saranghae chap 2


Title: saranghae

Cast: u can see when u read

Genre: drama romantic

Rating: NC21/straight

Author :Eun Ri a.k.a chinatsu

CHAPTER 1

AUTHOR POV

Saat mereka semua berjalan-jalan jejung berjalan sendirian menatap semua temannya yang ada di depan. Semuanya sedang tertawa bahagia, jejung hanya tersenyum tipis melihat semua itu. hye jin yang melihat jejung berada sendirian di belakang langsung menghampiri namja itu.


oppa, kenapa malah sendirian disini?” tanya hye jin sambil merangkul lengan kekar milik jejung.

aku kan tidak mempunyai pasangan” jawabnya singkat.

kalau begitu aku yang menjadi pasangan oppa saja ya?”

JEJUNG POV

Sudah lama aku mencintainya tapi aku tak berani mengungkapkan perasaanku. Bukan karena junsu yang selalu melarang aku dan ke tiga temanku agar tidak membuat hye jin menjadi incaran kami tapi karena aku merasa takut mengatakannya. Hye jin sejak dulu aku pertama kali mengenalnya tidak berubah, ia tetap menjadi gadis manis yang polos.

oppa, kenapa malah sendirian disini?” tanyanya sambil merangkul lenganku. Hatiku berdetak sangat cepat saat ia merangkul tanganku. Walaupun ia cukup sering merangkul tanganku juga yuchun dan yang lainnya jika sedang jalan bersama-sama tapi tetap saja hatiku berdetak berkali-kali lipat saat ia melakukannya.

aku kan tidak mempunyai pasangan” jawabku singkat.

kalau begitu aku yang menjadi pasangan oppa saja ya?” aku menatapnya tak percaya dengan apa yang ia katakan tadi. senang rasanya ia mengatakannya, walaupun aku tau itu hanya untuk sementara, hanya untuk menemaniku hari ini yang berjalan-jalan sendirian tanpa pasangan tapi itu sudah cukup bagiku.

nanti dia bagaimana? Aku bisa di bunuhnya nanti.” Aku menunjuk kearah oppanya. Ia tersenyum lembut padaku.

tenang saja aku jamin junsu oppa tidak akan melakukannya.” Ia menjawabnya dengan mantap. Ia menarikku kedepan dan ia mengatakan pada junsu jika ia ingin bersamaku hari ini. Junsu tampak menatapku tajam tapi aku hanya mengangkat bahuku. Aku tak mau menjawab tatapannya itu, aku ingin menerima kesempatan yang tuhan berikan padaku hari ini.

Yunho dan yang lain sibuk dengan pasangan mereka sedangkan junsu hanya mengikuti mereka. Hari ini hye jin benar-benar menjadi pasanganku, ia mengajakku keberbagai tempat yang ia suka. Aku hanya mengikutinya yang menggenggam tanganku sejak tadi ia berbicara dengan oppanya. Kulihat hye jin sedang memegang boneka yang sangat besar.

kau mau boneka itu?” ia menatapku dengan tatapan yang dapat kumengerti. Aku mengambil boneka itu dari tangannya dan segera membayarnya ke kasir. Selesai membayarnya kuberikan boneka besar itu padanya, ia tersenyum padaku dan mengucapkan terima kasih. Kuajak ia ketaman terdekat yang sering aku kunjungi, hye jin tampak kagum saat melihat taman yang sangat besar dan juga indah. Ia berlarian dan berteriak senang.

Gadis manis itu kembali kearahku setelah ia berlarian tadi. aku mengajaknya duduk di bangku taman yang ada di dekatku tapi ia malah menunjuk bangku taman yang cukup jauh. Ia menatapku dengan memohon, aku mengangguk. Hye jin langsung menarikku dengan cepat ke arah bangku yang ia tunjuk tadi.

kau suka taman ini?” tanyaku saat kami duduk

ne, aku sangat suka taman ini, sangat indah. kau sering kemari ya oppa?” aku memandangnya yang menatap lurus kedepan. Kulirik apa yang ia tatap ternyata ia menatap bunga-bunga yang bermekaran di sana.

ne, aku sering kemari bahkan hampir setiap hari. Aku juga sangat suka taman ini, disini aku bisa dengan leluasa memikirkan seseorang yang aku cintai sejak lama.” Perkataanku tadi membuat hye jin kaget. Perkataanku itu keluar begitu saja dari mulutku.

kau sedang jatuh cinta oppa? kenapa tidak terlihat ya? siap gadis itu oppa? pasti gadis itu sangat beruntung di cintai oleh seorang namja seperti oppa. aku mengenalnya tidak? Pasti gadis itu sangat cantik kan oppa?” hye jin memberikan pertanyaan beruntun padaku sampai-sampai aku bingung mau menjawab yang mana terlebih dahulu.

kau mengenalnya dan ia sangat cantik dan manis.” Jawabku jujur. Ia terlihat semakin penasaran dan saat ia akan bertanya lagi padaku aku mencubit hidungnya pelan.

kau pasti penasaran kan?” ia memanyunkan bibirnya. Tingkahnya itu lucu sekali membuatku tak bisa lepas darinya. Aku berpikir sejenak memikirkan sesuatu yang sudah lama ingin kusampaikan padanya. Dengan hati yang berdegup sangat cepat kuputuskan untuk mengatakan padanya.

gadis itu kau, hye jin-a. Aku sudah lama mencintaimu tapi tak berani mengungkapkannya padamu. Bukan karena aku takut pada oppamu tapi aku merasa waktu itu belum waktunya. Aku tau ini sangat mengejutkanmu, aku juga tau kau sepertinya hanya menganggapku teman oppamu saja. Tapi kuharap kau tidak menjauhiku karena aku menyatakan perasaanku padamu, aku juga berharap kau tidak melarangku mencintaimu. Aku tidak mau apa-apa hye jin-a, aku hanya ingin mencintaimu saja dan melihat senyumanmu.” hye jin tampak kaget dengan pernyataanku. Kami berdua diam cukup lama hingga kulihat dari kejauhan yunho serta yang lain melambaikan tangannya ke arah kami.

ayo kita pulang mereka sudah menunggu” kataku sambil menunjuk kearah samping tempat yuchun dan yang lain berada. Aku berdiri di ikuti hye jin dari belakang. Hatiku lega sekarang karena hye jin, gadis yang kucintai tau perasaanku. Tak kupungkiri ada rasa ingin memilikinya juga tapi aku tak mau memaksakan cintaku padanya. Saat sedang berjalan tiba-tiba hye jin menarik lengan bajuku, kulihat hye jin menatapku dengan tatapan yang tak bisa kumengerti.

bisa kau menunggu jawabanku oppa?” katanya dengan suara pelan. hatiku berdetak sangat cepat saat ia mengatakannya. Ada setitik harapanku agar ia menjawab iya tapi kembali aku tak mau berangan terlalu jauh. Aku hanya bisa tersenyum tulus padanya, ia tersenyum kecil dan kembali merangkul tanganku.

bolehkah aku berharap kau menjadi milikku’ batinku.

Karena sudah hampir malam kami semua memutuskan untuk pulang. Hye jin pulang dengan junsu dan aku pulang dengan mobilku sendirian.

( ˆˆ) ( ˆˆ ) (ˆˆ )

Sudah satu minggu sejak aku menyatakan perasaanku padanya tapi ia belum mengatakan apapun. Aku hanya bisa menunggu dan berharap. Kini aku melihatnya sedang berada di bangku penonton melihat junsu, yuchun, yunho dan changmin bermain basket di lapangan kampus yang terbuka. aku hanya bisa menatapnya dengan puas dari kejauhan, menatapnya dari jendela gedung perpustakaan. Aku tidak ikut bermain bersama mereka karena tidak terlalu menyukai olahraga atau bisa di bilang aku malas berolahraga. Badanku terbentuk sekarang ini saja karena aku tidak mau kalah dengan teman-temanku yang mempunyai badan berotot jadi aku melakukan bodybuilding sampai badanku terbentuk sempurna.

HYE JIN POV

Hatiku bimbang seminggu ini sejak jejung oppa menyatakan perasaannya padaku. Jujur kuakui jika aku menyayanginya tapi aku mencintai junsu oppa. ya aku mencintai namja bernama junsu yang berstatus oppa-ku. Aku tidak tau apakah junsu oppa mencintaiku atau tidak tapi jika aku boleh menebaknya sepertinya ia hanya menganggapku adik saja. Aku terlalu takut untuk mengakui perasaanku padanya karena cinta ini cinta terlarang antara kakak dan adik.

Kulihat junsu sedang bermain basket bersama yang lain hanya minus jejung. Yang kutau ia tidak terlalu menyukai olahraga, sekarang pasti ia sedang berada di gedung perpustakaan. Kulihat gedung perpustakaan yang tak jauh dari tempatku duduk, benar saja kulihat jejung sedang berada di perpustakaan. Kulambaikan tanganku dan di balas olehnya, ia tersenyum tipis saat menatapku.

Saat kulihat junsu oppa dan teman-temannya sudah selesai, oppa menghampiriku. Ia duduk di sebelahku, keringatnya bercucuran dan nafasnya tak beraturan, nampaknya oppa sangat kelelahan. Junsu oppa mengambil minuman yang ada ditanganku.

oppa… ada yang menyatakan cintanya padaku?” oppa langsung tersedak saat aku mengatakannya. Ia menatapku dengan tatapan tajam. Aku mengerti tatapannya itu, tatapan seorang kakak yang sangat melindungi adiknya.

siapa pria itu?” tanyanya tegas.

jejung oppa. jujur aku menyayanginya. Bagaimana menurutmu oppa?” junsu oppa diam kulihat ia sepertinya marah.

kau jangan memarahinya oppa. jejung oppa tidak salah, dia hanya mencintaiku tulus, apakah itu salah? Lagipula kenapa kau melarang teman-temanmu untuk mendekatiku oppa?” ia hanya diam

jadi menurutmu bagaimana oppa?” tanyaku lagi

terserah kau. Jika kau menyayanginya kau terima saja. Jejung orang yang baik. Kuharap kau bahagia dengannya. Tapi jika aku mendengar dia menyakitimu dia akan kubunuh dengan tanganku.” Aku terdiam mendengar jawabannya

sudah jangan melamun seperti itu. kau cari jejung sana, jawab pernyataan cintanya. Oppa pulang dulu ya” junsu oppa pergi setelah ia berpamitan.

Aku melihat jejung yang tadi berada tapi kulihat ia sudah tidak ada di sana. Aku segera mencarinya, kutemukan ia masih berada di perpustakaan. Ia sedang mencari-cari buku di perpustakaan yang cukup besar. Aku memutuskan untuk menerimanya, aku akan berusaha mencintainya walaupun aku sudah menyayanginya tapi kurasa itu tidak cukup. Aku juga akan berusaha untuk melupakan cintaku pada junsu oppa. jejung nampak serius saat ia menemukan buku yang ia cari, ia menatapku saat aku menghampirinya. Aku tak tau harus memulai percakapan apa dengannya.

ada apa? kau mencariku atau mau mencari buku?” tanyanya. Dengan nekat aku mencium bibirnya. Jejung oppa tersentak dengan tindakkanku tak lama ia melepaskan ciumanku. Ia menatapku heran dan ingin penjelasan dariku dari apa yang kuperbuat tadi. aku hanya tertunduk malu.

aku menyayangi oppa” kataku jujur sambil menundukkan kepalaku.

ne? apa kau bilang? Tatap aku jika sedang berbicara” jejung oppa menarik daguku pelan agar menatapnya. Aku menatapnya, kami saling berpandangan.

apa yang katakan tadi?” tanyanya lagi.

aish kenapa kau tidak mendengarnya tadi. aku kan jadi harus mengulangnya’ batinku kesal dan kurasakan wajahku memanas karena malu

aku menyayangi oppa” kataku lagi. Jejung langsung tersenyum saat mendengarnya, ia menatapku tak percaya.

benarkah?” tanyanya yang kujawab dengan anggukkan. Ia langsung memelukku sangat erat. Jejung mencium keningku dan melepaskan pelukannya. Ia kembali menatapku, kulihat dimatanya ada pancaran kebahagiaan yang amat sangat.

kalau begitu sekarang kita bicarakan hubungan kita didepan junsu agar ia tak marah. Aku tak mau ia marah pada kita karena hubungan ini, kau tau kan chagia kalau oppamu itu melarang teman-temannya mendekatimu termasuk aku.” Aku terkekeh saat mendengar ia langsung memanggilku chagia.

tidak usah, tadi aku sudah membicarakannya dengan junsu oppa. dia bilang padaku jika kau menyakitiku oppa akan membunuhmu dengan tangannya sendiri”

tentu saja aku tidak akan menyakitimu sedikitpun. TIDAK AKAN PERNAH” ia menggenggam tanganku dan mengajakku keluar.

Jejung mengajakku keluar kampus. Di dalam mobil aku hanya diam melihat jejung oppa mengemudikan mobilnya dengan serius. Kuperhatikan lekuk wajahnya, ia sangat tampan. Ia melihatku sekilas

kenapa? ada yang aneh denganku, chagia?”

tidak ada hanya aku berpikir kau sangat tampan, joongie oppa” ia terkekeh dengan jawabanku. Tak lama ia mengatakan jika jangan memanggilnya dengan embel-embel oppa lagi karena aku sudah menjadi kekasihnya. Aku hanya mengangguk mengiyakan permintaannya.

Jejung ternyata membawaku ke sungai han. Aku berdiri menatap sungai han yang tenang, tiba-tiba jejung memelukku dari belakang. Ia menghangatkan tubuhku dengan pelukkannya juga dengan mantelnya yang cukup tebal. Cuaca hari ini memang cukup dingin. Aku jadi merasa seperti di bungkus hanya wajahku saja yang tidak tertutupi oleh mantelnya. Tak lama ia membungkukkan badannya dan mencium pipiku.

saranghae hye jin-a” ia memelukku erat

nado” jawabku sedikit berbohong. Aku membalikkan tubuhku ingin memeluknya, kupeluk ia dengan erat. Hangat kurasakan dan kuhirup aroma tubuhnya yang sangat kusuka sejak dulu. Cukup lama kami berada dalam posisi seperti ini. Entah kenapa aku sangat suka memeluknya, mungkin karena dengan memeluknya aku merasa nyaman dan terlindungi.

Jejung melepaskan pelukanku, ia meraih tangan kiriku dan memakaikan aku gelang yang sangat indah, terdapat inisial JH dalam gelang itu. ia menatapku dan kedua tangannya memegang pipiku. Wajahnya semakin mendekat dan aku reflek menutup mataku, bibirnya kini menempel dengan bibirku. Ia menciumku dengan lembut, kubalas ciumannya itu. tak lama jejung menghentikan ciuman kami saat mendengar suara yang berasal dari ponselnya. Ia mengumpat kesal, membuatku terkekeh mendengarnya.

oppa, kita makan ya. aku lapar” ajakku saat jejung menutup teleponnya.

baiklah ayo” ia menggenggam tanganku menuju mobilnya.

( ˆˆ) ( ˆˆ ) (ˆˆ )

Sudah satu bulan aku berhubungan dengan jejung, perlahan hatiku mulai mencintainya. Perhatian dan caranya menunjukkan cintanya padaku membuatku tanpa sadar mulai mencintainya. Tapi perasaanku terhadap junsu oppa masih tetap sama, aku belum bisa melupakannya. Sikap junsu oppa terhadapku setelah aku menerima cinta jejung tidak berubah ia tetap menjadi oppa-ku yang selalu melindungi adiknya. Tapi yang berubah adalah kebiasaannya, ia menjadi sering pulang malam membuatku selalu saja merasa khawatir.

Hari ini aku tidak ada kegiatan kampus membuatku merasa bosan diam di rumah. Tak lama eun cha meneleponku, ia mengajakku keluar bersama hyun rin dan juga eun hye. Ia mengatakan jika mereka ingin berbelanja.

oiya, yuchun, yunho juga changmin akan ikut juga, kau ikut ya?” pintanya. Aku mengerutkan dahiku

jadi kau mengajakku hanya untuk melihat kalian pacaran hah? Jahat sekali kau. Aku tidak mau ikut.” Jawabku. Eun cha terdengar mendengus.

kau kan bisa ajak jejungmu itu, kim hye jin.”

tidak bisa, jejung hari ini sibuk. Kalian pergi saja dengan pasangan kalian.” Jawabku lagi

baiklah kalau kau tidak mau. Bye” kumatikan HP-ku. Belum lama ini eun cha, eun hye dan hyun rin memang sudah menjalin hubungan dengan changmin, yunho dan yuchun. Menurutku mereka pasangan yang cocok.

Berjam-jam membuatku bosan berada di depan layar TV membuatku beranjak dari sofa dan berjalan menuju kamarku. Aku langsung merebahkan tubuhku di atas kasur yang cukup besar. Tanpa sadar aku tertidur dengan posisi telungkup.

Tidurku terusik oleh suara asing yang entah datang dari mana. Aku bangun dan mencari asal suara itu, langkahku terhenti di kamar junsu oppa. kudengar suara desahan 2 orang manusia, salah satu suara sudah sangat aku kenal, itu junsu oppa. Tanpa banyak berpikir aku membuka pintu kamarnya dengan kasar. Kulihat mereka sedang bercinta, tubuh mereka sudah tidak tertutupi oleh pakaian satu pun. Wanita itu sangat kaget saat aku membuka pintu dengan kasar, ia dengan cepat memakai pakaiannya. Begitupun junsu, ia menutupi sebagian tubuhnya dengan selimut. Kulihat wanita itu berpakaian aneh, seperti pelacur dan benar saja saat wanita itu hendak pergi ia mencium pipi junsu dan mengatakan jika bayarannya ia mau di transfer lewat bank saja. Ia menatapku sinis

KENAPA KAU MASIH DISINI HAH??? KELUAR DARI RUMAHKU!!!” aku membentaknya tepat di wajah wanita itu. ia tampak kesal dan pergi begitu saja. Kututup pintu kamar junsu dengan kasar setelah wanita itu pergi. Hatiku terasa sakit melihat junsu melakukannya dengan seorang pelacur. Aku menghampirinya yang berada di atas kasur, kutatap junsu dengan perasaan sakit di hati.

mian kau harus melihat tadi” mendengar ia berkata begitu datar membuatku tak dapat menahan tangisku. Tangisku pecah di hadapannya, ia menarikku kedalam pelukkannya. Dengan cepat kulepaskan pelukkannya.

kenapa kau melakukannya dengan wanita pelacur itu???” kataku dengan emosi. Oppa tidak menjawab pertanyaanku. Melihat ia diam saja aku melepas semua bajuku dihadapannya, hanya tersisa pakaian dalam di tubuhku. Entah setan apa yang mendorongku melakukan ini di hadapannya. Ia terlihat sangat kaget dengan apa yang kuperbuat. Oppa memintaku untuk berpakaian tapi aku malah naik ke atas tubuhnya yang berada di kasur. Dengan cepat dan masih menangis aku mencium bibir junsu oppa. ia berusaha melepaskan ciumanku tapi kutahan, aku terus menciumnya. Tak lama ia membalas ciumanku dengan ganas. Ciumanku beralih ke dadanya yang bidang, kujilat dan kukulum nipplenya hingga junsu oppa mendesah nikmat. Ia menghentikanku dan langsung mencium leherku, tangannya meremas dada dan vaginaku. Perlakuannya membuatku mendesah hebat. Tanganku mencari juniornya, saat mendapatkan juniornya di balik selimut aku langsung mengocok juniornya dengan cepat. Entah kenapa tiba-tiba junsu menghentikan kegiatan kami. Ia menatapku tajam

ini salah” ucapnya

tapi aku mencintaimu oppa” jawabku dengan menangis. Ia menghapus air mataku yang mengalir

kita ini kakak beradik. Ini seharusnya tidak boleh terjadi. Seharusnya aku melindungimu bukan melakukan ini.”

tapi kita bukan saudara kandung. Ibuku dan ayahmu menikah saat berada di jepang. Apa kau lupa itu oppa? jangan bilang kau tidak mencintaiku karena aku tidak percaya itu. kau tadi menikmatinya kan?” ia terdiam mendengar perkataanku.

ne, aku memang mencintaimu bahkan sejak aku beranjak SMA tapi kusadari cinta ini tidak boleh terjadi. Aku ini oppa-mu hye jin. Cepatlah berpakaian dan tidur.” Aku tetap tak beranjak dari atasnya. Ia menatapku dengan memohon. Dengan kesal kupakai pakaianku di hadapannya

kau… jika bercinta dengan para pelacur lagi kau akan melihat mayatku tepat dihadapanmu. Detik itu juga” kataku emosi di hadapannya

Aku berbaring di kasur mengingat kejadian yang baru saja kualami. Ada sedikit perasaan lega di hatiku karena aku sudah mengatakan perasaanku tapi rasa kecewa dan sedih mendominasi pikiranku. Aku ingin ia hanya menjadi milikku seorang tapi aku langsung teringat jejung, namja yang akhir-akhir ini mengisi hariku dan mulai kucintai, aku mencintai keduanya. Terdengar egois memang tapi aku tak tau harus bagaimana, aku tak tau harus memilih siapa.

apa kau sudah tidur hye jin?” tanya junsu oppa dari luar pintu kamarku. Ia perlahan membuka pintu kamarku. Dilihatnya aku belum tidur, ia menghampiriku dan duduk di tepi ranjang. Ia mengelus lembut rambutku, kupegang tangannya.

ini tidak boleh terjadi. Kuharap kau mengerti.” Oppa menatapku dengan lembut, tatapan sama seperti dulu. Seorang kakak yang sangat melidungi adiknya, aku berusaha tersenyum di hadapannya.

oppa, maukah kau menemaniku tidur malam ini? Seperti dulu saat kita kecil kau selalu menemaniku jika aku sedang sedih dan takut. mau kan? kumohon” pintaku dengan sangat. Ia mengangguk dan tidur di sebelahku, aku memeluknya.

oppa, bisakah kau tetap mencintaiku seperti dulu? Sebagai kakak adik? Kumohon jangan merubahnya karena kejadian tadi. seharusnya aku…” junsu oppa memotong perkataanku

sssshhh sudah jangan berkata apa-apa lagi. Aku tidak akan pernah berhenti mencintai adikku yang sangat kusayangi, adikku satu-satunya yang bernama kim hye jin. Tidak akan pernah.” Jawabannya itu membuatku menangis dalam pelukkannya

bisa oppa bernyanyi untukku? ” junsu langsung bernyanyi untukku. Ia menyanyikan lagu lovin you yang ia ciptakan waktu ia SMA. Tangisku semakin menjadi saat mendengarnya menyanyi.

Sempat kurasakan nyanyiannya bergetar, saat kumendongakkan kepala melihatnya. Junsu oppa ternyata menangis sama sepertiku, matanya terlihat sangat terluka dan tersiksa. Tak tahan melihat itu semua aku mencium pipinya dan berkata

saranghae oppa. jangan menangis.”

nado saranghae hye jin-a”

kau harus bahagia hye jin-a. berbahagialah dengan jejung.” Aku hanya menggelengkan kepalaku dan semakin memeluknya dengan erat.

kumohon penuhi permintaanku ini. Aku ingin melihatmu bahagia bersamanya.” Aku hanya diam tak menjawab

jika kau tak memenuhinya kau akan melihatku menderita dan mati hye jin-a”

baik oppa baik, aku akan bahagia bersama jejung” aku semakin memeluk erat junsu oppa. akhirnya tanpa terasa aku tidur dengan memeluknya.

( T^T ) ( T^T ) ( T^T )

Paginya aku terbangun dengan junsu oppa yang sudah tidak ada di sampingku. Aku beranjak mandi dan ketika sudah selesai aku turun menuju dapur dengan membawa tas-ku untuk pergi kuliah. Kulihat di dapur junsu oppa sedang memasak, beginilah jika aku sedikit kesiangan, oppa yang memasak sarapan. Ia menatapku dan tersenyum.

kau duduklah hye jin sebentar lagi sarapan siap. Nanti kita pergi bersama atau jejung akan menjemputmu?” ia berkata seolah-olah tidak terjadi ada apa-apa diantara kami.

aku berangkat bersama oppa saja. Jejung hari ini tidak menjemputku, ia menungguku di kampus.”

^3^ ^3^ ^3^

Saat sampai dikampus kulihat jejung sudah menungguku. Aku dan junsu oppa keluar dari mobil. Ia menghampiriku dan langsung memelukku. Saat ia akan mengantarku ke kelas aku seperti biasa menghampiri junsu terlebih dahulu. Kucium pipinya dengan lembut

saranghae oppa” kataku lirih di telinganya. Ia menatapku dengan tatapan yang tak bisa kuartikan. Tak lama ia berkata

sudah sana nanti kau telat.” Aku hanya bisa tersenyum tipis dan menghampiri jejung.

Jejung mengelus rambutku dan tersenyum. Ia mengantarku ke kelasku tapi sampai di depan kelas aku berkata padanya tidak ingin kuliah. Ia menatapku heran, tak mengerti dengan apa yang aku katakan.

kumohon hari ini saja. Aku tidak mau kuliah. Mau kah kau menemaniku, joongie?” tanyaku

tentu saja aku akan menemanimu mana mungkin aku membiarkanmu sendirian. Kau mau kemana memangnya?” ia berkata begitu lembut

sungai han?” kataku sedikit ragu. Jujur aku tak tau harus pergi kemana. Aku hanya ingin menenangkan pikiranku saja. Jejung mengantarku ke sungai han. Saat sampai di sana aku hanya diam memandang indahnya sungai han. Jejung berdiri dan berjalan mendekati sungai han. kulihat punggungnya yang besar itu.

kau tau chagia, aku menatap sungai ini seperti menatapmu. Kau begitu indah dan cantik sama seperti sungai ini. Seperti kata orang-orang jika kau sudah melihat sungai han dengan matamu sendiri kau tidak akan bisa lepas darinya. Hal itu terjadi padaku chagia, saat aku pertama kali bertemu denganmu mata dan hatiku tak bisa lepas darimu sampai sekarang dan akan seperti itu selamanya sampai aku mati.” Hatiku bergetar mendengar perkataannya. Ia masih terus menatap sungai han, berdiri.

kau selalu membuat hatiku berdetak sangat cepat jika bersamamu. Kau memberiku kebahagiaan yang tak henti-hentinya untukku. Aku sangat beruntung memilikimu. Kau segalanya untukku, kau hidup dan matiku, chagia. Saranghae” aku menangis mendengar semua yang ia katakan. Aku memeluknya dari belakang dengan sangat erat.

Ia melepaskan pelukkanku dan berbalik untuk menatapku. Jejung menghapus air mata yang mengalir di pipiku. Ia mencium keningku dan memelukku, ia menenangkanku dalam pelukkannya.

nado saranghae joongie-a” kataku kali ini jujur. Aku akan berusaha melupakan cintaku pada junsu. Kuharap aku bisa membuat cintaku pada junsu berubah menjadi cinta pada seorang kakak.

AUTHOR POV

Kini hye jin dan jejung berada di rumah jejung karena permintaan hye jin yang tak mau pulang ke rumah. Di rumah itu hyejin terus saja memandangi sekeliling rumah namjachingunya itu. ini pertama kalinya ia mendatangi rumah jejung. Hye jin melihat jejung yang sedang berada di dapur mengambil minuman, saat itu juga hye jin merasa sangat bersalah pada jejung.

Ia datang dengan membawa 2 minum di berikannya satu untuk hye jin tapi hye jin malah mengambil ke dua minuman itu dan ia taruh di atas meja. Sekali lagi ia ingin memeluk erat jejung, namjachingu yang selalu bisa membuatnya nyaman dalam pelukkannya. Ia membenamkan wajahnya di dada bidang milik jejung. Namja yang di peluk hye jin bingung dengan kekasihnya yang hari ini seperti sangat senang memeluknya. ia membalas pelukkan yeojachingu yang amat ia cintai itu. hye jin larut dalam pelukkan jejung, ia merasa sangat nyaman dan terlindungi bila memeluk jejung.

kau kenapa, chagia? Hari ini kau senang sekali memelukku.”

aku sangat suka memelukmu, terasa sangat nyaman dan aku merasa terlindungi jika memelukmu. Aku juga sangat menyukai aroma tubuhmu yang bisa membuatku tenang. Aku ingin selalu bersamamu, joongie.” Jejung yang mendengar perkataan itu tersenyum. Ia jadi memikirkan sesuatu untuk membuat hye jin bisa bersamanya.

Ia melepaskan pelukan kekasihnya itu. hye jin yang masih ingin memeluk jejung memanyunkan bibirnya tanda ia tak suka. Ia duduk di sofa dengan kesal, jejung menghampiri hye jin yang duduk dengan bibirnya masih di manyunkan. Ia sangat suka melihat yeoja di sampingnya ini bertingkah lucu seperti ini, di peluknya hye jin tapi ia menolaknya, ia menepis tangan jejung. Melihat penolakan dari hye jin, ia langsung mencium kekasihnya itu dengan lembut.

Di tatapnya hye jin yang kini sudah tidak memanyunkan bibirnya, sekarang malah wajahnya yang bersemu merah akibat ciuman mendadak yang jejung berikan. Ia hanya tersenyum melihat yeoja di sampingnya ini dengan wajah sangat merah akibat ciumannya, di ciumnya pipi kekasihnya itu dengan lembut.

kau manis sekali jika bertingkah seperti ini.” Goda jejung yang semakin membuat wajah hye jin merah. Hye jin mencubit pelan pinggang jejung, kesal karena jejung menggodanya.

Kini mereka berdua berada di ruang tengah rumah jejung. Mereka berdua menonton film yang mereka suka. Hye jin menonton dengan kepalanya berada di paha jejung. Rambutnya terus di elus dengan lembut oleh jejung hingga tak terasa ia tertidur di paha jejung. Saat jejung sadar sudah sangat malam ia melihat hye jin tertidur, ia tidak tega membangunkannya. Perlahan ia gendong kekasihnya itu dan di bawa ke kamar tidurnya, saat ia menidurkannya di ranjang, hye jin mengigau memanggil namanya. Ia tersenyum mendengar yeoja itu memanggil namanya saat tertidur.

kau sedang memimpikanku, chagia?” gumam jejung seolah hye jin mendengarnya. Tak lama ia keluar dan menelepon junsu, memberitau padanya jika hye jin tertidur di rumahnya.

(>o<) (>o<) (>o<)

Hye jin berada di kantin kampus bersama teman-temannya. Mereka asik mengobrol. Hubungan hye jin dengan jejung berjalan lancar. Tak lama ia mendapatkan telepon dari jejung yang memintanya dan juga teman-temannya datang ke taman yang pernah ia datangi pertama kali bersama jejung dulu, saat jejung mengungkapkan perasaannya pertama kali. Hye jin sempat bingung tapi ia dan ke tiga temannya segera pergi ke taman. Saat di depan taman ia melihat yuchun, changmin, yunho juga junsu berada di sana. Ia menanyakan ada apa tapi mereka semua tidak tau, segera saja mereka masuk ke dalam taman. Betapa terkejutnya hye jin saat melihat taman itu menjadi lebih indah dari saat pertama kali ia melihatnya dengan jejung. Tak lama jejung datang ke hadapan hye jin dan yang lainnya. Ia tersenyum ternyata semuanya datang. hye jin menatap jejung bertanya-tanya ada apa ia memanggilnya kemari.

gumawo kalian semua sudah mau datang” ucap jejung

chagia, aku tau hubungan kita belum terlalu lama tapi aku ingin segera menjadikanmu milikku seutuhnya. aku akan membahagiakanmu sampai akhir hidupku. Biarkan mereka menjadi saksi saat aku mengucapkannya.” Hye jin dan yang lain semakin bingung dengan ucapan jejung.

maukah kau menikah denganku?” jejung memberikan 100 bunga mawar merah kesukaan hye jin. Gadis itu terkejut dengan perkataan jejung, ia melamarnya. Ia mendekati jejung dan mengambil bunga itu.

ne” jawabnya singkat namun dapat membuat jejung tersenyum bahagia. Hye jin seolah tak sadar jika junsu oppanya itu ada disana, ia lupa ada oppanya juga teman-temannya yang melihat. Saat ia sadar ia menatap oppanya itu, oppanya hanya tersenyum dan memberikannya selamat.

Hati junsu sangat sakit saat ia mendengar jawaban hye jin menerima lamaran jejung tapi ia berusaha tegar karena ini pilihan hidupnya untuk mencintai hye jin hanya sebagai adiknya. Ia memberikan selamat pada adiknya juga jejung.

kalian memang pasangan yang cocok. Kalau begitu aku akan secepatnya ke amerika menemui umma dan appa memberitahukan kabar gembira ini. Aku akan meminta umma dan appa ke seoul agar kau bisa melamar adikku dan mereka bisa mengurus segalanya.” Kata junsu pada jejung. Ia berusaha menahan tangisnya di depan mereka. junsu sebenarnya sudah ada rencana pergi ke amerika, ia memikirkannya semalam. Junsu berpikir jika ia harus menjauhi adiknya agar adiknya itu dapat melupakannya, melupakan cinta mereka yang terlarang itu. junsu berpikir jika ia berada di amerika ia dengan mudah dapat melupakan adiknya itu.

kau harus membahagiakannya” kata junsu

pasti” jawab jejung mantap sambil memeluk pundak hye jin.

Malam harinya junsu memutuskan untuk pergi besok pagi. Ia berkemas-kemas di bantu oleh hye jin, adiknya. Hye jin membantu oppa dalam diam, hatinya sedikit sakit mendengar oppanya akan pergi tapi ia berpikir jika itu tidak akan lama. Disisi lain hatinya senang jika mengingat saat jejung melamarnya tadi di taman. Di tatapnya junsu yang masih sibuk.

oppa kau pasti kembali kan?” junsu menghentikan kegiatannya berkemas.

ne, oppa pasti kembali untukmu.” Jawab junsu, dalam hati ia ragu akan kembali atau tidak. Malam itu di rasakan junsu dan hye jin berjalan sangat lambat.

(T_T) (T_T) (T_T)

Paginya di bandara, hye jin mengantar junsu pergi. junsu memeluk hye jin dan semua teman-temannya yang ikut mengantar. Tak lama pesawat akan segera pergi dan junsu berjalan pergi, ia menengok kebelakang berusaha tersenyum dan melambaikan tangannya

TBC

WAKAKAKAKA makin gaje ya? miaaan >o<

Awalnya mau di tamatin tapi apa daya imajinasiku melanglang buana kemana-mana. Jadi ga tau ni next chap bakal tamat apa ga. Tungguin aja ya. nulis 18 lembar ms word dalam sehari bikin tangan keriting. So hargain author dengan komen kalian ya.

Don’t be silent reader ok….

61 thoughts on “saranghae chap 2

  1. ^kei^ berkata:

    huwaa..
    ternyata junsu juga cinta ma hye jin..
    kasian junsu..

    sedikit kritik chingu, tadi kei nemu kata ‘hatiku berdetak’..
    hati kan gak berdetak chingu, yg berdetak kan jantung..

    18 ms word??
    woow.. keren chingu..
    kei baru nulis 11 ms word, udah tepar..
    haha..

    ceritanya bagus kok chingu..
    jangan ditamatin dulu..
    *author: ni reader, cerewet*

  2. nimashinki Kim Hyun Rin berkata:

    fotonya bikin mupeng.. kekeke~
    hmmmm si hye jin kok gtu, masa buka baju dpn oppa nya… junsu jg nakal sih.. maen gtuan ama pelacur.. *ga bisa bayangin*😀
    pasti nanti pas setelah nikah, jejung ama hye jin gtuan.. *yaiyalah*
    eonni… 18 lembar?? byk bgt, apaan aja tuh yg diketik? aku aja ngetik 2 lembar udah capek bgt.. haha

  3. Omo….junsu nakal, main.a ma pelacur
    trus hye jin juga nakal, didepan oppa sendiri buka baju, jd junsu makin nakal *nah…lo komen.a nakai mulu* tp ga apa kan mereka bukan kakak adik ini

    kalau kaya gini raeder jd bingung, jadi.a ma siapa

    foto.a keren bgt, apa lg yg jj, jd pengen bawa pulang ke rumah

  4. Citra luph minho berkata:

    OMG,junsu ngpain ky gtu m plcur,haduh2
    Hm,ksian junsu yag,npa jg mzti n0lak cnta hye jin,pdhl kn sm2 suka jg.

  5. Sakie xiahtic berkata:

    Haish..bc chap ini bkin hatiku terombang ambing,,tu hyejin maruk bener y masa suka am 2org skaligus*Mlh nghina diri sndiri*haha

    Jd malu wkt bayangin buka baju,kyyaaaa!!!

    Hiks,junpa jng tnggalin sendiri adikmu yg cantik n polos ini*Yg blng jaepa lho kalo ak ni polos*wakaka

  6. ellYChun9 berkata:

    Bner2 chapter yg sangat mengejutkan!!!
    Junsu,Jaejoong? Junsu Jaejoong? Haha spa yg bisa nolak 2 mahkluk kyk begono?
    Junsu jd prgi ke amerika??? Gak mungkin dy btah dsna,lha wong bhs inggris cm bsa OKe,Thank U,,,

  7. ME LUV DBSK berkata:

    sudah kuduga junsu ma jj suka hyejin…
    ngiri ma hyejin d lamar…ngiri abizz
    bwt authorx fighting….pasti tanganx kriting, sini q lurusin lgi hehehe

  8. Tie yeobonya kyuhyun oppa berkata:

    Cinta terlarang junsu hyejin. . .
    Tp lbh co2k ma jj, ,
    hehe, lmaran ud mw nikah ni y. .
    Lanjut. . .

  9. JaeSu_Maretta berkata:

    saeng tau kalo iniiiii…. telat ngoment T_T
    ya gmn dong eon.. saeng kan lg sibuk2 nya ni.. sibuk maen tebak2an sm krtas jdinya g ad wktu bk inet.

    bussyyyeeetttt!! eon.. saeng suka!! kyknya ini “my dream story about Jaesu and girl”
    ya.. saeng g isa komen ap2 krn dah bgus..

    apa yg dlakukan hyejin itu benar adnya. kl saeng jd adknya junsu bisa2 trjadi cinta trlarang. tp jg g bs nolak jeje. hadduuuhhhh.. pusing (?)..

  10. teph berkata:

    Sumpah gw nangis ps baca bagian junsu nyanyi smbil nangis n pas dy ngrestuin hye jin sm jj..mn ad gmbr junsu yg lg nglambai-in tgn smbil brkaca2 matanya…haiiss…tissue manaaaa >_<

  11. shinshin berkata:

    hiihihikkk,,,, hiihihihikkkk ,,, hiihihihihikkk,,, ff nie sukses bikin nyesek hatiku.. Perasaanku,,, didalm hati dongkol meweek gk tega lihat suamiku junsu mendrita.. apakah ini akhir dr kisahmu junppa… Kuharap TIDAk… msih panjang prjalanan cintamu brsama hye jin.. Semoga semoga

  12. Asri berkata:

    OMO~

    Ga nyangka kalo hyejin bkal nglakuin itu….aku pikir junchan dluan yg bkalan ngakuin prasaannya……hye jin nekat bgt……..

    Yg bkin shock…. junchan ama pelacur???

    OMO~Part ni pnuh kjutan…..

  13. Miss kwon berkata:

    Omo….
    Part ini penuh kejutan….

    Bener tebakan aq klo hye jin cinta ma oppa ny sendiri…

    Gak nyangkaaa….
    Ff ini happy end ma jae kan onnie??

    Mo lanjut duluu

  14. teecasshawol berkata:

    omooo… trnyata dulu bang Junsu suka hye jin ? map bang Junsu kalo tadi aku juga suka bang Jae. keknx anget tu dipeluk bang Jae XD*mupeng*

  15. chicken861015_donghae berkata:

    omo…
    Q qra si junsu oppa am hye jin itu sdr kandung n bkal hbngan trlarng..
    Ohh rpanya bkan toh..: ))
    waduhh su oppa nakal ya…
    Jajan d luar ?? *hha??

  16. soomin berkata:

    uaaahh tebakanku bener ya! Jae suka sama hyejin dan junsu suka sama hyejin juga cuma rupanya hyejin suka oppanya juga hehe…
    Bener ih seru bgt!! Lebih setuju hyejin sama jae drpada junsu -.-

  17. novashinki berkata:

    huwaaaaaa
    dramatis skali..nih peran utamanya jj?ato junsu?penasaran akhirnya hyejin ma sapa ya?dri kbyakn serial drama korea trakhirnya ma saudara laki2nya krn mreka tdak kndung
    hmmmm tpi aq penasaran

  18. linasuhadi berkata:

    Shock bgt ak bc junsu main ma pelacur..trs nyatakan cinta ma hyejin…huahh..mengagetkan..tp buat penasaran bgt…‎​Hiks:'(..

  19. linasuhadi berkata:

    Huah…jaejoong oppa..aku mau juga 100 tangkai mawar…heheheh..keren bgt ff nya..sungguh buat shock hyejin n junsu..huhuhu

  20. Nyebelin bgt pelacurnya *pegangpiso

    omo si hye jin ketiduran di paha jaejoong , mau:( mana si jae perhatian bgt sama hye jin ampe diksh 100tangkai bunga envy sumpaaah

  21. nyit2 berkata:

    waaaa sodara tiri ya ternyata,,,,pantesan….
    kasihan junsu harus liat adqnya ma jae….tp mw gmn lg…..seruuuu….

  22. shaakimchi berkata:

    waaa..
    Kasian junsu oppa..
    Tp gatau knp aku kurang bisa ngebayangin gmn jadinya kalo junsu nangis..karna aku ga pernah liat..yg aku tau dia periang..lucu lg..

    Pas bgt waktu aku baca ini,aku lg dnger lagu wedding dressnya taeyang..huaaa..
    Smoga hye jin bisa mencintai bang jeje lebih dari cintanya ke oppanya..jangan sampe bang jeje disakiti..

  23. haeni berkata:

    ada cinta segitiga toh ckccckckckck
    kyaaaa hyejin anda berani sekali……
    jj romantis bangetttt …. aku juga mauuuuu kekekeke

    junsu oppa menghindar ya, kasian oppa. ma aku aja yuukkkk hehehehehe

  24. Mum berkata:

    Jd jj diam karna mencintai hye jin, aq dah ykin xlo terlalu over pasti karna suka.. R0mantis banget kt2 jj wkt nembak hyejin..Kasian junchan..T.T, author mian g bs bnyk c0ment,al@ lwt hp,jd agak susah..

  25. waw jeje oppa trnyta ska ma hyejin to
    knpa ga ma aku aja *plak*
    aduh snengnya hye jin dlmar jeje oppa
    hufht cinta trlarang….kasian junsu
    omo omo junsu oppa gnteng bgt

  26. cie ilah jeje diam” menghanyutkan (?) ga disangka” udah memendang prasaan sekian lama ke hyejin
    romantis bgt sih jae cara nembak hyejin nya xD
    junsu-hyejin cinta terlarang, kasian junsunya u,u

  27. Zheey2992 berkata:

    ouh cinta trlarng rupax.
    Pntas dri awal bca,kyakx junsu ma hye jin,hubx kyak lbh dri seorg kaka k’adhkx.
    Tpi slut c ma junsu,dia reala ambl kptzn tu,coalx biar bagaimana pun hyejin tu adlh adhkx,walau cuman adhk tiri

  28. yhe_yhe berkata:

    Hu hu. . pdhl bias q jj tp te2p aj G tega ngliat junsu. ..trus gmn dong nasibny junsu??hyejin jd g nkhny ma jj??

  29. dila berkata:

    kshan junsu sma hye jin.. Mmpuyai cinta trlarang… Tp ap hye jin end nx sma junsu atw jajeong????
    PENASARAN…………

  30. leeharim berkata:

    Tadi pas baca ada bagian nc antara hyejin sama junsu kaget banget
    *mlongo* tp untung mreka bkn sedarah jd gapaapa deh #plak
    Hehehe…hyejin jd bneran cinta sama jaejoong??gimana reaksi jaejoong kalo liat junsu sama hyejin beryadong ria di kamar?? *dicekek junsu*

  31. desi retina berkata:

    Kasian amat ada cinta terlarang junsu hye jin
    Tapi cinta g pernah salah kan smw tergantung manusianya y

  32. soo jin berkata:

    trnya apa yg Q pkirin bner, junsu jga cnta sma hyejin, tpi ksihan jugha ya junsu, gk bsa sma hyejin,,..!!
    tpi jga trut bhgia bwt jaejoong sma hye jin

  33. Tanya Ivanov berkata:

    Junsu potonya…. Wkwkwkwkwkw xD
    Astaga potonya jae.. Senyumnya itu loh >< *melting*
    Yahh klo gini sad Story deh buat jun.. Pdhl kan klo bkn sodara kandung msh bs diperjuangin.. (⌣́_⌣̀)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s