In The Morning (YunCha Couple)


Title :                 In The Morning

Author :           Kei Evilkei

Genre :              Romance

Length :           Drabble

Rating :             General

Cast :          

Jung Yunho

Lee Euncha a.k.a Kei Evilkei


^ The Story ^


Pagi itu seperti pagi biasanya. Euncha sibuk membuat sarapan untuk kekasihnya di dapur. Ia terlalu fokus pada masakannya sehingga tak mendengar langkah kaki namjachingunya yang berjalan mendekatinya. Yunho tersenyum melihat Euncha yang sedang asik dengan kegiatannya dan tak menyadari bahwa ia telah berada di dapur juga. Yunho hanya memandangi yeojachingunya dari pintu. Yunho menyandarkan bahunya di dinding dengan senyum yang menggantung di wajahnya dan mata yang terus memandangi Euncha yang memasak sambil sesekali bersenandung kecil.


“Selesai~” kata Euncha berhasil menyelesaikan masakannya. Ia tersenyum dan berbalik ingin mengambil wadah untuk masakan yang baru saja ia masak.


“Yunnie…” Euncha terkejut begitu membalikkan badan ia menemukan namjachingunya yang sedang terseyum memperhatikannya.

“Sejak kapan berdiri di situ?”

“Belum terlalu lama” jawab Yunho masih dengan tersenyum.

“Kenapa tidak menyapaku dan hanya berdiri saja di situ?” Euncha cemberut. Ia kesal dengan namjachingunya yang tak menyapanya seperti biasa bila ia telah bangun dan menemukan Euncha di dapur. Biasanya Yunho akan mengejutkan Euncha dengan memeluknya dari belakang secara tiba-tiba sehingga ia akan dengan tiba-tiba juga memperdengarkan suara teriakan tanda terkejut dengan tindakan namjachingunya itu. Tapi yang ia temukan hari ini adalah namjachingunya hanya tersenyum saja sambil memdanginya yang sedang memasak.

“Karena aku ingin menikmati memandang seorang malaikat yang sengaja jatuh ke bumi hanya untukku dan rela menghabiskan waktu yang ia punya bersamaku sedang bersenandung kecil saat membuat masakan untukku”

Pernyataan Yunho berhasil membuat kedua pipi Euncha mengeluarkan semburat merah. “Aishh….dasar gombal!!”. Euncha membalikkan badannya untuk menghindari tatapan mata Yunho.

“Tapi kau suka kan dengan namja penggombal ini?”

“Aniyo. Aku tidak hanya suka tapi juga mencintai namja penggombal yang saat ini sedang memelukku”.

“Na do. Namja penggombal ini juga sangat mencintai malaikatnya yang sedang di peluknya saat ini. Hanya mencintai malaikatnya. Sampai saat ini dan hari-hari berikutnya yang akan kita lewati bersama, baik dalam keadaan senang, sedih, kesal, marah, bahagia. Pokoknya dalam keadaan apapun, namja penggombal ini hanya akan memikirkan malaikatnya yang telah merebut seluruh hatinya hingga ia tak bisa lagi memikirkan yang lain. Namja penggombal ini mencintai malaikatnya melebihi mencintai dirinya sendiri”.

“Benar-benar namja penggombal, he?”

“Namja penggombal ini hanya menggombal untuk malaikatnya saja”. Yunho semakin memeluk erat yeojachingunya. Seakan tak ingin kehilangannya barang sedetikpun. Tidak. Tidak akan pernah, batinnya. Tidak akan pernah untuk kedua kalinya. Ia tidak akan membiarkan malaikat yang ada dipelukannya menghilang lagi dari sisinya untuk kedua kalinya. Cukup sekali saja ia merasakan kehilangan. Dan itu membuatnya seperti orang gila. Selalu mencarinya setiap hari kemana pun tempat yang mungkin akan malaikatnya pilih untuk bersembunyi sampai ke tempat yang ia pikir malaikatnya tidak mungkin berada di tempat itu. Ia tak akan pernah mau melakukan kesalahan seperti dulu lagi, hingga menyebabkan malaikatnya menghilang dari sisinya.

Yunho mendaratkan sebuah ciuman di puncak kepalanya. Euncha memang lebih pendek daripada namjachingunya. Jadi, mudah saja bagi Yunho untuk melakukannya.

Euncha sangat senang dengan tindakan Yunho yang memeluknya. Walaupun itu sebuah pelukan dari belakang tubuhnya sehingga ia tak bisa memandang wajah Yunho dan tidak bisa secara leluasa menikmati aroma Yunho dengan membenamkan wajahnya di dada namjachingunya. Ia tetap merasa nyaman. Ia memang selalu merasa nyaman saat berada di pelukan Yunho. Hanya Yunho yang bisa memberikan perasaan nyaman kepadanya sejak dulu hingga sekarang. Bahkan mungkin hingga saat mendatang yang harus mereka lewati bersama, hanya seorang Jung Yunho yang memberikan kenyamanan baginya. Karena ia sendiri pernah kabur, menghilang dari sisi Yunho. Namun ia tak juga mendapatkan kenyamanan seperti ketika ia bersama Yunho. Beruntung Yunho dapat menemukannya kembali dan membuatnya kembali ke sisi Yunho. Euncha yakin, sampai kapan pun, hanya Yunho saja yang mampu memberikan perasaan nyaman padanya.

Euncha memeluk tangan Yunho yang memeluknya. Ingin lebih merasakan kehangatan yang Yunho salurkan pada tubuhnya, menikmati kenyamanan yang Yunho berikan saat ia memeluknya. Euncha tidak akan pernah kabur lagi dan menghilang dari sisi Yunho. Euncha memejamkan kedua matanya saat Yunho mencium puncak kepalanya.

Saat-saat seperti ini. Saat Yunho menunjukkan rasa cintanya yang begitu besar untuk Euncha. Rasa cinta yang besarnya melebihi rasa cinta Yunho pada dirinya sendiri. Bahkan melebihi besarnya rasa cinta yang Euncha rasakan sebelum Yunho mencintainya. Rasa cinta itu yang membuat Euncha kembali pada Yunho. Padahal saat ia menghilang dari sisi Yunho dan memutuskan untuk mencari namja lain yang tidak akan pernah menyakitinya seperti yang Yunho lakukan padanya, ia berjanji tidak akan menerima Yunho bila Yunho memutuskan kembali ke sisinya. Euncha tak bisa menepati janji yang ia ucapkan terhadap dirinya sendiri. Pengorbanan Yunho yang terus mencarinya selama kepergiannya, keteguhan hatinya yang selalu menunjukkan begitu besar rasa cinta yang Yunho rasakan padanya, kesabarannya menghadapi sikap Euncha yang berubah menjadi tidak mempedulikannya lagi dan terkadang ketus terhadap menaggapi setiap perkataan Yunho, Yunho yang tetap setia berada di sisinya saat ia dengan kasarnya mengusir Yunho. Semua perubahan sikap Yunho membuat hati Euncha yang membeku akibat kesakitan yang Yunho berikan dulu pun perlahan sedikit demi sedikit mulai mencair sampai akhirnya sakit itu menguap begitu saja.

Euncha masih mengingat dengan jelas raut wajah Yunho yang dipenuhi kebahagiaan saat ia membalas pernyataan cinta Yunho yang entah sudah keberapa kali sejak mereka dipertemukan kembali.

Euncha membuka matanya yang tadi terpejam saat dirasakannya pelukan Yunho melonggar. Ia sedikit kecewa dengan tindakan Yunho, karena ia masih ingin berada di pelukan namajachingunya itu. Yunho membalikkan tubuh Encha hingga kedua saling berhadapan dan bertemu pandang. Yunho memandang Euncha dalam berusaha menyampaikan apa yang ia rasakan saat ini. Yunho menggenggam erat kedua tangan Euncha.

“Saranghae Mrs. Jung”

“Mwoo?? Yun??”

Yunho melepaskan genggaman tangannya lalu merogoh sakunya dan kemudian berlutut di hadapan Yunho. Euncha terkejut dan bingung. Apa yang Yunho lakukan, batinnya.

Tangan kiri Yunho meraih tangan kiri Euncha. Ia mencium sekilas lalu menggenggamnya erat.

“My angel… Gomawo karena telah bersedia meninggalkan langit yang dipenuhi dengan keindahan dan kebahagiaan dan bersedia turun ke bumi hanya untukku. Gomawo karena telah memaafkanku walaupun aku telah menyakitimu hingga membuat sebuah bekas luka yang tak akan pernah hilang hingga kau tak akan bisa melupakannya. Gomawa telah bersedia kembali ke sisiku seperti dulu lagi.

My angel… Aku tidak bisa menjanjikan bahwa kau akan terus bahagia bersamaku, kau tidak akan tersakiti lagi olehku. Aku hanya menjanjikan bahwa aku akan selau melindungimu, membuatmu kembali tersenyum saat kau merasakan duka dan kesedihan, menguapkan amarahmu saat kau kesal dan selalu berada di sisimu baik kau menginginkannya ataupun tidak.

My angel… Aku bukanlah seoarang penyair yang dapat menciptakan kata-kata romantis. Aku bukanlah seorang penyanyi yang dapat menyayikan lagu-lagu romasntis. Aku hanyalah seorang Jung Yunho. Jung Yunho yang bodoh hingga terlambat menyadari bahwa ia sangat mencintai seseorang yang berada di depannya saat.

My angel… Ijinkan aku terus mencintaimu, selalau berada di sisimu dan selalu menunjukkan betapa besarnya rasa cintaku padamu setiap saat.

My angel… Bersediakah kau menjadi miliku? Ah, ani. Kau bukanlah barang yang dapat dimiliki. Tapi kau boleh menganggapku sebagai barang yang dapat kau miliki.

My angel… Bersediakah kau memili diriku seutuhnya? Memiliki seorang Jung Yunho. Jung Yunho yang tak bisa menjanjikan apa-apa padamu. Jung Yunho yang tak lagi memiliki hatinya, karena seutuhnya hatinya telah kau miliki. Jung Yunho yang seluruh pikirannya hanya dipenuhi oleh seorang Euncha.

My angel… Bersediakah kau menjadi Mrs. Jung? Mengubah namamu menjadi Jung Euncha?”

Euncha semakin terkejut mendengar pernyataan dan pertanyaan Yunho. Perlahan airmata mengalir di pipinya setelah Yunho menyelesaikan kalimatnya. Yunho bangkit berdiri dan menghapus airmata Euncha.

“Ne. Lee Euncha bersedia memiliki Jung dan dimiliki Jung Yunho seutuhnya. Lee Euncha juga bersedia menjadi Mrs. Jung dan mengubah namanya menjadi Jung Euncha”.

Yunho memeluk Euncha dengan erat dan mencium puncak kepala Euncha.

“Gomawo chagiya”

Yunho merenggangkan pelukannya dan meraih tangan kanan Euncha. Yunho meletakkan cincin pada ibu jari Euncha. Sebuah cincin perak yang sederhana tanpa hiasan berlian. Dapat terlihat oleh Euncha pada cincin itu terdapat ukiran nama Jung Yunho.

“Eh?? Kenapa di pasang di ibu jari Yunie?”

“Aku hanya ingin berbeda dari orang lain yang biasanya memasang cincin di jari manis pasangannya. Yang kau pakai itu cincinku, chagi”.

Yunho memperlihatkan tangan kanannya. Di jari kelingkingnya terlilit cincin yang sama dengan ukuran yang lebih kecil.

“Dan yang aku pakai ini, adalah cincin yang seharusnya berada di jari manismu”.

Euncha tersenyum mendengar jawaban Yunho. Euncha meraih tangan Yunho dan mencium cincin yang terpasang di jari Yunho.

“Saranghae Jung Yunho”

“Saranghae Jung Euncha”

^ FIN ^

41 thoughts on “In The Morning (YunCha Couple)

  1. inaztcengengzcassie berkata:

    huaaaaa !!!
    so sweeeet…
    emang brap kali ya uno nembak eun cha??
    mau dong ditembak lead uknow…
    hehe *ampun jaepa, inaz gak slingkuh koooq*

    LANJUTKAN !!!

  2. kei evilkei berkata:

    mian gal.. kei yg salah ketik.. alna cast nya kei ganti2 dari jaejoong-yunho-jinki-yunho *plinplan*
    tapi akhirnya ke yunho juga..

  3. Jjessie72 berkata:

    Yaak ampun..
    Awal.a jg aq bngung,
    knp yunho masang.a dijempol..
    Oh tnyta ntuh cincin.a uno..
    Untng jari.a uno ga gede2 amat, klw ngga bsa ga muat dmna2 tuh..

    Aduh klw kya gni cra nglamar.a bsa2 uno aq jdi’n suami ke 2 nih..

  4. vikoss berkata:

    bkn cmn euncha yg nangis aku jd nangis….
    my angel….
    jd ingat teuki oppa ya????
    aigoooo
    keren…. penuh kata2 gombal tp mngharukn,
    ngomong2 yunho prnh nyakitin apa ya????

    • kei evilkei berkata:

      my angel..
      kalo kei malah ingetnya ma jae, unn..

      jae: yunho pernah hmmpphhh
      kei: *bungkam mulut jae pake bibir*
      mungkin kalo ada ide bakal kei lanjut, unn..

  5. Queen_Bee berkata:

    aihhhh,,, baca ini sambiL diiringi Lagu suju Marry u,,, *meLayang Layang*
    Yun gOmbaL,, tp suka kegOmbaLannya,,,😀

    • kei evilkei berkata:

      eh? chingu napa kebayannya malah yun masangin cincin k jae?
      kalo kei terbayangnya jae yg masangin cincin k kei..
      huwaaa.. mau.. *lari kepelukan jae(?)*

      syukurlah kalo ada yg suka.. *urut dada yun*
      tadinya kei takut kalo reader pada nggak suka kata2nya yun..

  6. elluphyuk berkata:

    beneran romantisss….

    it pas yg my angel, yunho beneran hapal kta2 ny yg pjg it ato pake contekan kertas yaa???haaa

  7. linasuhadi berkata:

    Yunho gombal bgt ich..tp ak mau klo d gombalin yunho..#plak..hahahahahah..sweet bgt ci lamaran yunho k euncha..buat iri aja…

  8. shaakimchi berkata:

    yuhuuu…gombal abiiiisss…
    kekeke..tp kalo cewe digombain tuh seneng2 geli gimanaaaa gt..hahaha
    good job !😉

  9. H_n berkata:

    Bner th.gombal bgt y yun oppa.n romantis.wanna get a purpose that different with usual thing like that.*haha…jauh amat y pkiran aq*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s