Aku mendapatkan lebih dari apa yang ku bayangkan. Bukan hanya melewati malam ini berdua saja dengan Kyu. Namun aku juga mendapatkan pernyataan cinta darinya yang selama ini telah ku nanti-natikan. Aku juga mendapatkan bonus ciuman dari bibirnya. Aku masih tersenyum sendiri di atas kasurku yang empuk. Terkadang aku tertawa pelan. Bisa gawat kalau aku tertawa keras dan Hyunmi mendengarnya. Ia akan bertanya macam-macam padaku. Aku masih ingin menyimpan ini semua sendirian. Membayangkan semua yang terjadi saat Kyu menjemputku tadi, membuat dadaku berdegup sangat kencang. Ku sentuh bibirku yang tadi di sentuh oleh bibir Kyu. Oh God. Aku bahkan masih bisa merasakan sentuhan bibirnya tadi. Sentuhannya begitu lembut. Ku pejamkan mataku. Sedetik saat mataku terpejam, hanya ada kegelapan. Detik selanjutnya aku melihat bayangan Kyu. Senyuman, tatapannya, perkataannya, perlakuannya, begitu lembut terhadapku… Dan semua kelembutannya itu hanya ia tujukan padaku. Membuatku semakin terbuai oleh pesonanya. Tanpa ia seperti itu, aku juga sudah terpesona sejak pertama kali melihatnya. Sapa yang tak kenal dengan Cho Kyuhyun. Namja tampan dengan otak jenius dan harta melimpah yang dijuluki ‘Evil Prince’. Namja yang memiliki banyak fans di kampusnya sekaligus namja yang tak pernah peduli pada fansnya. Saat fansnya sibuk meneriaki namanya dan memujinya, ia dengan cueknya berjalan melewati mereka tanpa memandang ke arah mereka sedikitpun. Namja yang hampir setiap hari mendapatkan hadiah dan pernyataan cinta dari berbagai yeoja, dengan tegas ia menolak semuanya. Namja yang tak akan peduli dengan keadaan sekitarnya bila sudah terlarut dengan dunianya sendiri, dunia gamesnya. Aku menyukainya. Aku menyukai Cho Kyuhyun. Aku menyukai evil prince. Dengan segala sikap cueknya dan juga segala kelembutannya padaku. “Cho Kyuhyun. Saranghae…” ucapku tanpa sadar. Ring Ding Dong Ring Ding Dong Ring Diggi Ding Diggi Ding Ding Ding Lamunanku akan namja tampan yang saat ini telah resmi menjadi namjachinguku yang bernama Cho Kyuhun terbuyarkan oleh suara deringan handphone-ku yang nyaring. Aku seketika terkejut. Kulihat handphone-ku yang tergeletak di atas meja di samping tempat tidurku yang telah megalihkan pikiranku dari namjachinguku, Kyukyu, kembali ke dunia. Handphone itu tampak menari-nari dengan getar-getarnya. Sedikit kesal, aku meraihnya untuk melihat siapa yang mencoba menghubungiku. Kekesalanku berrubah menjadi keterkejutan melihat caller ID yang terpampang pada layarnya. ‘My Evil Prince’ calling… Ternyata orang yang aku lamunkanlah yang menghubungiku. Kyaaaaa….. Bagaimana ini? Apa aku harus menjawabnya? Tentu saja iya kan. Tapi apa yang harus ku katakan saat menjawab telepon darinya? Aku bingung. Ku acak-acak rambutku gemas. Jantungku semakin berdetak tak karuan. Hanya melihat namanya di layar handphone-ku saja sudah membuat jantungku kalut seperti ini. Apalagi melihatnya esok setelah kejadian tadi. Aku menggeleng-gelengkan kepalaku. Apa yang ku pikirkan sih? Dengan tangan sedikit bergetar aku menyentuh sebuah tulisan ‘answer’ di layar handphone touchscreen milikku itu. Aku memutuskan menjawab panggilannya. Karena tak dapat ku pungkiri walau aku gugup setengah hidup dan takut berbicara dengannya. Namun aku juga merindukan suaranya. “Yeo.. Yeobo.. seyo…” ucapku tergagap. “Yeoboseyo chagi…” terdengar suaranya yang riang menjawabku. Aku tersenyum. Mendengar suaranya itu, menghilangkan sedikit kegugupanku. “Kau belum tidur chagi?” “Ah… Aku belum bisa tidur KyuKyu” “Ohhh… Kau masih teringat kejadian tadi?” Blushh. Seketika wajahku memerah mendengar perkataannya yang membuatku teringat kembali akan ciumannya yang kami lakukan di dalam mobilnya saat ia menjemputku untuk melarikan diri dari pesta Kyungie oppa. Aku yang merasa malu, hanya terdiam tak menjawab pertanyaannya. “Saat ini, wajahmu pasti sedang merona merah… Pasti terlihat manis. Sayang aku tak berada di dekatmu. Kalau aku berada di sana, aku pasti akan langsung menerkammu bergitu melihat wajahmu yang merona itu” “Aishh.. Kau ini bicara apa?” “Kau tahu chagi? Aku ingin sekali menciummu saat ini. Bukan ingin lagi, tapi sangatttt ingin. Aku bahkan masih saja membayangkan ciuman kita di mobil tadi, aku juga masih bisa merasakan bibirmu yang aku sentuh dengan bibirku itu” Omona… Ternyata ia juga sama sepertiku yang masih mengingat kejadian itu. “Yak!! Apa yang kau bicarakan Kyukyu!! Kalau kau menelponku hanya untuk membicarakan kejadian tadi, aku akan memutuskan sambungan ini” ancamku padanya. “Aishh. Ne. Mian chagi. Aku menelpon hanya ingin memberitahumu kalau kita akan kencan besok. Aku akan menjeputmu jam 9 pagi, ne?” Kencan? Huwaaa… Secepat inikah? Tapi tidak juga. Biasanya pasangan lain malah kencan terlebih dahulu sebelum mereka jadian. “Kau mendengarku kan chagiya…” “Ahhhh… Ne, aku dengar” “Baiklah. Ini sudah malam. Tidurlah chagi dan hadirkan aku dalam mimpimu” “Ne. Aku akan tidur. Kau juga harus tidur Kyukyu. Saranghae..” ********* Tut tut tut tut tut tut Bunyi itu menandakan bahwa sambungan terputus. He? Kenapa ia memutuskan sambungan secara tiba-tiba. “Saranghae..”. Kata terakhirnya tadi padaku. Aku tersenyum. Dia pasti malu karena perkataan yang ia ucapkan sendiri padaku itu. “Saranghae chagi. Saranghae My Princess. Saranghae, Jung Euncha” Aku memandangi photo-nya yang ku jadikan wallpaper di handphone milikku. Lalu menciumnya. Aku harus segera tidur. Aku tidak ingin terlambat menjemputnya besok. Dengan masih tersenyum aku mematikan lampu kamarku dan tidur. ********* Huwaaaa…. Malunya… Setelah mengatakannya, aku langsung memutuskan sambungan telponnya. Aku bingung dengan diriku sendiri yang dengan lancing mengatakan cinta padanya. Tapi, bukankah itu tak masalah. Aku kan kini sudah resmi menjadi yeojachingunya. Wajarkan bila seorang yeoja mengatakan cinta pda namjachingunya sendiri. Ah.. Aku aku harus cepat tidur agar bisa bangun cepat besok. Aku pun menyetel alarm jamku setelah itu membaringkan menarik selimut dan memejamkan mataku. “Good night My Kyukyu” ********* Pagi ini aku bangun lebih cepat dari biasanya. Hyunmi yang melihatku sungguh sangat terkejut. Ia membelalakkan matanya dengan mulut terbuka. Mengucek-ngucek matanya berkali-kali. Ia keheranan melihatku lebih pagi bangun dibandingkan dirinya. Selama aku tinggal bersamanya, aku tak pernah bangun sepagi ini dan biasanya memang ia yang selalu membangunkanku. Aku sendiri juga heran dengan diriku sendiri yang biasanya tak akan terbangun dengan hanya suara alarm dari jamku. Namun kali ini, bunyi larm itu sukses membangukanku dari tidur lelapku. Hmmm… Apa ini efek dari ciuman Kyu ya? Entahlah. Aku tak peduli. Yang aku pedulikan saat ini, hanyalah penampilanku. Aku tak ingin saat Kyukyu menjemputku, ia akan menemukanku masih terkapar di pembaringan kamarku dengan piyama dan rambut awut-awutan. Kyukyu… Kau mengubah hidupku! Perkataan-perkataan Hyunmi yang menyatakan keheranannya dan menanyakan apa yang telah terjadi padaku hingga aku bisa bangun sepagi ini hanya ku jawab dengan senyuman. Melihatku yang hanya tersenyum, ia mengerutkan dahinya dan mengukur suhu badanku dengan meletakkan telapak tangannya di dahiku. “Tidak panas. Berarti kau tidak demam, Euncha” ucapnya kemudian. “Hahahaha”. Aku hanya tertawa menanggapinya. “Aku mandi dulu ya”. Aku kabur ke kamar mandi sebelum Hyunmi bertanya lagi padaku. ********* Ternyata Kyukyu mengajakku kencan hari ini. Senangnya…. Ini adalah yang aku tunggu dari dulu. Sejak kami berteman hingga jadi sahabat, kami memang tak jarang pergi berdua saja. Walau berdua, tetap saja berbeda dengan kencan kami saat ini. Ia membawaku ke tempat bermain air. Melihatnya yang topless dan hanya memakai celana pendek di atas lutut membuatku terpana saat pertama kali melihatnya. Oh my God. So sexy. Tentu saja tak hanya aku yang berpendapat demikian. Yeoja-yeoja di sana juga sama sepertiku. Saat mereka memandang Kyukyu, mata mereka menunjukkan mereka ingin sekali menerkam namjachinguku ini. Mereka hanya bisa gigit jari, karena dengan santainya Kyukyu menunjukkan kemesraan kami pada mereka dengan menggenggam tanganku ataupun memelukku. Ia juga mencium pipiku sekali-sekali. Aku merasa terbang ke langit ke tujuh menerima segala skinship yang ia lakukan. Sebelum mengantarku pulang, ia mengajakku candlelight dinner. Tempat yang dipilihnya sangat indah. Lampu warna-warni yang di dominasi warna hijau kesukaanku, bunga-bunga mawar merah bertebaran di lantai dan lilin yang dibentuk dengan menjadi huruf-huruf yang bila dibaca menjadi ‘saranghae’. Ia mengatakan kalau ia sengaja menyiapkan semua itu untukku. Dia sangat romantis hingga membuatku terharu dan meneteskan airmata. Tidak hanya sampai di situ kejutan yang ia berikan padaku. Ia juga memberikan sebuah gelang perak yang berukiran tulisan, Kyuhyun & Euncha. Kebahagiaan yang ku jalani bersamanya hari itu ditutup dengan sebuah ciuman bibirnya. ********* “Kyaaaaaaaaaaa” Sebuah teriakan nyaring menggema di sebuah apartemen. Salah satu penghuninya yang masih terlelap dalam dunia mimpi karena memang saat itu masih terbilang tengah malam. Pukul 11.30 pm. SRAK BRUK “Kenapa tidak ada? Dimana aku meletakkannya?” ucap seseorang yang berteriak tadi. Drap drap drap Suara langkah kasar mendekati tempat sesorang yang berteriak tadi. KRIET BRAK “Euncha? Apa yang terjadi? Kau tidak apa-apa?” “Ahhh… Hyunmi… Mian membangunkanmu… Aku tidak apa-apa”. Euncha menjawab pertanyaan Hyunmi. Namun perhatian tak teralih dari laci-laci pada meja riasnya. Ia masih terus saja mencari. “Lalu kenapa kau berteriak tengah malam begini? Kau tidak lihat, ini masih jam setengah 12?” “Hyunmi? Apa kau melihat kalungku?” “Kalung?” “Kalung yang biasa selalu kupakai?” “Bukankah sejak kau pulang dari pesta Kyungie oppa kau sudah tak memakainya? Aku kira kau menyimpannya karena takut kehilangan..” “Mwow?? Sejak aku pulang dari pesta Kyungie oppa?” “Memang kenapa Euncha-ya?” “Aku kehilangan kalungku itu Hyunmi” “He??” ********* Pagi itu aku bangun dengan tidak semangat. Bagaimana aku bisa bersemangat di saat seperti ini? Aku kehilangan kalung kesayanganku. Arrrrrrgggghhhhh……. Aku mengacak-ngacak rambutku yang memang masih acak-acakan karena aku belum mandi. “Kalungku…” I wanna be with you If only for one night….to be the one who’s in your arms who hold you tight I wanna be with you There’s nothing more to say There’s nothing else I want more than to feel this way I wanna be with you Suara Mandy Moore yang menyanyikan bagian reff dari lagunya yang berjudul I wanna be with you keluar dari handphone-ku. Lagu itu sekarang aku pasang khusus untuk namjachinguku, Kyukyu. “Kyukyu….” ucapku manja saat menjawabnya. “Morning chagiya.. Ini masih pagi chagiya.. Kenapa kau sudah bermanja-manja denganku?” “Jadi kalau pagi aku tidak boleh bermanja-manja denganmu ya?” ucapku kesal. “Aisshh… bukan begitu chagi..” “Sudahlah,, itu tidak penting. Kyukyu… Kalungku hilang…” “Kalung? Apakah kalung yang selalu kau pakai dengan liontin huruf J yang biasa kau pakai?” “Ne Kyu. Kata Hyunmi, aku sudah tidak memakainya sejak pulang dari pestanya Kyugie oppa” “Ah.. Hyunmi memang benar. Karena saat aku menciummu, aku meletakkan tanganku di tengkukmu, tapi aku tidak merasakan kalau aku memegang rantai kalungmu” “Mwo?? Jangan-jangan terjatuh di tempat pestanya Kyugie oppa. Aku ingat sekali aku masih memakainya saat orang-orang suruhannya Chulie eonnie meriasku” “Mungkin sebaiknya kau bertanya pada Chulie & Kyungie, chagiya” “Ne, kau benar Kyukyu. Kalau begitu, sudah dulu ya Kyukyu. Aku ingin menghubungi Chulie eonni dan Kyungie oppa” Setelah mengakhiri pembicaraan dengan Kyu, aku langsung mencari nomer Kyungie oppa di daftar contack-ku. “Yeoboseyo Euncha-ya” suara Kyungie oppa menyapaku. “Kyungie oppa… Oppa sedang sibuk sekarang?” “Aniya. Ada apa Euncha-ya?” “Oppa aku kehilangan kalungku saat di pesta oppa. Apa ada orang yang melaporkan telah menemukan sebuah kalung pada oppa?” “Ada. Jaejoong mengatakan padaku kalau ia menemukan sebuah kalung dan ia memintaku bila ada yang menanyakan tentang kalung, harus menghubungi dia” “Mwoo?? Jaejoong dari keluarga Kim??” “Ne. Kim Jaejoong” “Kenapa dia tidak menitipkannya saja pada oppa. Aishh.. Merepotkan sekali dia itu” kesalku. “Jadi kalung itu milikku?” “Ne oppa. Aku baru menyadari kalau kalungku telah hilang tadi malam, oppa. Lalu bagaimana ini oppa?” “Oppa akan mengirimkan nomer handphone-nya padamu” “Ah, ne.. Kamsahamnida oppa” “Cheonmanae dongsaengie” Kenapa kalungku ada pada anak sulung dari keluarga Kim itu. Dia pasti tidak akan mau mengembalikan kalungku kalau ia tahu ternyata akulah pemiliknya. Tapi aku juga ingin mengambil kalungku darinya. Bagaimana ini. Semakin membuatku frustasi saja. You’ve got one message Aku segera membuka pesan yang terkirim ke handphone-ku. Pasti dari Kyungie oppa, pikirku. Dan benar saja. Pesan itu dari Kyungie oppa yang berisikan nomer handphone namja yang sangat ku benci, yaitu Kim Jaejoong. Huh! Mengingatnya saja membuat rasa kesalku membuncah. Mana mungkin aku mau bertemu dengannya lagi. Tapiii…. Kenapa kalungku bisa ada padanya? Seingatku, aku tidak bertemu dengannya malam itu. Aku pun memutar kembali memoriku saat pesta itu. Omooona.. Jangan-jangan dia adalah pria yang berdansa denganku malam itu? Huwaaa.. bagaimana ini? Calm down Euncha. Jangan panik. Dengan panic masalah tak akan selesei. Kuhirup nafasku dalam-dalam dan menghembuskannya. Kuulangi beberapa kali hingga aku sedikit merasa tenang. Berpikir Euncha. Ayo gunakan otakmu untuk berpikir. Setelah satu jam berlalu, akhirnya aku menemukan cara bagaimana aku bisa mengambil kembali dari namja menyebalkan itu. Tapi, siapa yang akan mau membantuku ya? ********* “Hyungg….” panggil seorang namja bersuara dolphin pada seorang pemuda cantik. “Junsu-ya…” “Kalungmu??” “Oh ini..” namja cantik memegang bandul kalung yang ia pakai. “Aku menemukannya saat pesta kemarin” “Eh? Itu bukan kalungmu Jae hyung?” “Ani. Ini milik Juliet” “Juliet?” Jae hanya tersenyum menjawab pertanyaan dongsaengnya yang bernama Junsu. Aku pasti akan menemukanmu Juliet, pikir Jaejoong. Kau telah membuatku jatuh cinta padamu hanya dengan melihatmu dengan topeng itu. Aku yakin kau juga akan jatuh cinta padaku setelah melihatku nanti. Karena tidak ada seorang yeoja yang mampu menolak ketampanan seorang Kim Jaejoong. “Hyunggggg…” Junsu mengibas-ngibaskan tangannya di depan wajah Jaejoong. Jae tidak menanggapi panggilan Junsu. Ia malah semakin melabarkan senyumannya. “Aishh… Hyungku sudah gila” Ne. Aku memang gila Su. Aku jadi gila karena seorang Juliet. Yeoja yang namanya saja aku tidak tahu. Bahkan aku tidak begitu tau bagaimana wajahnya. Tapi aku tau kalau ia seorang yeoja yang mempesona. *saat Jae pov ini, langsung keinget lagunya Juliette dongsaengku SHINee. Akhirnya nerusin nulis sambil dengerin lagunya* “Juliet” gumamku. “Benar-benar gila” ucap Junsu. ********* Drrrrt drrrrt From:  xxx To:      you Annyeong~ Jaejoong-shi.. Kyungie oppa mengatakan padaku, kalau kau menemukan sebuah kalung. Kebetulan kalungku hilang di pestanya. Kalungku berwarna silver dengan huruf  ‘J’ tergantung di rantainya dan bi balik huruf itu ada tulisa ‘Juliet’. Apa kalung seperti itu yang kau temukan? ^Juliet^ Omooo.. Sms dari Juliet-ku. Aku segera menyimpa nomernya dan membalas pesannya. From:  Your Romeo To:       My Juliet Ne. Kalung seperti itu yang ku temukan. Kapan kau bisa mengambilnya, Juliet?? ^Your Romeo^ Agak lama aku menunggu balasan darinya. Apa ia tak mau bertemu denganku? Ah, tidak mungkin. Bila ia memang tidak mau bertemu, ia tak akan mengirimkan pesan padaku. Ia pasti ingin sekali mengambil kembali kalungnya ini. Drrrt drrrt From:  My Juliet To:       You Temui aku di taman xxxx jam 4 sore besok. Aku akan memakai topeng yang kupakai saat pesta agar kau mudah menemukanku. ^Juliet^ ********* “Hosh hosh hosh.. mian.. aku telat..” “Gwenchana. Aku juga belum lama” Huffh.. Haahhh… Aku menarik nafas dan menghembuskannya untuk membuat jantungku sedikit tenang. Aku melihatnya. Ia memang memakai topeng yang sama dengan Juliet-ku malam itu. Apakah benar gadis ini adalah Juliet-ku? “Boleh aku minta kalungku sekarang?” “Aniya. Bagaimana bila kalung itu bukan milikmu? Dan kau hanya mengaku-ngaku saja” Aku mengungkapkan keraguanku padanya. “Tidak mungkin aku tahu ada tulisan ‘Juliet’ dibalik huruf J jika aku bukanlah pemiliknya. Dan… Hanya aku yang memiliki topeng seperti ini, karena Chulie eonnie yang membuatnya khusus untukku. Kau bisa bertemu padanya kalau kau tak percaya padaku, Jaejoong-shi”. “Baiklah, aku percaya” “Jadi… Bisa aku memperoleh kembali kalungku?” “Aniya” “Eh?” “Kau harus membuka topengmu terlebih dahulu dan memperkenalkan dirimu padaku” “Ah, ne. Mian, aku lupa” Dia membuka topengnya. Dan omona.. Dia cantik sekali. Dia mengulurkan tangannya padaku. ^ The End ^ Mian kalo ternyata ada salah ketik, kei nggak sempet ngedit. Next –––––––> ROMEO vs JULIET (Chapter 5: Are You Really My Juliet?)

18 thoughts on “Romeo vs Juliet (Chapter 4: Juliet is …..)

  1. Jjessie72 berkata:

    Mrka udh ktmuan..
    Hhahaha..
    Next chapt jgn2 c.jeje lngsng shock gra2 tw syp yeoja ddpn.a,

    inisial j,
    j untk jung, j untk jejung, j untk juliet..
    J untk.. Untk apa lg yaa??
    Hhahaha msh byklah pkok.a

    mudh2n next chapt cpt di post,
    hwaiting..

  2. lylyly berkata:

    huaaa dah ktmuan lagiii,,, eh napa inisialnya j? Drispa tuh kalungnya???

    Agak pusing pas ganti pov nya chinguuu,,,, hehehe,,, tpi gpp msii ngrtiii….

    Lanjooootttt

  3. kei evilkei berkata:

    sebenarnya ada kisah lagi dibalik kalung itu.. tunggu aja, ntar kalo waktunya tepat, bakal kei kasih ceritanya..

    pergantian pov emang sengaja gak kei tulis itu pov nya sapa.. Lagi males, hehe *ditimpuk reader*

  4. OMMO…….mybabykyu so sweettttttttt bgt………

    Hahaha…..pesona c yeobo mang luar biasa, jd wajar kalo euncha ampe jatuh cinta. tp tetap cintanya c yeobo cm buat Lee NanHee seorang geuk…geuk…geuk…geuk…

    Ky.a da yg aneh ma prtemuan euncha ma jj(?)
    jgn2 euncha nyuruh orang buat nyamar jd dirinya, coz jj ga kaget waktu euncha buka thu topeng, pdhl mrka bdua kan dah prnah ktemu sbelumnya.

  5. vikoss berkata:

    huwaaaaaa keren kei….
    tp apa jeje msh ingat sm euncha yg tabrakan dlu????
    penasaran bgt neh….
    next chap are you realy my juliet??? sure!!!
    pasti… dan harus….

    • kei evilkei berkata:

      kei: jae masih ingat gak?
      jae: *angkat bahu* entahlah *kalimat yg selalu kami ucapkan d waktu KKN dulu, hehe*

      juliette.. oo.. *nyanyi lagu SHINee*

  6. Queen_Bee berkata:

    Ngebayangin Kyu tOpLess,,, O.o

    JJ bener2 kesemsem sama sang JuLiet,,,,,
    Eun Cha kah si JuLiet yg ditemuin JJ??
    aihh,, pnasarannnn,,, >.<

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s