obsession [1shoot]


Title: obsession

Cast: park hyochan, jung yunho, shim changmin.

Genre: romance

Rating: nc21/straight

Author : dwi hae a.k.a park jina

Editor: eun ri


hyochan pov


“park hyochan berhenti”cegah seorang pria menghentikan langkah ku, dengan mencekram tanganku


“aku tahu kau juga cinta padaku, oppa mohon jangan menghindar lagi” ujarnya lirih

“oppa tau bukan, pria seperti apa yang aku inginkan” tanyaku, menahan tangis

“shim changmin, pria tampan, populer dan kaya” ujar yunho oppa menjawab pertanyaanku

“ne… changmin oppalah pria impianku”ujarku lirih

“tapi kau tiak bisa membohongi perasaanmu sendiri, akulah pria yang kau sukai”


“cukup oppa, aku sudah bosan mendengar kata cintamu”ujarku setengah berteriak


“kalau oppa benar-benar mengginginkanku, buat aku menggingkanmu juga oppa”pintaku sambil melepaskan cengkramannya, seraya pergi meninggalkannya sendiri, di dinginnya sungai han yang mulai menjelang malam.

kakiku seakan berat meninggalkan pria yang aku cintai. bodoh…. mungkin itu kata yang tepat untukku karena ke egoisanku dan rasa gengsiku yang sangat tinggi, mengalahkan rasa cintaku pada yunho oppa, mungkin suatu saat nanti aku akan menyesali kebodohanku ini, karena bisa saja pernyataan cintanya itu pernyataan terakhir untukku

jung yunho,lebih sering di panggil yunho oleh keluarga dan teman-temannya, adalah tetanggaku sekaligus teman oppaku, mereka bersahabat sejak kecil, walaupun yunho oppa lebih tua dari yuchun oppa beberapa bulan tapi mereka bisa berteman dengan baik.

semenjak kematian ummaku aku lebih dekat dengan oppaku, sedangkan appaku adalah seorang pekerja keras yang lebih banyak menghabiskan waktunya di tempat kerja di bandingkan dengan anak-anaknya, tapi semenjak oppaku dipindahkan kerja keluar kota, yunho oppa lah yang mengantikan peran yuchun oppa, tapi entah sejak kapan tumbuh rasa cinta di hatiku dan sudah beberapa kali yunho oppa mengatakan cintanya padaku, tapi sekali pun aku tidak pernah membalasnya, karena bagaimanapun aku adalah anak remaja yang menginginkan pria tampan populer, dan kaya. seperti changmin oppa kakak kelasku disekolah, bukan yunho oppa.

yunho pov


bodoh mungkin kata itu adalah kata yg tepat untuk ku, sudah berapa kali aku menyatakan perasaanku, tapi sekalipun hyochan tidak pernah membalasnya, dengan alasan yang sama, aku bukanlah pria yang di inginkannya, tapi aku sangat yakin akulah pria yang dia cintai, bukanlah changmin.

mungkin orang akan berpandangan aneh padaku karena aku menyukai park hyochan, tetangga sekaligus adik sahabatku, yang lebih pantas menjadi adikku, dibandingkan yeojachinguku. tapi begitulah cinta datang tidak pernah diduga, dan tepat waktu, sehingga aku mencintainya

****
keesokan harinya

seperti biasa setiap hari, aku dan hyo selalu berangkat bersama dan aku selalu mengantarnya sampai didepan pagar sekolahnya, karena kantorku dan sekolahnya jaraknya tidak terlalu jauh.

“oppa…”sapa hyochan, sambil melingkarkan tangannya pada tanganku

beginilah kami, apapun yang terjadi pada kami kemarin, tidak pernah kami bawa esok harinya, sehingga kami tidak pernah bersikap dingin atau pun canggung, dengan kejadian kemarin

“bagaimana tidurmu nyenyak?”tanyaku sambil mengacak rambutnya

“ne…oppa sendiri?”tanyanya riang

“sedetik pun, oppa tidak bisa memejamkan mata oppa” jawabku lirih

“oppa…”bisiknya lirih

“anni…ayo nanti kita terlambat” ajakku sambil menarik tangannya

“ne…ayo”ujarnya kembali riang

tid…tid…


Bunyi klakson menghentikan langkah kami,dan tidak lama pun sebuah mobil mewah berhenti di depan kami

“ayo, naik”ajak seseorang sambil membukakan pintu mobilnya, tanpa turun dari mobil. hyochan pun melirik ke arahku, seakan meminta jawaban dariku.

“gomawo changmin buat ajakannya, tapi hari ini aku ingin naik bis saja”tolaknya

“yunho hyung, anda tau sendiri bukan hyochan tidak akan naik mobilku tanpa anda hyung”pintanya

“anni…hyo ayo naiklah” pintaku sambil mendorong punggungnya aku pun langsung melangkahkan kakiku dengan cepat

“oppa mengapa jalannya cepat sekali”tanya seorang gadis sambil merangkul tanganku

“hyo…mengapa tidak naik mobil?”tanyaku kaget saat hyochan sudah ada disampingku

“hari ini aku ingin naik bis dengan oppaku”jawabnya riang

changmin pov


mataku benar-benar perih melihat pemandangan di depanku, tanpa rasa canggung hyochan merangkul tangan yunho hyung, tanpa perduli sekitarnya

bodoh…memang itu kata yang tepat untukku, sudah tau hyochan hanya mencintai yunho hyung tapi tetap saja aku mengejar cinta hyochan karena aku tidak akan menyerah dan aku sangat yakin akulah yang akan menjadi pemenangnya, karena kabar dari teman-teman hyochan akulah pria idamannya

 

hyochan pov


Seperti biasa setelah sampai didepan pagar sekolahku, sebelum pergi yunho oppa selalu menggingatkanku, untuk makan siang bersama


“hyo seperti biasa, oppa tunggu dibelakang sekolah” ujarnya sambil tersenyum.

“…”akupun hanya membalas dengan senyuman dan anggukan kepala

“oppa pergi, belajar yang baik”ujarnya sebelum pergi, dan mengacak rambutku dengan lembut

setiap hari yunho oppa selalu mengantarku sampai didepan sekolah, dan setiap makan siang kami selalu makan bersama, walaupun aku harus meloncati pagar sekolahku untuk bisa makan siang bersamanya dan setiap pulang pun aku selalu menunggunya untuk menjemputku. kebiasaan yang selalu yuchun oppa lakukan, tapi sekarang menjadi tugas yunho oppa

saat aku masuk kedalam kelas, sudah ada changmin oppa sedang duduk dikursi milikku dengan di keributi, teman sekelasku

“oppa…ada apa ke kelasku?” tanyaku sambil menyingkirkan teman-teman sekolahku

“huuuhhh lagi asyik-asiknya ngobrol dengan changmin oppa, hyochan datang…”umpat mereka, sambil meninggalkan kami berdua

akupun hanya tersenyum menanggapi kekesalan mereka

“changmin oppa, ada apa ke kelasku?” tanyaku lagi sambil duduk di sebelahnya

“pulang sekolah nanti bisakan kita jalan bareng?”pintanya ragu-ragu

“ehmmm…”gumamku berpikir

“ayolah hyochan inikan malam minggu” bujuknya manja sambil menarik-narik lenganku

“tapi…bagaimana dengan yunho oppa?” tanyaku ragu2

“oh…” terlihat raut kecewa saat aku menyebutkan nama yunho oppa

“sekalian aja kamu ajak”pintanya datar

“ne…”ujarku dengan senyum merekah dibibirku

“kalau begitu oppa tunggu pulang sekolah nanti di depan gerbang sekolah” ujarnya sebelum pergi dengan senyum yang cukup manis

setelah kami cukup penat menerima pejaran dari guru, bel istirahat pun berbunyi dan para murid pun langsung berhamburan keluar menuju kantin sekolah, ada pun yang sebagian membuka bekal makan mereka dan memakannya dikelas, begitupun denganku yang langsung mengeluarkan 2 kotak bekalku dan langsung lari keluar untuk makan siang dengan yunho oppa.

ha…ha… Napasku masih berburu setelah sampai ditempat tujuan, aku lihat yunho oppa sudah duduk manis dibelakang sekolahku, sebelum aku menghampirinya aku pun menyeka keringatku dulu, dan langsung menghampirinya


“oppa…”sapaku sambil duduk dibangku sebelahnya

“hyo, mengapa lama?” tanyanya, setelah sadar dengan keberadaanku

“mian oppa…”jawabku yang memang selalu telat dan langsung memberikan kotak bekal miliknya. dengan riang yunho oppa pun membuka bekal makan siangnya yang aku buatkan untuknya

“ehmmm telor gulung dan rumput laut, pasti enak”ujarnya langsung melahapnya

“yunho oppa, changmin oppa mengajak kita jalan, sehabis sekolah nanti”ujarku sambil membuka bekalku. yunho oppa pun menghentikan, suapannya dan menatapku tajam

“mian sepertinya oppa tidak bisa ikut”jawabnya dengan tatapan, yang sulit aku artikan

“wae…tidak enakkan aku membatalkannya begitu saja”

“mengapa harus dibatalkan? kalian bisa pergi tanpa oppa”

deg…

jantungku, seakan mendapatkan pukulan yang keras mendengar ucapannya

“oppa memang oppa tidak cemburu, membiarkan aku jalan bersama changminoppa”tanyaku dengan nada bercanda

“mengapa harus cemburu? kamukan bukan apa-apa oppa”jawabnya datar, sambil kembali menyantap makan siangnya

lagi2 aku kecewa mendengar jawabannya

yunho pov


‘bodoh mengapa aku mengijinkannya pergi’ makiku dalam hati


“ayo kita lanjutkan makannya”ajakku, kembali melahap bekalku, padahal makanan ini benar-benar menyesakkan dadaku, karena rasa laparku sudah hilang mendengar ucapannya tadi

hyochan pov


aku pikir, yunho oppa akan melarangku pergi, saat dia tidak bisa ikut, tapi ternyata pikiranku salah, yunho oppa malah terlihat santai dan menyantap bekalnya, tapi mengapa aku harus kecewa dengan sikapnya itu?

****
setelah pulang sekolah aku pun menunggu changmin oppa di depan gerbang sekolah, dan tidak lama pun sebuah mobil mewah berhenti didepanku

“ayo…”ajaknya dengan membuka kaca mobilnya. akupun masuk kedalam mobilnya

“kita jemput yunho hyung dulu”ujarnya sebelum melajukan mobilnya

“anni…oppa, yunho oppa tidak bisa ikut dengan kita, tidak apa-apakan kita pergi berdua saja”jelasku

changmin pov


aku tidak bisa lagi, menyembunyikan kegembiraanku, saat hyochan mengatakan yunho hyung tidak bisa ikut,seulas senyum terus merekah di bibirku.

“oppa…”tanya hyochan, sambil menepuk pundakku

“ne…”aku pun langsung menyembunyikan senyumku

“kalau yunho hyung tidak bisa, tidak apa-apa”jawabku, setenang mungkin

akupun melajukan mobilku ke sebuah mall terbesar dikota seoul…

setelah cukup lama berputar2 didalam mall, kami pun memutuskan untuk menonton film, dibioskop yang ada di mall ini. selama film diputar, aku lihat hyochan sangat serius mengikuti jalur ceritanya, sedangkan aku, mataku sedetikpun tidak pernah bisa lepas dari wajahnya, aku lebih menikmati menatap kecantikannya dari pada menyimak filmnya, lagi-lagi seulas senyum tersimpul di bibirnya, setiap kali ada adegan mesra dari sang pemain, membuatku tergoda untuk menyapa bibirnya, tanpa permisi aku pun langsung memalingkan wajahnya kearahku dan langsung melumat bibir mungilnya

“eeeehhmmmmm…” desahnya, bisa aku rasakan ia berontak menerima ciuman dadakanku, tangannya terus mendorong-dorong tubuhku untuk melepaskan ciumanku, tapi sedikitpun aku tidak perduli dengan pemberontakannya, bibirku terus melumat bibir mungilnya, dan tanganku semakit erat memegang tekuknya

“oppa…”bisiknya saat terlepas dari ciumanku masih bisa aku rasakan hembusan napasnya menyapu wajahku, karena jarak wajah kami yg berdekatan

“mian…tanpa permisi oppa sudah menciummu”bisik ku, sambil memainkan bibirnya dengan jariku

“saranghae park hyochan” tanpa menunggu jawaban darinya, bibirku kembali melumat bibirnya, bisa aku rasakan bibirnya yang langsung menyambut bibirku, aku pun tidak menyia-nyiakan kesempatan ini, aku hisap bibir bawahnya, sehingga membuat tubuhnya mengeliat dengan perlakuanku

“eeemmmmm….” desahan pun kembali keluar dari mulutnya, membuatku semakin liar menyapu bibirnya, aku gigit bibirnya dan membuatnya membuka mulutnya, lidahku pun langsung masuk, menelusuri setiap rongga mulutnya dan kami pun bertukar air liur, kini tanganku yang tidak mau diam membuka satu kancing kemejanya dan tanganku langsung menyusup mencari gunung kembarnya.

“eemmm… aaahhh…. Ahhhkkk…. Oppa jangan” tolaknya, saat lepas dari ciumanku, dan mengeluarkan tanganku yang sudah menemukan gunung kembarnya

“hyochan, oppa sangat menginginkanmu” bisikku, yang kembali menyusupkan tanganku kedalam kemejanya

“emmm… ahhh… aaakkhhhh…” desahnya, tidak menolakku, dan tidak perduli lagi dengan orang di sebelah kami. bibirku kini tidak lagi menghisap bibirnya, lehernya yang jenjang menjadi sasaranku saat ini, aku hisap sampai meninggalkan tanda merah dan kujilati daun telinganya, yang membuatnya kembali mengeliat dengan perlakuanku, sedangkan tanganku semakin asyik memainkan dadanya yang masih tertutup bra

“eeemmmm…. Ahhhh…. Oppa aaaahhhh” gumamnya, sambil meremas rambutku dan tiba-tiba ruangan kembali menyala, karena film yang kami tonton sudah selesai, hyochan pun langsung mendorong tubuhku, kemudian sibuk merapikan kembali kemeja seragamnya, bisa aku lihat wajahnya sangat merah dan tidak berani menatapku.

“ayo…”ajak ku, sambil menarik tangannya, sedangkan hyochan hanya pasrah, saat aku menuntunnya keluar

“kita makan dulu”ajakku

“ne…”jawabnya, yang hanya menundukkan wajahnya, aku pun hanya tersenyum melihat tingkahnya

bahkan selama kami makan pun, sekali pun hyochan tidak berani menatapku, bahkan dia pun selalu menghindari tatapanku, sampai kami menghabiskan makanannya, sepatah katapun tidak keluar dari mulut kami. Setelah kami selesai makan aku pun mengajaknya pulang

“tunggu…”ujarku menghentikan langkahnya

“tidak apa-apakan kamu duluan ke mobil?”tanyaku lembut

“ada apa oppa?”

“ada yang harus oppa beli”

“baiklah, aku tunggu di mobil” ujarnya yang langsung meninggalkanku

akupun langsung masuk kedalam sebuah toko perhiasan, sebuah giwang pun menjadi pilihanku, untuk aku hadiahkan padanya, walaupun untuk membelinya aku harus menggunakan tabunganku, setelah selesai aku pun kembali padanya dan mengantarnya pulang kerumah

“hyochan, tunggu” pintaku, saat hyochan hendak membuka pintu mobilku

“ada apa oppa?” akupun langsung mengeluarkan kotak kecil didalam saku celanaku

“untukmu” ujarku sambil memberikan kotaknya

“apa ini”


“bukalah” hyochan pun membuka kotaknya

“oppa… ternyata kamu sama seperti mereka” ujarnya yang membuatku kaget

“apa maksudmu”

“oppa aku mau jadi temanmu bukan untuk ini”

“hyochan oppa tidak mengerti dengan perkataan mu”

“cukup orang lain yang menggangapku wanita matre” ujarnya dengan gendangan air mata

“hei… Aku tidak pernah mengangapmu wanita matre” ujarku menenangkannya

“oppa untuk apa hadiah ini” tanyanya, dengan terisak

“tanda terima kasihku karena sudah menemaniku nonton dan makan malam” jawabku seadanya

“dan…untuk ciumannya bukan” ujarnya, membuatku tersentak

“a…aku tidak bermaksud….”

“membayarku” potongnya sekarang aku mengerti dengan apa yang dia ucapkan

“hyochan aku tidak pernah menganggap mu….”ujarku yg tidak bisa melanjutkan ucapanku

“aku akan lebih menghargai kalau yang oppa berikan ini adalah setangkai bunga atau sebatang coklat” ujarnya, semakin membuat ku merasa bersalah

“hyochan mianhae…” bisikku yang tidak berani menatap matanya

“oppa…gomawo untuk semuanya”ujarnya sambil menyimpan kotaknya kedalam tanganku

“oppa aku pulang”ujarnya yg langsung membuka pintu mobilnya

 


****
hyochan pov


aku benar-benar kecewa dengan sikap changmin oppa, bagiku dengan changmin oppa memberiku hadiah semahal itu, sama saja dia menganggapku wanita matre, seperti teman-temanku yang selalu beranggapan aku mendekati changmin oppa karena uang nya saja. Saat aku membuka pintu gerbang rumah, aku lihat yunho oppa duduk diatas lantai sambil memeluk kedua kakinya dan memendamkan wajahnya diatas lututnya

“yunho oppa mengapa tidur disini?” tanyaku, sambil menepuk pundaknya

“hyo…kamu sudah pulang?”tanyanya, sambil mengucek kedua matanya

“jam berapa sekarang, mengapa baru pulang?”tanyanya, sambil beranjak dan melihat jam tangannya

“mian oppa, sudah membuatmu khawatir” sesal ku

“oppa masuklah dulu aku buatkan teh hangat” ajakku, sambil membuka pintu rumahku sebelum beranjak kedapur aku pun menyimpan tas sekolahku, dan membuka jasku

“hyo tunggu” cegah yunho oppa, sambil menarik tanganku kasar

“waeyo….oppa” tanyaku, sambil berbalik kearahnya

“lehermu merah”

“i…ini….”jawabku kikuk, tidak bisa melanjutkan ucapanku lagi

“bekas changmin?” tanyanya geram. aku hanya bisa menundukkan kepalaku, tanpa bisa menjawab pertanyaannya, apa lagi menatap matanya.

“apa kau tau, betapa tersiksanya aku menunggumu disini, sedangkan kamu dengan enaknya jalan dan bercumbu di belakangku” geramnya

“oppa, bukankah oppa sendiri yang mengijinkan ku pergi bersama changmin oppa, dan oppa sendiri yang bilang kalau oppa tidak berhak cemburu pada changmin oppa”jelasku, berani membuka suara

“hyo kau harus tau kalau kamu milikku” geramnya

“anni…aku bukan milikmu atau pun milik siapa pun” geramku, sambil menghempaskan tangannya

yunho pov


aku langsung mengenggam kembali tangannya dan menariknya kedekapanku, sehingga kami bisa merasaka hembusan napas kami masing-masing

“akan ku buat kau menjadi milikku seutuhnya, dan membuatmu menginginkanku” bisikku di depan wajahnya. tidak menunggu lama aku pun langsung melumat bibirnya penuh nafsu, alangkah terkejutnya aku saat hyo langsung menyambut ciumanku, sehingga membuat ciumanku semakin liar, aku hisap dan kugigit bibir bawahnya, membuat dia membuka celah untuk mengundang lidahku menjelajahi rongga mulutnya, lidah kami pun bertaut, dan menentukan siapa pemenangnya, sedangkan tanganku mulai menyusup kedalam balik kemejanya, mencari gunukan kenyalnya

“aaaaahhh… eeemmm….. Aaaahhh” gumamnya saat aku meremas dadanya dibalik bra. tanpa melepas ciumanku, aku pun mulai membuka kancing seragamnya

“yunho oppa, jangan” tolaknya, sambil menyingkirkan tanganku dari kemejanya

“waeyo…” bisikku

“aku sangat menginginkan mu”

“ini salah” desahnya, masih mengatur napasnya

“tidak ada yang salah untuk cinta”

“appa…sebentar lagi pulang”tolaknya

“kamu tau sendiri bukan, kalau malam minggu ajusshi, tidak pernah pulang kerumah, karena sibuk dengan kerjaannya”

“tapi…”

“tidak ada lagi alasan untuk menolakku” potongku, sambil menempelkan kening kami

“oppa mohon jangan menolak lagi” pintaku, yang langsung melumat bibirnya kembali, dan membuka satu persatu kancing seragamnya, aku buang kemejanya kesembarang arah, dan ciumanku pun berpindah keleher jenjangnya, aku hisap bekas merah dilehernya, dan tidak ada sedikit celahpun yang lolos dari ciumanku, membuat tanda merah di lehernya semakin banyak.

“emmmhhh…aaahhh…oppa” desahnya sambil meremas rambutku, tanganku pun kembali membuka branya yang menghalangi dadanya yang kenyal, langsung kuhisap nipplenya, dan dada yang satu nya aku remas dengan gemas.

“akkhhh…oppa akkkhhh…. sakit” erangnya, saat ku gigit dan kupilin niplenya

“mian chagi…” ujar ku sambil menatap wajahnya yang sudah terangsang

” kita pindah kekamarmu” pintaku yang langsung mengendong tubuhnya kekamar

hyo pov


entah setan apa yang merasuki tubuhku, sehingga aku tidak lagi menolak perlakuannya padaku, bahkan aku semakin menikmati setiap sentuhannya.

‘apakah ini yang dinamakan cinta’ tanyaku dalam hati

setelah sampai didalam kamarku, yunho oppa pun mendudukanku di pinggir kasur, dia ikut duduk menghadapanku dan kembali melumat bibirku dan memainkan buah dadaku kembali, yang kini mulai mengeras karena permainnya tadi

setelah yunho oppa berhasil membuatku telanjang dada dan membawaku kekamar, kini yunho oppa pun membuka kaosnya dan beranjak dari duduknya


“hyo, juniorku minta dimanjakan”pintanya, sambil menuntun tanganku memegang celananya.


Dengan ragu aku pun membuka celana dan cdnya, lalu jongkok di depan juniornya yang mulai menegang, perlahan aku pun menyentuh juniornya dan mencoba mengocoknya dengan kedua tanganku.

“eehhhmmmm…hyo, benar-benar nikmat” gumamnya, sambil menutup kedua matanya. mendengar desahanmya, semakin membuatku ingin lebih memanjakan juniornya, aku kecup dan kujilati ujung juniornya

“aaahhh… Hyo, kamu benar-benar hebat. hisap dan kulum juniorku engg ahhh” pintanya tidak karuan

yunho pov


aku benar-benar terbuai oleh permainannya yang bisa memanjakan juniorku hyochan mulai memasukan juniorku kedalam mulutnya, meskipun awalnya dia sedikit ragu, dikeluar masukannya juniorku didalam mulutnya.


“ahhhh…hyo…ahhh…ahhh…”rancauku semakin tidak karuan, dan tidak lama cairanku keluar didalam mulutnya

hyochan pov

yunho oppa mengeluarkan cairannya didalam mulutku dan dengan cepat aku pun menelannya, entah setan apa yang merasuki tubuhku sehingga aku tidak merasa jijik bahkan sangat menikmati cairannya, kujilati batang juniornya yang masih belepotan sperma miliknya, kulihat oppa sangat menikmati setiap jilatan yang kuberikan padanya


“ahhh…hyo…nikmat.. kau pintar sekali memanjakan juniorku” ucapnya sambil memejamkan matanya. setelah junior yunho oppa bersih, oppa mengangkat tubuhku keatas, direbahkannya tubuhku diatas kasur, dan oppa mulai mencium bibirku lagi, berpindah keleher dan turun kedadaku,dijilatinya nippleku dan sesekali digigitnya nipleku dengan gemas

“akkhhh…oppa sakit”kuremas rambutnya. yunho oppa menyibak rokku, dielus dan di jilatinya vaginaku yang ada dibalik celanaku


“ahhh…oppa geli” tangannya beralih ke resleting rok seragamku, ditariknya kebawah dengan mudah rokku terlepas dari tubuhku, dan tanpa membuka celana dalamku yunho oppa kembali menjilati vaginaku dan menekan-nekan dengan jarinya


“ahhh…oppa jangan mengodaku”erangku tak karuan

tanpa ragu oppa pun melorotkan celana dalamku, lalu tersenyum padaku, sebuah senyuman yang belum pernah aku lihat sebelumnya, perlahan jarinya masuk kedalam lorong surgaku

“aaakkhhh…. Oppa sakit”erangku saat jarinya mulai mengocok vaginaku

“ahhh… Oppa pelan-pelan” rasa sakit dan perih aku rasakan saat jarinya semakin cepat mengoyak vaginaku

“ini belum seberapa, jariku yang lainnya pun ingin menikmati surgamu”

“aaakkhhh…oppa mengapa ditambah”erangku saat ku rasakan 3 jarinya mengocok vaginaku, untuk menghilangkan rasa sakit aku pun berusaha untuk menikmati permainannya

“ahhh… Oppa aahh…nikmat”erangku membuatnya semakin cepat memaju mundurkan jarinya

“oppa ma…mau keluar”erangku dan tak lama cairanku keluar, yunho oppa pun mengeluarkan jarinya yang sudah basah oleh cairanku, tiba-tiba aku rasakan ada yang mengelitik vaginaku lagi.

“ah oppa apa anyg kau lakukan?”tanyaku saat yunho oppa tanpa rasa jijik menjilati vaginaku

“chagi, milikmu benar-benar nikmat” ujarnya semakin cepat menjilati vaginaku, setelah bersih yunho oppa pun mengangkat kepalanya dan membenarkan posisinya, berlutut didepan vaginaku dan melingkarkan kedua kakiku keatas pinggangnya

“chagi sudah siap”tanyanya lembut. aku hanya menganggukan kepalaku, dan perlahan oppa pun memasukan ujung juniornya

“akkkhh… Oppa sakit” erangku

“chagi lubangmu benar-benar sempit” ujarnya sambil terus memasukan juniornya

“aaahhh….”erangku saat juniornya berhasil bersarang di vaginaku, diiringi dengan keluarnya darah keperawananku yang berhasil dibobol oleh juniornya, yunho oppa pun memberiku ruang untuk bernapas

“sudah siap” tanyanya penuh cinta

“ne…” yunho oppa pun memegang pinggangku dan mulai mengoyangkan pinggulnya, mengocok vaginaku


“akkkhhh…aaaahhh….” rancauku tak karuan

“pangil namaku chagi” pintanya, sambil terus mengenjot juniornya

“aaahhhh….yunho oppa…ahhhh….le…ahh lebih cepat…” erangku yg sudah menikmati genjotannya

yunho oppa pun semakin cepat mengenjot juniornya, membuat tubuhku bergoncang dengan cepat dan merancau tidak jelas

“aaahhh…oppa mau keluar”

“sebentar lagi kita keluarkan bersama” pintanya semakin cepat mengenjot juniornya

“aaahhhhh….”erang kami bersaman, saat merasakan klimaks, perlahan oppa pun mengeluarkan juniornya dan berbaring di sebelahku

“tidurlah” ujarnya sambil memeluk dan menyelimuti tubuh kami

karna lelah aku pun langsung terlelap di pelukannya

****
sinar mentari dan bau masakan membangunkanku dari tidur lelapku, aku pun beranjak dari tempat tidur dan memakai pakaianku dari lemari, saat keluar kamar aku melihat yunho oppa sedang menyajikan makanan di meja makan

“oppa mengapa belum pulang?”tanyaku sambil memeluknya dari belakang

“jangan banyak bicara, ayo kita sarapan” ajaknya sambil melepaskan pelukanku dan mendudukanku di kursi

“aku belum mandi”

“makan dulu baru mandi” ujarnya sambil duduk di sebelahku dan menyantap makanananya

“mulai sekarang kamu milikku” ujarnya tanpa menoleh kearahku

aku hanya tersipu tanpa berani menatapnya juga ternyata keegoisanku dan obsesiku yang ingin memiliki kekasih tampan, kaya, populer, dan muda, telah dikalahkan oleh yunho oppa dalam waktu satu malam, kini yunho oppa sudah menaklukanku dan membuatku menjadi miliknya untuk selamanya

yunho oppa saranghae…

~end~

Komen are welcome ^^

25 thoughts on “obsession [1shoot]

  1. ^kei^ berkata:

    tadi gak liat ratingnya..
    pas baca, ternyata nc..

    bingung mou komen apa.. *garuk2 kepala*
    kasih 2jempol aja deh buat author.. *narik2 jempol hae, lempar ke kamar author*

  2. ama-chan berkata:

    waaa…q lp bc ratingna…:)
    good job unnie…:) he he he… *tp ad changminna…:) wlo skit ati tetep seneng…:) he he he…:)
    kyaaaaa kyaaaa kyaaaa…
    *bgung jg mo bilang ap…:)

  3. Wah ternyata para raeder terjebak dg rating.a
    dan akhir.a pada ga bisa komen
    author jadi bingung raeder suka ga ma ff.a

    tapi buat para raeder yang udah baca n’ komen, ma ni ff author ucapin ma kasih *membungkuk bareng hae*

  4. chicken861015 berkata:

    bingung mo cment kyk mna…
    Hahahaha…
    Ksiaan changmin oppa…
    Udah changmin oppa ma ak adj #pltak..
    Daebak…

  5. ellYChun9 berkata:

    *ikutan bingung kyk reader laen*
    cma bsa komen klo cast di ff ni pada babo smua yah bu,,,,,Yun nyalahin dri sndiri klo dy babo,Min jg,hyochan ngikut babo gak mo kalah*kabur sblm dgorok yg pny nama*hohoho ^^v

  6. Queen_Bee berkata:

    Sama dgn tmn2 diatas,, ngga ngeh kL0 ratingnya nc,, >___<
    Hy0chan enak bgtz direbutin sama H0min,,tp takLuknya sama uri Leader Ssi,,
    Terus nasibna Minnie gmn??

  7. Sakie xiahtic berkata:

    Wah nc yg tak diduga n disangka!!*Efek lupa bc rating*

    Nasib changmin gmn tu?cup cup cup kasian sini am ak aj^^

  8. Jeje_hyunji berkata:

    Minnie..
    Drpd sma hyochan mnding ama aq ajh..
    *cri ksmpatan*

    yunho uppaaa brani2.a kau mnghianatiku..
    Apa yg kw lakukn td ma hyochan dkmr..
    hikzz tnyta kw lbih m’mlih hyochan drpd aq
    *banjir s’ember*

    hhoho author mntap..
    Aq mpe t’haru gra2 yunppa

  9. Tanjunxiu berkata:

    WOW…!!! So hotz ¤ngiler ngebayangin nc.y ¤ kirain tadi mo nc ma minnie, eh..tryta ma yun. Bu author, ff.y keren n hotz bget. Dah lama aq nunggu ff nc, n t’yta dsini dah ada ¤reader pervert¤ ‘HWAITING’

  10. nimashinki Kim Hyun Rin berkata:

    eonni… aku cuma baca nc nya aja nih.. cz aku lbh suka kalo cast nya jaejoong, yoochun atau changmin.. hehehe
    tp keren bagian nc nya.. xixixixi😀

  11. Jjessie72 berkata:

    Waahh..
    Ff.a krendzz..
    Tdi.a aq qra hyochan bkal ma minnie qu t’syg..
    Trnyta di end’a hyochan ma yunppaku yg t’maniz..
    B.arti min nganggur kn???
    #peluk minnie tba2

  12. niita minnizer berkata:

    hyaaaaa..kereeeen..yunho oppa mank top..lgsg dah m.garap sii hyo..blm jdian tpii uda ad ikrar kamu milikkuu. >//////<

  13. Asri berkata:

    yunpa dahsyat…… senengnya Jd hyo…. ^^
    hahahaha… kasian minnie, jd nanggung tuh…. sni minnie ma aku ajja….. :d

  14. novashinki berkata:

    OMG
    aq bcnya megap2..gila amat nc nya..bgus penjabarn critanya..aq suka bgt critanya trnyata keegoisan akn kalah dgn ktulusn cinta..
    good

  15. park piet berkata:

    awalnya biasa aja tapi pas bagian tengah, tarik napas buang napas… Spechless…
    changmin oppa buat aku aja…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s