Saranghae chap 3


Title: saranghae

Cast: u can see when u read

Genre: drama, romantic, angst(?)

Rating: NC21/straight

Author :Eun Ri a.k.a chinatsu

CHAPTER 1

CHAPTER 2

AUTHOR POV

Hari ini adalah hari pernikahan hye jin dengan jejung. Sejak kepergian junsu oppanya itu ke amerika 2 bulan yang lalu sampai hari ini, oppanya itu tidak juga kembali. Umma dan appanya mengatakan jika ia akan ke seoul saat pernikahannya. Ia sempat berfikir jika mungkin ini keputusan yang terbaik jika junsu ke amerika untuk melupakannya karena dengan begini mungkin ia dapat hidup tenang bersama jejung, namja yang kini ia cintai. Ia berharap junsu dapat bahagia di sana dan menemukan seorang yeoja yang pantas untuknya dan bisa membahagiakan junsu. Perlahan tanpa sadar cintanya pada junsu mulai terkubur.


Kini berdiri di depan altar bersama jejung di sampingnya, mereka berdua mengucap janji sehidup semati. Mereka berciuman saat pendeta mensahkan mereka sebagai suami istri, suara tepuk tangan membahana di gereja saat mereka melepas ciuman. Semuanya memberikan selamat kepada mereka, kedua pasangan ini keluar gereja dengan senyum yang mengembang. Keduanya masuk kedalam mobil menuju resepsi pernikahan mereka.

Saat sampai di resepsi pernikahan mereka melihat sudah ada beberapa tamu yang datang. segera mereka menghampiri tamu yang datang untuk menyapa mereka. pesta pernikahan mereka berlangsung cukup meriah, jejung terus saja berada di samping hye jin yang sekarang menjadi istrinya. Ia merasa sangat bahagia sekarang karena hye jin sudah menjadi miliknya. Sementara itu hye jin terus saja mengedarkan pandangannya mencari oppanya, sejak tadi ia tidak menemukan oppanya di pesta itu. ia memandangi suaminya itu dengan tatapan bertanya.

joongie, kau lihat junsu oppa? sejak tadi ia aku mencari-carinya tapi tidak ada.” Tanyanya

tidak chagia, aku tidak melihatnya sejak tadi.”

apa dia marah padaku ya?” jejung membelai pipi istrinya dengan lembut

tentu tidak, untuk apa junsu marah padamu, chagia? Mungkin sebentar lagi dia datang.” jejung berusaha menenangkan istrinya yang terlihat sangat cemas. Hye jin hanya bisa tersenyum merespon jejung.

Selama pesta pernikahan berlangsung junsu tidak datang. hal itu membuat hye jin sedih, ia kini benar-benar berpikir jika junsu berusaha menghindarinya. Di dalam mobil menuju ke rumah jejung, ia terus saja murung.

Saat sampai di depan rumah Jejung membuka pintu mobil hye jin dan mengulurkan tangannya agar hye jin turun. Hye jin pun menyambut tangan itu dan keluar mobil. Mobil yang di tumpangi segera pergi dari hadapan mereka.

welcome to our home mrs.kim hye jin” ucap jejung tersenyum. Hye jin hanya bisa terkekeh mendengar suaminya itu. jejung langsung menggendong istrinya, membawanya masuk ke dalam kamar mereka. ia langsung membaringkannya dengan pelan, di tatapnya sang istri dengan mesra. Saat ia akan mencium istrinya dan melakukan malam pertama, hye jin menghentikannya. Ia menatap heran yeoja di hadapannya

mandi dulu, kita seharian berada di pesta yang melelahkan. Biar aku dulu yang mandi ya, joongie” godanya. Jejung hanya mendengus kesal. Hye jin segera mandi, ia tersenyum saat kembali membayangkan wajah jejung yang kesal.

Ia keluar dari kamar mandi dengan hanya di balut handuk, jejung yang melihatnya menelan ludahnya saat melihat sang istri. Ia tersenyum melihat jejung yang seperti itu, ia berjalan menggoda ke arah sang suami. Ia mendekati jejung yang duduk di tepi ranjang mereka. ia naik keatas jejung yang masih dalam posisi duduk, di elusnya pipi jejung lembut lalu mencium pipi itu dan menjilatnya.

mandilah” ucap hye jin yang membuat jejung kesal. Jejung hanya mengumpat dalam hati.

padahal tadi jantungku berdetak sangat cepat dan sudah ingin melakukannya tapi kau menggodaku lagi, aish kau memang bisa membuatku gila, chagi’ batin jejung, ia berlalu menuju kamar mandi.

Sementara itu hye jin ia menatap keluar jendela yang sudah tertutup sambil duduk di atas ranjangnya. Ia memandang kosong dan memutuskan sesuatu yang akan membuatnya berubah

semoga kau bahagia karena aku akan bahagia di sini bersama suamiku jejung. Aku akan melupakanmu, melupakan cintaku padamu yang kau katakan tidak boleh karena cinta ini terlarang. Kini aku sudah sangat mencintai jejung dan perlu kau tau perlahan cintaku padamu mulai terkubur.” Ucapnya seolah junsu mendengarnya. Ya hye jin mulai sekarang akan mengubur dalam-dalam cintanya pada junsu, ia akan melupakan pria bernama junsu yang berstatus kakak tirinya itu.

Tak lama ia mengucapkan itu jejung keluar, ia berdiri menatap suaminya yang sexy itu. ia melihat otot-otot suaminya dengan kagum. Ia berjalan mendekati suaminya itu, di peluknya jejung dan di rabanya otot perut yang membuatnya tergoda.

kau sangat sexy joongie. Apa lagi otot perut dan lenganmu ini.” Jejung hanya tersenyum mendengar pujian dari sang istri. Ia memegang dagu istrinya dan mendekatkan wajahnya. Mereka berciuman sangat ganas, lidah mereka saling berpautan. Jejung mendorong pelan hye jin kearah ranjang. Ia membuka handuk yang menghalangi tubuh istrinya, setelah berhasil ia meremas bokong yang di rasanya sangat sexy. Hye jin melenguh saat jejung melakukannya.

mmmpphhh nggghhhh” lenguhnya di sela-sela ciuman mereka. ia melepas ciumannya dan beralih keleher putih milik jejung, ia membuat banyak kissmark di leher itu. tangannya mengelus dada bidang suaminya dan memainkan nipplenya membuat jejung mendesah nikmat

ahhhh engghhhh ahhhh ahhhh chagi ahhh uhhh enggghhh”

Ciumannya kini turun ke dada dan mengulum dada itu dengan ganas, memainkan nipple sang suami dengan lidahnya. Ia melakukannya bergantian, kini ia mengulum dan menjilat dada jejung yang sebelah kiri. Tangannya membuka handuk suaminya di kocoknya junior suaminya yang sudah menegang itu. saat ia puas bermain di dada suaminya dan akan bermain lagi dengan junior suaminya, ia berhenti di hadapan perut jejung yang menggoda untuk ia mainkan. Dengan cepat ia menciumi perut jejung hingga terdapat kissmark juga di sana. Dirasa puas ia kini menatap junior jejung yang menggoda untuk dimainkan, dengan cepat ia mengocok lagi junior itu dengan kedua tangannya.

engghhhh ahhhh ahhh uhmmmm mppphhhh ahhhh terus chagia ahhhh nikmat sekali enghhh ahhhh ahhhh kau pintar ahhh” racaunya tak karuan. Ia kini memasukkan junior jejung kedalam mulutnya, ia memaju mundurkan mulutnya sambil meremas twinsball dan pantat jejung. Jejung mendongakkan kepala dan memejamkan matanya merasakan nikmat yang tak terkira saat hye jin mengulum dan memainkan juniornya dengan hebat. Tak lama jejung merasakan juniornya berdenyut sangat kuat tanda ia akan keluar.

aku ahhh ahhh mau keluar chagia engghhh aaaahhhhhh” hye jin semakin mempercepat permainannya dan tak lama cairan jejung keluar di dalam mulutnya, ia menelan habis cairan suaminya itu. walaupun sudah tidak ada cairan suaminya ia terus saja memainkan junior suaminya, perlakuannya itu membuat junior jejung yang tadinya sudah melemas menjadi tegang kembali. Jejung menarik hye jin pelan agar ia dapat menatap istri yang amat di cintainya itu. ia menatap istrinya itu dengan tatapan penuh cinta. Di baringkannya hye jin di atas ranjang mereka, ia mencium sekilas bibir yang merekah itu sebelum melanjut kan permainan mereka. jejung langsung mengulum dan menjilat dada hye jin yang menggodanya, tangannya meremas dada yang satunya dengan ganas. Hye jin melenguh hebat saat jejung melakukan itu, ia meremas rambut suaminya itu.

ahhh ahhh jongieee ahhh enghhh ahhhh ohhhh” semua desahan ataupun lenguhan hye jin terasa sangat sexy di telinga jejung. Setelah puas ia beranjak menuju vagina hye jin, ditekuknya kedua kaki hyejin agar vaginanya terlihat jelas. Jejung perlahan mendekati vagina istrinya itu, ia mencium serta menjilat vagina istrinya dengan penuh nafsu. Ia menjilat klitoris istrinya membuat sang pemilik menggeliatkan tubuhnya. Ia mencoba memasukkan jarinya kedalam vagina, hye jin berteriak kesakitan

ahhh jongiee saaaakit ahhh” hye jin meremas seprai yang ada di sampingnya.

tenang chagi nanti akan terasa nikmat” jejung mendiamkan sebentar jarinya yang ada didalam vagina istrinya. Saat dirasakan hye jin sudah tenang ia mengocok vagina hye jin dengan tangannya, ia menggerakkannya dengan sangat cepat. Tak lama hye jin mendesah panjang.

joongie aaahhh engghhh ahhh aku mau keluar ahhh joongie ahhh”

keluarkan saja chagi” mendengar itu tak lama cairannya keluar. jejung langsung menjilati semua cairan itu tanpa sisa. Ia bangun dan menindih tubuh istrinya, ia menjilati lengannya yang basah oleh cairan istrinya tadi.

nikmat chagi” goda jejung yang berhasil membuat hyejin malu.

Tak lama karena jejung sudah tak sabar dan nafsunya semakin memuncak, ia menngangkat kedua kaki hye jin agar melingkari pinggangnya, di arahkan juniornya ke vagina istrinya. Ia menatap istrinya sekilas dan berkata

kau siap chagia?” hye jin hanya mengangguk dan jejung langsung memasukkan juniornya kedalam vagina hye jin.

ahhhh SAKIT joongieee ahhhh mmmmhhhh ahhhh” hye jin berteriak kesakitan

sabar chagi, sebentar lagi” ucap jejung. Terasa sangat sulit saat akan memasukkannya, ia terus mendorong masuk juniornya hingga berhasil.

aaaaahhhhh” jejung mendesah nikmat dan lega saat berhasil, saat itu juga darah keperawanan hye jin keluar. Di diamkannya sebentar agar vagina hye jin beradaptasi dengan juniornya. Ia merasakan juniornya seperti di remas-remas oleh vagina hye jin yang berdenyut. Setelah cukup lama, ia mulai menggerakkan maju mundur juniornya secara perlahan. Hye jin yang awalnya masih merasa sakit kini ia malah merasakan nikmat yang amat sangat

ahhhh lebih dalam joongie ahhh engghhhh ahhhh faster joongie ahhh” jejung yang mendengar itu langsung mempercepat gerakkannya. Tubuh hye jin bergetar hebat saat jejung mempercepat tempo permainan mereka. jejung yang melihat dada istrinya menganggur langsung ia remas, hye jin yang menerima dua kenikmatan sekaligus hanya bisa mendesah nikmat.

joongie aaahhhh mpphhh ahhh enggghhhh ahhhh aku mau keluar joongie” ucap hye jin tak tahan.

together chagi” tak lama mereka berdua mengeluarkan cairan masing-masing, jejung mengeluarkannya di dalam vagina milik hye jin.

Jejung berbaring di samping istrinya dan menutupi tubuh mereka dengan selimut, ia memeluk mesra hye jin. Hye jin menatap lembut jejung, di sekanya keringat yang mengalir di dahi suaminya itu. jejung mencium puncak kepala hyejin dan memeluknya erat, hye jin membalas pelukkan suaminya sama erat.

kita tidur, kau pasti lelah” hye jin hanya mengangguk pelan. Mereka tertidur dengan perasaan bahagia malam itu

( ^3^ ) ( ^3^ ) ( ^3^ )

Paginya hye jin terbangun di dalam pelukan jejung. Ia melihat suaminya itu masih tertidur pulas, ia mengedarkan pandangannya, beberapa detik ia sempat lupa jika kemarin ia sudah menjadi istri jejung. Ia berusaha bangun dari tempat tidur, di rasakan vaginanya terasa sakit akibat permainannya dengan jejung semalam. Setelah ia selesai mandi ia ke dapur untuk menyiapkan sarapan untuk suaminya. Tak lama sarapan sudah hampir siap ia segera membangunkan jejung. Ia menghampiri jejung yang masih tertidur pulas.

Diciumnya bibir jejung agar ia terbangun. Jejung yang merasa tidurnya terusik membuka matanya, ia melihat istrinya yang sudah rapi di hadapannya. Kembali hye jin mencium jejung.

bangun joongie. Mandi dan kita sarapan. Makanan sudah hampir siap, ayo bangun.” jejung tersenyum mendengar kata-kata istrinya. Kata-kata itu yang ia inginkan sejak dulu jika sudah menikah dengan hye jin. Sang istri membangunkan suami dan menyiapkan sarapan tak lupa memberi sang suami morning kiss. Ia segera bangun dan memeluk hyejin.

ayo mandi pemalaaaas” ucap hye jin sambil melepaskan pelukan suaminya dan memberi morning kiss lagi agar jejung bersemangat. Jejung langsung mandi dan hye jin kembali ke dapur menyiapkan makanan yang ia buat ke atas meja.

Setelah semua siap jejung keluar kamar, ia menghirup bau yang sangat enak. Di hampirinya segera meja makan, ia melihat makanan yang ia suka. Mereka berdua sarapan pagi bersama. Hye jin melayani suaminya sarapan dengan cekatan. Ketika selesai makan pun ia mencuci semua piring yang ada sendiri.

Ia menghampiri suaminya yang sedang berada di ruang tengah. Jejung memeluk pundaknya saat ia duduk.

kita bulan madu selama 2 minggu ke bali, kau sudah persiapkan semuanya? Nanti siang kita berangkat” ucap jejung yang di jawab anggukkan oleh hyejin

joongie, aku akan berhenti kuliah”

kenapa?” tanya jejung kaget mendengar perkataan hye jin

aku ingin menjadi istri yang baik untukmu. Aku tak mau jika aku kuliah nanti kau terabaikan. Apa lagi kau sekarang sudah bekerja.”

tapi kan aku saja bekerja baru 1 bulan dan itu tidak ada pengaruhnya dengan kuliahmu. Kau jangan berhenti kuliah, chagi” pinta jejung

tapi ini keputusanku, aku mau mengurusmu sebagai istri yang baik dan aku tidak mau jika kau pulang aku malah masih sibuk kuliah atau malah sibuk mengerjakan tugas sampai kau terabaikan. Aku akan merasa bersalah, kumohon setujui keputusanku ini.” Pintanya dengan sangat. Jejung menyerah ia sebenarnya tidak keberatan hye jin melanjutkan kuliahnya tapi jika hyejin begitu bersikeras ia tak dapat melakukan apa-apa

baiklah aku setuju.” Hye jin tersenyum dan mencium bibir jejung sekilas

gumawo joongie yeobo-ku sayang”

Saat menjelang siang mereka berangkat ke bandara untuk berangkat ke bali. Tiba di bali mereka bersenang-senang berdua. Di rasakannya bulan madu ini sangat menyenangkan. Mereka melalui bulan madunya dengan kegembiraan.

( ^3^ ) ( ^3^ ) ( ^3^ )

JUNSU POV

Satu tahun sudah aku berada di amerika, sejak saat aku pergi dari korea aku tak pernah sedikit pun menghubungi hye jin. Aku hanya tau kabarnya dari umma dan appa yang terkadang mengubunginya jika mereka ada waktu. Aku sudah mengingkari janjiku padanya yang berkata jika aku akan kembali. Semakin aku berusaha melupakannya semakin besar cintaku padanya. terkadang ada perasaan ingin kembali ke seoul menemuinya dan mengatakan aku mencintainya tapi kurasa itu sudah tidak mungkin, sekarang dia sudah menjadi milik jejung.

Sekarang aku bekerja di salah satu perusahaan appa di New York. Saat aku mulai bekerja disini sampai sekarang banyak wanita yang berusaha menarik perhatianku tapi yang mereka lakukan itu sia-sia karena di hatiku hanya ada hye jin seorang. Pekerjaan hari ini membuatku muak, aku tidak bisa konsentrasi bekerja. Appa yang melihatku seperti ini menanyakan keadaanku tapi aku hanya berkata jika aku baik-baik saja. Appa yang sepertinya khawatir dengan keadaanku menyuruhku untuk pulang lebih awal untuk menenangkan diri. Aku mengikuti saran appa, aku pulang dengan mobilku menuju ke apartemen.

Di apartemen aku terus mengingat hye jin, sulit rasanya melupakannya dari pikiran dan hatiku. Hari ini aku seharian berada di apartemen melakukan hal-hal yang tidak jelas. Saat malam tiba umma dan appa datang ke apartemen.

umma di beritahu appa jika kondisimu tidak baik maka dari itu umma meminta appa mengantar umma ke sini, kau baik-baik saja kan?” tanyanya khawatir. Aku hanya tersenyum tipis

sepertinya hatinya yang sedang tidak baik, yeobo” ucap appa memandangku. Aku hanya terdiam. Kini kami duduk di sofa, umma terus saja menanyakan keadaanku tapi aku hanya diam.

katakanlah pada kami apa yang membuatmu seperti ini” pinta umma

ceritakan pada kami. Kau membuat umma-mu khawatir” aku menghela napas panjang sebelum menceritakan semuanya. Aku berpikir jika ini waktunya aku mengatakannya.

aku mencintai seseorang tapi aku tidak mungkin memilikinya.”

siapa wanita itu nak?”

wanita itu umma dan appa sangat mengenalnya. Dia hye jin, yeoja yang sangat aku cintai. Aku tau ini tidak boleh terjadi maka dari itu aku kemari pun untuk melupakannya.” Kulihat umma dan appa terkejut

a apa hye jin mengetahui ini?” tanya appa

ne, hye jin tau. Hye jin pun mencintaiku appa, dia pernah mengatakannya padaku tapi aku mengatakan padanya jika cinta kami terlarang karena status kami yang kakak adik. Umma dan appa tenang saja karena aku akan berusaha melupakannya.” Aku berdiri dan berjalan dengan langkah gontai ke kamar meninggalkan umma dan appa. Di dalam kamar aku hanya terdiam menatap keluar jendela kamar. Tak lama umma dan appa datang ke kamar. Umma menatapku sendu, ia memelukku dan menangis. Aku membalas pelukkannya dan menangis, tangis yang selama ini kutahan keluar begitu saja di hadapan mereka. appa kulihat menatapku sendu, ada kekhawatiran di matanya saat menatapku.

maafkan umma, nak. Umma tidak tau kau begitu menderita seperti ini.” Umma melepaskan pelukannya

tidak apa umma.” Aku berusaha menenangkannya. Umma menyeka air matanya dan air mataku, ia tersenyum lembut padaku.

kau begitu sabar dan tabah menghadapi semua ini. Appa tidak tau harus mengatakan apa tapi kau tidak boleh seperti ini terus nak.” Aku hanya menganggukkan kepalaku.

( ^3^ ) ( ^3^ ) ( ^3^ )

Sejak kejadian semalam hatiku sedikit lega karena aku tidak perlu lagi menutupi dari orang tuaku. Pada awalnya aku sedikit takut saat mengatakannya, takut jika umma dan appa marah padaku tapi ternyata tidak. Appa mengatakan jika tidak ada yang salah jika mencintai seseorang dan umma mengatakan jika sah-sah saja mencintai hye jin sebagai seorang wanita bukan sebagai adik karena kami bukanlah saudara kandung. Aku sempat menyesal karena mengapa tidak sejak dulu aku mengatakan perasaanku pada mereka jika reaksi mereka seperti semalam. Tapi itu sudah terlambat karena hye jin sudah menjadi milik orang lain. aku hanya bisa berdoa hye jin dan jejung bahagia walaupun hatiku tidak rela dan sakit tapi aku tidak bisa berbuat apa-apa lagi.

JEJUNG POV

Hidupku sangat bahagia sekarang, hye jin sejak berhenti kuliah benar-benar menjadi ibu rumah tangga yang baik. Ia selalu menyiapkan segalanya dengan rapi dan cekatan. Ia terlihat begitu senang dengan statusnya sebagai ibu rumah tangga sekarang. Aku berdiri didepan pintu rumahku saat aku akan memencet bel tiba-tiba pintu rumahku terbuka.

selamat datang, sudah pulang joongie” sapanya dengan senyum mengembang. Inilah yang sangat kusukai darinya, entah ia tau darimana setiap aku pulang ia akan selalu membuka pintu tepat sebelum aku memencet bel.

ne, aku pulang chagi. Kau tau dari mana aku sudah pulang dan ada di depan pintu? Kau sepertinya tau aku sudah pulang, kau selalu membuka pintu tepat saat aku akan memencet bel” kataku penasaran

feeling seorang istri tidak pernah salah, joongie. Kau pasti lelah sana mandi, aku sudah siapkan air untukmu mandi.” Ia menciumku sekilas dan mendorongku pelan ke kamar mandi. Aku menurutinya karena memang badanku sudah sangat lengket seharian bekerja.

Selesai mandi aku keluar kamar dan mencari hye jin. Kulihat ia dari arah dapur membawa 2 gelas minuman. Ia memberikanku satu gelas dan menarik tanganku ke sofa. kami bersantai di ruang tengah menonton acara tv, aku memeluk pundaknya dan ia menyandarkan kepalanya di dadaku. Saat sedang santai hye jin melepas pelukkanku, ia berkata jika akan ke toilet, aku hanya menganggukkan kepalaku. setelah kurasakan cukup lama hye jin tidak kembali aku menyusulnya, perasaanku tiba-tiba tidak enak karena saat kuberteriak memanggilnya ia tak menjawab.

chagiaaaaaa” teriakku saat melihat hye jin tak sadarkan diri di kamar mandi. Kugendong ia dan kubaringkan di ranjang. Kuambil HP-ku dan segera menelepon dokter untuk datang ke rumah agar bisa memeriksa hye jin. Aku berusaha menyadarkan hye jin tapi ia tak kunjung sadar membuatku sangat takut. setelah 15 menit aku menelepon dokter, akhirnya dokter itu datang. aku segera mempersilahkannya untuk masuk dan memeriksa hye jin. Dokter itu kulihat sangat serius memeriksa hye jin, tak lama dokter itu tersenyum.

selamat anda akan menjadi seorang ayah” ucapnya yang membuatku tak percaya

a anda yakin dok?” tanyaku memastikan

ne, kandungan istri anda baru 2 minggu jadi masih rentan. Harap jaga kondisinya baik-baik. Istri anda tidak boleh melakukan pekerjaan yang berat-berat karena itu akan mempengaruhi kandungannya. Saya permisi dulu” aku mengantar dokter keluar dan setelah itu mengunci pintu. Aku berlari ke kamar dengan perasaan senang, aku berbaring di sebelah hye jin menatapnya dengan lembut. Tak lama ia sadar dan menatapku dengan bingung.

ada apa denganku? Kenapa aku ada disini? Dan kenapa kau tersenyum terus seperti itu” aku mencium bibirnya sekilas sebelum mengatakan kabar gembira

tadi kau pingsan di kamar mandi chagi. Aku menelepon dokter dan kata dokter kau hamil 2 minggu.” Ia membelalakkan matanya tapi tak lama ia tersenyum dan memelukku erat

kita akan jadi orang tua, joongie.”

ne” jawabku sambil melepaskan pelukkannya.

dan mulai sekarang kau tidak boleh bekerja terlalu keras biarlah pembantu yang melakukannya.” ia memanyunkan bibirnya

tapi kan aku istrimu, joongie. Masa aku bekerja untuk melayani suami saja tidak boleh? Pembantu kan sudah ada pekerjaan masing-masing”

iya aku tau kau melakukan semuanya untukku tapi ini demi kebaikan calon bayi kita, chagi. Jadi turuti kata-kata suamimu ini ya?”

baiklah, joongie” aku tersenyum mendengar jawabannya.

Aku mengelus perutnya yang kini terdapat calon bayi kami. Tak ada satu pun yang kurang dari hidupku sekarang, hidupku lengkap dengan adanya calon bayi yang tuhan berikan.

TBC

komen ya jangan ampe ni blog admin tutup lagi

52 thoughts on “Saranghae chap 3

  1. evilkei berkata:

    ckck..
    kasian junsu..
    udah gak bisa sama hyejin, gak bisa ngelupain hyejin, eh malah dilupain ma hyejin..
    trus nasib junsu selanjutnya gimana??

  2. nimashinki Kim Hyun Rin berkata:

    waaaah hye jin udah hamil ya.. cepet bgt.. jaejoong emg mantep kalo soal bikin anak.. hahaha
    jadi iri niiiihhh ;D

  3. Sakie xiahtic berkata:

    Tu kan junpa nyesel kan?cb dulu nc-an kta jd pasti skrg aku hamilnya anak junpa*Plak*

    Hiks..hiks..author jahat ni,ak kan requestnya ff jun-jin nape skrng mlh couplenya jd jae-jin??wae?

    Junsu oppa sbr y,wlaupun di ff ni ak uda cinta am bang jae tp didunia nyata cinta matiku hanya untukmu oppa*abaikan*

  4. ME LUV DBSK berkata:

    hyejin ma jejung romantis banget…
    junsu ma q ja yuuk nt q ajak honeymoon d lapindo hehehe
    bwt author fighting…

  5. teph berkata:

    Junsu kasian yaaa..author kasi junsu pngganti hyejin donk…
    Jj bntr lg pny ank..ihiy..pst tu ank ganteng kaya bapany..hahahahaha

  6. maretta0302 berkata:

    waaa…. sayaaaa bahaaggiiiaaaa sekaallliiii… hye jin sm jaejoong.
    keke.. tidak sm junsu..
    karena junsu milik saya..!!
    *kabur sebelum di bakar hidup2 sm readers*

    ^_^

  7. shinshin berkata:

    ah knpa jd bgini,,, knapa hye jin malah mnikah dngan jejung.. Lalu gmana nasip oppaku junsu,,, aoh tdj bisa dibiarkan… Mari meneruskan membaca xixixi
    Ntar minta PW ya eon kalo diprotect

  8. Miss kwon berkata:

    Kesian nasib junsu…

    Tp apa daya cinta tag harus memiliki hohoho

    jae ma hyejin bahagia…
    Nanti kalo pny anak cow d ksh nama jaejin aja hahaha

    lanjut lanjut

  9. Asri berkata:

    aku sneng wkt hye jin udah dketin JJ, Trz bilang ‘mandilah’ wat godain JJ… JJ sewot bgt tuh….^^

    Tp, kasian Junpa. mdh2n Junpa cpt nemuin cinta yg bru… jgn ganggu jaejin….

  10. chicken861015_donghae berkata:

    ksian su oppa :((
    tabah ya oppa…
    Tpi oppa hebat, bsa berthan n mlah mendoakan kbhgian u/ hye jin :((

  11. soomin berkata:

    ahh serunya!! Akhirnya mrk menikah \(^.^)/ punya anak lg!! Mending junsu pacarana aja ama siapa gitu kek, sama saya juga boleh?/plakk

  12. novashinki berkata:

    senengnya jj n hyejin dah nikah n mw py anak lg..junsu sabar y msih byak yoeja di dunia ini..termasuk aqu lho..Ku tunggu cintamu 24/7…
    lanjut

  13. linasuhadi berkata:

    Huahhh….malam pertama..jaejong.,ak juga mau pengang perutmu oppa..#plak..junsu oppa yg sabar iia oppa…

  14. *tariknafas *hembuskan

    o.o
    sudah menikah dan saya sebagai istri sah jaejoong sgt sedih saat tau dia selingkuh sama hye jin *megangpiso /digampar author

    wihiii mantep bgt thor ffnya!! >0<
    kasian juga sih sama junsu ckck, nasibnya bakal gmn tuh thor ' ' apa dia dpt cwe lagi ??

  15. nyit2 berkata:

    #peluk junsu# kasihan ma nasibnya….aduh ngorbanin perasaannya sendiri….hufth….
    semoga junsu dpt penggantinya hye jin….

  16. shaakimchi berkata:

    waaaa romantis bangeeeet!
    Suka deh..
    Sumpah,ini chap yg paling romantis yg pernah aku baca.. Tp begonya aku,aku bacanya di angkot..
    Jd ada mba2 yg ngintip gt deeh..
    Huu..mba2nya gatau paling jaejoong,hye jin ama junsu itu siapa juga!pake ngintip2..
    Hehe,aku kan malu kalo mba2 it tau apa yg aku baca..
    >.<

  17. junsu oppa kasian u,u *peluk oppa
    oppa kok baik bgt sih ngerelain perasaannya sendiri, semoga oppa dapet orang yg lebih baik dari hyejin🙂
    whaa hyejin-jejung udah mau jadi orangtua, chukae😀

  18. Koq sy punya firasat bruk yach ttg ending crta ini nnti,jgn2 jae mninngal trus yg gantiin mlah junsu….
    arrrgggghhhh smga sja tdk,hdup jae udh bahagia,jgn smpe rusak dong….

  19. puputt'ELF' berkata:

    Horee., oppa mw mmbrikanku dongsaeng..*gg mw d.pnggl ahjumma* thx hye jin eonni., aq sayang kalian b2..*hugs oppa n eonni.*

  20. yhe_yhe berkata:

    Koq aq ngrasa bad feeling gini y???apkh jj ntar baek2 aj??trus junsu ny gmn??kok blum nyamperin hye jin sih??

  21. leeharim berkata:

    Kayaknya yg paling menderita di sini itu junsu ya…. *ditabok junsu*
    Justru yg paling bahagia itu pasangan hyejin sama jaejoong yaa… ><

  22. Tanya Ivanov berkata:

    Wahh bahagianya hye jin dan jae jd org tua.. Tp klo begini ceritanya bukan cerita junsu.. Tp cerita mreka bedua..
    Nah tuh kan.. Seandainya Junsu mau perjuangin Cinta dia ama hye Jin pasti dia bahagia skrg.. Dan FF ini pasti lbh cpt tamatnya.. Wkwkwkw xD

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s