Romeo vs Juliet (Chapter 2: First Meeting)


Title :                 ROMEO vs JULIET (Chapter 2: First Meeting??)

Author :           Kei Evilkei

Genre :              Straight, Yaoi, Romance

Length :           2/?

Rating :             Tebak sendiri

Cast : Kim Jae Joong, Jung Eun Cha / Choi Eun Cha a.k.a Kei

Other Cast: Jung Yun Ho, Jung Changmin, HanChul (Han Kyungie & Jung Chulie), Lee Hyunmi a.k.a Jaehyunmi

PROLOG

CHAPTER 1

^ First Meeting?? ^


Keluarga Jung dan keluarga Kim. Seluruh warga KorSel pasti mengetahuinya mereka. Kedua keluarga sangat terkenal di negara yang dijuluki sebagai negara gingseng itu dan merupakan keluarga kaya raya. Perusahaan yang mereka miliki tidak hanya bertebaran di KorSel saja. Melainkan juga di beberapa negara di Asia bahkan di luar Asia.


Selain karena kekayaan dan prestasi yang mereka miliki, kedua keluarga juga terkenal karena ketidak-akuran diantara keduanya. Mereka bagaikan api dan air yang tidak bisa disatukan. Selalu bersaing dalam hal apapun, tidak mau mengalah pada yang lain dan saling menjatuhkan satu sama lain.


Lalu apa yang terjadi jika…..


Suatu ketika api yang membara diredam oleh air!!


Atau….


Apabila suatu ketika air yang membeku dicairkan panasnya api!!!


*********


~Euncha Pov~


Sejak kecil orangtuaku sudah memberitahuku bahwa keluarga Kim adalah musuh besar keluarga Jung. Tapi tidak bagiku. Aku tidak pernah menganggap mereka adalah musuhku. Bagaimana bisa aku mengangggap mereka adalah musuhku bila aku sendiri belum pernah bertemu mereka? Aku memang pernah melihat mereka di televisi dan surat kabar atau majalah. Namun sekali saja aku belum pernah bertatap muka secara langsung dengan mereka. Hal itu dikarenakan aku tinggal di Jepang sebelumnya. Aku tinggal di Korea Selatan setelah aku lulus dari SHS.

Aigooo… Aku lupa belum memperkenalkan diriku. Choi Euncha imnida. Anak kedua dan anak perempuan satu-satunya di antara kedua saudara lelakiku. Pasti kalian bingung mengapa aku memakai Choi di depan namaku, bukannya Jung. Alasannya,,, karena aku ingin orang mengenalku sebagai apa adanya diriku. Aku ingin orang-orang yang berteman denganku bukan karena hartaku ataupun karena nama besar keluarga Jung. Aku ingin mereka mengenal Euncha. Oleh karena itu, aku memakai nama keluarga ibuku.


Awalnya keluargaku sangat menentang ide konyolku ini. Tapi akhirnya mereka tidak bisa berkata apa-apa lagi dan menyetujui keinginanku setelah aku mengancam aku tidak akan mau ke KorSel bila mereka tidak menyetujui keinginanku.


Ok! Cukup perkenalannya. Sekarang aku harus segera turun. Kalau tidak, oppaku akan mengomeliku nanti.


*********


(kei: pada inget ma prolognya nggak? reader: nggak…. kei: *nangis di pojokan* ini lanjutan dari prolognya… bagi yang nggak inget, silahkan balik lagi ke prolog *ngusir reader pake sapu*)


Aku menuruni tangga menuju ruang makan. Di ruang makan telah duduk kedua orang tuaku dan kedua saudara laki-lakiku, oppaku dan dongsaengku. Mereka nampak menikmati sarapan yang tersedia di meja makan. Aku mendekati ayahku dan mencium pipinya.


“Morning, Dad”


“Morning, my princess. Telat bangun lagi, huh?”


“Hehe…”


Aku hanya nyengir saja menanggapi pertanyaan dari Dad. Lalu secara bergantian aku mencium pipi ibuku, dongsaengku dan oppaku. Setelah itu, barulah aku duduk di kursi di samping oppaku dan ikut serta menikmati sarapan.


“Mom, Dad, aku ingin memberitahu sesuatu.”


“Apa itu honey?”


“Mungkin selama sebulan ini aku tidak bisa pulang ke rumah. Aku akan tinggal di apartemen saja bersama Hyunmi”


“Memangnya ada apa noona? Mengapa noona nggak bisa pulang?”


“Minggu depan noona akan mengisi acara di festival dan 3 minggu setelahnya, noona ada ujian. Jadi, noona ingin memanfaatkan waktu dengan latihan. Tidak apa kan Mom, Dad?”


“It’s okay, princess. Tapi kau harus menjaga kesehatanmu, arraseo?”


“Arraseo, Dad”


“Jangan telat makan dan tidur yang cukup honey”


“Ne, Mom”


“Kalau kau ikut festival minggu depan, bagaimana dengan pestanya? Jangan bilang kau tidak akan ke pesta itu?”


“He?? Pesta? Pesta apa, oppa?”


“Kau lupa kalau minggu depan Kyungie hyung mengadakan pesta di villanya. Oppa kan sudah mengirimkan undangannya ke apartemenmu. Kau belum membacanya Eunca?”


“Ah… Aku sudah membacanya oppa. Nanti aku akan memberitahu Kyungie oppa kalau aku tidak bisa datang ke pestanya. Ia pasti mengerti”


“Bagaimana dengan Chulie?”


“Chulie onnie? Memang Chulie onni kenapa, oppa?”


“Kyungie hyung bilang kalau Chulie pulang ke Korsel kemarin untuk. Kyungie hyung ingin Chulie menemaninya di pesta itu”


“Mwoo??? Benarkah? Onnie pasti tidak akan memaafkanku bila aku tidak datang dan bila aku memberitahu aku tidak bisa datang padanya, ia akan memaksaku sampai aku mau datang ke pesta itu. Huffh…”


“Tidak ada salahnya kan kalau kau datang ke pesta Kyungie, princess. Keluarga kita sangat dekat dengan keluarga Han. Tidak baik bila kau menolaknya, princess”


“Ne, noona. Pokoknya kau harus datang! Bila perlu, aku akan menyuruh Chulie hyung untuk menjemputmu”


“Hahhh…. Baiklah. Baiklah. Aku akan datang ke pesta itu. Tapi, karena pestanya bertepatan dengan festival, aku akan datang setelah selesai mengisi acara di festival, saat malam terakhir pestanya”


“Jadi, noona tidak akan ikut kami menginap di villanya Kyungie hyung?”


“Tidak minie. Aku akan datang pada malam terakhir, saat acara puncaknya saja”


“Tidak masalah. Yang penting kau datang dongsaeng”


“Sudah sudah. Jangan bicara lagi. Ayo cepat berangkat Euncha. Kalau tidak, nanti kau bisa terlambat, honey”


“Ne, Mom”. Aku pun beranjak dari kursiku.


*********


“Huwaaa…”


Sial. Kenapa aku bisa ketiduran sih? Gawat! Chulie onnie pasti marah padaku kalau aku terlambat.


~Flashback~


Drrrt drrrt drrrt

Chulie Onnie Calling….

Eh?? Chulie Onnie? Kenapa onnie menelponku ya?? Oh iya… Pesta! Aku pun menjawab panggilannya.


“Yeoboseyo”


“Yeoboseyo dongsaeng. Kau ada waktu untukku sore ini?”

“Ne, onnie. Kebetulan aku tak ada latihan hari ini. Ada apa onnie?”

“Temui aku di café biasa jam 4”

“Jadi, benar yang dikatakan minie kalau onnie kemarin kembali ke Korsel. Kenapa onnie tidak memberitahuku?”

“Mianhe dongsaeng. Sebagai permintaan maaf, onnie sudah menyiapkan oleh-oleh yang bagus untukmu”

“Benarkah?”

“Ne, tentu saja. Karna itu, temui onnie di cafe biasa jam 4 dan jangan terlambat. Arraseo?”

“Arraseo onnie”

~Flashback End~

Aku kembali melihat pergelangan tanganku. Jam menunjukkan puku 03.55. Masih ada 5 menit lagi.

Drrrt drrrrrt drrrrrt

Siapa lagi yang menelpon disaat seperti ini. Aku menjawab panggilan masuk itu tanpa melihat siapa yang menelpon terlebih dahulu dan sambil tetap berlari.

“Yeoboseyo”

BRUKKK

“Akhhh…”

PRANKK

Karena terlalu kencang berlari, aku tidak sempat menghentikan langkahku saat seseorang tiba-tiba keluar dari sebuah toko. Dan hasilnya, aku menabraknya.


“Yakkk!! Kau!! Apa yang kau lakukan!”

Tak ku hiraukan orang yang aku tabrak. Dari suaranya, ia pasti seorang namja. Aku memandang sekelilingku dan menemukan ponselku sudah tercerai-berai di lantai.

“Omooo… handphoneku. Aku kan baru membeli ponsel ini kemarin”

“Kau!! Bukannya minta maaf! Malah mengurusi handphone yang sudah tak berbentuk itu!”

“Ini semua kan gara-gara kau, namja babo!”

“Mwoooo??? Gara-gara aku? Jelas-jelas kau yang menabrakku!! Bagaimana bisa kau menyalahkanku dan mengataiku babo. Yang babo itu kau, yeoja gila!!”

“Kalau kau tidak keluar tiba-tiba dari toko itu, aku juga nggak akan nabrak kamu, namja sinting”

“Yakk!!! Kau!! Aishh… Kalau kau bukan seorang yeoja, sudah ku hajar kau!”

“He?? Kau mau menghajarku?”

Aku melihatnya dengan pandangan mengejek.

“Kenapa kau menatapku seperti itu? Aku tidak suka dengan caramu menatapku?”

“Yakin kau sanggup menghajarku?”

“Tentu saja! Kenapa? Kau mau mencobanya?”

“Dengan senang hati ku terima tantanganmu! Asal kau tahu saja. Aku pemegang sabuk hitam taekwondo!”

“Memangnya kenapa kalau kau pemegang sabuk hitam? Mau sabuk hitam, merah, hijau, biru, putih, aku tak peduli!”

“Benar-benar namja babo!”

“Aku tidak babo, yeoja gila!!”

“Aku tidak gila, babo! Kalau aku gila, mana mungkin aku bisa ada di sini.”

“Ah! Jangan-jangan kau kabur dari RSJ!”

“Yak… Babo, kau menyebalkan!!”

“Seharusnya aku yang bilang begitu. Kau sangat menyebalkan yeoja gila!!”

“Kalau sekali kau mengatakan aku gila, aku akan mematahkan hidungku!!”

“Kau mengancamku, huh? Aku sama sekali tak takut dengan ancamanmu!!”

“Kau!!!”

“Kenapa??”

“Hahhh… Sudahlah. Malas aku meladenimu!”

“Bukannya kau duluan yang memulai semua ini. Kalau kau tidak menabrakku, bajuku juga tidak akan kotor begini.”

“Harga bajumu itu tak sebanding dengan harga handphoneku tau??”

“Huh?? Kau tak mengenalku ya? Mana mungkin aku mau membeli baju dengan harga murahan. Ini baju mahal!! Kau tak akan sanggup membeli baju ini!”

“Memangnya kau siapa sampai aku harus mengenalmu? Nggak ada untungnya kalo aku mengenalmu dan nggak penting banget!!”

“Kau!!!! Benar-benar….” ia menunjuk wajahku dengan jari telunjuknya.

“Apa??”

“Kau benar-benar menyebalkan!! Bagaimana bisa ada gadis menyebalkan sepertimu!”

“Kau pikir kau tidak menyebalkan! Kau sangat menyebalkan namja babo!!”

“Ck… Lebih baik aku pergi saja!!” setelah mengatakan itu, ia berlalu dari hadapanku.

“Kenapa tidak dari tadi saja sih perginya!”

Haahhh…. Handphone ini kan baru saja ku beli kemarin hasil dari mengumpulkan uang gajiku sebagai kasir di sebuah restoran. Terpaksa deh aku minta pada oppa untuk membelikanku handphone yang baru. Ini semua gara-gara namja babo tadi. Kalau aku bertemu lagi dengannya, akan ku buat ia menyesal telah menghancurkan handphoneku. Ah. Tidak!! Aku tak mau bertemu dengannya lagi. Aku pasti akan sial lagi bila bertemu dengannya lagi.

Sebaiknya aku cepat menemui onnie di restoran. Ku lihat jam yang bertengger manis di tangan kiriku.

04.10pm

Omoooo…. Aku telat 10 menit. Aku pun segera berlari ke tempat janjianku dengan Chulie onnie.

*********

~ di apartemen ~

“Haaahhh… Capekkkkkkk”

“Euncha… Kau baru pulang?” Tanya Hyunmi padaku.

“Ne…”

“Kau dari mana saja jam segini baru pulang”

Aku melihat jam ditanganku yang menunjukkan pukul 10.23pm.

“Chulie eonnie memintaku menemaninya belanja. Kau tahu kan, kalau dia itu shopaholic. Ia mengajakku memasuki puluhan toko dan memborong banyak barang. Eonnie berhasil membuat kakiku sakit semua. Bukan hanya kakiku saja, badanku pun rasanya remuk!”

“Aku akan mengambilkan minum untukmu”

“Gomawo Hyunmi. Kau sangat baik”

Hyunmi mengambilkan aku segelas air putih. Aku langsung menenggaknya hingga tak bersisa. Hyunmi melihatku dengan pandangan heran.

“Kenapa kau memandangku seperti itu Hyunmi?”

“Memangnya kau tidak minum sejak tadi?”

“Sebelum mengantarku pulang, tadi Chulie eonnie mentraktirku makan terlebih dahulu”

“Lalu kenapa kau langsung menghabiskan air itu? Kau seperti orang yang habis yang kehausan di padang pasir”

“Itu karena aku memang kehausan Hyunmi. Berjalan mengelilingi berbagai toko benar-benar menguras tenagaku dan membuatku sangat haus”

“Kau kan sudah ditraktir Chulie eonnie, memangnya kau tidak minum saat itu?”

“Aku hanya minum sedikit. Perutku terisi penuh 3 piring makanan jadi tak sanggup memasukkan banyak air tadi”

“Kau ini ada-ada saja. Lalu,, apa itu?”

“Ah!! Itu pemberian Chulie eonnie”

“Mwo?? Sebanyak itu!!”

“Ne. Dua kantong ini oleh-oleh darinya dan sisanya adalah hasil perburuan kami tadi. Dan…. Ini untukmu Hyunmi”

Aku menyerahkan dua kantong belanjaan padanya.

“Eh… Euncha… Ini…”

“Kau sangat menginginkan buku-buku itu kan?!! Kebetulan tadi aku melihatnya. Jadi aku membelinya untukmu. Kalau pakaian itu… Itu dari Chulie eonnie.”

“Gomawo Euncha. Seharusnya kau tidak perlu serepot ini. Ini kan sangat mahal Euncha”. Hyunmi langsung memelukku.

“Kau ini. Kau lupa siapa aku, heh? Lagipula kau itu sahabatku”

“Ya sudahlah. Aku ingin mandi dulu. Badanku rasanya lengket semua”. Aku bangkit dari sofa yang kududuki dan beranjak meninggalkan Hyunmi yang masih duduk di sofa.

“Euncha…” panggil Hyunmi padaku.

Aku menhentikan langkahku ketika mendengar panggilan Hyunmi. Aku membalikkan badanku ke belakang di mana Hyunmi duduk sambil menatapku.

“Ne”

“Gomawo dan sampaikan juga rasa terima kasihku pada Chulie eonnie ya…”

“Ne, akan ku sampaikan”

Aku pun kembali berjalan menuju kamarku. Aku harus segera mandi dan tidur. Hari ini sangat melelahkan bagiku.

*********

“Euncha… Ireona…”

Aku mendengar suara Hyunmi yang berusaha membangunkanku sambil mengguncang-guncangkan sedikit badanku.

“Sebentar lagi Hyunmi… Aku masih mengantuk”

“Kau kan ada kuliah pagi ini Euncha… Ireona..”. Hyunmi semakin keras mengguncangkan tubuhku.

“Aishhh… Aku kuliah jam 10 Hyunmi. Biarkan aku tidur sebentar……”

“Tidak bisa Euncha. Kau itu perempuan, tidak baik bangun terlalu siang! Ireona… Euncha….”

“Ne ne.. Aku bangun”

“Ayo cepat mandi”

“Kau ini suka sekali menyiksaku”

“Hahaha… Aku akan menunggumu di meja makan dan… JANGAN TIDUR LAGI DI KAMAR MANDI! Araseo?”

“Ne”

*********

“Hmmm… Kau masak apa Hyunmi?”

“Aku memasak nasi goreng”

“Kelihatannya enak”

“Ayo makan”

“Ne”

Kami memakan sarapan yang dibuat oleh Hyunmi sampai tak bersisa. Masakan Hyunmi sangat lezat. Oh iya, akan ku perkenalakan siapa sebenarnya Hyunmi. Namanya Lee Hyunmi. Dia adalah teman satu apartemenku. Umur kami sama. Mungkin karena itu juga kami bisa menjadi sangat dekat seperti sekarang. Ia mengetahui siapa sebenarnya aku. *kalo nggak ngerti, balik lagi ke atas*

“Omoo… Jaejoong..”

“He?”

“Kyaaaaa……”

“Aishh… Berisik Hyunmi..”

Bukannya menghentikan terikannya ia malah makin heboh berteriak dan mengguncang-guncang lenganku.

“Hyunmi….”

“Jaejoong… Omonaaaa… Euncha…. Jaejoong…”

Aku yang penasaran pun mengalihkan pandanganku dari laptop kesayanganku ke arah televisi yang sedang ditonton oleh Hyunmi. Aku melihat di televisi sedang menampilkan gambar seorang pria. Sepertinya aku mengenali pria itu.

“Siapa itu Hyunmi?”

“Mwooo?? Kau tidak tahu siapa Jaejoong?”

“Sepertinya aku pernah melihatnya dan mendengar namanya. Tapi aku lupa.”

“Kim Jaejoong. Kau ingat?”

“Hmmm…”

“Kim Jaejoong. K-I-M”

“Mwoooo?? KIM?? Jadi dia salah satu anak dari musuh keluargaku?”

“Ne. Dia putra sulung dan calon pewaris utama keluarga Kim”

“Aku seperti pernah melihatnya”

PLETAK

“Aww.. Kenapa kau memukulku Hyunmi?”

“Dasar babo. Tentu saja kau pernah melihatnya. Kau baru saja melihatnya dan ia juga sering muncul di televisi”

“Iya sih. Tapi aku merasa pernah bertemu langsung dengannya…”

“Mwo?? Benarkah? Dimana? Kapan? Apa ia lebih tampan jika dilihat langsung? Ah. Ia pasti sangat tampan…”

“Aku lupa Hyunmi”

“Aishh.. Kau tidak asik!!”. Hyunmi pun meninggalkanku sendiri di ruang tengah.

Aku masih memikirkan namja yang bernama Jaejoong itu selepas kepergian Hyunmi. Aku merasa familiar dengan wajahnya. Dimana ya aku pernah bertemu dengannya?  Hmmm….. Coba aku ingat-ingat dulu. Aku berusaha keras memutar ulang memori otakku. Sepertinya ia sangat mirip dengan namja babo yang menyebalkan waktu itu. Atau… Jangan-jangan… Namja babo yang menyebalkan itu memang dia?

Kalau ku ingat-ingat, wajah mereka sama. Tidak salah lagi! Namja babo yang menyebalkan itu pasti dia. Jaejoong. Kim Jaejoong.

Sudah babo… menyebalkan lagi… Gara-gara dia handphone yang baru saja ku beli jadi rusak dan aku mendapatkan omelan dari Chulie eonni hingga harus menemaninya berbelanja. Sekarang aku tahu kalau dia adalah anak dari musuh keluargaku. Itu semakin membuatku membencinya. Aku tarik kembali kata-kataku kalau aku tidak membenci keluarga Kim. Karena sekarang aku membencinya. Kim Jaejoong. Aku sangat membencimu.

^ The End ^

Annyeong…

Mianhe kalo lanjutannya agak lama di publish… Sebenarnya udah kei selesein waktu mama di suruh operasi dan sebelum mama masuk RS… Tapi susah banget nyari kesempatan buat kabur ke warnet… Sebagai permintaan maaf,, kei publish dengan chap 3 nya sekalian…

Bagi yang mau dapetin pw buat chap 3, gak masalah kalian gak komen di prolog… Tapi kalian diharuskan komen di chap 1 dan 2 ya… Pw silahkan minta ma kei via fb (Kei Evilkei) dengan menyebutkan username yang kalian gunakan untuk komen di blog ini… Dan bagi yang punya nope kei, bisa minta via sms… ^^

Next –––––––> ROMEO vs JULIET (Chapter 3: Party, Mask and ….)

34 thoughts on “Romeo vs Juliet (Chapter 2: First Meeting)

  1. dr awal pas nabrak aq dah nebak pasti itu jae eh ternyata bnr….

    btw chulie itu echul-nya suju? apa bda? aq kebayangnya si echul suju…*ngakak bayanginnya* di bayanganku echul berubah total jd cewe *cocok sih emang*

    btw itu kok dah the end aja? tp ada chap 3-nya..bingung aq kei…

  2. vikoss berkata:

    bagus…..
    kompliknya suka… romeo bt yak???
    kei…. aku g bs ngirim pesan k km gmna yak???
    mau mnta pw chap 3….

    hihihihihihihihihi, itu euncha kaga prnh liat tv yak????

    • kei evilkei berkata:

      gomawo unn..
      judulnya jg romeo vs juliet unn, jd sedikitnya jalan ceritanya mirip ma romeo & juliet..

      udah kei confirm unn..
      coba aja lagi kirim k inbox kei, unn..

      euncha gak suka liat tv unn.. euncha sukanya liat layar tancep..

  3. Tepat bgt nge-post ni ff *14 feb*
    valentine day……*sawer duit receh k wjh kei* hohoho……

    Horay……romance nya mo d mulai neh….

    Seru…seru…seru…prtemuan prtama mrka d awali ma prtengkaran……
    Sangat menarik, jd pnasaran gimana mrka bdua bs jth cinta(?)

  4. Jjessie72 berkata:

    Aduh.. Tuh hp pzti lumyan hrga.a,
    syg jg klw gtu..
    Jae.. Tega.a drimu..

    Ttaaaddaaaa..
    Bentar lgi
    ada p’tarungan
    euncha vs jejung..
    Sypkh yg akn menang??
    Qta liat ke next chapt ajh deh..
    Babaaii..
    #reader cabut dlu ok

    • kei evilkei berkata:

      itu the end untuk chap 2 na ja .. untuk ceritanya, masih panjang.. selama masih ada tulisan ‘next chap’,, berarti ni ff belum selesei..

  5. kei evilkei berkata:

    ne, gal.. chulie tuw heechul suju.. emang pas banget chulie untuk peran ini.. *ngebayangin chulie jadi cewek*
    kyaaaaaaa

    the end untuk part 2 nya gal.. kalo dah chap terakhir, ntar tulisannya bukan the end, tapi fin.. *padahal artinya sama,, haha*

  6. Queen_Bee berkata:

    jiahhh,,,, Eun Cha, bsa2nya ngga terpesOna sama ketampanannya JJ, tp maLah ngajak berantem,,, *geLeng2*
    tapi JJ juga jutek bener yakk,,,

  7. Wawawawa,, tmbh sRu!! >0,< *melting*
    Oh ya feel'a mewah jg dpt unN dri cra png9lan ank2'a ke orTu mrk yaiTu dad 'n m0m ^^
    Kei unN ,, ni qu vina yg pke nM FB shin cassievina youngmi ,, nti qu m0 mNta pw'a ya ke unNie ^o^

  8. inaztcengengzcassie berkata:

    kyaknya benci jadi cinta deh nantinyaaa…
    bener gak eonn??

    emmmp kok ada ya cewek jam 10 belum bangun??
    paraaaaaah~

    LANJUTKAN !!

  9. onnie.. mian baru coment *nunduk2 minta maaf*
    Aaaa.. huaaaa asiikk…. makasih onnie, aku dijadiin cast disini. senengnya😀
    omona.. itu jae oppa toh yg tabrakan sama euncha. aku kira siapa. hhehe.. ^^
    aduh, chullie oppa parah bgt. masa euncha disuruh nemenin dia belanja gitu, ckck ==a

  10. Song jeerim berkata:

    Penasaran sama chapt selanjut’a..
    Enak’a euncha ketemu jaepa…nanti euncha sama jaepa saling suka ya?

  11. H_n berkata:

    hah…tbakanku slah…
    Kyakny jj oppa bkal m eun cha.
    Onn oppany eun cha it yun oppa y?
    Jd yaoiny cma hanchul couple?yunjae couple ga da y?hah…. Dku kcewa klo bgt.

  12. -deewookyu- berkata:

    masih bingung , oppanya Eunjae sapa , Junsu ? trus Appa nya sapa ….? <<>>

    hah ….. kenapa mesti diprotek aku ga bisa baca neeh lanjutannyaa….

    please give me the Pasword…. I’m the new reader

    hehheheh….<>
    tuh EunJae nambrak Jaejongg yach………

    Chulliiiiieeeeeeee………. I miss U ….

    eh thor sorry yach I really likes Heechul >>>>…

  13. novashinki berkata:

    hohoho trnyata julienya euncha…awal benci lma jdi cinta truz cinta mreka dihalangi trmasuk tuh saudaranya euncha..oppanya pasti jung yun ho..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s