My Lovely chap 2


Title: My Lovely …

Cast: Kumiko, yeon ji, eun chan, jiu ri, min ha, all DBSK member

Genre: drama, romantic

Rating: NC 21/Straight

Author : Eun ri a.k.a chinatsu

CHAPTER 1

Kurasakan ada yang memegang tanganku, saatku lihat ternyata eun chan dan yang lain sedang bersama pasangan mereka di bar waktu itu. jaejoong pun ada disana tapi tidak ada pasangannya. Kenapa sendirian?batinku


kau mau kemana? Duduk bersama kami”eun chan mengajakku bersama mereka tapi aku tidak bisa karena ada janji dengan junki. Tadi junki sudah meneleponku dan sedang dalam perjalanan kemari.

mian chan-a, aku sedang ada perlu jadi tidak bisa bersama-sama kalian. Aku sudah janji dengan teman”eun chan dan yang lain kecewa

mian tapi lain kali saja ya. temanku sudah datang”aku pun pergi saat melihat junki datang.

hai, sudah lama?”Tanya junki padaku

tidak baru saja sampai. Ini minumlah”aku menyodorkan minuman yang tadi aku beli. Kulihat kedalam café, jaejoong melihatku dengan tatapan yang tidak dapat ku mengerti. Tapi segera aku kembali ke junki untuk membahas tentang acara fakultas.

Junki memberi tauku semua tentang konsep acara fakultas juga pameran yang akan kami adakan. Setelah selesai menjelaskan kami berdua berkeliling untuk memfoto sekitar yang menurut kami bagus. Kami beristirahat sebentar dan memperlihatkan hasil foto masing-masing. Saat sedang asik melihat foto junki, min ha berteriak menghampiri kami dengan yang lain. Sontak aku kaget dan ingin sekali rasanya menjitak kepalanya karena sudah membuatku kaget. Junki yang melihatku hanya tertawa.

kau jangan tertawa seperti itu, jelek tau. Aku ini hampir jantungan.”omelku pada junki.

habis kau lucu sekali saat kaget seperti itu seperti burung gagak”junki tak henti-hentinya tertawa.

ya! kau itu normal atau tidak, burung gagak kau bilang lucu?”minha dan yang lain menghampiri kami.

hei, siapa ini? Pacarmu?”Tanya minha menggodaku

hus jangan bicara sembarangan. Dia ini seniorku dan dia sudah punya kekasih. Junki kenalkan teman-temanku”junki memperkenalkan dirinya pada temanku.

kalian sedang apa?”Tanya jiu ri

kami sedang mengambil beberapa foto untuk pameran”jawabku

pameran?”Tanya eun chan heran

iya, kan fakultas kami akan mengadakan acara. Nanti kau datang ya.”

benarkah? Tentu saja kami akan datang dan itu pasti. Aku akan datang bersama yuchun”eun chan bergelayut manja dilengan yuchun. Aku hanya menggelengkan kepalaku

terserah kalian saja.”

sepertinya hari ini cukup dulu ya, besok jika cuaca bagus kita lanjutkan. Sekarang cuacanya sudah tidak bagus”junki bersiap akan pergi

baiklah, gumawo.”

ne”junki pun pamitan dengan semua temanku. Mereka menatapku dengan tatapan aneh yang membuatku risih. Aku tak peduli dengan mereka langsung saja aku membereskan barang-barangku.

baiklah aku juga pergi ya.”aku pamitan pada mereka tapi ditahan oleh yeon ji.

mau kemana?”

ya pulang lah aku lelah hari ini. Memangnya kalian pikir aku mau kemana lagi?”

ikutlah bersama kami”pinta jiu ri dengan muka memelas

mau kemana?”

taman bermain”jawab yeon ji mantap

aish kalian ini seperti anak kecil saja. Tidak mau aku mau istirahat, aku capek”

ayolah kumohon”pinta jiu ri

baiklah tapi aku tidak akan lama karena aku sudah sangat lelah.”wajah mereka langsung ceria.

Aku mengikuti mereka bermain. aku malas mengikuti permainan yang ada karena lelah yang amat sangat. Jaejoong mendekatiku dan menanyakan sesuatu padaku.

apa kau haus?”tanyanya. aku menggelengkan kepalaku

kau marah setelah kejadian waktu itu?”tanyanya berdiri disampingku

tidak. Lagipula marah kenapa?”

marah karena kita waktu itu tidak jadi melakukan itu karena temanku menelepon”kurasakan wajahku memanas karena malu

jangan dipikirkan”jaejoong melihat wajahku yang memanas

kau sakit? wajahmu merah”tanyanya khawatir

tidak apa-apa.”

lalu Kenapa?jangan bikin orang khawatir.”

aish kau…”aku kesal dengannya

apa kau tidak malu membicarakan hal itu di tempat ini?”kataku pelan

ah…jadi wajahmu merah karena malu aku mengatakannya ya? kau itu lucu sekali”godanya yang membuat wajahku makin merah. Aku kesal langsung meninggalkannya.

tunggu tunggu jangan pergi. mian mian, jangan marah ya”jaejoong mengejarku dan meminta maaf.

kembalilah pada yang lain, aku mau pulang.”aku menundukkan kepalaku. Jaejoong mengangkat kepalaku menghadapnya, tatapan matanya tajam. Aku menatap mata indah itu.

mau memaafkan aku?”tanyanya dengan tangannya memegang kedua pipiku. aku hanya bisa mengangguk.

aku antar pulang ya?”katanya dengan suara lembut. Kini aku menggelengkan kepala, jaejoong mengerutkan dahinya

kenapa? malu pulang denganku?”kugelengkan lagi kepalaku

lalu?”

aku ingin pergi ke suatu tempat rahasiaku”

kalau begitu biar ku antar.”

tidak.”jawabku tegas. Jaejoong yang tadinya ada didepanku sambil menarikku langsung menengok kearahku

aku kan sudah bilang tempat rahasia.”jaejoong tetap menatapku

aish baiklah baiklah. kau mengantarku”akhirnya aku menyerah setelah melihat tatapannya itu. jaejoong langsung tersenyum dan mengantarku. Didalam mobil ia terus saja tersenyum.

kenapa kau tersenyum terus? Seperti orang kurang waras”kataku ketus dan kembali melihat keluar jendela

tidak ada.”

Sampai di tempat rahasiaku yaitu pantai yang sangat indah dan jarang ada orang kemari karena jaraknya yang cukup jauh dan orang-orang sepertinya tidak tau akan keberadaan tempat ini. Aku menemukan tempat ini belum lama ini. Aku langsung duduk dan memandangi pantai yang kusukai. Jaejoong duduk disampingku

tempat yang indah. Kau selalu melihatnya?”

ya sejak kutemukan belum lama ini. Jika perasaanku tidak menentu atau jika aku sedang merasa senang ataupun sedih aku selalu kemari. Kau orang pertama yang kemari denganku jadi kumohon jangan beritau siapapun.”

benarkah aku orang pertama yang kau ajak kemari?”tanyanya girang. Aku hanya menganggukan kepala tanpa menoleh kearahnya. Cukup lama kami terdiam melihat pemandangan didepan kami. Kurasakan rasa lelah menghampiriku lagi setelah tadi hilang. Aku meminta jaejoong untuk pulang, ia mengantarku ke apartemen. Aku mengajaknya masuk dan membuatkannya minum.

Saat aku selesai berganti pakaian kulihat jaejoong duduk di sofa dengan melihat album foto masa kecilku. Ia tersenyum manis melihat fotoku. ingin sekali ia jadi milikku selamanya,pikirku. Langsung aku menggelengkan kepalaku. ‘itu tidak mungkin. Mana mungkin dia mencintaiku. Kami tidak begitu saling mengenal’batinku. Ku hampiri jaejoong dan duduk di sofa.

kenapa duduk disana? Sini disebelahku”katanya lembut

mmmm”

tenang saja aku sekarang bukan sebagai stripper. Aku sedang tidak bekerja.”sepertinya jaejoong tau apa yang kupikirkan. Aku beranjak duduk disebelahnya.

ini kau?”ia menunjuk sebuah foto.

ne. sudah jangan melihat foto itu, memalukan”jaejoong menahan tanganku yang ingin menaruh album fotoku. Ia mengambil kembali album itu.

ini lucu. Kau manis sekali sewaktu kecil, kumiko.”aku melihatnya tersenyum membuatku senang. Tiba-tiba aku teringat jika tadi aku ketus padanya membuatku merasa sangat jahat padanya.

jaejoong-shi”

jaejoong saja. Ada apa?”

ah ne, jaejoong. Mian tadi aku ketus padamu.”jaejoong melihat kearahku tapi aku langsung menundukkan kepalaku takut ia marah

tidak apa lagi pula aku yang salah menanyakan hal itu di tempat yang tidak seharusnya juga telah menggodamu.”jaejoong memeluk pundakku dan mencium puncak kepalaku. Aku memberanikan diri menyandarkan kepalaku dipundaknya. Tak lama aku merasa ngantuk.

AUTHOR POV

Jaejoong melihat kumiko yang tertidur di pundaknya. Lagi-lagi ia tersenyum melihat gadis yang baru ia kenal. Jaejoong menggendongnya kekamar dan membaringkan gadis itu, saat akan beranjak pergi gadis itu menarik tangannya dan mengatakan jangan pergi, sepertinya gadis itu mengigau. Jaejoong jadi tidak bisa pulang. Jaejoong tidur di sebelah gadis itu dengan sebelah tangannya masih digenggam gadis itu sangat erat. Jaejoong menatap gadis itu dengan penuh arti dan juga bingung.

kau manis sekali jika sedang tertidur….kenapa aku merasa begitu nyaman denganmu ya? dan kenapa begitu aku melihatmu dengan teman priamu tadi aku merasa tidak suka dan ingin marah? Apa aku mencintaimu?”gumam jaejoong

Tak lama tanpa jaejoong sadari ia pun tertidur dengan gadis disebelahnya.

JUNSU POV

Setelah malam itu ia membookingku dan yang lain, Ia mengajakku ke rumahnya, dan melakukannya dengan sangat bergairah dan kutau saat itu akulah yang mengambil keperawanannya malam itu. ia mengatakan tidak menyesal melakukannya denganku. Entah kenapa aku sangat senang bersamanya.

Setelah ia membookingku seminggu yang lalu ia selalu meneleponku dan 5 hari yang lalu ia membookingku lagi tapi kali ini ia tidak mau melakukannya ia hanya ingin mengajakku mengobrol dan menyuruhku istirahat karena ia melihatku begitu lelah. Ia menyuruhku tidur dikamarnya, aku pun tidur berdua denganya. 2 hari yang lalu pun ia mengajakku pergi dengan teman-temannya sewaktu dibar dan dengan pasangan mereka yang juga temanku, hanya jaejoong yang sendirian tapi hal itu tidaklah lama karena tanpa disengaja kami bertemu kumiko . kupikir ia adalah wanita yang sangat agresif dan sangat manja karena jika bertemu ia selalu mengelus dada juga perutku dan selalu manja padaku. Hari ini pun pagi-pagi ia meneleponku.

oppa, kau sudah bangun?”tanyanya manja yang membuatku tersenyum

ne aku sudah bangun, ini mau mandi. Kau sudah bangun?”

aku baru saja bangun dan langsung meneleponmu, oppa.”aku terkekeh mendengarnya. Kebiasaannya setelah membookingku seminggu yang lalu saat aku berada dirumahnya dia akan memberiku morning kiss, jika tidak berada disampingnya ia seperti ini, saat bangun tidur ia akan langsung meneleponku dengan manja. Aku senang dengan perhatian yang ia berikan padaku walaupun kami baru saja mengenal.

oppa, apakah kau tidur nyenyak semalam?” suaranya terdengar khawatir

ne, aku tidur nyenyak.”

oppa, kau harus jaga kesehatanmu. Jangan sampai sakit.”

ne, tenang saja.”

oppaaaaaaa”panggilnya dengan sangat manja

hmmm?”

bogoshipo”aku terkejut dengan perkataannya barusan karena ini pertama kalinya ia mengatakannya. Tak dapat kupungkiri aku pun merindukannya dan ingin sekali bertemu dengannya.

nado”jawabku

jinja?”

apa aku pernah berbohong padamu?”

sepertinya tidak pernah”jawabnya terdengar polos olehku

oppa, apa kau mau jalan-jalan denganku? Anggap saja aku membookingmu pagi ini. Bagaimana?” inilah yang aku tidak suka, setiap kali ia mengatakan membookingku aku sangat membencinya. Sepertinya aku sudah sangat mencintainya.

baiklah”jawabku datar karena meredam amarahku

kau marah oppa?”

tidak”

kau pasti marah. Apa ada kata-kataku yang menyinggungmu? Mianhae oppa”

“…”aku hanya terdiam dan tak lama teleponnya putus.aku tidak tau harus melakukan apa karena memang aku marah.

Aku memutuskan mandi dan sarapan. Saat selesai sarapan dan ingin mencuci piringnya ada yang memencet bel apartemenku. Saatku buka ternyata yeon ji dengan pakaian acak-acakan, aku mengajaknya masuk dan kukunci pintu apartemen. Ia menatapku sendu, ku lihat matanya sepertinya ia habis menangis.

kenapa ia menangis?’batinku

Aku mempersilahkannya masuk dan ketika akan membawakannya minum Yeon ji langsung memelukku dengan erat dari belakang. Kurasakan punggungku basah

oppa mianhae. Apa aku mengatakan hal yang menyinggungmu tadi?”ia sekarang benar-benar menangis. Jujur aku bingung harus mengatakan apa padanya.

mianhae mianhae”ia terus saja mengatakan maaf sambil menangis. Aku membalikkan tubuhku dan melihat yeon ji menunduk tak melihat kearahku. Aku pegang dagunya dan mengangkatnya menghadapku. Ia terlihat sedih dan takut

“…”aku menghela napas panjang

kenapa kau begitu khawatir aku tersinggung atau tidak? Aku ini kan hanya seorang striper. Aku melakukan pekerjaan rendah dan selalu dihina orang karena melakukan pekerjaan ini.” Tiba-tiba saja wajah yeon ji mengeras

PLAKK

Yeon ji menamparku kulihat air matanya semakin mengalir deras. Ia tetap diam menatapku sambil menangis tanpa suara hanya air matanya yang terus mengalir deras.

aku benci jika oppa mengatakan hal itu. aku benci jika oppa merendahkan diri oppa seperti itu. jangan pernah mengatakannya lagi dihadapanku. aku tentu sangat khawatir oppa tersinggung dengan ucapanku tadi ditelepon. Apa oppa tidak sadar dengan apa yang kulakukan selama ini?”

maksudmu yeon ji?”tanyaku tidak mengerti.

saranghae junsu oppa.”

ne aku mencintaimu oppa. sangat mencintaimu. Itu mengapa aku membenci oppa mengatakan itu didepanku. Oppa tidak sadar jika selama ini aku mendekati oppa karena aku mencintaimu? Aku mencintaimu saat pertama kali bertemu di bar. Aku melihatmu menari diatas panggung tapi tak berani mendekatimu hingga 2 hari setelahnya aku dan teman-temanku datang lagi dan temanku yang bernama eun chan membooking kalian.”ia tetap menangis

Aku sedih karena hanya bisa dekat denganmu jika aku membookingmu. Tapi malam pertama yang kualami denganmu itu merupakan hal terindah yang pernah aku alami. Mungkin oppa berpikir jika aku wanita yang agresif. Ya mungkin itu benar tapi asal oppa tau aku hanya melakukan itu didepanmu, aku pun tidak tau kenapa hanya didepanmu aku bisa begitu manja dan agresif dengan selalu mengelus dada dan juga perutmu. Mian jika perbuatanku itu menganggu”

“…”Aku terdiam kaku mendengar perkataannya

sepertinya oppa hanya menganggapku pelanggan saja. Aku memang seharusnya tidak boleh berharap lebih. Mianhae jika selama ini aku selalu mengganggumu oppa. aku permisi dulu.” Yeon ji pergi dari hadapanku. Aku masih tak menyangka dengan apa yang dikatakannya. Aku tersenyum senang karena ternyata ia mencintaiku dan aku sekarang sadar jika aku benar-benar mencintainya juga.

Tak lama ada telepon dan hal itu membuatku sadar jika yeon ji sudah tidak ada didepanku. Aku lihat telepon yang masuk ternyata dari yunho. Aku tak mengangkat telepon itu aku beranjak keluar apartemen mencari yeon ji tapi sayang yeon ji sudah tidak ada. Aku mengumpat dan mengutuk diriku sendiri.

Aku langsung pergi ke rumahnya tapi hasilnya nihil, dia tidak ada dirumah. Aku menelepon teman-temanku agar menanyakan pada pelanggan mereka yang temannya yeon ji, dimana yeon ji berada. Tak lama mereka satu per satu meneleponku tapi mereka mengatakan jika tidak tau keberadaan yeon ji.

Sudah seminggu sejak kejadian itu, aku terus berusaha untuk menghubungi yeon ji dan mendatangi rumahnya tapi tidak ada. Aku hampir saja putus asa. Saat di apartemen yuchun, jaejoong changmin juga yunho mengajakku ke kampusnya siapa tau ketemu. Aku dengan semangat mengikuti saran mereka. kami kekampus dan yuchun mencari eun chan dulu karena eun chan lah yang akan membantuku.

apa kau tau dia dimana?”tanyaku langsung saat eun chan datang

setauku hari ini jadwalnya memang sangat padat jadi dipastikan ia akan ada dikampus seharian ini. Beberapa hari ini ia selalu murung dan seperti selalu menyibukkan diri, memangnya ada apa sih junsu-a?”tanyanya

aku Tanya padanya tapi ia mengatakan jika tidak ada apa-apa”tambahnya lagi

aku yang bodoh eun chan-a. ia mengatakan mencintaiku tapi aku hanya diam” aku menjelaskan semua yang terjadi antara aku dan yeon ji. Aku juga mengatakan jika aku mencintainya. Eun chan tersenyum lembut padaku

tenanglah. Pasti semuanya akan baik-baik saja. Aku akan mengatakan satu hal tentang yeon ji dan mungkin kau sudah tau tapi aku akan mengingatkannya lagi.”aku hanya mengangguk lemas

yeon ji itu sensitive, perasaannya mudah sakit. dia tipe wanita yang tidak suka jika seseorang merendahkan dirinya di hadapan yeon ji, ia bahkan sangat membencinya, jangan kau ulangi lagi ya.”eun chan tersenyum lembut padaku dan memberi semangat

dan dia itu wanita yang jika ia sudah jatuh cinta ia akan setia pada orang yang ia cintai dan akan selalu memperhatikannya apa lagi jika orang itu sakit. yeon ji pasti sangat sedih dan akan menjaga orang itu hingga sembuh.”eun chan memberi tauku tentang yeon ji sambil berjalan.

kau tau banyak tentang yeon ji”kataku

tentu saja aku mengenalnya kan sudah cukup lama.”

satu hal lagi yang perlu kau tau. Meskipun yeon ji dan kami semua sering mendatangi dunia malam tapi kami sangat-sangat jarang minum-minuman beralkohol. Bahkan bisa dibilang setiap kami mendatangi dunia malam kami hanya memesan minuman biasa. Kami tidak terlalu suka minuman beralkohol.”

benarkah?”Tanya changmin seperti tidak percaya

ne tentu saja, buat apa aku berbohong. Kami ini datang kedunia malam hanya untuk melepas penat. Dan jangan kalian pikir kami ini sering datang dengan pria ya. kami masih perawan hingga malam aku memanggil kalian. Tapi kurasa masih ada beberapa yang masih perawan.”jelasnya

apa kau tidak malu mengatakan tentang keperawanan?”Tanya yunho

tidak. Kenapa harus malu? Aku masih perawan hingga kuberikan pada orang yang kucintai dan aku tidak menyesal tentunya. Lagi pula kau juga dengan min ha kan?”goda eun chan pada yunho yang membuat wajahnya merah.

benarkah kau tidak menyesal?”Tanya yuchun terlihat serius

ne”jawabnya mantap

gumawo. Boleh aku menanyakan sesuatu?”Tanya yuchun

ne apa itu?”jawab eun chan cuek sambil berjalan

saranghae, wanna be my girl?”eun chan langsung berhenti dan menatap yuchun tajam

kau serius? Jangan bercanda”

tentu saja. Sebenarnya aku ingin mengatakannya kemarin tapi karena takut kau marah jadi tidak jadi.”

takut aku marah atau takut aku tolak karena pekerjaanmu? Atau kau mengira jika aku menganggapmu hanya sebagai orang yang ku booking?”yuchun mengangguk pelan

dasar pabo. Aku kan pernah bilang jika aku mencintai seseorang apa adanya.”jawabnya tegas

So? Wanna be my girl?”Tanya yuchun lagi. Eun chan hanya mengangguk dan tersenyum. yuchun mencium kening eun chan dan memeluknya sebentar.

bisakah kita lanjutkan mencari yeon ji?”tanyaku kesal pada mereka

bisa-bisanya menyatakan cinta dihadapanku yang sedang menderita’omelku dalam hati

mian mian junsu-a. ayo kita cari lagi”yuchun melepaskan pelukkannya dan kebali mencari yeon ji

eun chan-a, kenapa kau tadi begitu cuek pada yuchun saat yuchun akan menyatakan perasaannya?”Tanya jaejoong

karena aku tidak mau berharap terlalu besar. Aku tidak mau jika aku berharap terlalu besar dan sudah sangat mengharapkannya ia tak membalas perasaanku. Itu sangat menyakitkan maka dari itu tadi aku cuek padanya.”

ooh”jaejoong hanya mengangguk

Tak lama kami sampai di kelas yang eun chan perkirakan. Saat kami mengintip di kelas ternyata yeon ji ada di dalam sedang serius mendengarkan materi dari dosen. Aku memandangnya dari jauh. Kami menunggu di depan kelas hingga kelas bubar, saat kelas bubar yeon ji keluar kelas dan terlihat kaget melihat kami. Raut wajahnya berubah drastis saat melihatku. Aku ingin menggenggam tangannya tapi di tepisnya, ia pergi begitu saja. Yang lain ingin mengikuti kami tapi kutahan karena aku ingin menyelesaikan masalahku dengannya berdua.

junsu-a ingat kata-kataku tadi. hatinya itu sangat sensitive jangan berbuat kesalahan yang sama”teriak eun chan padaku

ne, gumawo semua. doakan aku”eun chan dan yang lain tersenyum dan mengepalkan tangannya tanda memberiku semangat.

Saat ku hampiri yeon ji, ia menolak keras keberadaanku. Ia menghindari menatap mataku.

jangan seperti ini.”kataku memelas

apa yang kau inginkan? Apa permintaan maafku kurang?”tanyanya

mianhae jika aku membuatmu tak nyaman selama ini. Aku tidak akan menemuimu lagi.”yeon ji pergi dengan mobilnya aku berlari tapi tidak terkejar hingga kulihat mobil di sampingku.

butuh tumpangan?”kumiko tersenyum dan membuka pintu mobil dari dalam. Tanpa banyak kata aku langsung masuk. Kumiko tersenyum

kau mau mengejarnya?”

ne. bisa tolong aku?”

tentu saja. Asal kau tidak menyakitinya dan bisa membahagiakan sahabatku itu”kumiko mempercepat mobilnya menyusul yeon ji

gumawo. Mian jika aku jadi mengganggu jadwalmu hari ini”

tidak apa. jangan seperti itu toh aku senang melakukannya. Yeon ji menceritakan semuanya padaku kemarin malam. Dia masih mencintaimu, jangan khawatir. Dia hanya tidak mau kau tersakiti dan terganggu olehnya saja.”

Saat sudah dekat kumiko perlahan mengikuti yeon ji dari belakang. Yeon ji berhenti di bukit, kumiko pun memberhentikan mobilnya. Kulihat dari kaca mobil yeon ji duduk disekitar bukit itu yang ditumbuhi bunga-bunga yang indah.

ini tempat favoritnya.”aku menoleh ke arahnya

gumawo. Aku turun dulu”

junsu-a, hwaiting. Kau pasti mendapatkannya”kumiko memberiku semangat saat aku hendak pergi, aku hanya membalasnya dengan senyum. Saat kumiko pergi aku menatap yeon ji dari belakang.

yeon ji-a. mianhae”kataku dengan suara sendu. Yeon ji kaget dengan keberadaanku

bagaimana kau bisa ada disini?”yeon ji berdiri menghadapku

Aku langsung memeluknya erat takut ia pergi lagi. Ia berusaha melepaskan pelukanku tapi kutahan

kumohon jangan seperti ini. Mianhae atas semua kesalahanku yang membuatmu marah. Jangan pergi lagi dariku. Saranghae yeon ji-a”

heh?”

aku sudah berusaha seminggu ini untuk menemuimu dan menghubungimu tapi sulit. Kau sama sekali tidak mengangguku. Mianhae jika aku mengatakan hal yang kau benci, aku janji tidak akan mengatakannya lagi.”yeon ji memeluku sangat erat dan menangis

mianhae, aku membuatmu sedih. Mianhae aku membuatmu marah.”yeon ji menggelengkan kepalanya dan melepaskan pelukanku

jangan mengatakan itu lagi.”

ne baiklah. saranghae yeon ji-a”

nado oppa”yeon ji tersenyum lembut padaku. Aku langsung menciumnya perlahan dengan lembut dan menikmati hembusan angin di bukit itu. aku memeluknya lagi

yeon-a jangan mengatakan kau membookingku lagi ya? hal itu membuatku sangat marah.”

memangnya aku tidak sedih oppa saat aku mengatakannya padamu? Aku kan sudah pernah bilang jika aku sedih karena bisa dekat denganmu jika aku membookingmu. Sudah jangan dibahas lagi.”yeon ji kesal

ok ok ok… tapi sekarang kau tidak boleh sedih lagi karena kau sudah jadi milikku sekarang”

Yeon ji mengatakan padaku jika tempat ini adalah tempat favoritnya, kulihat sekeliling memang tempat yang indah dengan bunga-bunga liar yang cantik. Kami menikmati pemandangan sebentar sampai yeon ji mengajak pulang. Saat di mobil yeon ji membiarkanku menyetir mobilnya. Didalam mobil ia terus saja menatapku dengan senyum gembira

oppa eh salah sekarang aku harus memanggilmu baby su. baby su oppa, aku ingin pulang ke apartemenmu ya?”aku langsung mengerem secara mendadak hingga yeon ji terbentur. Ia meringis kesakitan. Aku kaget dengan panggilannya dan permintaannya yang ingin pulang ke apartemenku

sakiiiiit”yeon ji memanyunkan bibirnya sambil tangannya mengusap-usap kepalanya.

mianhae. Kau memanggilku baby su? dan kenapa pulang ketempatku?”

ne kenapa tidak suka dengan nama panggilannya? Aku ingin ketempatmu tidak boleh? Aku hanya ingin lebih lama bersamamu”jawabnya

tidak, aku suka panggilannya. Tentu boleh kau ke apartemenku, aku akan sangat senang.”

Di apartemen yeon ji membereskan apartemenku yang sedikit berantakan, aku membantunya. Disofa kami menonton tv, lagi-lagi ia melakukan kebiasaannya mengelus dadaku juga perutku. Saat yeon ji mengelus bagian perut itu terasa geli karena yeon ji memasukkan tangannya ke dalam kaosku hingga tanggannya yang mengelus dadaku tidak lagi terhalang oleh kaosku. Ini memang sering ia lakukan. Ia santai saja menonton disaat aku kegelian.

yeon-a, ahhh geli hentikan”racauku tak tahan karena geli. Langsung yeon ji menghentikan mengelus perutku tapi tangannya tak kunjung lepas, ia tetap mengelus hanya kali ini pelan. Ini lebih baik dari pada ia mengelus dengan cara seperti tadi yang membuatku kegelian. Aku memeluknya dan mecium puncak kepalanya, ia menatapku tersenyum, matanya seperti mengatakan jika ia bahagia bersamaku. Yeon ji mencium pipiku juga bibirku sekilas dan kembali menonton. Sepertinya ia malu karena saat kupanggil ia hanya menjawab singkat tanpa menoleh padaku, aku hanya bisa tersenyum melihat tingkahnya yang malu seperti ini.

Aku sangat bahagia bersamanya dan kini yeon ji menjadi milikku. Aku akan membuatnya bahagia dan tak akan kubiarkan satu orang pun menyakitinya.

su-i oppa”panggilnya

mmm?”

apa hari ini bekerja?”suaranya terdengar ragu-ragu

ne hari ini bekerja kenapa?” yeon ji tak menjawab pertanyaanku, ia hanya memelukku semakin erat dan membenamkan kepalanya didadaku. Aku mengelus kepalanya dan mengecupnya

ada apa?kau tidak suka?”tanyaku

“…”yeon ji menganggukkan kepalanya. Ia semakin erat memelukku

tapi ini kan pekerjaanku, yeon-a. ku harap kau mengerti, chagi”

ne aku mengerti hanya saja aku tidak rela kau menari disana dilihat gadis-gadis. Apa lagi sampai kau telanjang dan gadis-gadis itu memegang tubuhmu.”

haaaaah itu membuatku kesal jika memikirkannya su-i oppa”ia mendengus kesal.

Aku berpikir jika aku harus berhenti bekerja dan mencari pekerjaan yang lain. Kurasa jika aku memberi tau yang lain mereka akan setuju. Apa lagi yunho sudah menjadi pacar min ha, changmin dengan jiu rid an yuchun suda jadian dengan eun chan, tinggal jaejoong saja tapi kueasa mereka akan setuju berhenti melakukan pekerjaan ini hanya saja pekerjaan apa yang cocok untuk kami?

sabarlah chagi. Aku janji tidak akan melepas semua pakaianku, hanya baju saja, bagaimana? Aku janji tidak akan menerima satu pun dari mereka jika ingin membookingku”kuharap ia setuju

MWO???”teriaknya sambil melepas pelukkannya dan teriakkannya itu membuatku kaget

huuuuft baiklah”katanya dengan nada lemas

mianhae chagi”aku tidak tega melihatnya seperti ini padahal kami baru saja jadian.

tidak apa-apa. tapi ingat ya jangan ada yang boleh membookingmu. Aku tidak rela. Walaupun membuka bajumu juga aku sebenarnya tidak rela. Masa gadis selain aku juga melihatnya”yeon ji memanyunkan bibirnya yang sexy itu dengan sangat lucu, aku menciumnya sekilas.

kalau begitu apa kau mau menemaniku bekerja?”

ooooh tidak tidak tidak terima kasih banyak”tolaknya mentah mentah

kenapa?”tanyaku heran dengan penolakkannya

baby su, aku membayangkannya saja sudah tidak mau, membuat hatiku sakit dan juga panas, apa lagi harus melihat secara langsung. Aku belum siap dan mungkin tidak akan pernah siap.”aku terkekeh pelan

baiklah-baiklah.”

apa kau tidak sebaiknya tidur dulu?”aku mengerutkan dahiku

kau terlihat sangat lelah, baby su sayang. Nanti kau bisa sakit, jadi kau tidur ya. nanti aku bangunkan. Setelah kau tidur sebentar mungkin kau akan terlihat segar dan sedikit bersemangat.”suaranya lembut. Aku sangat suka perhatiannya padaku. Aku mengangguk setuju, ia menarikku kekamar dan menyuruhku tidur. Aku langsung tertidur saat berbaring.

Kurasakan yeon ji membangunkanku, aku membuka mata dan ia ada disampingku. Aku tersenyum melihatnya. Aku bangun dan memeluknya menyandarkan kepalaku dipundaknya. Yeon ji mengatakan padaku harus bersiap-siap karena sebentar lagi aku harus bekerja. Saat aku keluar kamar untuk pergi yeon ji memberikanku bungkusan.

apa ini chagi?”

tadi aku membuatkan makanan. Takut nanti kau lapar saat di bar jadi kubuatkan saja dengan bahan-bahan yang ada dikulkas. Kuharap kau suka, su-i oppa”

ne tentu saja aku akan suka. Apapun yang kau buat akanku makan hingga habis. Aku berangkat ya”

tunggu, kau lupa tasmu ini.”untung saja yeon ji mengingatkanku dengan tas berisi pakaian untuk menari dibar. Saat akan ku ambil yeon ji menarik tas itu kembali hingga aku tidak dapat mengambilnya. Ia tersenyum nakal

chagi, jangan nakal ah. Berikan tasnya”

Yeon ji menghampiriku dengan tasku dibelakangnya. Ia terlihat begitu menggoda sekarang jika saja aku tidak bekerja pasti sudah kumakan yeon ji hingga puas. Ketika semakin dekat yeon ji mencium leherku dengan lembut dan perlahan menjadi ganas. Aku hanya bisa mengerang nikmat atas perbuatannya padaku. Kurasakan yeon ji memberikan kissmark di leherku. Lalu ia mengangkat kaos yang kupakai, ia melahap dadaku, lidahnya memainkan nippleku. Tangannya mengelus perutku hingga turun mengelus junior-ku. Tangannya meremas juniorku yang menegang lalu ia mengocoknya perlahan. Aku hanya bisa mengerang nikmat.

ennnghhh ahhh chagi ohhh nikmat terus mmmppphhh ahhhh ooohhh yess”racauku

faster aaaahhhh mmmpppphhh enggghhh uuuhhh faster chagi-aaaah”aku memintanya mempercepat kocokannya. Ia menuruti permintaanku mengocoknya cepat dan saat perchum-ku akan keluar ia menghentikannya. Dan menghentikan memberiku service yang nikmat luar biasa itu.

kau harus bekerja”ia merapihkan pakaianku yang sedikit berantakan

“…”aku mendengus kecewa

ini tanda agar gadis-gadis di bar menjauhimu.”yeon ji menunjuk leherku yang terdapat kissmark darinya. Yeon jimengecup bibirku lembut.

kau mempermainkanku”aku memanyunkan bibirku

mau dilanjutkan?”tanyanya manja dan tangannya membuka kancing celanaku. Perlahan ia menurunkan celanaku hingga junior-ku keluar. Yeon ji tanpa banyak kata memainkan juniorku, menjilatnya, mengigitnya pelan, dan mengulumnya dengan ganas. Ia juga meremas twinsballku dan mengulumnya

engg ahhh ahhh akhh, nikmat akhhh terus”aku mengerang nikmat. Yeon ji memainkan lidahnya dilubang kencngku yang membuatku merasa gila

oooohhh ahhh enggg akkkkhhhh ahhh yessss mmmmppphhhh aaaaaahhhh”tak lama perchum-ku keluar dimulutnya. Yeon ji sempat tersedak tapi ia menelannya hingga habis. Ia memasukkan junior-ku kembali kedalam celana dan merapikannya. Aku membantunya berdiri. Aku menjilat sedikit perchum-ku yang belepotan disekitar bibirnya.

gumawo. Aku jadi semangat bekerja, kau memang hebat”godaku yang membuat pipinya merona. Aku mencubit gemas pipinya.

baiklah aku berangkat ya”aku mencium kening juga bibirnya

ne hati-hati.”aku mengangguk dan pergi.

Diperjalanan aku tersenyum senang. Ia menerimaku apa adanya, tidak protes sedikitpun yah walaupun ia sempat protes dengan pekerjaanku karena ia cemburu tapi toh ia tetap mengerti. Aku sangat yakin sekarang jika ia memang ditakdirkan hanya untukku apa lagi ia juga membuatkanku makanan agar aku tidak merasa lapar nanti.

kau benar-benar cintaku, aku ingin kau selalu jadi miliku’gumamku pelan sambil berjalan masuk ke dalam bar

JAEJOONG POV

aish apa yang harus aku lakukan?’ batinku sambil berpakaian untuk menari di bar

Aku bingung dengan apa yang harus aku lakukan dengan kumiko. Aku selalu saja marah saat ia berada dekat dengan pria. Aku memang mencintainya tapi entah kenapa aku takut. Tapi aku benar-benar ingin ia menjadi milikku seorang. Akhir-akhir ini jika aku menghampirinya dan mengajaknya jalan-jalan ia selalu sibuk di kampus. Aku memakluminya karena memang acara fakultasnya sudah semakin dekat

auuuw”aku mengelus kepalaku karena seseorang menjitak kepalaku

TBC

Wahahaha junsu di grepe-grepe ma yeon ji….mian ya yang bagian nc-nya kalo ada yang ngerasa kurang puas coz gw author bikinnya barengan ma 2 ff laen jadi rada tepar bikin lanjutan 3 ff sekaligus *soalnya idenya muncul barengan*

Di tambah author di blog cuman gw sendirian T__T jadi ya ngurus semuanya sendiri. So mian ya kalo ada yang kurang puas. Kalo emang kurang puas komen aja author ga bakal marah kok apa lagi ngegigit *author dah jinak* *kabur sebelom di lempar sandal ma reader krn cerewet*

Komen-komen lanjutannya bakal dibikin kalo ada yang komen and kalo ada yang mau aja ^__^

gumawo

50 thoughts on “My Lovely chap 2

  1. Yeon ji dan yang lain.a keren,bisa menerima kekurangan kekasih mereka*salut*

    tinggal jj yang masih harus berusaha mendapatkan cinta kumiko

    makin seru,lajuttt ga pake lama hehe…*narik2 baju author*

  2. sakie xiahtic berkata:

    KENAPA JUNCHANKU DIGREPE GREPE ORANG LAIN???? GA TRIMA!!!!!!!!!!yg blh megang2cuman chunnie am AKU tentunya*siape lho*

    kumiko am jongie lemot bgt dah ketinggalan am yg laen..PAYAH!!!!*dilempar sendal am jaemi*

    cepet dilanjoot..laaanjoot*treak pake toak*

  3. Mkin seru chingu…..prok…..prok…..prok*tpuk tngan bareng kyu*
    kyaaaaaaa……part1 JJ grepe2 kumiko, truz skrng junsu yp d grepe2 eunchan…..trz next part…….??????
    Andwae…….jgn smpe bgian.a yoochun.
    Aku ga rela yoochun d jamah yeoja lain….hik….hik….hik….*nangis d plukan kyu*

  4. Hwaaaaaa………kumiko jhat…….dah punya jj tp pngen rebut kyu dr sisiku
    hik…hik…hik…
    KYU: chagi jgn nangis, aku cinta.a cm ama kmu koq
    Vha: jincha……*angkat jari kelingking*
    KYU: ne….jongmal saranghae……*kyu menautkan jri kelingkingku dgn.a*
    Vha: akhhhhh…….kyu jgn skrng, msh da kumiko ngeliatin *kyu narik aku trz mluk smbil nyium leherku*
    KYU: gmana kalo kumiko.a kta tendang ja kplukan jj biar dy ga ngiler liatin kta *evil smile*

  5. kha berkata:

    yg laen dah pada jadian..
    tinggal jae n kumiko ni..
    kapan jadiannya?
    tp gak d critain y gmn yg laen bs jdian, bru junsu n yeon ji aja..

  6. hehehe berkata:

    unnie,,, koq kyakanya alurnya terlalu cepet ya?

    jadi engga berasa gregetnya…
    *hehe…sotoy modeOn*

    tapi tetep bagus koq Unn…
    hwaiting!!

  7. mian author,mgkn krna aku jaejoong bias jd aku plg trtrik bca part jaejoong ny..hmm,skli lg mian ya…tpi sedih jga krna hny jaejoong yg blum dptin kumiko ny..

  8. Miu berkata:

    bagian nya jae kurang byk chingu, ceritanya krg greget *mian ah author~ tapi aku tetep mau lnjut baca smpai tamat hhaha *kata author: tadi bilangnya crtanya krg greget, tapi mau jg dibaca smpai hbis* author lempar sandal
    *kabuurrr wooshH~

  9. Yeon ji nakal banget.. aaaa gak rela sebenernya, hueeee >..<
    Aaaa part selanjutnya siapa nih? Apa Jaejoong atau Yoochun? *makin gak rela* T_T
    Hahaha, laaannjuuuttt….😀

  10. Jjessie72 berkata:

    Yaa ampun,
    Awal.a maen booking2n tp mlah jd ska
    Ckckck

    nc.a c.uchun nanggung bgt,
    Hahaha yg ad ntar c.uchun pz di bar tba2 kpngn gmn??

  11. maya potter berkata:

    GileEe…NC X,BNER2 HOT..PNAS..pnas*kipas2 pke bibir jJ* #PLAK..eemMm..Nc x jJ pasti bkal lbh hot niH..hehehe..LANJUtT…KREenN^^

  12. Novia_Cutecassieast "Park Vivie" berkata:

    NC hot..
    Junsu ama Yeon ji udch kya suami istri aza udch pada saling mengerti. .
    Jaepa bingung gimna ngungkapin perasaan’x ama kumiko and cmburu klo kumiko dkt ama cowok. .
    Dua2’x udch ada getaran2 cinta tp pada malu buat ngungkapin’x takut d tolok sich. .
    Huaa chunpa jadian ama eun chan. .
    Lanjuddd lanjuddd

  13. teph berkata:

    Tinggal jj ni yg blm ad prubahan..ayo jj hwaiting! Hhehehhe..
    Aduuh knp bc in ff jd kbayang2 mrk ber5 pd nari erotis?? *mimisan*

  14. Miss kwon berkata:

    Ommo
    onnieeee……….
    Td jeje skrg junsu…

    Aigoo
    sukaaa sukaaaa sukaaaa

    aduhhhhh
    kykny aq gak siap kalo nc ny chunie,,,
    hehehehe

    jadi mreka bkal brenti gak ya???
    Smoga iyaaa
    cari kerja laen ajaa oppadeul hehe

  15. Asri berkata:

    kumi….. jgn minnie…. jgn minnie…..

    eun-chan blak2n bgt ya???salut dh wat eun-chan tnyata ide gilanya kdang bmanfaat jg…..

    su-i ga da plawanan ngadepin Yeon ji…..ckck

  16. novashinki berkata:

    jj jgn kalah dgn mrka..ayo katakn cintamu k komiko…lbh cpat lbh baik ntr d smbar org lo..
    yoeja yoeja yg hbat bs trima namjachingunya apa adanya…aplause bwt critanya nh

  17. *tepuktangan*

    asik yadongnya mayan banyak u,u *otakyadongstadium5

    pas bagian nc-nya yg di apartemen kurang tuh thor._.

    Kurang panjang :O *digamparauthorgara2crewet

  18. Mindesify berkata:

    hwaa junsu oppa!!
    eh eh eonn, ke emptny dh pd jdian koq JJ ny blm,, ckckck kasiann JJ… ^ ^

    next,,

  19. xiahmiN88 berkata:

    hhwwaa junssuu..,,
    semua na uda jadian nih tinggal JJ yang belom..,, mudah”an cepet jadian n cepet beralih profesi yhaaa hahaha..,, lanjut baca part 3 ahh

  20. Astagfirullah,puasa2 bca nc-an….
    maafkan hamba ya Tuhan…..

    ya yeon ji diam2 tpi agresif jga,junsuaja smpe klepek2 sm dia….
    tggal jae yg hrus smngat….

  21. puputt'ELF' berkata:

    Huaaaa, gg nygk yaaa yeon-ji se agressif ituu..:3
    jj oppa, ayo say your love to kumiko., i’ll always support you oppa.., HWAITIIING…!!

  22. Auliya berkata:

    Jae masih jomblo???wkwkwkwkw cup cup cup…sini ama akyu aja…hahahaha #plaaaakkkk

    Ayo uri namja keluar dari pekerjaan kalian… ^^

  23. andwaeee!!!
    part 1 jaeppa yg digrepe-grepe, part 2 junppa!
    oh no! jgn blng part 3 yunppa, trus chunppa, trus minppa! gk relaaaa!!!

    payah nih kumiko sm jaeppa, udh mp gk jd, pacaran jg blum. udh deh jaeppa sama aq ajaa *senyuman menggoda #hueks

  24. akhh shock jun ya omo😄
    aduh ampe bngung mu komen apa /plak
    onn,jgo klo bkin ff ganre bgni dh XP
    ngbygin si jun bnr2 bkin panas dingin euy
    crtanya seru tp onn si jj ma kumiko blm jlas ni😦 jlasin lbih dtail dunk onn,pnasaran ma hbgan mrka b’2

  25. Vally berkata:

    Yeon ji ama junsu hot bnget, tp kyany emang yeon ji ga mau ada yg deketin junsu dgn kasi tanda di tbh junsu, tinggal jae aja nih yg belum dpt cinta miko

  26. Tanya Ivanov berkata:

    Kayaknya nggak banget si uchun nembak si eun chan pas junsu lg nyari yeon ji.. Hahahaha
    Berarti chap ini ceritanya junsu ama yeon ji ya.. Hmm….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s